Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Apakah Terlalu Mudah Untuk membunuh Master Symbol Segel 4?


__ADS_3

Hari yang dinantikan oleh Wang Yong dan Fenying telah tiba ketika Master Zuo Menyerahkan 2 lencana yang berbentuk bulat berwarna hitam dan diatas nya terdapat tulisan mencolok “Master Segel 4”. Langsung saja kedua remaja itu mengenakan lencana Master Segel 4 didada masing-masing.


Adapun demikian, hari ini adalah hari keberangkatan mereka, menuju Pegunungan Taoshan. Gunung Taoshan yang artinya Gunung Cherry Blossom itu adalah sebuah pegunungan indah disebelah Barat Sekte Pedang Awan. Gunung Taoshan terkenal akan keindahan alamnya karena banyak sekali tanaman Cherry Blossom yang akan memperindah pemandangan ketika musim semi dan bunga-bunga Cherry Blossom bermekaran. Di puncak gunung tersebut terdapat beberapa pavilion yang dapat dijadikan tempat menginap bagi para pelancong. Sehingga untuk lebih jelasnya peruntukan pegunungan itu adalah merupakan salah satu objek wisata yang sangat ramai dikunjungi oleh para pelancong dari berbagai daerah. Oleh karena sebagai tempat yang selalu menjadi pilihan pelancong untuk berwisata, maka Pegunungan Taoshan juga penuh dengan banyak pedagang yang menjual kerajinan tangan khas daerah setempat hingga buah-buahan chery dan plum.


Akhir-akhir ini sering terdengar keluhan dari masyarakat disekitar yaitu baik dari para pelancong maupun pedagang yang berasal dari desa disekitar, bahwa sering muncul penjahat yang selalu merampas hasil penjualan bahkan memeras para pelancong untuk menyerahkan perhiasan maupun harta yang mereka bawa.


**********


Di kaki pegunungan Taoshan Nampak tiga remaja sedang berjalan-jalan sambil memandangi dan mengagumi keindahan gunung itu yang penuh dengan hamparan Bunga Cherry Blossom. Apalagi saat itu telah menjelang musim semi atau musim bunga sehingga mata manusia akan termanjakan dengan keindahan bunga musim semi yang cantik berwarna kemerahan.


Kelihatannya dari cara berpakaian ketiga remaja itu, mereka adalah anak bangsawan yang akan mengunjungi Pavillion di Gunung Taoshan sebagai pelancong. Jubah kain sutera pilihan dengan sulaman indah kembang peony terlihat indah di gaun panjang gadis usia 10 tahun itu. Rambutnya dikuncir dan diikat selembar pita satin yang membawa kesan mahal.


Tidak kalah menterengnya dari gadis remaja itu, kedua remaja pria yang datang Bersama gadis itu mengenakan setelan pria yang rapih dan mahal. Dandanan mereka terkesan sebagai pelajar kaya dan memegang kipas ditangan masing-masing. Kemudian gadis itu memecah kesunyian dengan sedikit kata-kata puitis,


Sungguh indah alam di Gunung Taoshan


Sepanjang mata memandang hanya keindahan


Apakah ini fatamorgana atau impian?


Keindahan Cherry Blossom layak untuk pujian.


Kedua pria muda, itu hanya mengangguk-angguk kepala sambil mengipasi diri dengan kipas indah itu.


“Adik Fenying, rasanya tidak akan lama lagi kita akan mencapai Pavillion Taoshan. Apakah kamu belum capek? Mari kita beristirahat di kedai depan sana” pria remaja itu yang adalah Wang Yong.

__ADS_1


Ketiganya sepakat untuk menyamar bagaikan remaja-remaja bangsawan kaya dengan tujuan untuk menarik minat perampok yang di kabarkan adalah kelompok goblin. Mereka bertiga lalu kemudian mampir di kedai yang terletak dipinggir jalan menuju kearah puncak Gunung Taoshan.


“Sediakan 3 mangkuk Mie, sepiring bakpao dan minumannya adalah anggur Cherry Blossom”*


Wang Yong selaku ketua rombongan memesan makanan untuk mereka bertiga ke pelayan yang bertugas dikedai itu. Kemudian pelayan itu bergegas kedapur untuk memesan hidangan sesuai pesanan ke pemilik kedai. 4 pelayan lainnya terlihat sibuk membersihkan dan membereskan ruang kedai yang tidak terlalu besar itu.


*)pada masa itu minuman anggur dan arak adalah hal biasa bahkan bagi para remaja.


Ketika hidangan telah datang terlihat kepulan asap panas, mengantar mie yang mereka pesan. Tidak mau kalah dengan kepulan asap mie tadi, bakpao pun terlihat kepulan asap pertanda baru keluar dari dandang bambu yang biasa digunakan untuk memasak makanan dengan teknik kukus. Sedangkan minuman anggur yang dibuat dari buah cherry blossom? Hmmm jangan ditanya lagi keharuman nya. Ketika salah satu remaja yang bernama Peng Fai membuka guci tempat anggur tersebut, segera aroma harum menguak dari dalam guci sehingga tanpa terasa air liur mereka menetes.


Segera itu ketiga remaja itu bagaikan harimau lapar menyantap hidangan yang disediakan tanpa malu-malu dan menjaga sopan-santun lagi (lagi pula dalam keadaan lapar sehabis olah raga misalnya mendaki gunung, aku juga tidak akan menjaga sopan santun untuk menyantap hidangan lezat didepan mata haha).


Lalu kemudian setelah sesi menyantap mie dan bakpao itu, sesi selanjutnya adalah meminum cairan penyegar leher tersebut. Suara air mengalir memasuki leher merka begitu nyata terdengar (glek glek glek tentunya) bahkan itu sampai menetes kelantai. Tidak puas dengan hanya seguci, tanpa sungkan Wang Yong menambah pesanan anggur Cherry Blossom 3 gentong tambahan.


Karena merasa hidangan sangat memuaskan, tanpa ragu-ragu dia memberikan tip sebuah energy Stone kepada pelayan yang melayani mereka. Sungguh pemuda bangsawan yang royal dan kaya. Bahkan tip saja menggunakan energy stone pikir pelyan itu.


Pelayanan makin di buat-buat untuk lebih ramah dan lebih ramah lagi, menyebabkan anggur cherry blossom mengalir terus keluar dari dapur karna pesanan bertambah. Ketika pesta minuman anggur di siang hari di pegunungan Taoshan itu mencapai *******, ketiga remaja itu terjatuh dalam ketidak sadaran disebuah kedai di jalan menuju Pavillion Taoshan.


Melihat ketiga remaja itu tergeletak tidak sadarkan diri, dengan sigap tiga pelayan di kedai itu mengangkat tiga remaja dan memasukkan mereka kedalam karung.


"kurasa mereka ini adalah kultivator. Meski sudah ku bubuhkan obat penenang di minuman mereka, masih membutuhkan waktu lama untuk membuat mereka pingsan" seorang pelayan berpendapat. Namun kelihatannya tidak terlalu diperhatikan oleh yang lain.


Sementara ketiganya meringkus tiga remaja itu kedalam karung, dua pelayan tersisa membersihkan area di kedai sehingga pemandangan di kedai kembali bersih seakan-akan tidak terjadi sesuatu yang mencurigakan. Kemudian pelayan tersisa itu menanti pelancong yang lain untuk datang di kedai itu.


**********

__ADS_1


Disebuah tempat yang tersembunyi di pegunungan Taoshan, dimana didalam sebuah benteng kecil yang terbuat dari kayu, tiga buah karung gembung di lemparkan ke lantai yang terbuat dari tanah. Sementara seorang laki-laki tua duduk di kursi kebesaran yang kelihatannya adalah pemimpin dari kelompok begal itu tersenyum dengan lebar Ketika mendengar laporan dari ketiga pelayan yang bertugas di kedai makan jalan menuju Pavillion Taoshan. Tingkat kultivasi laki-laki tua itu kelihatannya berada pada tahap Alam Mortal Sembilan.


“Hahaha tip untuk pelayan saja yang anak tengik ini berikan sebesar 1 batu energy. Bagaimana dengan isi dari cincin spasial ketiganya” Tawa Bahagia memenuhi ruangan Ketika pria tua itu sementara membayangkan harta yang akan dia peroleh.


Sementara itu sekitar 40 kaki tangannya yang rata-rata memiliki tingkat kultivasi Alam Mortal 4 dan 5 itu terlihat memuji-muji ketua dengan ucapan-ucapan manis namun kedengaran palsu itu, makin menambah senyum licik pria tua itu semakin melebar.


“Segera langsung keluarkan mereka. Geledah dan ambil semua, milik mereka tanpa tersisa sedikitpun. Setelah itu bereskan mereka dan buang ke tengah hutan. Biarkan mayat mereka dimakan serigala sehingga bahkan tulang-tulang mereka akan lenyap dalam perut serigala” Dengan bengis pria tua itu memberi instruksi.


Dan dengan penuh hawa nafsu akan harta yang akan mereka peroleh dari hasil buruannya, prajurit perampok itu langsung membuka ketiga karung dengan kasar dengan niat mengeledah isi cincin spasial hingga tidak tersisa.


Ketika salah satu karung direnggut dengan kasar oleh beberapa prajurit penjahat itu, tiba-tiba dari dalam karung itu keluar Teratai-teratai kecil dari salju melompat indah ke udara sehingga memenuhi ruangan aula kayu itu. Terpesona dengan keindahan Teratai tersebut semua mata ternganga keatas untuk melihat keindahan Teratai yang mengembang berputar di udara seolah menari-nari untuk dipertontonkan ke semua prajurit.


Tidak menunggu terlalu lama kemudian kekaguman akan keindahan tarian Teratai itu tergantikan dengan jerit pekik kesakitan tiada tara.


Teratai-teratai itu ternyata menukik dengan kecepatan yang tidak terbayangkan untuk kemudian meletus melepaskan kelopak-kelopak yang tajam dan dingin untuk menghujam kebawah kearah puluhan prajurit perampok itu. Prajurit yang tidak sempat menghindar merasakan ketika kelopak keindahan Teratai es itu menghujam tubuh mereka, masuk menembus kebagian dalam tubuh lalu kemudian meledak untuk merusak organ-organ vital. Sehingga yang tersisa dari prajurit malang itu adalah lolongan kesakitan dan diakhiri dengan mata melotot untuk menghembuskan nafas terakhir.


Belum hilang dari rasa kaget akan kejamnya Teknik mematikan dari Teratai Salju, 2 sosok bayangan melesat keluar dari dua karung lainnya dan dengan pedang terhunus langsung menghujam dada 2 orang di dekat mereka. Lalu kemudian disusul dengan bunyi ledakan keras Ketika salah satu sosok yaitu gadis remaja melemparkan beberapa jimat yang menimbulkan ledakan keras bagaikan sambaran petir. Akibatnya adalah menghanguskan beberapa orang yang berada didekat ledakan petir itu.


Kontan saja para prajurit tersisa menjadi panik dan kocar-kacir. Sementara beberapa prajurit yang tersisa mencoba untuk melarikan diri, pedang berkelebat dari sosok pria yang satunya untuk menghabisi nyawa prajurit yang tersisa.


Belum selesai dengan kejutan-kejutan mendadak itu, dari dalam karung yang mana kelopak Teratai Es itu muncul, seorang remaja pria melayang keluar dengan indah dan mengambang di udara dengan jubah terbuka lebar laksana bentangan sayap rajawali, melayang turun ke arah pria tua pemimpin perampok yang terlihat masih shock dengan kejadian cepat didepan mata yang telah menghabisi nyawa 40 anak buahnya.


Ketika remaja pria yang ternyata adalah Wang Yong mendarat dengan elegan dan indah di depan pria tua itu, dia tersenyum dan berkata,


“Apakah menurutmu akan terlalu mudah untuk membunuh Master Symbol Segel 4?”

__ADS_1


*Bersambung*


NB : Special hari ini Kisah Dewa Pedang Utara akan upload 3 episode. Jam 8 pagi, jam 12 siang dan jam 5.05 sore. semoga Novel Fantasi ini kalian sukai. Mohon dukungannya untuk like dan support Novel ini. Terima Kasih, salam


__ADS_2