Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Yu Long 2


__ADS_3

Kedua Praktisi Kekaisaran Xue Chang terlihat amat gembira. Mereka tertawa terbahak-bahak Ketika melihat serangan pedang lima warna itu mengenai sasaran. Pria anggota Tujuh Sekte didepan mereka itu tidak akan memiliki lagi harapan hidup.


   Namun hal Ajaib terjadi didepan mata mereka. Sasaran mereka yang telah terlihat jatuh dari pedang yang membawanya terbang, tiba-tiba terdiam dan mengambang diudara.


Lalu kemudian sosok Yu Long yang telah jatuh pingsan itu terlihat secara perlahan melayang turun hingga ke tanah. Seakan akan ada sesuatu kekuatan yang menggendong tubuh pria yang pingsan itu.


   Dengan tanpa terduga sebilah Pedang Panjang (long sword) melesat dengan sangat cepat kearah mereka.


Terlebih dahulu terdengar suara yang berkata,


“Teknik Hati MengontrolPedang..!!”


“Trangg… !!”


Pedang ditangan kedua praktisi itu langsung terlepas dan terlempar jatuh. Tangan kedua praktisi itu bahkan terasa sangat kesemutan.


Kemudian disusul penampakan pria berbaju hijau melayang turun dari angkasa. Sayap nya yang berwarna emas sangatlah mengintimidasi mereka berdua.


“Ranah Alam spirit Agung?? Sssiiapa ... anda?... tolong tuan jangan turut campur urusan kami”


Kata-kata penuh ancaman, namun suara yang terdengar amatlah gemetar. Pria dihadapan mereka adalah Praktisi ramah Alam Spirit Agung.


Segera setelah mengeluarkan kata-kata seperti itu, dan tanpa diberi komando kedua praktisi Xue Chang itu berbalik badan lalu mereka pergi menjauh. Terbang menggunakan pedang.


Ketika jarak terasa cukup menjauh yaitu berjarak kira-kira 500 meter, terlihat Pedang hati Rembulan mengejar mereka dengan kecepatan tinggi. Tanpa rasa ampun Pedang Hati Rembulan itu menembus dua praktisi yang sementara terbang melarikan diri.


Baru saja kedua praktisi itu merasa lega karena telah berhasil meloloskan diri dari seorang praktisi Alam spirit Agung, tidak tahunya nyawa mereka telah di renggut oleh pedang milik praktisi Alam Spirit Agung itu.


“Terlalu naif jika berpikir dapat lolos dari Teknik Hati Kontrol Pedang. Mana bisa menghindar dari teknik Surgawi ini. Kemampuan pengendalianku saat ini telah mencapai jarak 1 km”


Wang Yong tersenyum puas melihat kemajuannya dalam Teknik Hati Kontrol Pedang. Jika dia semakin rajin berlatih, maka target yang dia inginkan adalah mampu mengontrol pedang dengan hati hingga kejauhan 3 km.


Yu Long tersadar dari pingsannya, lalu melihat keadaan sekitar. Setelah ditemukan olehnya sosok berbaju hijau, dan sementara itu dua praktisi Kekaisaran Xue Chang telah menghilang, dia tau bahwa dirinya diselamatkan orang didepannya.

__ADS_1


Dia berpikir didalam hati, penolong ini adalah seorang di ranah Alam spirit Agung. Jarang sekali praktisi Kekaisara Great Ying yang mencapai ranah seperti tersebut di masa ini.


“Terima kasih tuan telah menolong. Yu Long berhutang budi dan bersumpah. Dimasa depan jika ada kesempatan, maka Yu Long akan membalas budi baik tuan ini.


Yu Long Kembali membungkuk memberi hormat.


Sima Yong kemudian memberi tanda agar Yu Long tidak perlu terlalu membungkuk seperti itu. Lalu kemudian suara halus serupa seruling keluar dari mulutnya,


“Bukankah anda bernama Yu Long. Berasal dari Sekte Awan Hitam kekaisaran ini? Ceritakan mengapa sampai anda di kejar-kejar praktisi Kekaisaran Xue Chang itu?”


Yu Long heran dia dikenali pria didepannya. Namun penolong itu tidak memberi tahu apapun mengenai dirinya.


Pada awalnya Yu Long terlihat ragu untuk bercerita. Akan tetapi Ketika melihat bahwa Sima Yong tidak bersimpati kepada Praktisi-praktisi Kekaisaran Xue Chang, maka dia bercerita.


Lagi pula dia merasa ada sesuatu di diri tuan penolong ini yang membawa rasa akrab didalam hatinya.


Inilah kisah Yu Long,


Saat ini dia diutus oleh Tujuh Sekte Besar untuk meminta bantuan dari Sekte-sekte menengah dan kecil lainnya. Pejuang Tujuh Sekte Besar saat ini bersembunyi di Akademi Ling Jian dan berencana untuk menyerang Aliansi Sekte Xue Chang yang saat ini sudah meraja lela di Ibukota Azalea.


Namun belakangan terdengar kabar bahwa Panglima Perang Ras iblis itu telah tewas ditangan seorang ahli pedang.


Tujuh sekte bermaksud untuk melakukan penyerangan Ketika ras iblis telah berkurang seorang yaitu panglima mereka. Namun sebelum rencana itu terlaksana dimana sebelum semua sekte datang dan bersembunyi di Akademi Ling Jian, lalu melakukan penuerangan, rencana ini telah bocor.


Dua ahli Ras iblis Bersama Aliansi Sekte Xue Chang telah menyerbu terlebih dahulu ke Akademi Ling Jian. Akademi telah dikepung oleh Aliansi sekte Xue Cgang dan dua ahli ras iblis.


Ketika Yu Long diminta menyusup keluar untuk memanggil bantuan, ternyata dia dikejar oleh dua ahli ranah Alam Roh tercerahkan.


Hingga disini Sima Yong telah mengetahui kelanjutan kisah Yu Long.


“Kalau begitu, mari antar diriku ini ke tempat persembunyian Tujuh sekte. Aku akan menghadapi Dua Ras Iblis sedangkan sisa dari Aliansi Kekaisaran Xue Chang akan menjadi bagian kalian”


Sima Yong mengajak Yu Long untuk Bersama-sama ke tempat persembunyian Tujuh Sekte. Lalu kemudian mereka melakukan perjalanan dengan terbang. Yu Longterbang diatas pedang dan Sima Yong menggunakan sayapnya.

__ADS_1


Merasa bahwa perjalanan menuju Akademi Ling Jian terlalu lama, maka Sima Yong menawarkan untuk membawa Yu Long.


“Sebaiknya anda membiarkan aku untuk membawa anda terbang lebih cepat. Maafkan ….”


Tanpa menunggu jawaban dari Yu Long, tahu-tahu Yu Long merasa dirinya telah terperangkap didalam sebuah gelembung. Lalu kemudian gelembung itu kemudian mengikuti kemanapun arah perginya Sima Yong.


Sima Yong segera melesat dengan kecepatan yang sangat sulit terlihat dengan mata. Dia tidak menghemat energi Qi yang dipakainya untuk terbang secepat itu.


Cincin Muatiara Kehidupan sebagai kartu truff telah terisi penuh lima ruang kosong didalamnya. Sehingga masalah kehabisan tenang tidak lagi menjadi masalah didalam pertempuran nanti.


Yu Long yang berada didalam gelembung spasial buatan Sima Yong itu terpana. Pria penolongnya itu sangatlah sakti kecepatan terbangnya. Jika menggunakan kecepatan seperti ini, maka dalam waktu 2 jam mereka sudah akan tiba di Akademi Ling Jian.


“Tidak kusangka di Kekaisaran in masih tersimpan seorang dengan kemampuan yang sangat tinggi seperti penolong ku ini”


*******


Mao Jianheeng dan Mao Cheng Gong berdiri tegap didepan Akademi Ling Jian. Mereka memimpin tidak kurang dari 3 ribuan praktisi Aliansi Kekaisaran Xue Chang. Tindakan mereka adalah tengah mengepung akademi Ling Jian dan akan menghancurkan Tujuh Sekte.


Akademi Ling Jian sendiri adalah akademi yang dirikan didalam sebuah benteng besar yang terletak tidak jauh dari Padang Es Abadi. Ratusan Praktisi Tujuh Sekte besar tampak mondar-mandir gelisah diatas benteng sambil mengawasi pengepung mereka.


“Kalian semua haiii.... praktisi Kekaisaran Great Ying, segera buka pintu benteng dan berlutut meminta ampun”


“Masih belum terlambat untuk memohonkan pengampunan. Jika nanti kami telah mulai menyerang, tidak akan ada satu nyawapun yang akan kami biarkan hidup”


Tang Shilin ketua Aliansi sekte Besar Kekaisaran Xue Chang berteriak dengan suara yang mengandung hawa Qi. Suara itu terdengar begitu membahana hingga menembus puluhan kilometer jauhnya.


Fang Ming Hoa, Kepala sekolah Akademi Ling Jian membalas teriakan itu dengan kata-kata mencemooh,


“Cih… iblis tua Tang Shilin. Kamu dan kawanan gerombolanmu adalah kelompok orang-orang yang tidak tahu malu. Mau-mau nya bersekutu dengan ras iblis dari Barat, lalu kemudian mengadakan penindasan terhadap sesame ras manusia di wilayah Utara ini”


“Jangan pernah kamu harapkan, praktisi beladiri kekaisaran Great Ying ini akan mengambil sikap tidak tahu malu seperti kalian dari Xue Chang. Kami adalah orang-orang yang dapat membedakan mana kawan dan mana lawan”


Fang Ming Hoa berbicara menggunakan Qi dengan menggebu-gebu. Niatnya adalah tetap membakar semangat Anggota Tujuh Sekte Besar agar tidak jatuh mental Ketika di intimidasi seperti ini.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2