Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Seorang Magus Tua ii


__ADS_3

Pengantar


Dear Reader, karena ARC kali ini berhubungan dengan beberapa bahasan tentang wilayah Barat yang sarat dengan cerita tentang sihir dan kekuatan hitam, maka author perlu menuliskan beberapa penjelasan berikut ini.


Magus atau Mage di dalam novel ini adalah sebutan untuk penyihir atau ahli-ahli sihir baik yang mempraktekkan sihir putih maupun sihir hitam di WIlayah Barat. Jika para Magus ini terdiri dari banyak orang, mereka di sebut Magi.


Para Magi ini tergabung di dalam Organisasi dengan nama-nama tertentu, atau juga mereka bergabung dalam suatu Organisasi agama atau di dalam sebuah akademi yang melatih orang-orang berbakat sihir untuk menjadi bagian dari dunia Magus. Ada juga Magi yang terlatih secara keluarga yang tergabung dalam Klan Magi.


Di dalam Organisasi Magi, atau Kuli-kuil pemujaan dari kaum Magi, atau akademi-akademi sihir dan Klan-klan keturunan orang-orang Magi itu, teknik sihir dan mantra-mantra di turunkan secara turun temurun dan di sebut dengan nama Magecraft.


Dunia Magi ini selalu memisahkan diri, atau tidak mau menampakkan diri diantara kalangan umum, sehingga praktisi-praktisi Magi ini menjalani jalur yang diam-diam dan terpisah dari praktisi beladiri yang umum, dan selalu terselubung dari dunia luar.


Pertempuran diantara Praktisi Magi seringkali berhubungan dengan bencana-bencana alam atau wabah penyakit, karena pada prakteknya pertempuran Magi itu selalu melibatkan satu Roh kuat yang di panggil dari dunia lain, untuk membantu dan memperkuat sihirnya, yang kemudian dipergunakan didalam pertempuran di antara praktisi Magi.


Di dalam proses memanggil mahluk roh kuat yang selanjutnya mereka sebut sebagai Servant ini, para Magi harus menggunakan benda semacam artefak langka sebagai katalis, serta harus pandai menggambar Pentagram dengan baik tanpa cela berisi tulisan tulisan kuni serta meletakkan magecraft yang kuat yang mampu untuk mengendalikan roh alam luar itu, lalu membuat roh itu jinak dan terikat kontrak dengan sang Magus.


Pentagram sebuah lambang berbentuk bintang yang berujung lancip lima, yang di gambar dengan lima garis lurus. Pentagram ini erat kaitannya dengan dunia sihir dan kepercayaan gelap, yang dipakai para Magi dimana semua penulisan di sudut-sudut gambar itu, di pasang tulisan-tulisan kuno serta dinpasang magecraft-magecraft kuat untuk menghentikan tindakan roh kuat yang di panggil untuk keluar diam-diam dari pentagram, sebelum di taklukkan dan memanggil Magus sebagai Master atau Tuan.


Kesalahan akibat peletakkan magecraft yang lemah, ketidak cukupan hawa dan energi sihir (kekuatan jiwa) yang bisa di katakan root nya rendah, di tambah ketidak trampilan menggambar pentagram dan penguasaan bahasa kuno yang seharusnya tanpa cacat cela, dapat membuat roh dari dunia luar yang di panggil itu menyusup keluar pentagram dan berbalik menyerang lalu membunuh sang Magus.


Jika seorang Magus kompeten berhasil memanggil roh kuat dari dunia luar, lalu menaklukkan nya dengan kekuatan magecraft terbaik, ia akan di panggil menerima pelayanan maksimal dari roh kuat itu, roh yang telah ada sejak dahulu sekali dimasa jutaan tahun yang lalu di dalam peperangan-peperangan antar dunia.


>>>>>>


"Chullu itulah hasil karya pemanggilan sesuatu keluar dari dunia roh, oleh seorang Magus yang tidak kompeten.


Bukannya dia, Magus bodoh itu berhasil memanggil roh yang akan menjadi servant, yang ada malahan roh itu membunuh lalu menyelinap keluar pentagram, berkeliaran di dunia luar, membuat teror dan menakut-nakuti mahluk non sihir lain.

__ADS_1


Kelakuan gegabah nya itu pada akhirnya akan mengganggu keberadaan dunia kaum Magi nanti dan keseimbangan dunia, karena dapat menimbulkan ketidak senangan orang banyak dengan dunia sihir ini. Tidak sedkit kejadian terjadi orang-orang seniman bela diri itu beramai-ramai menyerang dan membunuh kami kaum Magi" kata Magus tua itu kepada Sima Yong.


Dia bukan hanya menjelaskan tentang apa itu Magus dan organisasinya, kini dia menatap Sima Yong lekat-lekat, lalu menunjukkan minat yang dalam. Katanya,


"Aku melihat ada terdapat kekuatan sihir yang sangat kuat didalam diri kamu anak muda. Apakah kamu sudah bergabung dengan salah satu organisasi Magi?


Ataukah kamu adalah salah satu tuan muda dari Klan Magi terkenal? Tidak sembarang Magus memiliki artefak sihir seperti Pedang Emas yg kamu gunakan tadi.


Dan lagi, jika kamu bukan berasal dari keturunan bangsawan Magi, kemungkinan kamu adalah murid seorang Magus yang terkenal bukan?.


Dapatkah kamu menyebutkan dari klan mana kamu berasal atau siapa gurumu? Siapa tahu aku mengenalnya"


Magus tua itu memberondong Sima Yong dengan pertanyaan demi pertanyaan. Dia melihat anak muda yang penuh misterius itu sangat menarik, sehinggabpantaa di ajak bergabung di Asosiasi Magus nya.


"Er.. Sebenarnya aku tidak berasal dari Wilayah Barat ini. Aku hanya memiliki beberapa urusan yang harus aku selesaikan di sini, lalu setelahnya aku akan pergi ke selatan untuk bertemu dengan kawan-kawanku"


"Kamu bukan seorang dari barat sini? Pantas saja kamu tidak mengetahui cara memusnahkan Chuluu itu, setelah memutilasinya.


Ngomong-ngomong, tidak sembarang Magus yang memiliki kemampuan membelah roh dunia luar seperti yang kamu lakukan" kata Magus tua dengan pandangan tak percaya. Lanjutnya,


"Dan artefak Pedang Emas itu, juga kekuatan sihir yang kamu pakai untuk memutilasi Chuluu itu, itu semua hanya dapat dilakukan oleh seorang Magus yang kuat.." katanya.


Dengan malu-malu Sima Yong menjawab,


"Sesungguhnya, aku juga dapat membuat jimat-jimat pengusir mahluk gaib seperti itu. Itu hanyalah sebuah teknik dasar pengusiran roh jahat saja. Teknik seperti itu di ajarkan juga di wilayah lainnya, misalnya di tempat aku berasal.


Namun, aku terlalu sering menggunakan keahlian penulisan jimat ini untuk membuat benda-benda yang di pergunakan dalam pertempuran ahli-ahli seniman bela diri dunia saja.

__ADS_1


Sampai-sampai aku menjadi lupa kalau jimat-jimat juga dapat digunakan untuk pengusiran roh jahat"


Magus tua itu mengangguk-angguk kepala. Dia berpikir sejenak, lalu berkata lagi.


"Begini anak muda. Aku telah melihat dan mengakui kamu memiliki kekuatan yang sangat dahsyat dalam bidang sihir.


Kini aku ingin mengajakmu untuk datang dan melihat-lihat terlebih dahulu di Asosiasi Magus Menara Kuno, setelah urusanmu selesai di barat nanti. Mungkin ada hal-hal baru yang akan membuka wawasanmu ketika melihat-lihat nanti...


Kamu dapat mencari ku, sebut saja nama Magus tua Yang Feng.


Jika kamu berminat untuk bmmengunjungi asosiasi kami di barat ini, sekali lagi setelah semua urusanmu selesai.


Dalam beberapa waktu kedepan, ketika perang suci akan di mulai, aku dapat merekomendasikan kamu mewakili Menara Kuno untuk mengikuti Perang Suci Relikui Naga itu.


Tahukah kamu? Pemenang utama perang suci itu akan memperoleh satu relikui kuno yang sejak berabad-abad lalu di dambakan ahli-ahli Magi atau Seniman-seniman bela diri.


Konon pemakaian relikui ini dapat memperoleh pencerahan menuju Nirwana atau yang di sebut Tanah Ajaib"


Magus Yang Feng itu lantas memberikan satu token tanda pengenal yang dapat di gunakan Sima Yong ketika mengunjungi dia di Asosiasi Menara Kuno.


Keduanya lalu berpisah, dimana Magus tua Yang Feng pergi ke arah barat menggunakan suatu karpet terbang. Sementara Sima Yong mengendarai Phoenix nya, setelah kini hewan roh itu kembali pulih dari kehilangan sebagian kebahagiaannya, di serap Chuluu, kini jejak kehidupan kembali lagi setelah Chullu itu di lenyapkan dari dunia.


"Mungkin setelah melenyapkan master sekte Para Bintang dan Gunung Kunkun itu, aku akan memburu Ju Kai lalu mencoba berkunjung ke Asosiasi Menara Kuno.


Hadiah pemenang utama berupa relikui naga tidak boleh aku sia-siakan. Relikui ini adalah salah satu benda yang aku impikan selama ini" sosoknya menghilang di kegelapan malam, di bawa Phoenix yang terbang sangat cepat kearah barat.


*Bersambung*

__ADS_1


   Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini.  Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...


__ADS_2