Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Berlari Dengan Kecepatan Fantastis


__ADS_3

Wang Yong sangat puas dengan barang yang ditunjukkan oleh Tuan Liang Zhan. Tentu saja dia sudah tidak sabar untuk mencoba sepatu dan jubah magic tersebut, akan tetapi dia menahan diri demi menemani Fenying melihat-lihat sesuatu barang yang mungkin disukai gadis itu.


Dan pilihan akhirnya adalah Fenying memilih sebuah pedang yang terbuat dari logam Titanium dari Pegunungan Liang yang dibentuk sangat indah dilapisi  beberapa ukiran dari platina.  Fenying terlihat sangat puas dengan pedang yang dia temui dan dia berjanji akan meminta Kakeknya untuk memantrai dan meletakkan symbol-symbol di pedang milikinya.


Wang Yong menyelesaikan pembayaran dengan perasaan yang berdarah karena harga kedua barang yang dia ambil itu senilai 50 ribu batu energy kelas Demi. Untung saja dia memiliki ratusan ribu batu energy kelas itu, sehingga dirinya agak terhibur. Namun tiba-tiba dia teringat akan pembayaran hutangnya ke Balai Harta, sebuah ide muncul dipikirannya untuk menjual semua jimat yang dia buat selama beberapa waktu ini.


Sedangkan Fenying menyelesaikan pembayaran pedangnya seharga 10 ribu energy stone. Memang kedua barang yang diambil oleh mereka adalah kategori barang langka yang sangat diburu oleh cultivator maupun kolektor benda-benda Ajaib. Wang Yong dan Fenying diwanti-wanti oleh Tuan Liang Zhan agar tidak menyebarkan berita bahwa pedang dan kedua item milik Wang Yong diperoleh dari Persatuan Ahli Mekanik dan Blacksmith. Karena selain bahan-bahan dasar pembuatan item tersebut sangatlah langka dan mahal, Tuan Liang Zhan tidak ingin direpotkan dengan rongrongan banyak pihak jika tahu item langka itu adalah hasil produksi dirinya.


Setelah selesai dengan semua kewajiban dan urusan di Persatuan Ahli Mekanik dan Backsmith, Wang Yong meminta waktu agar Fenying mengantarnya ke Balai Harta. Dia berniat menyelesaikan hutangnya di Balai Harta dan menjual beberapa jimat pseudo perfect buatannya. Ketika di Balai Harta mereka bertemu dengan tuan muda Ruan Cheng.


Setelah bincang-bincang dan melakukan transaksi pembayaran dan penjualan jimat. Ruan Cheng menawarkan untuk mengantar kedua remaja ini berjalan-jalan di Kota namun Wang Yong sudah tidak sabar untuk mencoba item miliknya yang diperoleh dari Tuan Lian Zhan, langsung menolak dengan halus dengan janji akan datang berkunjung dilain waktu.


***********


Pagi itu di jurang tepi jalan menuju ke puncak hijau Sekte Pedang Awan, seorang pemuda melesat bagaikan bayangan diatas pepohonan didalam jurang. Dengan ringan dia hinggap diatas puncak beberapa pohon. Kemudian dengan ringan seakan-akan memiliki sayap dia melayang ke pohon lainnya di jurang yang makin lama makin dalam. Namun hal itu tidak membuat dirinya gentar. Yang ada malahan keliatan bahwa bayangan itu makin mempercepat Gerakan perpindahannya dari satu pohon ke pohon lainnya sehingga membuat pusing orang yang melihatnya.


Pada akhir sesi pelatihannya pemuda itu melompat ke udara dan kemudian meluncur jatuh kebawah tanpa dengan pelan seolah tidak memerlukan gravitasi, mengambang indah diudara dengan jubah terbentang laksana sayap elang dan pedang miliknya seakan-akan mencoret-coret sesuatu diudara. Lalu kemudian dari coretan itu terbentuk bayang-bayang pedang akibat pengerahan Qi Teratai Es. Bayangang pedang dari serpihan es berlari keluar dari pedang ditangannya. Bayangan pedang tersebut kemudian meluncur deras kebawah kearah pepohonan didalam jurang. Lalu kemudian bayangan pedang es tersebut telah mendahului Pedang Inccoruptible ditangannya, menebas dan membuat pepohon didasar jurang itu tercabik-cabik.

__ADS_1


Pemuda yang ternyata adalah Wang Yong itu benar-benar puas dengan alat yang dimilikinya. Tidak sia-sia dia membuang Energy Stone puluhan ribu untuk mendapatkan kedua item itu ajaib itu. Sekarang saatnya utnuk mengadakan uji coba sepatu ajaib miliknya itu. Dengan sekali hentakan kaki dan pengerahan energy Qi ke sepatu nya, tubuhnya langsung melejit keatas sejauh 10 meter. Lalu kemudian terlihat jubah itu mengembang membentang laksana sayap membawa tubuhnya melayang keatas jurang dijalan ke puncak hijau.


Sambil tersenyum Bahagia setibanya di atas, dia berlari melesat lebih cepat dari kecepatan kijang. Pemuda itu berlari dengan kecepatan fantastis. Hanya dengan waktu singkat dia telah muncul di Aula Puncak Hijau. Ketika berlari, dia hanya melepaskan sedikit energy Qi ke sepatu dan kemudian sepatu yang memiliki Per ajaib itu akan melemparkan tubuhnya sehingga dia melesat jauh kedepan.


Sementara itu ketika tubuhnya melaju seperti anak panah yang ditembakkan dari busur , jubah yang dikenakannya langsung bereaksi mengaktifkan 2 baling-baling sehingga kombinasi kemampuan kerja antara sepatu dan jubah ajaib itu makin menambah daya hempasan kaki ke tubuh sehingga dia terlempar melesat dengan tubuh seringan kapas. Jika itu 4 baling-baling yang di aktifkan, niscaya tubuhnya akan langsung melesat terbang keangkasa. Diperlukan kontrol yang baik untuk mengendalikan kedua alat ajaib itu.


“Kakak … sudahkah kamu mendengar berita bahwa pertemuan Jenius 7 Sekte Besar Kekaisaran Great Ying akan diselenggarakan 3 bulan kedepan? Dan untuk mewakili Sekte, masing-masing puncak akan mengirimkan jenius terbaiknya untuk pertandingan seleksi di Sekte. Tiga besar akan terpilih untuk mewakili sekte di pertemuan jenius 7 sekte besar” Fenying memberondong Wang Yong dengan berita yang cukup membawa kegembiraan.


Semua siswa memang akan sangat antusias dan gembira Ketika akan terjadi keramaian seperti itu. Saling bertukar kemampuan dan teknik-teknik pertempuran hebat adalah hal yang sangat dinanti-nantikan semua siswa di Sekte Pedang Awan. Wang Yong dan Fenying tentu saja sangat antusias. Mereka saling bertukar cerita sampai-sampai tidak melihat kedatangan Master Zuo. Seperti biasa tanpa banyak bicara Master Zuo langsung memulai kelasnya dengan pertanyaan-pertanyaan tentang teori teori Symbol Master, teori Teknik penulisan symbol dan prasasti dan terakhir adalah pertanyaan Teknik pembuatan jimat kelas 3 dan kelas 4.


Sedikit kejutan dimata Master Zuo Ketika Wang Yong dengan lancar menjawab serta panjang lebar menjelaskan maksud dari beberapa tata cara membuat jimat kelas 3 dan kelas 4.


Kedua remaja itu kemudian terlihat sibuk untuk menulis jimat,kelas 3 mengikuti style Master Zuo. Sangatlah diperlukan seorang pembimbing Ketika symbol master mempelajari penulisan jimat. Hal itu agar tanda dan style guru symbol master akan dapat dikenali.


Sore itu diakhiri dengan penyelesaian penulisan jimat kelas 4 dengan hasil kualitas jimat sebagai berikut :


Wang Yong 14 tahun, hasil karya untuk Jimat kelas 3 dan 4 grade Pseudo Perfect

__ADS_1


Zuo Fenying 10 tahun, hasil karya untuk jimat 3 dan 4 grade Tinggi.


Hingga saat ini Master Zuo masih belum percaya bahwa Wang Yong selalu menghasilkan jimat kualitas Pseudo Perfect. Namun Ketika meneliti Kembali hasil karya anak remaja itu, kenyataan membuktikan bahwa jimat pseudo perfect adalah memang hasil karya Wang Yong.


“Hari ini kita selesai, dan kemungkinan minggu depan kalian berdua akan menerima lencana Symbol Master kelas 4. Malam ini aku akan mengirimkan berita ke kantor pusat di ibukota untuk mendaftarkan kalian berdua sebagai Symbol Master kelas 4”


“Sebenarnya kemampuan kalian jika di asah lagi, aku yakin dalam setahun atau 2 tahun kedepan kalian dapat mengikuti ujian Symbol Master Kelas Bumi. Sekte Pedang Awan hanya dapat mengeluarkan lencana Symbol Master hingga kelas 5. Untuk Symbol Master Kelas Bumi haruslah dilakukan di Asosiasi Symbol Master di Ibukota Kerajaan Great Ying”


“Satu hal lagi, untuk mengikuti kompetisi jenius antar puncak di Sekte Pedang Awan, kuserahkan pada kalian berdua yang mengaturnya. Karena hanya kalian berdua saat ini yang ada sebgai siswa di Puncak Hijau ini jadi sudah pasti salah satu yang akan mewakili Puncak Hijauuntuk mengikuti kompetisi itu”


“Terakhir, …… kembalilah beristirahat dan besok kita akan memulai dengan penulisan symbol dibenda sehingga menjadi benda roh” Master Zuo kemudian membubarkan kelas di Puncak Hijau.


“Kakak… sstttt” panggil Fenying.


“Kita akan menjadi Symbol Master kelas 4. Betapa kerennya … hihihi” Fenying tertawa dan diikuti juga tawa gembira Wang Yong karena kedua remaja ini merasa sangat bersemangat Ketika telah didaftarkan untuk menjadi Symbol Master.


Kemudian Fenying meminta agar Wang Yong memamerkan kemampuan kecepatannya dengan menggunakan sepatu dan jubah Ajaib miliknya. Gadis remaja itu bertepuk tangan bersorak embira Ketika melihat Wang Yong melayang di udara bagaikan elang dengan sayap terbentang lebar, lalu kemudian menukik dan berlari dengan kecepatan fantastis, yang bahkan lebih cepat dari seekor kijang. Itu menyerupai kecepatan anak panah yang dilepaskan dari busur.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2