Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pada Sebuah Ruangan Obat-obatan


__ADS_3

Suara Gemuruh….!!


   Ular Phyton umur 600 tahun dengan kemampuan di King -9 atau setara dengan Alam Spirit Bayi puncak itu melesat ke angkasa.


   Ular raksasa itu membuka rahangnya, menganga dan siap untuk menggigit Lin Hong. Lin Hong menjadi sangat terkejut Ketika menghadapi kenyataan bahwa ada terdapat seekor Binatang iblis yang menjaga keberadaan Silver Sun Flower.


   Apalah daya Lin Hong yang berada di Alam Roh Tercerahkan. Jika dibandingkan Phyton raksasa dengan peringkat King 9 itu dia seakan menghadapi seorang praktisi Alam Spirit Bayi Puncak 9.


Kendati Lin Hong langsung bersiap untuk mengerahkan seluruh energi Qi di tubuhnya… tekanan esensi energi Qi Phyton peringkat King 9 itu sangat terasa gentar dan membuatnya merinding.


   Sima Yong dan Yu Long tidak dapat melakukan apa-apa, meski mereka telah berusaha melompat untuk mencapai keberadaan Lin Hong.


Dengan napas yang tertahan mereka berdoa semoga Lin Hong dapat bertahan. Jangkauan dimana Lin Hong berada terlalu jauh untuk mereka dapat seketika memberikan bantuan.


   Di saat kritis itu dalam Gerakan cepat, seketika Lin Hong teringat sesuatu.


Secepat kilat tangannya mengeluarkan sesuatu dari cincin spasialnya. Dilemparkannya benda tersebut kearah Phyton King 9 yang telah dekat dengan dirinya.


“Kutukan Dewa Pedang….”


   Lin Hong melepaskan Jimat Level Surgawi dari tangannya. Jimat itu melumcur lalu membentur Phyton inlis. Begitu jimat tersebut mendarat di Phyton raksasa itu, sebuah pemandangan ajaib terlihat.


   Phyton itu seketika menjadi kaku dan dalam keadaan Freeze. Lalu dari udara didepannya muncul dua bilah pedang raksasa.


Pedang raksasa itu dengan sangat cepat langsung menebas dan membelah phyton raksasa berkemampuan King Sembilan atau Setara praktisi di Alam spirit Bayi Puncak Sembilan.


   Kekuatan jimat surgawi itu bahkan jika seorang ahli di ranah Alam Spirit Agung, dia masih akan tidak berdaya Ketika jimat sekelas jimat Surgawi seperti itu di luncurkan.


   Pemandangan air mancur darah terpampang didepan mata Ketika dua bilah pedang raksasa itu membelah tubuh phyton yang hanya tediam kaku tidak berdaya melakukan apapun.


Itu adalah sebuah akibat jimat kelas Pseudo Perfect Surgawi. Lin Hong dan Yu Long memang dasarnya mengantongi tiga buah jimat kelas surgawi pemberian master mereka.


   Lin Hong masih terlihat pucat Ketika Sima Yong menghampiri nya lalu berkata,


“Beruntung sekali anda mengingat keberadaan jimat penghancur kelas surgawi itu… Ke depannya anda harus memperhatikan. Setiap benda yang merupakan sumber daya mustika, akan selalu memiliki penjaga berupa mahluk hidup”.


“Dan lagi... sebaiknya anda berhati-hati dalam penggunaan jimat kelas Surgawi itu".


"Tempat ini penuh dengan bahaya. Ketika nanti ada waktu, maka aku kan membuat Jimat kelas Surgawi untuk kalian. Adalah terlalu memakan Qi mental Ketika seseorang mengerahkan konsentrasi didalam pembuatan Jimar Kelas Surgawi”


   Hening Sejenak diantara mereka bertiga, dan Sima Yong melanjutkan penjelasannya mengenai Hewan iblis penjaga sumber daya.


“Penjaga sumber daya alami biasanya adalah magical best ataupun hewan iblis yang sesuai dengan kelas sumber daya


tersebut".  "


Silver Sun Flower ini adalah bahan yang langka sehingga penjaganya juga merupakan hewan iblis tingkat tinggi”


“Phyton King Sembilan usia 600 tahun ini adalah penjaga di Silver Sun Flower karena dia juga berminat untuk mengkonsumsi bunga itu untuk perkembangan kultivasinya”


“Sekarang anda dapat memanen Phyton 600 tahun itu. Inti corenya akan bermanfaat bagi peningkatan kultivasi. Dan dagingnya dapat anda simpan untuk dijual di luar nanti”

__ADS_1


   Lin Hong dan Yu Long kemudian terlihat memanen hasil dari Phyton raksasa itu. Kulit dan dagingnya adalah barang mahal yang sangat laris di pasaran luar sana.


   Mereka bertiga beristirahat di Taman Obat tersebut dan menghabiskan waktu seharian untuk panen tanaman obat-obatan dan herbal itu.


Malam telah menjelang Ketika mereka pada akhirnya selesai melakukan panen di Taman Obat. Malam itu Sima Yong menyarankan mereka menginap di Taman Obat.


******


   Hari kedua mereka bertiga melintas hamparan padang rumput yang seakan tiada akhir. Setelah dua jam berjalan kaki, tiada juga mereka menemukan semacam tempat atau sesuatu yang baru. Dan itu hanyalah padang rumput selama dua jam perjalanan.


   Sima Yong kemudian mengajak keduanya untuk terbang melintasi padang rumput. Bahkan hingga malam menjelang, mereka masih tetap terbang diatas padang rumut.


“Ini adalah sebuah array yang diatur secara mekanis. Dengan demikian siapapun yang melintasi tempat ini akan merasa seakan melintasi pada sebuah rumput yang tiada akhir”


   Karena hari Kembali telah malam, mereka bertiga bermalam di bawah cahaya rembulan dan istirahat diatas hamparan padang rumput tiada akhir.  


Sima Yong pada saat itu membuat beberapa jimat pertempuran kelas surgawi untuk Lin Hong dan Yu Long berjaga -jaga di keadaan kritis.


   Hari ketiga... mereka bertiga kembali terbang menuju bagian lebih dalam dari domain Kaisar Obat itu. Setelah dua jam terbang, pada akhirnya mereka melihat sebuah bangunan kuno di kejauhan.


“Lihat… itu sebuah bangunan istana kuno yang nyaris runtuh. Mari kita melihat-lihat, apa gerangan yang ada didalam".


   Ketiganya kemudian mendarat di bangunan kuno itu. Sepertinya dahulu kala, bangunan kuno itu adalah kediaman seorang bangsawan atau semacamnya.


Terdapat begitu banyak Lorong-lorong dan kamar-kamar yang terkunci aksesnya.


   Saat itu mereka melihat kelompok Yin Haocun Bersama dua pengikutnya. Kelompok ini telah terlebih dahulu telah datang di Istana Kuno itu. Ketiga orang itu melemparkan pandangan tidak bersahabat kearah Sima Yong dan kelompoknya.Yin Haocun mengeluarkan suara dengusan merendahkan.


   Kemudian dengan buru-buru Yin Haocun dan kelompoknya memasuki salah satu kamar dan menyegelnya. Terdengar teriakan dari dalam,


   Sima Yong santai saja sambil mengajak kedua pengikutnya untuk menuju ke Lorong yang berlawanan arah dengan Yin Haocun.  


Mereka tiba di sebuah kamar yang pintu nya terbuat dari besi hitam. Pintu itu begitu suram seakan memberitahukan kepada siapapun bahwa dia tidak mau diketahui apa isi dari kamar itu.


“Lalu mari kita buka pintu ini dengan paksa…”


Sima Yong menghajar pintu besi itu dengan telapak tangan yang diberi kekuatan Qi.


“Duaar….”


Pintu besi hitam itu tidak bergeming sama sekali. Sekali lagi Sima Yong menghajarnya menggunakan telapak tangan, kali ini energi Qi yang di salurkan meningkat menjadi 80% kekuatan.


“duaar….”


Pintu besi itu terlihat hanya bergetar. Tidak terjadi perubahan apapun.


“Begitu kuatnya besi ini, bahkan kemampuan tenaga Qi 80 % Praktisi Alam Spirit agung Lima hanya mampu membuatnya bergetar”


“Master… apakah perlu kita bertiga untuk menggempur pintu hitam ini?” Yu Long menawarkan bantuannya dan Lin Hong.


“Tidak perlu. Aku akan mencoba membuka pintu ini menggunakan Teknik niat pedang”

__ADS_1


“Sebaiknya kalian berdua menjauh. Ini akan menjadi benturan yang dahsyat”


  Bergegas Yu Long dan Lin Hong melompat menjauh. Sementara itu Sima Yong juga mengambil jarak dari pintu besi itu lalu kemudian dia merapalkan mantra Niat Pedang level tiga….


   Dua bilah pedang yaitu Pedang Hati Rembulan dan Pedang Jiwa Langit segera keluar dari cincin spasial dan melayang diatas kepalanya.


Ketika mantra niat pedang dilepaskan….


“Pergilah…..”


   Ledakan eksplosive terjadi Ketika pintu besi hitam itu hancur berantakan. Kekuatan akan niat pedang memang tidaklah main-main.


Pepatah di dunia kultivasi yang sering mengatakan bahwa Ketika seseorang telah memahami niat pedang, maka keabadian telah tersedia di depan mata bukanlah omongan kosong belaka. Dan ketika itu juga sebutan Raja Pedang akan menjadi julukan untuk menuju keabadian itu.


   Yu Long dan Lin Hong meleletkan lidah nya Ketika menyaksikan kedahsyatan Niat Pedang yang di lancarkan oleh Master Pedang mereka.


Sementara itu Sima Yong tidak mau menunggu lama… dia langsung memberi kode kearah Yu Long dan Lin Hong untuk masuk ke ruangan itu.


   Ketika mereka bertiga telah memasuki ruangan itu, Kembali sebuah pemandangan yang sangat memanjakan mata terpampang di depan mata. Beribu-ribu botol yang isi nya pil-pil yang dapat digunakan sebagai alat kultivasi terjejer dengan rapih diatas rak-rak di dalam ruangan itu.


   Harum aroma obat-obatan dan pil begitu semerbak memenuhi ruangan tersebut.


Belum lagi disamping rak berisi botol pil-pil kultivasi itu, berjejer ramuan-ramuan dan herbal kering yang siap untuk digunakan seorang alkemis untuk membentuk pil.


   Sima Yong segera memberi instruksi…


“Maka mari kita segera melakukan pembersihan tempat ini…”


Tawa gembira kembali pecah diantara mereka bertiga.


Dengan sigap ketiganya langsung membersihkan satu demi satu botol pil yang tersedia di lemari tersebut. Tidak ketinggalan juga bahan-bahan ramuan kering yang siap digunakan itu mereka sapu bersih.


   Wajah ketiganya betul-betul bercahaya. Sejak hari pertama sampai dengan hari ketiga ini, keberuntungan betul-betul berpihak ke kelompok mereka.


“Mungkin aku akan mengambil cuti beberapa waktu untuk berkultivasi setelah kita keluar dari domain ini. Banyak bahan-yang kita miliki sehingga akan membantu kultivasi kita”


Sima Yong memberi tahukan plan mereka ke Yu Long dan Lin Hong.


   Tentu saja Yu Long dan Lin Hong menyambut pernyataan itu dengan sangat gembira. Mereka betul-betul akan dapat menembus Alam Spirit Bayi jika jumlah sumber daya sebanyak ini yang mereka miliki. Kemampuan mereka akan menjadi setara dengan master-master sekte di wilayah utara nanti. Angan-angan indah sudah mereka Lukis didalam pikiran sambil tersenyum Bahagia.


“Master pedang…,lihat ini adalah sebuah cauldron…..”


Yu Long berteriak penuh semangat kepada Sima Yong. Couldron adalah semacam kuali tempat seorang alkemis melakukan pembakaran bahan-bahan untuk membentuk pil.


   Ketika Yu Long berlari kecil dan tangannya akan menyentuh kuali itu, tiba-tiba seberkas sinar pedang yang dahsyat menghentikannya.


"Duarrrr...."


“Minggir kalian…. Cauldron itu adalah milik kami. Praktisi kecil seperti kalian belum pantas untuk mendapatkan cauldron roh seperti itu…..”


“Satu hal hal… tanggalkan semua cincin spasial di diri kalian dan menyingkir dari sini… pada hitungan setelah tarikan nafas kesepuluh jika kalian masih disini maka aku akan mengambil nyawa kalian….”

__ADS_1


Di pintu ruangan itu terlihat Yin Haocun berdiri dengan pedang terhunus ditangannya. Kedua pengikutnya juga terlihat telah menghunus pedang dan siap bertempur.


*Bersambung*


__ADS_2