Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pertunjukan Dua Jenius Pedang II


__ADS_3

Wang Yong terlempar mundur sepuluh Langkah setelah Fang Pen membuyarkan kelima helai energi pedang yang di tembakkan melalu Seni Pedang melukis Nirwana.


Ketika kaki Wang Yong tepat berada pada Langkah ke sepuluh dari keadaan terlempar mundur, suatu rekasi diamlakukam sehingga seketika itu seluruh diarea sekitar menjadi lebih dingin lagi. Tanah disekitar bertambah membeku.


Pada saat yang sama, terdengar lolongan pedang yang berasal dari Wang Yong. Pedang itu bergetar sedemikian kerasnya sehingga seolah-olah akan menggetarkan langit. Wang Yong mengeluarkan kemampuan pemahaman Pedang Niat Pedang Level 1.


Niat pedang level 1 ini dieksekusi lalu di padukan dengan Teknik Pedang Hati Semurni Teratai Salju.


Tubuh Wang Yong menjadi terbungkus dengan lingkaran berbentuk es yang semakin lama semakin membesar. Ketika lingkaran itu di alirkan kearah tangan yang memegang pedang, lingkaran itu melonjak keluar dan membentuk sebuah Teratai es yang sangat besar. Siap untuk di tembakkan kearah Fang Pen.


Para praktisi pedang yang merupakan ahli-ahli pedang itu menjadi sangat tercengang. Jika sebelumnya dikejutkan dengan kemampuan seorang jenius untuk mengeksekusi Niat Pedang Level 1, kini mereka Kembali dikejutkan dengan penampilan dari Wang Yong Ketika menampilkan Niat Pedang Level 1.


Terdapat dua ahli pedang yang memiliki Niat Pedang level 1. Semua menjadi heboh. Kemampuan yang tidak pernah muncul dalam 1000 tahun terakhir, hari ini, di Arena Padang Es Abadi mereka menyaksikan dua orang jenius pedang yang mengeluarkan kemampuan pemahaman Niat Pedang yang sangat langka itu.


Ekspresi Zhang Yuan Master Sekte Kuil Keabadian menjadi sangat tidak sedap untuk dipandang. Wang Yong dari Sekte Pedang Awan juga merupakan jenius yang memahami Niat Pedang? Anak itu mencuri perhatian yang seharusnya menjadi panggung milik Sekte Kuil Keabadian.


Sedangkan espresi Dugu Taoran Master Sekte Pedang Awan Kembali menjadi berseri-seri. Dia Kembali memikirkan bahwa praktisi yang menimbulkan fenomena atas pemahaman Niat Pedang di HUtan Fairy Cliff adalah Wang Yong. Tidak mungkin Fang Pen, jarak Sekte Kuil Keabadian terlalu jauh dari Hutan Fairy Cliff.


“Satu lagi jenius yang berjalan dijalur Dao Pedang” Master Sekte Awan Hitam Ding Huising berkata dengan nada kecemburuan.


Sementara itu di arena pertempuran, Fang Pen hanya memicingkan matanya dan berkata dengan nada yang meremehkan,


“Wong Yong, sepertinya aku terlalu meremehkanmu. Namun apakah kamu dapat bertahan dari Teknik Kelas Surga ini”


Lalu kemudian Fang Pen mulai bersenandung pelan diakhiri sebuah jeritan,


“Seni Pedang Neraka Ke Sembilan”


Sebuah serangan pedang yang keluar dan menyapu kearah Wang Yong dengan kekuatan bagaikan Tornado.


Seni Pedang Hati Semurni Teratai Salju adalah Teknik Pedang kelas Bumi Trenta (Akhir) sementara Seni Pedang Neraka Ke Sembilan adalah sebuah Teknik kelas surga Demi (awal). Memang terdapat celah antara Teknik pedang kelas Bumi dan Surgawi.


Memang kenyataan adalah Teknik Pedang yang berada pada peringkat Surgawi bukanlah sekedar Teknik yang biasa-biasa. Efek yang ditimbulkan sangatlah dahsyat.

__ADS_1


Namun Seni Pedang Hati Semurni Teratai Salju meskipun berada pada peringkat Bumi, namun Teknik ini adalah peninggalan Raja Pedang Elf (utara) yang mana di olah dengan menggunakan keajaiban kemampuan mental sehingga dampaknya tentu saja, tidak kalah menggetarkan dibanding teknik yang di eksekusi Fang Pen.


Ketika dua teknik pedang bertemu, terdengar bunyi ledakan yang sangat keras dan mengguncang seluruh arena di Padang Es Abadi itu’


“Duaaarrrrr…..!!”


Dua Niat pedang yang digunakan dengan Teknik milik Raja Pedang dan Teknik kelas surgawi membuat arena dimana kedua jenius itu bertempur rutuh. Arena terlihat hancur seperti tercincang mejadi kepingan-kepingan akibat pertemuan dua Niat Pedang dan seni pedang Bumi dan surgawi itu.


Penonton di seluruh arena Padang Es Abadi merasa terengah-engah Ketika menyaksikan adengan ini. Pertempuran yang luar biasa diantara dua jenius yang memahami Niat Pedang.


“Seperti yang diharapkan dari seorang jenius yang diprediksi akan menjadi Raja Pedang, Fang Peng bahkan belum mencapai usia 20 tahun Ketika memahami niat pedang. Bahkan dia mampu mengeksekusi Seni Pedang Kelas Surgawi. Sepertinya didalam 100 tahun terakhir ini, Fang Pen adalah jenius yang paling mengerikan diseluruh Wilayah Utara ini” Ding Huising (Master Awan Hitam) berbicara dengan suara rendah, dan,diikuti manggut-maggut oleh para Sekte Master lainnya.


Master Zuo menjadi tidak senang mendengar puji-pujian yang seolah mengagungkan Fang Pen, lalu dia mendengus dengan dingin, kata-katanya begitu pedas,


“Hmmm… terlalu memuji-muji setinggi langit kepada Fang Pen. Apakah diriku yang tua ini mendengar nada penuh hawa menjilat dari seseorang, kepada Master Sekte kepada Kuil Keabadian?”


“Mata yang sudah terlalu rabun sehingga tidak bisa melihat jelas. Apakah Wang Yong dari sekteku ini telah berusia terlalu tua dibandingkan Fang Pen? Dia bahkan belum berusia lima belas tahun"


"Dan bukankah Wang Yong juga memahami Niat Pedang? Tolong katakan padaku, apakah anak berusia 14 tahun yang telah memahami Niat Pedang, tidak layak disebut jenius mengerikan dalam ratusan tahun terakhir ini!!!” kata-kata pedas itu diakhiri dengan lirikan kearah Ding Huising.


Sementara Master PuncakmMerah Niu Juan dan Master Sekte Bunga Matahari Li Fang Hua terlihat menutup mulut sambil terdengar suara cekikikan menahan tawa. Justru suara tawa tertahan yang dikeluarkan dua Wanita itu membuat Ding Huising semakin bertambah rasa malunya. Lalu kemudian rasa malu itu berubah menjadi kebencian yang dalam terhadap Master Zuo.


“Aku heran, kenapa penyihir tua ini merasa kesal Ketika aku memuji-muji Fang Pen. Guru dan murid sama-sama mengandalkan teknik sihir semata” Ding Huising seolah-olah berbicara kepada diri sendiri dengan suara pelan, namun semua orang dapat mendengar dengan jelas.


“Kamu menyebutku penyihir??… Jika demikian ijinkan aku memanggil kamu dengan panggilan Iblis tua sesat. Semua teknik bela diri kamu tidak lebih dari teknik-teknik kegelapan.... baiklah.... penyihir tua ini ingin merasakan kehebatan pedang mu” seketika Master Zuo menghunus ditangan kanan dan tangan kiri nya memegang jimat peringkat Bumi yang siap dia lemparkan kearah Ding Huising.


Semua orang tiba-tiba menjadi sibuk melerai pertikaian diantara penonton itu. Benar-benar kacau, ketika dua finalis sibuk bertukar pedang di arena, dikursi penonton dua orang guru mereka juga siap untuk bertukar pedang.


Keadaan kembali menjadi reda, Kembali semua orang memalingkan pandangan kearah dua sosok yang bertempur di arena Padang Es Abadi itu.


Semakin lama semua ahli itu makin terbuka matanya. Pada akhirnya mereka mengerti bahwa “Legenda Niat Pedang” itu memang sangatlah menakutkan.


Serangan Hati Semurni Teratai Salju di eksekusi dan ribuan bunga Teratai salju kecil beterbangan dengan indah kearah Fang Pen. Ketika kelopak-kelopak itu rontok lalu kemudian berubah menjadi semacam senjata kecil yang tajam, itu terlihat merajam secara kejam kearah Fang Pen.

__ADS_1


Fang Pen mengeluarkan energi ke tangan kanan yang memegang pedang dimana seketika itu juga sembilan macam api terbentuk. Ketika sembilan api yang disebut Neraka ke sembilan mendekati kelopak teratai es, dengan mudah mereka melahap semua kelopak es seperti ribuan senjata tajam itu.


Kelopak-kelopak es lenyap ditelan teknik Neraka kesembilan itu.


“Wang Yong, katakan padaku. Kartu truff apalagi yang kamu miliki? Segera keluarkan atau kamu tidak akan memiliki kesempatan lagi”


Wang Yong mengangguk lalu berkata,


“Apakah kamu telah siap dengan serangan puncak ku ini? Keluarkan lagi bagian terhebat dari Seni Pedang Surgawi, Neraka ke Sembilan mu”


Fang Pen hanya tertawa dingin,


“Wang Yong jika kemampuan terakhirmu adalah Teknik Pedang Bersalju tadi, maka kamu kini kamu harus mati disini”


Wang Yong hanya menganggukkan kepala tidak mengatakan apa-apa, lalu kemudian dia merentangkan kedua tangannya, menengadah kepala nya kearah langit sambil mulutnya berkomat-kamit membaca mantra. Suara menyerupai tangisan kepedihan keluar dari mulutnya,


“Semua Pedaanngggg…… Datanglah padaku…!!!!!!”


“Niat Pedang level dua.....!!!!"


“Anak kecil itu telah memahami Niat Pedang Level 2... !!"


“Sepertinya anak inilah yang akan menjadi Raja Pedang”


“Seorang jenius Dao Pedang berusia 14 tahun di Kekaisaran Great Ying"


Sementara itu hal yang Ajaib terjadi diseluruh arena tempat para penonton duduk. Suatu gerakan aneh terjadi......Kejadian dimana semua penonton di arena Padang Es merasakan pedang di tangan, maupun di cincin spasial mereka bergetar dengan sangat hebat.


Pedang-pedang itu memberontak dan ingin melepaskan diri dari genggaman pemiliknya.


Ketika pada akhirnya semua pedang-pedang yang ada di seluruh arena itu berhasil meloloskan diri, terdengar lolongan yang sangat keras ketika ribuan pedang milik masing-masing penonton itu melesat ke angkasa… lalu kemudian berkumpul dan berdiri diatas Wang Yong yang tengah berkonsentrasi, semua pedang itu menunggu perintahnya.


Penonton di Arena Padang Es Abadi menjadi sangat heboh. Kejadian Ajaib ini, ketika terjadi eksekusi Niat Pedang Level dua, seumur hidup baru sekali ini mereka lihat kedahsyatannya.

__ADS_1


Wajah Master Sekte Kuil Keabadian berubah menjadi sangat tidak sedap dipandang, sementara pihak Sekte Pedang Awan awalnya sangat terkejut namun kemudian menjadi sangat Bahagia.


*Bersambung*


__ADS_2