
Pria berpakaian hitam itu memperhatikan sekitar tempat itu dan melihat arah bekas pertempuran disitu. Tidak puas hanya mengamati, bahkan dia berusaha membaui aroma disekitar bekas pertempuran. Terasa benar olehnya aura energy Qi yang telah dilepaskan pada beberapa saat yang lalu yaitu, energy Badai Kegelapan Malam. Itu jelas adalah sisa energy Qi miliki Murid Sekte Awan Gelap. Bahkan pada beberapa waktu yang lalu dia melihat di angkasa tanda panggilan penting yang dilepaskan oleh Murid Sekte Awan Gelap. Lau kenapa tempat ini begitu sunyi? Kenyataan yang dia temui hanyalah sisa-sisa bekas pertempuran dengan jejak energi Qi yang akan hilang.
“Aku tahu, kalian bersembunyi disekitar sini… Keluarlah aku menjamin tidak akan mencelakai siapaun…. "
"Aku dapat menebak, kalian adalah orang yang mencelakai murid-murid sekteku” setelah tidak ada tanggapan, pria itu mulai marah.
Sementara itu keempat Murid sekte Pedang Awan yang bersembunyi ditengah Formasi itu, tetap diam. Meskipun mereka sebenarnya merasa takut untuk ketahuan, namun mereka tetap dalam diam. Diam adalah emas dan diam adalah cara terakhir untuk menyelamatkan nyawa mereka. Saat ini, bahkan bernafaspun sangat diatur keempat remaja itu agar tidak menimbulkan suara.
“Baiklah… sepertinya aku salah… pertempuran ini telah selesai dan komplotan itu pasti telah melarikan diri. Akan aku kejar kemanapun mereka pergi..”
Setelah mengguman sendirian, pria itu kemudian melesat pergi ditelan kegelapan malam.
Semuanya bernafas lega ketika pria itu telah pergi. Fenying akan membuka pembicaraan, Wang,Yong menutup mulutnya dengan memberi kode ke Fenying dan semuanya untuk tetap diam dan menjaga irama bernafas.
Benar saja, Ketika ke empat Murid Sekte Pedang itu mempertahankan kebisuan mereka di dalam Formasi, tidak terlalu lama kemudian sosok pria berbaju hitam dari Sekte Awan Hitam itu muncul kembali. Dia mencari-cari sambil melihat dan mencium darah bekas pertempuran tadi. Setelah puas dengan penyelidikannya, sosok pria berbaju hitam itu kemudian melesat pergi.
Sepeninggalnya kepergian sosok pria berbaju hitam itu yang kedua kali, Wang Yong memberi instruksi kepada ketiga kawannya untuk tetap di dalam formasi lebih baik duduk berkultivasi hingga pagi menjelang. Formasi itu otomatis akan hilang efek nya ketika pagi menjelang.
Mereka berempat lalu duduk bersila dalam posisi kultivasi lalu diam mengatur nafas berirama sangat teratur, bahkan sangatlah pelan.
Benar saja, dalam semalaman mereka diam didalam Formasi kultivasi itu, sosok pria berbaju hitam itu masih saja muncul di tempat itu sebanyak 3 kali.
Pagi menjelang dengan cerah ceria membuat keempat remaja yang diliputi ketegangan itu kemudian bernafas lega ketika sosok pria berbaju hitam itu tidak pernah datang lagi ketempat mereka berada. Sepertinya dia telah memastikan bahwa kelima murid Sekte Awan Hitam memang benar-benar telah meninggalkan lokasi dimana mereka melempar tanda permintaan pertolongan.
Wang Yong dan ketiga kawannya itu lalu menguburkan semua mayat dan menyamarkan jejak penguburan itu. Bukannya apa-apa, hal ini karena Wang Yong merasa khawatir jika di beri tanda atau semacam nisan, maka dikemudian hari akan menimbulkan kecurigaan, ketika seseorang menemukan lokasi penguburan itu dan melakukan penyelidikan.
“Lalu mari kita pergi ke bagian Utara Hutan ini, untuk menemukan Buah Embun Pagi. Perkiraanku pria semalam itu akan melakukan penyisiran sekitar area ini hingga kejauhan 50 km jaraknya. Maka kita harus bergegas meninggalkan tempat ini lebih jauh lagi agar terhindar dari target penyisiran Sekte Awan Hitam. Sepanjang jalan mereka bertemu kelompok-kelompok pelajar dari berbagai sekte yang menuju ke Utara.
"Jika melihat begitu banyak orang menuju Utara, aku yakin pria berbaju hitam itu akan menuju ke Utara juga. Bukankah semua orang berduyun-duyun ke bagian Utara untuk mendapati Buah Embun Pagi"
__ADS_1
"Tanda energy Qi murid Awan Hitam masih melekat di tubuh kita. Itu baru lenyap dua hari lagi. Bukankah kita hanya mengantar nyawa jika menuju Utara? Mari berbelok ke Barat buah roh atau apapun masih akan dapat kita kejar dilain waktu jika hidup. Namun jika kita mati? tidak ada yang bisa kita kejar lagi" Wang Yong memberi saran.
Keempat remaja itu berbelok kearah Barat dan berlari tanpa kenal Lelah untuk menghindari Pria Sekte Awan Hitam yang sedang melakukan penyisiran area untuk menemukan orang yang dia anggap bertanggung jawab atas kehilangan lima murid sektenya.
Setelah hari menjelang siang dan perkiraan keempat remaja itu bahwa mereka telah menjauhi area pertempuran semalam lebih dari 50 km, maka mereka beristirahat. Bagian hutan tempat mereka beristirahat ini adalah Kawasan yang berbukit-bukit kecil, jauh dari Utara. Tidak terdapat keramaian kelompok-kelompok manusia yang mengadu untung mendapatkan Buah Embun Pagi.
Wang Yong memperhatikan dengan seksama sekeliling mereka, ketika itu dia melihat banyak terdapat goa dibukit-bukit itu, segera instingnya terbangun. Tempat ini adalah merupakan sarang beruang salju. Mereka harus berhati-hati. Dia memberi tahukan kepada Fenying dan dua yang lainnya agar lebih waspada.
Belum terlalu lama Ketika Wang Yong memberitahukan mereka agar waspada dengan tempat itu, tiba-tiba sebuah suara menggelegar. Dan itu adalah deraman dari suara Beruang Salju. Keempat remaja itu langsung melompat berdiri dalam posisi bersiap bertempur.
Seekor beruang salju setinggi 10 meter berdiri didepan mereka. Dengan suara yang menderam itu seakan-akan dia memerintahkan kepada empat remaja itu untuk meninggalkan tempat itu.
“Seekor Beruang Salju berperingkat King Enam setara dengan kultivasi praktisi di ranah Alam Kondensasi Roh 4. Sebaiknya kamu dan Fenying menjauh. Biarkan aku dengan Lin Hong yang menghadapi beruang Salju ini”
Belum selesai dengan kata-katanya, tahu-tahu sebuah pukulan dari tangan gemuk putih itu melayang kearah Wang Yong. Sambaran kekuatan itu bahkan mampu menghancurkan sebuah bukit kecil. Beruang peringkat King 6 terlalu hebat untuk dia hadapi menggunakan kekerasan.
Wang Yong menghindari hantaman keras dari beruang dengan kekuatan yang mampu menghancurkan sebuah bukit kecil, dia melompat tinggi keudara. Sementara itu Lin Hong menyerang kearah kedua kaki Beruang Salju itu. Pedang merah terlihat menyabet kearah kaki dengan maksud melumpuhkan, akan tetapi patut disayangkan, sabetan dan irisan pedang Lin Hong itu sama sekali tidak berarti bagi Beruang Salju yang dilapisi bulu-bulu tebal itu. Bahkan dengan tidak merasakan sakit sama sekali kakinya terayun untuk menendang perut Lin Hong masih dalam jarak dekat ke beruang salju itu.
Wang Yong yang melihat hal itu tidak tinggal diam, dengan cekatan dia menembaki beruang salju itu dengan lima sinar energy Qi pedang yang berwarna, dengan menggunakan Teknik Melukis Nirwana. Kembali ketika lima energy Qi berbentuk pedang itu menyentuh di bagian dada beruang, tabrakan itu keras mengandung energy qi pedang seakan-akan serangan yang pedang yang masuk membentur dinding jurang yang terdiri dari batu yang sangat keras. Teknik pertahanan Dark Beast ini sangat luar biasa
Wang Yong segera berbisik ke Lin Hong,
“Sepertinya beruang salju ini memiliki kulit yang keras. Tidak heran ini adalah dark beast peringkat King 6. Aku yakin dia memiliki titik kelemahan”
“Aku juga berpikir demikian. Namun daerah mana yang menjadi titik lemah beruang ini, kita belum mengetahuinya” Lin Hong menambahkan.
“Aku menduga area leher yang tidak terlalu lebat dengan bulu itu adalah area kelemahan beruang salju ini. Kalau begitu mari kita arahkan serangan ke bagian leher dark beast ini”
Wang Yong menambahkan dan setelah disetujui Lin Hong, dia segera mengeksekusi Teknik Mewarnai Nirwana.
__ADS_1
“Pedang mewarnai Nirwana..”
Maka lima Qi pedang berbagai warna itu melesat kearah Beruang Salju.
Sementara itu Lin Hong memancing kemarahan beruang, dengan jalan menyerang area mata sehingga beruang itu harus berjuang untuk mempertahankan area penglihatannya.
Sementara beruang salju kerepotan dengan melindungi matanya, lima Qi pedang berwarna terbang kearah Beruang Salju, arah sasaran adalah bagian dada. Namun Ketika jarak Qi pedang telah mendekati beruang sekitar 1 meter, arah Qi pedang itu berbelok kearah bagian atas lalu kemudian d3nan keras menghujam area leher beruang salju.
Beruang salju terkejut dan kaget langsung melindungi area leharnya dari sambaran 5 Qi Pedang sehingga dia mengabaikan sabetan pedang Lin Hong kearah dua biji matanya.
Jeritan kesakitan dan deraman beruang seakan-akan menggetarkan Kawasan hutan.denga mata yang perih karena penglihatan menjadi hilang, beruang salju itu menjadi membabi-buta menyerang dengan pukulan yang sangat keras kesemua arah yang berada didekatnya.
Lin Hong yang berada dekat dengan beruang salju itu terkena imbas dari hantaman kaki beruang salju. Beruntung bagi Lin Hong karena serangan itu membabi buta, maka focus tendangan tidak benar-benar terarah ke dirinya sehingga dia hanya terlempar 30 meter lalu memuntahkan darah.
Seandainya dark beast beruang itu tidak menjadi buta dan arah tendangan nya tetap focus kearah Lin Hong, bisa di pastikan gadis cantik itu akan berubah menjadi serpihan daging yang hancur berantakan.
Wang Yong melihat kekalapan Beruang Salju yang semakin membabi-buta, segera menyiapkan serangan kedua dari Teknik Pedang Mewarnai Nirwana. Kembali sambil tubuhnya melesat kearah Beruang Salju yang berjarak dua puluh meter dari nya dan lima helai Qi Pedang berwarna terlempar dengan kecepatan penuh kearah area leher dan dada Beruang Salju.
Malang bagi Beruang Salju yang kini mengalami kebutaan. Serangan Qi Pedang tersebut tidak dapat dilihatnya sehingga dia tidak menyadari arah serangan Qi Pedang yang ganas.
Dua helai Qi Pedang Berwarna itu dengan sangat akurat melayang dengan focus lehernya sementara tiga Qi Pedang yang lain meluncur cepat ke bagian dada.
Ketika tiga helai Qi tersebut menabrak dada beruang salju, dengan mudah tangan beruang mencampakkan 3 helai Qi pedang tersebut. Namun 0 dua helai Qi Pedang ldengan mudah lolos menembus leher beruang salju.
Di iringi bunyi gedebuk yang keras, beruang salju itu jatuh terkapar dan nyawanya telah pergi meninggalkan tubuhnya.
*********
Wang Yong segera menyembelih Beruang Salju itu dan memasukkan monster core nya kedalam cincin spasial, pada saat dia menemukan benda itu. Daging beruang sebagai dark Beast sangatlah mahal Ketika dijual dipasaran. Oleh karena itu Wang Yong membagi rata daging beruang salju. Kulit Beruang Salju tentunya terlebih lagi, amatlah mahal karena banyak dipakai sebagai bahan busana musim dingin oleh kaum bangsawan atau pun orang kaya.
__ADS_1
Wang Yong kemudian membuat perjanian dengan mereka bertiga bahwa setelah kulit beruang dijual nanti di kota Morning Star nanti, maka hasil penjualan itu akan dibagi rata antara mereka berempat.
Bersambung*