
Pria ber-zirah emas itu membuka helm nya. Wajah itu dikenal baik Sima Yong..
"Apa kabar anda Semidevil Refiner Jubah Kelabu" suaranya yang terdengar akrab, dan tepat benar sesuai dengan tebakannya. Sima Yong langsung mengenali orang itu adalah Peringkat Pertama di Neraka Dunia Ye Keung.
"B-bagaimana mungkin? Bukankah keberadaan anda jauh di Utara sana? Bagaimana anda bisa kenal dengan Ju Kai itu? Mengapa anda mencampuri urusan di Dataran Tengah sini?" tanya Sima Yong tak percaya.
"Ah.. Anda tak benar-benar tahu bukan? Mengapa aku sampai memilih untuk bekerja dengan pihak kekaisaran Rajawali Agung.
Perlu anda ketahui, biaya untuk maintain Neraka Dunia sangatlah besar. Itu selalu membuat kepalaku pusing untuk mengelola uang Neraka Dunia, mengatur kelangsungan kehidupan dunia bawah tanah itu.
Saat ini, Kekaisaran Rajawali Agung menawarkan sejumlah uang berjumlah sangat besar, yang belum pernah aku dengar. Jika anda menjadi aku, kupikir anda akan mengambil sikap yang sama. Tidak ada alasan bagiku untuk menerima tawaran itu.
Pihak kekaisaran bahkan menawari ku posisi guru negara jika kami memenangkan peperangan ini. Ini adalah kesempatan besar. Tahukah anda? Apa arti Guru Besar di sebuah negara?" senyum di bibir Ye Keung merekah.
"Anda tidak tahu bukan? Jika ada penawaran dunia yang akan membuatku di hormati, mengapa aku harus repot-repot menyembunyikan diri lebh lama di dalam perut bumi, memilih menjauh dari keramaian dan dari orang-orang yang ku kenal sejak kanak-kanak.
Selama ini aku menjadi buronan di Kekaisaran Rajawali Agung ketika Kaisar Tua memerintah dahulu sekali. Puluhan tahun yang telah lewat. Dan sekarang kesempatan aku menjadi Guru Negara, mengapa harus aku sia-sia kan kesempatan pengampunan serta jabatan besar ini?"
Sima Yong menjadi kurang puas dengan penjelasan itu...0
"Lalu bagaimana dengan Neraka Dunia? Orang-orang di sana semuanya begitu mempercayai anda. Anda bahkan terpilih menjadi pemimpin kelompok pelarian di perut bumi, yang telah dibuat berabad-abad yang lalu. Bagaimana nasib mereka kedepannya?
Anda bahkan dengan egois membawa serta Semidevil peringkat tiga lalu merayu dia untuk ikut berperang, bekerja bersama-sama anda.
Lalu lihatlah, dia tewas setelah kalah dalam duel dalam peperangan yang mana anda di janjikan sebagai Yang Mulai Guru Negara dan kebebasan itu" kata Sima Yong sengit.
__ADS_1
"Itu adalah resiko peperangan. Pemenang berkuasa dan pecundang akan dibantai. Sejak awal-awal dia telah tahu itu: jawab Ye Keung ringan.
Lanjut Sima Yong..
"Aku jadi bertanya-tanya, akan kemanakah semua uang yang anda terima sebagai pemimpin, setelah kami Semidevil-semidevil dan ahli-ahli di Neraka dunia itu berlelah-lelah menyelesaikan misi, mempertaruhkan nyawa dengan imbalan beberapa manna biru itu. Apakah anda ikut membawa serta semua harta kekayaan Neraka Dunia?
Jika anda membawa semua harta Neraka Dunia, dengan apa Neraka Dunia akan memenuhi sumber daya pengganti oksigen disana? Sumber energi dan aliran udara di perut bumi itu akan menghilang seiring tidak dilakukan maintain dengan sumber daya baru.
Anda dengan kejam meninggalkan Neraka dunia membawa serta semua harta yang sedianya untuk biaya maintain sumber-sumber daya pengganti oksigen tempat itu. Sebaiknya anda anda menjelaskan pada saya"
Senyuman tipis terpampang di bibir Ye Keung. Jawabnya singkat "Aku membawa serta semua harta Neraka dunia itu"
"Apa?" Sima Yong terbelalak dengan mata lebar-lebar.
Sima Yong sebenarnya cukup maklum dengan pemikiran Ye Keung, ketika dia di goda dengan penawaran kebebasan dan kemegahan jabatan duniawi seperti jabatan Guru Negara. Itu adalah sifat yang manusiawi yang ingin selalu menjadi lebih besar dan lebih besar lagi.
Sima Yong menggigil mengingat ada banyak sekali orang di Neraka Dunia itu, jumlahnya ribuan orang mulai dari orang tua hingga kanak-kanak dan bayi-bayi. Tega-teganya Ye Keung ini berkhianat, membawa pergi semua harta bersama Neraka Dunia. Bagaimana selanjutnya kehidupan di Neraka Dunia sana?
"Bagaimana caranya orang-orang malang itu akan hidup lebih lanjut jika sumber-sumber daya energi dan sumber daya aliran udara tidak dibeli? Dengan apa mereka akan memanipulasi iklim dan cuaca di kedalaman perut bumi, agar iklim dan udara di perut bumi itu seperti di dunia luar? Semua dana ratusan tahun dibawa pergi orang ini. Dia ini benar-benar kejam" pikir Sima Yong.
Semua kekalutan dalam hatinya dia ungkapkan dihadapan Ye Keung.
"Lalu? Apakah anda tidak memikirkan kelangsungan hidup ribuan orang di kedalaman perut bumi itu? Mungkin sekarang mereka belum merasakan gejala-gejala seseorang yang kekurangan oksigen.
Namun ketika bahan-bahan pengganti yang mampu mensuplai oksigen ke dalam perut bumi itu habis, orang-orang itu akan mati pelan-pelan, tertidur nyenyak karena mengalami gejala hipoksia tanpa mereka sadari bukan?
__ADS_1
Tidakkah anda merasa bersalah dengan hal itu. Ini adalah tindakan pembantaian yang mengerikan" kata Sima Yong jijik.
(Hipoksia adalah kekurangan oksigen dalam jaringan tubuh yang dapat mengakibatkan kerusakan sistem jantung, pembuluh darah dan paru-paru).
"Aku tidak peduli dengan mereka semua. Bukankah mereka itu adalah orang-orang menyedihkan, yang lari bersembunyi dari dunia luar karena memiliki hutang darah dan kejahatan di dunia sini? Mungkin saja mereka telah membunuh ratusan bahkan ribuan orang. Saat ini ketika mereka mati, upikr itu sepadan" jawab Ye Keung tdiak peduli.
"Selama ini mereka telah menikmati banyak keberuntungan. Ya sangat mereka telah beruntung selama ini. Sekian lama mereka memperpanjang masa hidup mereka yang seharusnya telah mati awal-awal, dengan bersembunyi di balik nama Neraka Dunia yang aku pimpin.
Sudah saatnya mereka membalas budi atas kebaikan yang telah aku berikan bukan?.. Ya mereka pantas membalas budi atas perlindungan dengan mengandalkan namaku" kata Ye Keung dingin. Sementara Sima Yong semakin jijik dengan Ye Keung itu. Dia tak menyangka pria yang di sangka nya bijaksana itu, ternyata berhati iblis. "Pantas saja dia menjadi buronan kelas kakap di Neraka Dunia sana".
"Tapi anda bukanlah pencetus dan pendiri awal Neraka Dunia itu. Nereka Dunia telah berdiri sejak berabad-abad yang lalu. Didirikan oleh ahli-ahli pada masanya sebagai tempat melarikan diri dan perlindungan bagi kaum terbuang.
Harta yang anda bawa pergi itu bukan harta pribadi anda. Semua adalah hasil akumulasi ratusan tahun orang-orang di Neraka Dunia itu. Tega-teganya anda membawa kabur semua kekayaan yang seharusnya digunakan untuk kelangsungan hidup tempat itu.." kata Sima Yong sengit.
Tidak terlihat sedikitpun wajah penyesalan di muka Ye Keung itu. "Untuk apa aku mesti peduli dengan orang-orang jahat itu? Justru inilah saat nya dunia bersenang-senang, ketika secara tidak terlihat aku membantu dunia menyingkirkan orang-orang busuk itu dari permukaan dunia" wajah Ye Keung memperlihatkan roman jijik.
"Kalau begitu anda harus mati" teriak Sima Yong. Dia melompat menerkam sambil mengayunkan Pedang Immortal Hitam.
Pedang ditangannya lantas mengeluarkan asap hitam bergulung yang ganas menuju Ye Keung. Sementara Ye Keung juga tak mau kalah cepat dengan aksi Sima Yong.
Pedang Ye Keung tampak menyerduk kedepan secepat hantu, mungkin lebih cepat lagi. Tangannya yang memegang pedang merah terlihat bergetar hebat, lantas mengeluarkan kabut merah seperti darah, tumpah-ruah kearah Kabut Pedang Hitam.
Sementara itu suara bergemuruh diiringi bunyi yang terdengar berderik-derik mengiringi kabut hitam ganas berbentuk kepala naga. Kabut merah itu berubah terdengar mendesis, meretih seperti suara dedaunan kering terbakar api, ketika kabut hitam berkepala naga itu menelan habis semua energi pedang merah, menghilang dalam ketiadaan.
Ye Keung dipenuhi rasa ketidak percayaan yang tergambar di wajahnya. Ketika melihat kekuatan energi pedangnya yang mana dia disebut-sebut Semidevil Master Pedang berdarah benar-benar tidak mengungguli kekuatan Pedang berwujud Naga Hitam itu. Hati kecil mengatakan ada sesuatu yang tak wajar.
__ADS_1
*Bersambung*
Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini. Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...