
Di tanah yang di sebut Selubung itu, adalah suatu daratan luas bersifat magis yang berada di dalam tembok perbatasan antara Kota Tepian Barat dan Selubung itu sendiri. Di dalamnya terdapat kehidupan mahluk-mahluk halus dan keturunannya membentuk empat kependudukan wilayah besar.
Mahluk-mahluk halus ini berada dalam beberapa tingkatan yang dapat dilihat mereka, sesama mahluk halus. Ada empat tingkatan yang di sebut Lapisan Penglihatan.
Mahluk-mahluk fana seperti manusia berada di tingkatan pertama paling rendah. Selanjutnya di lapisan tingkat dua ada mahluk halus yang lemah kekuatannya seperti Imp dan Folliot misalnya. Makin tinggi lapisannya di tiga bahkan tingkat empat, keberadaan mahluk halus itu hanya dapat dilihat mahluk halus peringkat tinggi seperti jin, Arfit dan Marid saja.
Magus atau penyihir manusia memerlukan magecraft untuk melihat mahluk-mahluk di tingkat dua, tiga. Tingkat empat hanya dapat di lihat Magus berkekuatan tinggi yang menggunakan magcraft kuat.
Akan lebih mudah lagi jika seorang Magus menggunakan teropong sihir yang di suling alkemis sihir atau refiner sihir atau ahli jimat, untuk melihat keberadaan mahluk di tingkat dua, tiga dan empat. Alkemis dan Refiner adalah bagian dari Magi karena mereka membuat sesuatu selalu berdasarkan kekuatan batin atau Energi Mental yang kuat.
Karena keterbatasan manusia sebagai mahluk di peringkat satu, maka keberadaan Tanah Selubung itu sudah pasti tidak terlihat oleh mata telanjang manusia biasa, kecuali kaum Magi yang menggunakan mantra atau magecraft, atau benda-benda kategori Noble Phantasm (Fantasy Mulia).
Di wilayah utara Tanah Selubung, kondisi iklim memiliki hawa yang dingin dan bersalju. Tempat itu di huni oleh kelompok Dark Elf, yang sebenanrnya masih merupakan rumpun keluarga Elf namun dikenal memiliki sifat jahat, jauh berbeda dengan ras Elf yang kamu ketahui. (Kamu telah paham dan tahu seperti apa Elf itu bukan? Maka autor tidak akan menjabarkan tentang ras ini).
Wilayah barat di Tanah Selubung ini di huni oleh ras lainnya yaitu Fey. Ras Fey memilih membangun kota mereka di barat Tanah Selubung karena iklimnya cocok dengan keberadaan mereka yang suka mengurung diri didalam gua-gua.
Fey ini sebenanrnya adalah keturunan Elf, namun mereka amat erat hubungannya dengan dungeon dan naga. Rata-rata Fey memiliki paras yang elok, dimata mata mereka amatlah memesona, membuat siapapun yang menatap dalam ke mata mereka, akan menjadi terperangkap dalam kekaguman, lalu enggan mengalihkan pandangan ke tempat lain. (*itu sebenarnya bagian dari sihir atau tenung*)
Mereka Fey itu, rata-rata bersifat baik meskipun tentu saja ada juga yang jahat. Jika kamu penasaran dan ingin tahu seperti apa wujud Fey itu, penampilan tokoh di film Maleficent bersayap itulah ras Fey. Hanya saja di sini yang di bahas bukanlah mengenai Dark Fey yg bertanduk dan bersayap gelap seperti di film-film itu.
Dan di bagian Timur dari Tanah Selubung itu, merupakan wilayah tinggal ras Imp. Ras Imp ini lebih banyak di konotasikan mirip dengan ras iblis, dimana mereka memiliki tanduk kecil dikepala, memiliki ekor panjang dengan ujung runcing seperti mata tombak dan gemar menggunakan Tombak berkepala Trisula sebagai senjata.
Di ceritakan di depan bahwa Imp ini adalah ras paling lemah diantara Mahluk roh halus, dan mereka tidak memiliki kemampuan sihir. Namun mereka diijinkan tinggal di Tanah selubung, tempat Kaum Magi atau penyihir ras Fey, Dark Elf dan Imp menyembunyikan diri dari penglihatan dunia fana.
Kemampuan sihir merupakan anugrah langit kepada ras Elf dan rumpunnya, serta manusia saja - namun Imp sebagai satu-satu nya ras roh di Tanah Selubung yang mampu melakukan ritual memanggil Roh Hero guna peperangan suci, dimana klas yang di panggil adalah berasal dari kalangan penyihir atau Caster.
Hal ini disebabkan Perang Suci Relikui Naga selalu mewajibkan Pahlawan Roh dari kelompok Penyihir atau Caster harus ada mewarnai perang, dengan jumlah tujuh roh hero (pahlawan mitos).
Sekarang bagaimana dengan ras manusia? Manusia atau Magi mendiami wilayah Selatan dari Tanah selubung, namun mereka kebanyakan memilih tinggal di luar benteng selubung dan berbaur dengan manusia lainnya di Kota Tepian Barat.
__ADS_1
Sementara wilayah tengah dari Tanah Selubung itu, merupakan Gurun Pasir luas, bahkan terlalu luas dan dapat di katakan sebagai gurun tak bertepi - ketika kamu memandang batas-batas gurun itu memang seolah tak ada tepi sama sekali.
Di gurun itulah berdiri satu bangunan yang menjadi Aula Penatua penyihir dan kaum Magi berkumpul, dan semua penatua berbagai ras itu mengatur jalannya Peperangan Suci Relikui Naga.
Di gurun itulah juga, arena peperangan antara Penyihir dan Magus, serta membawa Servant mereka untuk saling membunuh, memperebutkan Relikui Naga lalu kembali ke asal mereka di dunia roh sana.
"Lihat, relikui mengeluarkan perintah !" teriak seorang penatua ras Fey
"Caster !.. Dia akan memanggil Caster !"
"Tampaknya calon master ini berasal dari ras Imp. Well.. Aku berharap dia cukup kuat sehingga mampu menahan kekuatan dan dominasi Servant penyihir yang di panggilnya" Penatua Dark Elf itu terlihat mencibir.
Sesungguhnya penatua Dark Elf itu tengah di landa rasa cemburu. Dia lebih suka kalau roh Hero penyihir dari kelas Caster akan dipanggil dan dijadikan servant atau hamba dari seorang Master penyihir ras Dark Elf mereka sendiri.
>>>>>>
Xue Man adalah satu sosok Imp, tidak menonjol dari antara sekian banyak ras Imp yang mendiami Kota Imp bagian Timur. Meskipun dia adalah seorang ras Imp, namun sejak lama Xue Man ini selalu memperdalam kemampuan bela diri dengan berlatih trisula tombak untuk peperangan tidak jelas.
Kenyataan memang berkata benar. Sebagai Imp yang dapat melihat hingga lapisan kedua, dia menyaksikan aksi-aksi Magi atau penyihir Fey atau Dark Elf bertingkah menyihir seseorang menjadi katak, atau menyihir batu terangkat tinggi-tinggi dari kejauhan.
Kenyataannya dia sebagai Imp melihat ketika penyhir merapalkan mantar atau magecraft seperti itu, yang terjadi adalah perbuatan mengubah sesuatu menjadi batu, atau mengangkat batu dari kejauhan, semua di lakukan oleh budak-budak penyihir atau Magi itu. Budak mereka adalah Imp, Folliot, jin, Arfit atau Marid itulah yang mengerjakan perintah sang Magi.
Lalu Xue Man akan tertawa ketika melihat mahluk-mahluk fana ketakutan atas kemampuan Magi atau penyihir, padahal jelas-jelas dia melihat mahluk halus tak kasatmata itulah yang mengerjakan semua perintah penyihir-penyihir itu.
******
Dalam beberapa hari ini, Xue Man dibuat bertanya-tanya serta di rundung gelisah di dalam hati. Pada telapak tangannya, secara aneh muncul suatu tanda bermotif seperti tongkat, berwarna merah yang menghiasi tangan pucatnya yang sepucat mayat itu.
Dia amatlah galau, karena dirinya menduga itu adalah tanda panggilan dari Perang Suci Relikui Naga "Command spell atau Segel Perintah"
__ADS_1
Ras Imp mereka memang selalu di kait-kaitkan dengan seorang Roh Hero dari Kleas Penyihir, yang populer di sebut Caster dalam perang itu, dan tak seorang pun di dunia ini yang dapat melarkan diri dari panggilan perang suci, atau dia akan mati oleh Command Spell, sebelum perintah sihir itu tubuhnya dan mencari seorang calon master yang lain.
Siang itu, Xue Man keluar dari kamar sempitnya di pusat Kota Timut Tanah selubung. Dia lalu mengenakan sarung tangan hitam panjang, menyembunyikan tanda Command Spell di balik sarung tangan itu. Ia telah memutuskan akan tampil sebagai salah satu master mewakili Imp di perang suci nanti.
Akan tetapi kendala Xue Man adalah dia sama sekali buta dengan kegiatan sihir seperti rata-rata ras Imp. Hari itu dia berencana mengunjungi perpustakaan tertua, di Kota Timur Tanah Selubung. Dia mencari petunjuk tentang tata cara pemanggilan Roh Hero yang lazim menjadi Servant dalam peperangan suci nanti.
Ketika Xue Man menemukan buku yang tepat untuk ritual pemanggilan, dia menyembunyikan buku tersebut di balik jubah hitamnya, lalu berjalan seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Petugas-petugas di perpustakaan bahkan tidak menyadari telah terjadi pencurian salah satu buku di section buku kuno dan terlarang.
Xue Man tahu, di dalam ritual pemanggilan seperti itu dia memerlukan sesuatu artefak yang akan di gunakan sebagai katalis pemanggil roh. Tak kehilangan akal, lalu Xue Man pergi ke pasar loak setempat yang menjual banyak barang-barang kuno antik.
Di sana Xue Man mencuri sebuah tombak trisula yang menurut penjual barang antik itu, kalau dahulu sekali trisula itu pernah di pakai oleh Master rasi Imp di peperangan suci sebelumnya. Xue Man tidak mengetahui kalau trisula yang di curinya adalah replika alias barang imitasi yang di buat semirip mungkin oleh seorang ahli penipu.
Imp itu lalu pergi ke dalam hutan kecil yang membatasi Kota Timur dengan Padang Gurun Tak Berujung. Xue Man adalah salah satu Imp yang cerdas dan sangat cepat menangkap sesuatu pengajaran. Maka tanpa menemui kesulitan yang berarti, dia membuat tanda pentagram dan menyalakan lilin di setiap ujung bintang lalu membacakan mantra sesuai yang di tulis di buku curian itu.
Sesuatu bergerak-gerak di dalam pentagram itu, lalu dari sebuah bayang-bayang, pada akhirnya membentuk sosok mahluk hidup seutuhnya. Seiring dengan kemunculan mahluk di tengah pentagram seutuhnya, langit yang memang telah gelap, kini bertambah kelam. Petir dan kilat bergantian mewarnai angkasa. Xue Man kini mulai merasa ngeri.
"Apakah aku membuat kesalahan?" batin Xue Man dalam nada ketakutan.
Sosok di tengah pentagram itu kemudian berbicara dengan suara yang terdengar sangat jauh dan kuno, membuat semua bulu kuduk Xue Man berdiri,
"Jadi kamu yang memanggilku untuk bertarung di Perang Suci Relikui Naga? Well aku melihat kamu bahkan tidak memiliki sihir sama sekali. Kamu tidak kuasa untuk mengendalikanku sebagai master. Namun karena aku telah terlalu lama tidur, maka kali ini ku ijinkan satu mahluk lemah sepertimu, mengikatku dengan kontrak.
Aku akan menyetujui kontrak dengan mu, asalkan kamu membiarkanku yang mengendalikan peperangan ini, dan kamu hanya menurut semua saranku saja" kata mahluk itu menindas.
Xue Man lemah dan tidak memiliki kuasa apa-apa. Dia lantas mengiyakan persyaratan yang di ajukan Roh Hero itu tanpa dia bertanya siapa roh itu dahulu kala. Xue Man membuat kesalahan besar dengan memanggil satu roh hero caster yang sangat kuat, menggunakan katalis trisula imitasi.
Sosok berwujud perempuan cantik itu adalah seorang penyihir kuno bernama Kirke. Kirke ini menurut kabar adalah putri dewa matahari Helios dan satu perempuan bernama Perseis.
Kirke dahulu adalah penyihir terkuat di suatu negri yang jauh bernama Greeka (Yunani). Kirke ini menggunakan kekuatan sihirnya, penah menjadi penguasa Bangsa Skythia. Namun karena kelalimannya dan penindasannya kepada rakyatnya, dia di usir dan di buang di satu pulau kosong hingga akhir hayatnya. Itulah yang membuat Kirke ini penuh dengan hawa amarah dan kedengkian yang mendalam, hingga kini.
__ADS_1
*Bersambung*
Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini. Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...