Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pesta Puncak Terang dan Musik Jiwa


__ADS_3


Long Kangjian terlihat kurus dibanding beberapa waktu yang lalu. Selama setengah tahun lebih dia di penjara di bawah tanah dengan makanan yang tidak terurus menyebabkan penampilannya berubah drastis.


Dua orang muridnya yang cebol itu bahkan terlihat lebih buruk lagi di kondisinya selama dalam penjara ruang tepat disamping Long Kangjian….


“Salam Imam Long… “


Sima Yong memberi salam lalu menceritakan awal perjalanannya setelah keluar dari domain Kaisar Obat hingga terdampar ke Puncak Terang. Detil perseteruan dengan Qian Liu Yaoshan Praktisi Wayang tidak dia ceritakan lengkap.


“Rekan Daoist Sima benar-benar membuatku menjadi pangling. Belum lagi setahun kita tidak bertemu, namun lihatlah. Anda bahkan sudah menyusul kultivasi diriku yang tua ini”


Long Kangjian terkejut melihat tingkat kultivasi Sima Yong yang demikian cepat. Tentu saja pria itu tidak mengetahui rahasia Sima Yong yang memiliki Domain Pagoda yang memberi manfaat Kultivasi Tujuh Hati didalamnya, namun hanya menghabiskan waktu sehari di dunia luar.


Setelah Long Kangjian bebas dari penjara bawah tanah itu, dia Kembali mengambil alih Puncak Terang. Qian Lui Yaoshan dan seluruh pengikutnya dikurung di penjara bawah tanah.


Dari Long Kangjian, Sima Yong tahu bahwa Praktisi Wayang itu merasa cemburu sejak lama kepada Long Kangjian. Sebagai sesama Wakil Pemimpin Cabang di Sekte Terang, kedua nya memang selalu saling bersaing.


Puncak dari persaingan itu terjadi Ketika Long Kangjian pulang Bersama dua muridnya membawa panen berbagai barang berharga dari domain warisan Kaisar Obat.


Kecemburuan itu semakin dalam Ketika melihat Long Kangjian memperoleh banyak bahan-bahan obat usia ratusan tahun yang dapat di oleh menjadi pil langka. Terlebih lagi Long Kangjian memiliki sebuah Pedang Peringkat Surgawi.


Keinginan memberontak yang telah sejak lama dipendam oleh Qian Liu Yaoshan meledak. Bersama kaki tangannya mereka menaklukkan Long Kangjian, menyegel dantian nya dan mengurung pria itu di penjara bawah tanah.


Adapun Ketua Sekte Terang Guangming Shang yang tengah menutup diri untuk menerobos ke Alam Raja, juga berhasil kelompok pemberontak itu kelabui. Mereka memberi racun pelemah energi di makanan yang disajikan untuk ketua sekte semasa menutupi dirinya.


Caranya mereka menalklukan ketua sekte adalah dengan membubuhkan racun tidak berbau dan tidak memiliki rasa secara diam-diam pada makanan yang diantar pelayan pribadi ketua sekte.


Akibat turunnya kekuatan akibat racun dan proses menerobos itu terhenti, maka Guangming Shang mengalami beberapa luka jiwa.


******


Saat Itu adalah malam kedua Sima Yong berada di Puncak Terang. Dia sama sekali belum mengemukakan keinginannya untuk memiliki Tetesan embun Terang Puncak Terang ini.


Menurut info yang didapat Sima Yong, tetesan air embun terang ini adalah benda suci dari Sekte Terang. Embun itu dikelola secara khusus, hati-hati dan secara rahasia oleh Sekte terang.


Proses rumit itu sangatlah diperlukan untuk menangani pemeliharaan tetesan embun terang dimana hal tersebut berguna untuk menjaga embun agar tidak menguap ketika di endapkan untuk masa ratusan tahun.


Dengan proses rumit dan sulitnya memperoleh bahan baku tetesan embun Puncak, maka kristal endapan Tetes Embun Terang ini amatlah langka keberadaannya. Benda itu bahkan di anggap keramat oleh Sekte terang.


Menurut Long Kangjian, seringkali terjadi percobaan oleh banyak praktisi dengan niat mencuri Tetesan Embun Terang itu. Namun karena Sekte Terang selalu berhasil mengusir para penjarah barang berharga itu. Adapun tempat penyimpanan Tetes Embun Terang itu hanya diketahui oleh Ketua Sekte.


Malam itu Ketua Sekte Guangming Shan mengadakan pesta makan malam untuk menjamu Sima Yong. Ketua Sekte di temani Long Kangjian menyajikan makanan yang lezat terdiri dari sayur-sayuran dan buah-buahan segar.


Kebetulan sekali Sekte Terang yang awalnya dikenal sebagai Agama Terang itu adalah sebuah kultus yang menerapkan pantang makan daging, sehingga Sima Yong dapat menikmati semua hidangan yang disajikan.


Ketika Sima Yong menyajikan minuman anggur khas kaum Elf yang dikenal dengan nama Fion itu, Guangming Shan dan Long Kangjian menjadi terkagum-kagum akan kelezatan minuman anggur kaum Elf itu. Mereka bahkan menawarkan akan membeli resep minuman Fion.


Namun ketika mereka mendengar bahwa minuman itu tidak dapat dibuat secara sembarangan, namun diperlukan kekuatan sihir dan nyanyian kuno Bahasa Elf untuk proses pembuatan Fion, kedua orang itu langsung menyerah.


“Hahaha… sahabat muda Sima, anda adalah seorang yang sangat beruntung. Di usia demikian muda 20 tahun, telah mengalami pengalaman unik hingga memiliki kultivasi yang tinggi. Kemampuan anda bahkan setara dengan kaum-kaum tua yang puluhan tahun bahkan ratusan tahun mendalami dunia Praktisi ini”


“Meskipun tidak bisa untuk meramu minuman Fion itu, namun aku yang tua ini cukup Bahagia pernah merasakan nikmatnya minuman buatan kaum Elf. Benda ini benar-benar sangat luar biasa”


Guangming Shang kembali meneguk Fion.


Guangming Shan saat itu mulai terlihat sedikit terpengaruh dengan Fion. Mungkin karena tingkat kultivasinya di ranah Kuasi Alam Raja yang tinggi itu, membuatnya mampu menekan hawa memabokkan minuman itu.

__ADS_1


“Ketua Sekte... anda baru merasakan minuman ini. Seharusnya sambil meminum Fion, adalah sangat tepat jika disertai musik-musik kaum elf yang mengandung sihir".


"Hahaha aku yang muda ini tidak berani menunjukkan tata cara kaum Elf dihadapan Ketua Sekte..”


Sima Yong memulai melancarkan trik untuk merayu. Jalan terbaik untuk melakukan negosiasi memperoleh Tetesan embun Terang adalah dengan terlebih dahulu membuat ketua sekte itu terbuai dan merasa nyaman.


Ketika Ketua Sekte telah nyaman dan relax maka dia akan mengajukan prososal permintaan tetesan embun terang serta kompensasi yang akan di berikan ke Sekte Terang.


“Benarkah??... Apakah rekan muda Sima memiliki pengalaman khusus Ketika menikmati Fion disertai musik kaum Elf?”


Dengan mata menyala Guangming Shang menatap


penasaran kearah Sima Yong.


“Apakah Ketua Sekte ingin mengalami perasaan seperti kaum Elf berpesta merayakan musim panen?”


Sima Yong mulai memancing…


Guangming Shang meski seorang ketua sekte yang berbasis kultus, namun sangat gemar dengan hiburan duniawi berupa tari-tarian dan minum-minuman anggur.


Dia sangat penasaran Ketika Sima Yong menceritakan detil pesta musim panen kaum elf sambil menikmati Fion dengan iringan musik-musik khusus elf.


Ketika semua menyetujui dan ingin mendengarkan music kaum elf sambil menkmati anggur, maka Sima Yong mengeluarkan harpa miliknya.


Dengan mata menyala semua mata terarah ke Sima Yong Ketika dia mulai memetikkan jari di alat music kelas surga itu.


Terlebih dahulu Sima Yong memberi peringatan. Ketika music dimainkan dan anggur mengalir nanti, pesta akan mengalami sedikit keributan dimana beberapa orang akan mengalami trance atau kesurupan.


Sima Yong,berjanji bahwa lagu dan terapi yang dimainkan nanti juga sangat berguna untuk terapi jiwa yang dapat menyembuhkan luka-luka jiwa.


Semua hadirin di ruangan pesta itu kasak kusuk berbisik. Baru kali ini mereka akan mendengar music kaum Elf didalam sebuah pesta.


“Triinggg… tring .... tringgg...”


Bunyi petikan harpa untuk memainkan lagu gubahan seorang Elf kuno yang diperuntukkan pada acara pesta panen kaum Elf…


seketika terlihat beberapa hadirin mulai berdiri dan berjingkrak. Sima Yong hanya tersenyum melihat itu.


Semakin lama lagu gembira tersebut di mainkan dan diselipi senandung Sima Yong yang menggunakan Bahasa-bahasa kuno, semua hadirin di pesta itu mulai larut didalam kegembiraan.


"Keluarkan anggur..... hahaha" Ketua sekte memerintah pelayan.


Anggur mengalir keluar dari Gudang sekte dan aura kegembiraan melebar kemana-mana. Seluruh aula seakan tertutupi aura gembira yang aneh.


"Hahaha... aku tidak mengerti mengapa hatiku merasa gembira tanpa sebab"


"Sama kawan... aku juga merasa semua beban di hidupku menguap tergantikan rasa bahagia"


"Berikan aku anggur lagi....."


Suara Harpa itu mampu menembus hingga ke kegelapan malam di Puncak Terang. Semua hewan-hewan malam terlihat mulai bedatangan dan berkumpul di halaman aula Sekte Terang. Semua seakan rindu untuk mendengarkan musik harpa itu, semua larut dan memasuki keadaan trance (kesurupan)....


Wajah Guangming Shan dan Long Kangjian begitu Bahagia ketika Fion mengalir bagaikan air ke leher mereka masing-masing.


Suara tawa terdengar dimana-mana disertai Gerakan-gerakan tarian dari peserta pesta. Hewan-hewan malam yang berkumpul di halaman aula itu terlihat bergerak-gerak bagaikan sedang melakukan sebuah tarian.


Sima Yong tertawa di dalam hati,

__ADS_1


“Bukankah kalian awalnya tidak percaya dengan lagu kaum Elf yang mampu membuat orang kesurupan ini? Lihatlah, sekarang kalian semua menjadi orang kesurupan yang mabok akan pesta dan melupakan penindasan setengah tahun yang dilakukan oleh Praktisi wayang itu?”


Hingga pada akhirnya tengah malam menjelang. Setelah memainkan musik gembira komposisi kaum Elf, Sima Yong merubah susunan petikan musik di harpanya.


Lagu kegembiraan itu secara tiba-tiba berubah menjadi lagu yang tenang, lembut dan sangat menyejukkan hati.


Suasana yang tadi nya mengakibatkan orang-orang euphoria hingga banyak yang mengalami tance, berubah total menjadi suasana bagaikan di sebuah taman sejuk dan membuat perasaan sangat tenang. Waktu berlalu tanpa terasa....


“Trriiinggg… !!!”


Sima Yong mengakhiri petikan harpanya. Dia menghapus tetesan keringat di dahinya. Ber,main harpa solo itu cukup memguras Qi.


Ketika dia melihat ruangan di aula .... tampak begitu banyak hadirin di pesta yang jatuh tertidur setelah mendengar lagu terakhir. Tuan Tumah Guangming Shang dan Long Kangjian terlihat masih menutup mata dalam posisi meditasi.


Guangming Shang membuka matanya, wajahnya rileks dan dia terlihat sangat berbahagia,


“Terima kasih rekan muda Sima… luka jiwaku akibat gangguan penerobosan yang lalu mengalami perbaikan”


“Aku tahu, ada hal yang akan rekan muda ajukan kepada ku. Dengan begitu banyak kebaikan dan pertolongan rekan muda Sima kepadaku dan Sekte ini... jika ada hal yang yang rekan muda inginkan sampaikan ... jangan ragu-ragu untuk mengemukakan nya. Rasanya sulit untuk menolak setelah semua kebaikan ini”


Guaming Shang sebagai seseorang yang telah melewati pahit getirnya kehidupan, dapat menerka maksud kedatangan Sima Yong ke sekte itu.


Tidak ada makan siang yang gratis bukan? Pasti Sima Yong mengharapkan sesuatu sebagai kompensasi atas semua pertolongannya. Setidaknya dia berpikir bahwa Sekte Terang memiliki hutang budi dan wajib untuk membalas se- kemampuan mereka.


Hening sejenak......


“Apakah ketua Sekte Pernah mendengar Pil Peningkatan Nirwana?Pil itu adalah sSebuah pil yang sangat langka dan menjadi idaman semua praktisi di bawah Alam Raja?”


Sima Yong dengan berhati-hati mulai mengungkapkan maksud hatinya.


“Apakah itu adalah pil yang dapat membantu praktisi Alam Spirit Agung untuk menerobos bahkan mampu menahan petir kesengsaraan sebesar 50 %?”


Diam diam Guangming Shang sangat terkejut memdemgar na,a Pil Peningkatan Nirwana. Bahkan Long Kangjian seketika membuka matanya dari meditasi, dan dengan serius untuk mendengar cerita Pil Peningkatan Nirwana.


“Saat ini aku telah memiliki dua bahan utama untuk menyaring dan memalsukan Pil Peningkatan Nirwana itu. Namun terkendala dengan sebuah bahan lagi yaitu tetesan embun terang usia seratus yang hanya terdapat di sekte ini….”


“Akar kayu tanaman Rasamala berusia 500 tahun dan Kristal Magenta usia 500 tahun telah aku miliki. Namun saat ini, aku yang muda ini masih kekurangan satu bahan yaitu tetesan embun Pagi Puncak Terang usia 100 tahun” Sima Yong menjelaskan.


“hm… Aku paham maksud anda rekan muda. Akan tetapi tetesan Embun Pagi Puncak Terang ini adalah salah satu benda suci sekte. Kami telah mengolahnya setiap tahun dan yang berhasil mengendap tanpa kerusakan Dari sekian banyak pengolahan, yang berhasil menjadi kristal hanyalah beberapa tetes embun saja tiap sepuluh tahun….”


Guanming Shang terlihat agak ragu. Di satu sisi dia perlu menjaga kelangkaan Tetesan Embun Pagi Terang, dilain pihak dia merasa berhutang budi kepada Sima Yong.


Tetes Embun itu adalah salah satu bahan yang dipakai untuk pemujaan api abadi di Puncak Terang. Sekte Terang adalah sebuah kultus yang melakukan pemujaan terhadap Api Abadi mereka.


Karena terlihat agak ragu, Sima Yong kemudian me- nambahkan…


“Kelak jika Pil Pencapaian Nirwana berhasil dipalsukan, aku akan memberi sebutir untuk Ketua Sekte dan sebutir untuk Wakil Ketua Sekte”


Sima Yong tersenyum licik,….


Masih dengan ragu-ragu Guanming Shang kemudian berkata,


“Namun kita masih harus mencari Alkemis Tier enam dan memiliki kemampuan Jiwa Surgawi level satu untuk memalsukan pil itu. Rasanya di wilayah Barat ini sangat sulit mencari Alkemis yang memenuhi persyaratan itu……”


“Perkenalkan… aku Sima Yong adalah seorang Alkemis tier Enam dan juga Simbol Master peringkat Surgawi tiga. Aku dapat memalsukan Pil Peningkatan Nirwana dengan kualitas Pseudo Perfect….”


“Apaaa…….”

__ADS_1


Guanming Shang sangat terperanjat. Sebuah harapan muncul di dasar hati nya. Apakah kerinduannya untuk menerobos Alam Raja akan terkabulkan?? Elf Bernama Sima Yong ini mem- berinya kejutan berulang kali…..


*Bersambung*


__ADS_2