Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Suami mesum


__ADS_3

Setelah mengganti jasnya dengan yang baru Vandy dan Aldi pun pergi ketempat proyek pembangunan hotel miliknya. Mereka pun sampai ditempat proyek.


" Selamat Pagi tuan" sapa Antoni sang Mandor.


Vandy cuma membalas dengan menganggukan kepalanya.


Antoni membawa Vandy dan Aldi melihat bangunan hotel yang sudah hampir selesai dan diperkirakan kalau tidak ada kendala dalam waktu 2 bulan sudah rampung. Vandy sangat senang dengan hasil kerja para tukang Pak Antoni. Setelah selesai melihat-lihat Vandy, Aldi dan Antoni duduk di bawah pohon rindang dekat lokasi proyek.


" Saya dengar tuan sudah menikah?" tanya Antoni.


" Iya saya sudah menikah 2 bulan yang lalu" jawab Vandy.


" Selamat ya tuan semoga pernikahannya langgeng dan cepat diberi momongan."


" Terimakasih ucapan dan doanya Pak Anton."


Mereka pun mengobrol masalah proyek dan Pak Anton bercerita tentang kehidupan keluarganya. Vandy dan Aldy pun mendengarkan dengan baik karena ada pelajaran baik yang bisa mereka ambil dari cerita Pak Anton itu. Karena keasikan bercerita mereka jadi lupa waktu.


" Hari sudah Siang kami pamit dulu Pak" ucap Aldi.


" Apa nggak sebaiknya tuan makan siang disini. Istri saya sebentar lagi juga datang membawa makan siang untuk saya dan para tukang. Gimana tuan?."


" Ya udah deh Pak kita ikut makan siang bareng kalian" ucap Vandy.


Benar saja tidak berapa lama istri Pak Anton datang membawa makan siang. Istri Pak Anton tidak datang sendiri dia membawa kedua putri cantiknya.


" Ma kenalkan ini tuan Vandy bosnya Papa."


Vandy dan istri Pak Anton pun bersalaman dan diikuti oleh Aldi.


" Ini anaknya Ibuk" tanya Vandy.


" Iya tuan. Mia, Nia salam dulu sama Om" ucap istri Pak Anton.


Kedua anak kecil itu pun bersalaman dengan Vandy dan Aldi. Mereka pun menikmati makan siang dibawa pohon rindang.


Perusahaan Dwipangga Group.


Anggun sedang makan siang bersama sahabatnya direstoran seberang kantor. Anggun memesan steak dua porsi Sinta dan Sisil kaget mendengar Anggun memesan dua porsi sekaligus.


" Bumil mah bebas. Mau makan berapa porsi pun muat-muat aja" ucap Sinta.


" Iya dong. Nih mau makan menu yang lain lagi" kata Anggun.


" Serius lo Nggun. Emang masih muat?" tanya Sinta.


" Masih tenang aja" Jawab Anggun.


Anggun pun memesan cake tiramisu kepada pelayan. Sinta dan Sisil hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat nafsu makan bumil yang satu itu.


Selesai makan Anggun dan kedua sahabatnya kembali kekantor. Karena waktu jam makan siang juga hampir habis. Mereka pun berjalan kaki menuju kantor. Diperjalanan menuju kantor mereka isi dengan mengobrol.


" Ulang tahun Vandy besok malamkan Nggun" tanya Sinta.


" Iya Sin. Rencana sih pas malam itu gue mau kasih tau. Terus kalian kapan mau cuti" tanya balik Anggun.


" Mungkin 2 hari lagi Nggun" jawab Sisil.


" Nggak nyangka kalian akan menikahnya barengan" ucap Anggun.

__ADS_1


" Iya. Semoga persahabatan kita selamanya kayak gini ya" kata Sisil.


" Aamiin. insya Allah akan selalu seperti ini" kata Anggun dan Sinta.


Mereka pun sampai dilobi hotel dan langsung naik lift menuju ruang kerja mereka. Anggun dan kedua sahabatnya sampai dilantai 20. Mereka pun kelua dari lift. Saat mau masuk ruangan Cindy menatap Anggun dengan tatapan tidak suka lagi.


" Nih cewek kenapa sih liat gue kok gitu banget. Gue congkel tu mata bau tau rasa."


Anggun pun duduk dikursi kerjanya dan mulai mengerjakan kerjaannya kembali. Anggun begitu fokus melihat layar monitor yang ada didepannya. Tiba-tiba HP Anggun berbunyi seketika Anggun menghentikan kerjaannya. Anggun melihat layar HPnya dan terlihat disana my Hubby is calling. Anggun pun menggeser tombol hijaunya.


" Assalamualaikum sayang" terdengar suara diseberang sana.


" Wa'alaikum salam Mas."


" Sudah makan siang belum?."


" Baru aja selesai. Mas gimana?"


" Mas juga uda sayang. Tadi makan siangnya sama apa sayang."


" Sama steak Mas habis dua porsi lagi."


" Serius sayang habis dua porsi" kaget.


" Iya Mas."


" Emang muat sayang."


" Muat dong malahan kurang. Mas kapan pulang?."


" Besok sayang. Kenapa? kangen ya."


" Kangen banget malah sayang. Tunggu Mas pulang ya."


" Pasti Mas. Aku Mau lanjut kerja dulu ya Mas Miss you my Hubby."


" Miss you to my Wife."


Panggilan pun berakhir.


" Siapa yang telpon Nggun" tanya Sinta.


" Suami gue Sin" jawab Anggun.


Anggun dan Sinta melanjutkan kerjaan mereka kembali.


Kediaman Wiguna.


Kiara dan Aska sedang sibuk memetik buah lengkeng dikebun belakang rumahnya. Buah lengkeng itu rencananya akan dibawa kerumah Anggun.


" Ma nanti Adek boleh nginap dirumah Kakak nggak?."


" Boleh sayang."


" Asiik nginap dirumah Kakak."


Keranjang yang dibawa Kiara sudah penuh. Mereka pun masuk kedalam rumah. Sampai didalam rumah Kiara menyuruh Kang Narto membawa keranjang buahnya kedalam rumah.


" Bik nanti tolong masukin buahnya kedalam kantong plastik ya."

__ADS_1


" Iya Nyah."


Kiara pergi kekamarnya. Sampai dikamar Kiara langsung menuju kamar Mandi untuk membersihkan dirinya.


Wiguna baru pulang dari kantor. Ketika masuk kedalam rumah Wiguna tidak melihat istri dan anaknya. Karena nggak ada orang Wiguna pun masuk kedalam kamarnya. Wiguna mendengar bunyi gemericik air dikamar mandi itu menandakan sang istri sedang mandi. Tanpa menunggu lama Wiguna pun langsung menyusul istrinya kekamar mandi.


Betapa kagetnya Kiara melihat suaminya sudah berada didalam kamar mandi.


" Papa!!!."


" Iya sayang" mulai mencium istrinya.


Kiara yang mendapat ciuman mendadak dari suaminya pun kaget. Kiara berusaha melawan, tapi apalah tenaga suaminya sangat kuat. Wiguna memang tau tempat sensintif istrinya. Benar saja setelah bermain ditempat yang sensitif itu Kiara pun menyerah dan mulai menikmati permainan suaminya.


Acara mandi yang harusnya selesai dalam waktu 15 menit menjadi 1 jam gara-gara ulah suaminya itu dan membuat Kiara sangat kesal.


" Papa itu kalau udah main pasti lupa waktu" kesal Kiara.


" Salah sendiri kenapa bikin Papa candu."


" Papa nya aja yang mesum."


" Mesum sama istri sendiri nggak apa-apa kan?."


" Buruan pake bajunya. Setelah itu antarin Mama kerumah Anggun."


" Siap Ratu ku."


Wiguna pun memakai bajunya dan siap mengantarkan istri dan putranya kerumah putri tercintanya.


Wiguna, istri dan anaknya siap berangkat kerumah putri mereka. Wiguna melajukan mobil nya menuju kediaman putri tercinta. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit mobil Winata pun sampai dirumah mewah milik anaknya.


Ting nong.


Bik Mirna yang mendengar bunyi bel pun segera membukakan pintu buat tamu nona nya.


Ceklek


" Assalamualaikum Bik."


" Wa'alaikum salam. Silakan masuk nyonya."


Wiguna, istri dan anaknya pun masuk kedalam rumah. Mereka pun duduk disofa ruang tamu.


" Saya panggilkan nona dulu ya Nyah."


" Makasih ya Bik."


Bik Mirna pamit untuk memanggil nona nya. Tak berselang lama Anggun pun turun dan menemui keluarganya.


To be continue.


Hari ini Insya Allah Author coba UP 3 bab ya.


Jangan lupa tinggalkan jejaknya.. 🙏🙏


Happy Reading Guys.. 😉😉


To be continue..

__ADS_1


__ADS_2