Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Kenzo cs dan rombongannya naik ke atas pesawat. Tapi sebelum itu mereka membaca doa dulu. Kenzo mendapatkan tempat duduk di dekat jendela.


Pramugari pun memberi pengarahan, Kenzo cs dan lain mendengarkan dengan saksama. Setelah itu pramugari memberi tau kalau pesawat akan segera lepas landas. Kenzo cs pun memasang sabuk pengaman mereka.


Pesawat pun mulai lepas landas meninggalkan bandara tanah air. Ini baru pertama kali dia pergi tanpa keluarganya, tidak terasa air mata Kenzo pun menetes.


Kenzo memandang keluar jendela, cuma awan putih yang bisa dia lihat. Karena mereka sudah berada di atas permukaan laut.


" Ken" panggil Gian.


" Hhhmm"


" Gue mau pipis"


" Ke toilet Gian"


" Temenin"


" Lo bukan anak kecil lagi Ian, jadi pergi sendiri"


" Gue takut Ken"


" Gue ngantuk, temenin sama Tian aja"


" Dia sudah tidur"


" Ck.. menyusahkan saja" kesal Kenzo.


Walaupun kesal, Kenzo tetap menemani Gian ke toilet. Gian sangat senang, karena bagaimana pun kesalnya Kenzo, dia tidak akan tega.


Selesai menemani Gian ke toilet Kenzo memutuskan untuk tidur. Lumayan untuk menghemat energi mereka. Kenzo pu memejamkan matanya. Tak berapa lama dia pun terlelap.


Di tempat lain.


Melodi sudah sampai di sekolahnya. Melodi berjalan menyuri koridor sekolah menuju kelasnya. Sampai di kelas Melodi tidak melihat Kenzo cs.


Tumben beruang madu belum datang.


Melodi mendudukkan pantatnya di kursi. Karena bel sekolah belum berbunyi, Melodi memutuskan untuk membaca novelnya yang tertunda kemarin.


Teeettt.


Bel pun berbunyi. Semua murid pun masuk dan duduk di bangku mereka masing-masing. Melodi menyimpan kembali novelnya kedalam tas.


Melodi melirik bangku sebelahnya yang masih kosong. Padahal jam pelajaran akan segera di mulai, tapi Kenzo cs belum juga datang.

__ADS_1


Mereka bertiga kemana?, apa mereka sakit?.


Teman-teman sekelas Melodi juga bertanya-tanya tentang Kenzo cs. Mereka tidak bersemangat belajar kalau belum melihat ketiga cowok tampan itu.


" Dekil, lo tau kemana Kenzo cs?" tanya Cantika pada Melodi.


" Lo nanya gue?" tanya balik Melodi pada Cantika.


" Iya, emang siapa lagi"


Ck.. dasar cewek bermuka dua. Di depan Kenzo lo manggil nama gue. Saat Kenzo tidak ada, lo manggil gue dekil. Tapi baguslah gue nggak perlu berbaik hati lagi sama lo.


" Kenapa lo diem?!"


" Lo kan nanyanya sama dekil, bukan sama gue" kata Melodi.


Jawaban Melodi berhasil menyulut emosi Cantika. Wajah Cantika sudah merah karena emosi. Cantika mengepal tangannya menahan emosinya.


Tak berselang lama guru pun masuk kedalam kelas. " Selamat pagi anak-anak"


" Pagi Buk"


" Sebelum kita mulai belajar, Ibuk mau mengambil absen dulu"


Guru itu pun mulai mengambil absen muridnya satu persatu. Setelah mengambil absen, proses belajar mengajar pun segera di mulai.


Semua siswa berhamburan keluar kelas, tujuan mereka adalah kantin sekolah. Mereka akan memberi makan cacing yang ada diperut mereka.


Tapi tidak dengan Melodi, dia tidak semangat untuk pergi kekantin. Karena Kenzo cs tidak ada, Melodi memutuskan untuk pergi ke rooftop sekolah.


Sampai di rooftop Melodi duduk di tempat favoritnya. Melodi membuka novelnya kembali dan mulai membaca kelanjutan cerita novel yang dia baca tadi.


Melodi tidak konsen membaca novelnya, dia masih kepikiran sama Kenzo. Dia penasaran kenapa Kenzo cs tidak datang kesekolah. Beberapa pertanyaan bermunculan di kepalanya.


Mau telepon, dia tidak punya nomor mereka bertiga. Melodi benar-banar di buat kacau sama Kenzo cs. Padahal mereka harus latihan musik.


Ah kenapa gue jadi mikirin si beruang madu sih.


Melodi bangkit dari duduknya, dia memutuskan untuk kembali kekelasnya, karena hari ini dia benar-benar tidak semangat.


Di perjalanan menuju kelasnya, Melodi di hadang kembali sama tiga siswi cewek yang kemarin mendorongnya ketempat sampah.


" Kalian lagi" kata Melodi memutar bola matanya malas.


" Iya, kami akan memberikan pelajaran kembali pada cewek yang tidak tau malu seperti kamu!" kata salah satu teman cewek itu.

__ADS_1


Saat mereka mau menangkap tangan Melodi, dengan cepat Melodi memelintir tangan kedua cewek itu.


" Aawww" ringis cewek itu.


Ketua cewek itu kaget melihat Melodi memelintir tangan kedua temannya. Dia nggak menyangka Melodi bisa melawan juga.


Melodi menyeret cewek berdua tadi ke belakang sekolah. Sampai di sana Melodi mendorong mereka ketempat tumpukan sampah.


" Di sanalah tempat yang pantas untuk cewek manja seperti kalian!" kata Melodi.


Kedua cewek tadi tidak menyangka kalau Melodi akan melakukan hal yanga sama seperti yang mereka lakukan pada Melodi Kemarin.


" Bagaiman rasanya mencium sampah!, bukankah bau sampah itu sama dengan kalian!" kata Melodi.


" Kau! " teriak ketua geng cewek itu sambil mengayunkan tangannya.


Dengan sigap Melodi menangkap tangan cewek itu. " Jangan pernah kau menyentuhku dengan tangan lemah dan kotormu itu" kata Melodi sambil mendorong ketua cewek itu ketempat sampah.


Melodi pun pergi meninggalkan ketiga cewek tadi. Baru satu langkah, Melodi menghentikan langkahnya.


" Ini peringatan terakhir untuk kalian bertiga, jika kalian berani mengusik gue lagi, maka gue nggak akan segan-segan melakukan hal yang lebih dari ini" ancam Melodi.


Melodi kembali kejelasannya dengan suasana hatinya yang sedikit lebih baik, karena berhasil membalas ketiga cewek manja yang sudah mengganggunya.


Sampai di dalam kelas Melodi di kagetkan dengan isi tasnya sudah berserakan di lantai. Melodi memungut buku, pensil, pulpen dan yang lainnya dan memasukkan kembali kedalam tasnya.


Cantika tersenyum melihat melodi yang seperti pemulung yang memungut barang bekas. Cantika berjalan menghampiri Melodi, sampai di depan Melodi, Cantika menginjak tangan Melodi dengan sepatunya.


Semua teman sekelas Melodi hanya diam, bahkan mereka ikut menikmati pertunjukan yang diberikan sama Canntika. Melodi menahan sakit di tangannya.


" Ini hanya peringatan kecil dari gue, kalau lo berani melawan gue lagi, maka gue pastikan lo akan di keluarkan dari sekolah ini. Satu lagi, jauhi Kenzo, karena lo nggak pantas bersama dia" ancam Cantika.


Setelah mengancam Melodi, Cantika pun kembali ketempat duduknya. Cantika sangat senang bisa melakukan semua itu pada Melodi. Dia benar-benar benci kepada cewek dekil itu.


Setelah berhasil memungut semua barang-barangnya, Melodi kembali kemejanya. Sampai di meja Cantika, Melodi menghentikan langkahnya.


" Rasa sakit yang kau berikan hari ini, akan gue balas 10 kali lipat!, dan kita lihat nanti lo atau gue yang akan di keluarkan dari sekolah ini. Satu lagi, jangan pernah membangunkan singa yang lagi tidur. Karena sekali dia mengamuk mampu menghancurkan kota" ancam Melodi.


Setelah mengatakan itu pada Cantika, Melodi melanjutkan langkahnya kembali menuju mejanya. Melodi melihat tangannya yang mulai membiru karena di injak Cantika tadi.


Melodi memikirkan bagaimana cara menyembunyikan tangannya dari mami dan papinya nanti. Dia tidak ingin papinya tau, karena belum saatnya dia membuka identitasnya.


Kenapa apes banget nasib gue hari ini.


To be continue..

__ADS_1


Happy Reading 😚😚


__ADS_2