
Acara resepsi pun sudah selesai, para tamu juga sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Begitu juga dengan pengantin baru itu.
Vanya dan Marko sekarang sedang berada dikamar. Vanya sangat gugup berada dalam satu kamar dengan laki-laki, walaupun Marko sudah sah menjadi suami nya.
" Kamu mau mandi atau mau langsung tidur?" tanya Marko
" Mandi dulu deh Kak" jawab Vanya
" Ya udah, kamu duluan yang mandi" kata Marko
" Hhmmm"
Vanya berjalan kearah kamar mandi. Vanya membuka gaun pengantinnya. Setelah gaun nya terbuka, Vanya memulai acara mandinya.
Setelah 10 menit Vanya keluar dari kamar mandi. Vanya keluar dengan hanya memakai handuk yang melilit ditubuh nya.
Marko menelan ludah nya, karena melihat istrinya yang hanya memakai handuk sebatas lutut. Pundak istrinya terekspos dengan sempurna.
" Kakak mandi lah dulu" kata Vanya
" Iya"
Marko mengambil handuk, habis dia masuk ke kamar mandi. Setelah memastikan suaminya masuk kedalam kamar mandi. Vanya baru memakai pakaiannya.
Selesai berpakaian Vanya merebahkan tubuh nya di atas kasur. Vanya sangat lelah hari ini, Vanya berharap Marko tidak meminta hak nya malam ini.
Vanya yang mendengar pintu kamar mandi terbuka pun berpura-pura tidur. Marko keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk.
Vanya menelan saliva nya. " Bagus banget sih badan suami gue" gumam Vanya.
Marko berjalan menuju lemari pakain yang ada disana. Marko melihat istri nya sudah tidur, Marko membuka handuk nya. Kemudian Marko memakai pakaian nya.
Ternoda sudah mata ku
Marko tidak tau kalau Vanya hanya berpura-pura tidur. Selesai memakai pakaian nya, Marko menghampiri istrinya dan ikut membaringkan tubuhnya disamping sang istri.
Marko memandangi wajah cantik istrinya. Marko membelai rambut Vanya. " Kamu pasti capek banget ya hari ini, sehingga ketiduran gini"
Marko mencium kening istrinya. Marko membawa tubuh istrinya kedalam pelukannya. Marko mulai memejamkan matanya. Tak berselang lama Marko pun terlelap.
Dikamar lain.
Anggun tidak bisa tidur karena ulah sang suami. Suami nya asik menghidup matikan lampu kamar. Entah apa yang sedang dipikirkan oleh suami nya.
" Mas aku mau tidur" kata Anggun
" Tidur aja sayang" ucap Vandy
" Gimana aku mau tidur kalau kamu kek gitu"
" Hehehe, maaf sayang"
Vandy menghentikan asiknya. Setelah Vandy berhenti memainkan lampu kamar, Anggun mulai memejamkan matanya. Saat mata Anggun akan terpejam tiba-tiba suami nya memanggil nya.
" Sayang"
" Hmmm"
" Apa Marko dan Vanya sudah melakukan malam pertama mereka?"
" Mana aku tau Mas. Lagian kamu itu kok kepo banget sih, Apa Mas nggak bisa tidur gara-gara memikirkan masalah itu"
" Iya sayang"
" Ya ampun Mas, ya udah sekarang cepat tidur aku sudah ngantuk"
" Tapi Mas belum ngantuk sayang"
" Kamu mau tidur diluar, atau tidur sekarang"
" Tidur sekarang sayang"
" Ya udah cepat pejamin mata nya"
" Peluk sayang"
__ADS_1
Anggun memeluk suaminya yang manja melebihi Kenzo itu. Begitu juga dengan Vandy, dia memeluk istrinya. Mungkin karena lelah Anggun pun cepat menuju dunia mimpinya. Tak begitu lama Vandy pun juga terlelap dan menyusul sang istri kedunia mimmpi.
Pagi hari Vanya sudah terbangun dari tidurnya. Saat membuka mata, alangkah kagetnya Vanya melihat ada Marko disamping nya.
" Aaaaaaaaa!" teriak Vanya
Marko terbangun karena mendengar teriakan Vanya.
" Kamu kenapa sih? pagi-pagi udah teriak" kata Marko
" Kakak ngapain dikamar aku? "
" Siapa bilang ini kamar kamu"
" Terus"
" Ini dihotel "
" Hotel! "
" Hhhmm"
" Apa kata keluarga aku nanti, kalau tau kita berdua didalam hotel"
" Mereka akan senang, apalagi kalau kita cepat ngasih mereka cucu"
" Kakak gil* kita kan belum menikah"
" Seperti nya istriku ini lupa, coba ingat-ingat lagi"
Vanya mencoba mengingat, dia juga melihat dekorasi kamar hotel yang dia tepati sekarang. Vanya ingat dan memilih menyembunyikan wajah nya didalam selimut.
Marko tau istrinya sudah mengingat semua nya. Marko ikut masuk kedalam selimut.
" Aku boleh minta hak ku sekarang?" tanya Marko
Vanya menganggukkan kepala nya tanda setuju. Setelah mendapatkan izin dari suaminya Marko memulai aksi nya.
Marko memberikan ciuman diseluruh wajah istrinya dan terakhir dibibir sang istri. Marko ******* bibir istrinya. Tubuh Vanya seketika bergetar seperti tersengat aliran listrik 1000 volt.
Marko melepaskan ciumannya. " Rileks aja sayang" ucap Marko
" Kak, pelan-pelan ya"
" Iya, kalau kamu merasa sakit kamu boleh jambak rambut aku, atau gigit juga nggak apa-apa"
Vanya menganggukkan kepala nya tanda setuju.
Marko mulai memasukan miliknya kedalam inti sang istri. Vanya merasakan sakit yang teramat ketika Marko memasukan miliknya itu.
" Kak sa-sakit"
" Tahan sebentar ya sayang"
Marko nggak tega melihat Vanya kesakitan seperti itu. Marko pun menghentikan aksi nya, walaupun dia juga akan tersiksa nanti nggak masalah yang penting istrinya tidak kesakitan.
" Kok berhenti?" tanya Vanya
" Aku nggak kuat melihat kamu kesakitan gitu" jawab Marko
" Aku bisa tahan kok Kak. Yuk lanjutkan" ajak Vanya
" Kamu yakin"
" Iya suamiku"
Marko pun melanjutkan kembali, setelah bersusah payah akhirnya Marko berhasil menyatukan miliknya dengan milik sang istri. Walaupun Marko mendapatkan gigitan dari nyamuk besar.
Setelah 1 jam melakukan olahraga nya, akhirnya Marko tumbang disamping sang istri. Marko mencium kening sang istri.
" Terimakasih istriku"
" Sama-sama suamiku"
Vanya memejamkan matanya kembali. Dia kelelahan akibat permainan suami nya tadi. Marko juga ikut memejamkan mata nya.
__ADS_1
Vandy dan yang lain sedang menunggu pengantin baru itu untuk sarapan bersama. Tapi sudah 30 menit menunggu, pengantin baru itu belum juga nampak batang hidungnya.
" Ya udah Ma, kita sarapan duluan aja. Kenzo udah lapar tu" kesal Vandy
" Kamu yang lapar itu, bilang Kenzo" kata Wiguna
" Aku juga Pa" ucap Vandy
" Ya udah, mungkin mereka nggak akan turun" kata Dwipangga
" Nggak apa-apa Pa, biar kita cepat dapat cucu lagi" kata Diana
" Nanti kita minta tolong pelayan aja, untuk mengantarkan makanan mereka kekamar" kata Anggun
Mereka pun mulai menyantap makanan yang ada dimeja. Saat mereka sedang menikmati sarapan tiba-tiba Kenzo bertanya pada Vandy.
" Daddy, apa adik Ken sudah jadi?" tanya Kenzo
" Uhuk-uhuk" Anggun tersedak makanannya
Vandy dengan cepat memberikan minum pada istrinya. Anggun menenguk minuman yang diberikan suaminya itu.
" Makasih Mas"
" Daddy kok diam aja sih"
" Belum Ken, semalam mommy kecapean" kata Vandy
" Terus kapan adik nya akan ada?" tanya Kenzo lagi
" Nanti kalau Allah udah kasih ya. Ken berdoa aja" jawab Vandy
" Ken akan selalu berdoa daddy" kata Kenzo
" Sekarang habiskan sarapan nya" kata Anggun
" Iya mommy"
Kenzo memakan kembali sarapannya. Kenzo memakan sarapan nya dengan lahap. Tak berselang lama semua makanan yang ada di atas meja habis tak bersisa.
Selesai sarapan mereka mengobrol santai sambil menikmati buah yang disediakan oleh pelayan tadi.
" Jadi benar kalian mau memberikan adik untuk Kenzo?" tanya Kiara
" Iya Ma" jawab Vandy
" Bagus itu, biar rumah jadi tambah rame" kata Diana
" Gimana kalau kalian bulan madu lagi" usul Wiguna
" Yang perlu bulan madu itu pengantin baru Pa, bukan aku sama Mas Vandy" kata Anggun
" Ide bagus itu Pa" kata Vandy
" Terus kerjaan kamu gimana?" tanya Anggun
" Kan ada Aldi sayang" jawab Vandy
" Mas nggak boleh gitu, Aldi sekarang udah punya keluarga. Jadi dia juga butuh waktu yang banyak untuk bersama keluarga kecilnya" kata Anggun
" Iya juga sih. Ntar Mas lihat jadwal dulu lah" kata Vandy
" Mommy, Ken juga mau jalan-jalan" kata Kenzo
" Ken mau jalan-jalan kemana sayang?" tanya Anggun
" Ken mau kepantai mommy" jawab Kenzo
" Weekend nanti kita pergi kepantai" kata Vandy
" Yeyy jalan-jalan" ucap Kenzo sambil berjoged-joged
Semua tersenyum melihat tingkah lucu nya Kenzo. Anggun dan Vandy baru sadar kalau akhir-akhir ini mereka jarang mengajak Kenzo jalan-jalan. Karena beberapa hari ini jadwal kerja Vandy padat banget. Vandy berjanji akan meluangkan banyak waktu lagi untuk istri dan anaknya.
To be continue..
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian untuk Author. Mohon dukungan Vote nya juga ya, supaya Author semangat nulis nya. Terimakasih sebelumnya... 🙏🙏🙏
Happy Reading Guys.. 😉😉😉