Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Iring-iringan mobil mewah datang ke Everland. Para petugas yang ada di sana kaget melihat orang terkaya di kota X datang ke Everland. Tanpa perlu memberi tiket, rombongan itu masuk kedalam.


Semua pengunjung yang ada di sana juga sama seperti petugas tadi. Mereka kaget melihat orang terkaya di kota X datang ke sana. Mereka bertanya-tanya apa yang membuat orang kaya di kota X itu datang ke sana.


Para bodyguard meminta para pengunjung untuk memberikan jalan untuk tuan mereka. Mata para bodyguard itu mencari cafe yang di maksud nona muda mereka.


Akhirnya mereka pun sampai di cafe yang di maksud sama nona muda mereka. Semua orang yang berkerumun tadi memberikan jalan untuk tuan Fulton.


Vandy dan Istrinya tetap santai dan tenang. Karena mereka mengenal siapa orang yang baru datang itu. Jadi mereka tidak perlu takut, ataupun gentar sama pria yang seumuran dengan orang tua mereka.


" Papa" panggil cewek itu.


" Ada apa kamu meminta papa datang kesini, Jennifer?"


" Aku ingin papa mencabut nyawa wanita itu" tunjuk Jennifer pada Anggun.


Fulton melirik ke arah wanita yang di maksud oleh putrinya itu. Alangkah kagetnya Fulton melihat siapa yang ada di hadapannya itu. Ternyata putrinya sudah berani menyinggung orang nomor satu di Asia.


" Kenapa papa diam saja?" tanya Jennifer.


" Apa kamu mau bikin perusahaan papa bangkrut, huh!"


" Apa maksud papa, wanita itu hanya orang rendahan yang berani merebut lelaki incaran aku"


Plak..


Semua orang yang ada di sana kaget, begitu juga dengan kedua teman Jennifer. Mereka melihat Fulton menampar putrinya di depan orang banyak.


" Kenapa papa menamparku"


" Diam kau!. Gara-gara kebodohan mu papa hampir saja kehilangan perusahaan papa!"


Apa!, bagaimana mana bisa?, bukankah wanita itu hanya orang rendahan. Kenapa papa bicara seperti itu?.


Vandy dan Anggun masih menonton drama ayah dan anak itu. Mereka masih ingin melihat, apakah masih ada kejadian yang menarik.


" Hei kalian, cepat seret wanita itu kesini!" titah Jennifer pada bodyguard yang di bawah papanya.


Para bodyguard itu hanya diam, Walaupun yang memberi perintah nona muda mereka. Karena bodyguard yang sekarang itu hanya akan mematuhi perintah tuan Fulton saja.


" Kenapa kalian diam aja, cepat seret wanita itu!"


" Maaf nona, kami hanya akan melakukan perintah jika tuan yang memberikan titahnya" kata salah satu boyband itu.


" Papa, cepat beri titah papa ke mereka" kata Jennifer.


" Diam!, jika kau bicara lagi papa yang akan menyeret mu pulang"


Fulton berjalan menghampiri Vandy dan juga Anggun yang masih duduk dengan santainya. Fulton harus segera meminta maaf atas kebodohan putrinya. Kalau tidak, orang nomor satu di Asia itu akan meratakan perusahaannya.


" Maafkan putri saya nyonya" ucap Fulton sambil membungkukkan badannya.


Semua orang di sana kaget, termasuk Jennifer dan kedua sahabatnya. Mereka semua bertanya-tanya siapa sebenarnya kedua orang itu. Kenapa orang terkaya di kota X tunduk kepada kedua orang itu.

__ADS_1


" Siapa sebenarnya mereka?"


" Pasti kedua orang itu sangat hebat"


" Iya, buktinya orang terkaya di kota X tunduk pada mereka"


Jennifer merasa geram dan juga emosi mendengarkan ucapan beberapa orang itu. Tidak mungkin wanita yang


ada dihadapan dia sekarang itu orang hebat. Dia yakin pasti ada yang salah disini.


" Papa!, kenapa papa membungkukkan badan papa pada wanita itu!"


" Diam kau!" hardik Fulton.


" Kenapa papa belum membunuh wanita itu!, dan papa malah menyuruhku diam"


" Tunggu apalagi tuan Fulton, cepat lakukan permintaan putri anda?!" kata Anggun.


" Ma-maaf nyonya, sa-saya tidak bisa melakukannya" kata Fulton sambil tertunduk lesu.


" Saya tidak mendengar ucapan anda tadi tuan Fulton" kata Anggun.


" Saya tidak bisa membunuh Anda nyonya!"


Semua orang di sana buat kaget lagi mendengar ucapan Fulton. Jennifer semakin emosi, kenapa papanya tidak bisa membunuh wanita itu.


" Kau dengar nona, papa mu tidak bisa membunuh saya. Kau tau kenapa?" tanya Anggun.


" Kenapa?"


" Papa, siapa sebenarnya wanita itu?" tanya Jennifer.


" Dia putri kesayangannya Arga Wiguna, orang nomor satu di Asia" jawab Fulton.


" Apa!" kaget Jennifer.


Jennifer dan kedua sahabatnya shock mendengar ucapan Pak Fulton. Mereka tidak menyangka kalau Anggun putri orang nomor satu di Asia. Semua orang di sana pun juga kaget mendengar ucapan Pak Fulton.


" Pantas saja tuan Fulton tidak bisa menyentuh wanita itu"


" Ternyata wanita itu lebih kaya dari keluarga Fulton"


" Jennifer tidak akan bisa sombong lagi"


" Benar, saya juga kadang kesal melihat tindakan semena-mena nona Jennifer. Sekarang dia mendapatkan lawan yang pas"


Banyak lagi ucapan yang menyudutkan Jennifer. Sinta dan Sisil yang melihat ekspresi kedua sahabat Jennifer pun tidak tahan untuk tertawa.


" Coba liat dua orang yang tadi berkoar-koar, sekarang sudah diam seperti manekin yang di pajang di toko" kata Sinta.


" Mungkin mereka masih shock mendengar ucapan orang terkaya di kota X" kata Sisil.


" Sekarang kalian liat pembalasan Versi orang nomor satu di Asia" kata Sinta.

__ADS_1


" Betul, kalian lihat baik-baik ke depan" kata Sisil.


Anggun tersenyum melihat ekspresi wajah Jennifer. Anggun bangkit dari duduknya, kemudian berjalan menghampiri Jennifer.


" Apa yang harus saya lakukan pada putri anda ini tuan Fulton?" tanya Anggun.


" Anda boleh melakukan apapun kepadanya nyonya"


" Wow.. benarkah?"


" Benar nyonya"


" Kau dengar nona, aku bisa melakukan apapun pada tubuhmu ini. Ternyata papamu lebih menghargai harta daripada nyawamu nona" bisik Anggun di telinga Jennifer.


" Diam kau!" teriak Jennifer.


" Wow.. coba lihat putri anda tuan, dia berani berteriak di depan saya"


" Maaf nona. Silakan anda beri hukuman untuk putri saya"


" Papa!"


Fulton hanya diam, mungkin ini akibat dia selalu membiarkan tindakan putrinya yang selalu menindas orang-orang yang miskin.


" Baiklah hukuman apa yang pantas untuk putri anda ini?"


" Terserah anda saja nona"


" Apa anda tidak akan menyesal nantinya tuan, kalau saya yang memberikan hukuman"


" Tidak nona, karena saya tau kesalahan anak saya sangat besar"


" Wah..anda memang baik. Karena anda baik, jadi saya tidak akan membunuh putri anda"


" Terima kasih nona"


Anggun sudah mendengar ucapan orang-orang tadi. Mereka semua sangat membenci Jennifer karena selalu menindas mereka. Jadi Anggun akan membalas sakit hati orang-orang yang sudah di tindas itu.


" Saya tau kalian disini sering ditindas sama wanita ini, dan saya akan memberikan kesempatan untuk kalian membalas semua yang sudah di lakukan pada kalian" kata Anggun.


Semua orang di sana sangat senang, karena mereka sudah lama ingin membalas perbuatan Jennifer. Tapi apalah daya, karena mereka orang yang tidak punya kekuasaan jadi pembalasan itu harus mereka urungkan.


Jennifer kaget melihat orang-orang yang pernah dia tindas sudah maju ke depan dengan membawa telur, tomat, botol kosong di tangan mereka masing-masing.


" A-apa yang akan kalian lakukan?"


" Tentu saja membalas semua perlakuan buruk mu kepada kami"


" Kalian berani maju maka para bodyguard itu akan membunuh kalian!" teriak Jennifer.


Orang-orang itu tidak gentar, karena mereka percaya kalau Anggun akan melindungi mereka. Mereka semua mulai melemparkan telur dan juga tomat pada Jennifer, bahkan kedua sahabat Jennifer juga mendapatkan lemparan telur dan juga tomat.


To be continue..

__ADS_1


Sorry ya guys, beberapa hari ini Author hanya bisa UP satu. Karena Author lagi banyak kerjaan di real life. Mohon pengertiannya kezayangan semua 🙏🙏.


Happy Reading 😚😚


__ADS_2