
Sebuah mobil mewah jenis Rolls Royce berhenti tepat didepan Hotel Dwipangga, dan dari dalam mobil mewah itu keluar tiga cowok tampan.
Ketiga cowok itu pun berjalan memasuki hotel, Para tamu yang datang begitu terpesona melihat ketampanan cowok yang baru datang itu.
" Wah tuan muda Vandy sangat tampan sekali" ucap salah satu tamu wanita yang ada dihotel itu.
" Iya, tapi tuan Aldi dan Gio juga tidak kalah tampannya" ucap tamu wanita yang satu nya.
Vandy dan kedua sahabatnya tidak begitu menghiraukan ucapan para tamu wanita yang ada disana, mereka terus aja berjalan dengan gaya cool nya.
" Selamat malam mah, pah, Om, tante" sapa Vandy dan diikuti oleh kedua sahabatnya.
" Malam" ucap para orangtua itu bersamaan.
"Van cepat mulai acara nya" ucap papa Vandy.
" Bukankah acara nya mulai jam 8 pah?" tanya Vandy.
" Iya tapi nggak ada salah nya kita mulai lebih cepat, lagian kamu mau menunggu siapa lagi"
" Orang yang sangat penting dalam hidup Vandy pah."
" Udah pah, kita tunggu aja, lagian kan waktunya masih tersisa 30 menit lagi kata mama Vandy."
Tak berapa lama Kia pun datang, dengan tersenyum Kia berjalan kearah Vandy dan keluarganya.
Papa Vandy yang melihat Kia pun merasa emosi, karena dia teringat akan kejadian tiga tahun lalu, yang mana gara-gara keluarga Kia yang membatalkan pertunangan secara tiba-tiba dan membuat keluarga nya malu.
" Selamat malam Om, tante" sapa Kia.
" Malam, nak Kia datang nya sama siapa?" tanya mama Vandy.
" Aku datangnya sendiri tante" jawab Kia.
Dwipangga yang malas melihat Kia pun pergi memninggalkan istrinya, begitu juga dengan Vandy dia mengajak sahabat dan kedua orangtua Anggun pergi dari sana.
" Maafkan sikap Om dan Vandy ya" ucap mama Vandy.
" Iya tante, Kia nggak apa-apa."
Mama Vandy dan Kia pun asyik mengobrol.
" Gue yakin mama Vandy pasti mendukung gue" gumam Kia sambil tersenyum licik.
Jam pun sudah menunjukan pukul 8 dan acara pun segera dimulai, saat acara akan dimulai ada mobil mewah berhenti didepan hotel.
Semua mata pun tertuju pada mobil yang berhenti tersebut. Para tamu yang hadirpun bertanya-tanya mobil mewah siapa lagi yang berhenti disana.
Sisil pun keluar dari dalam mobil.
Semua para tamu pun kagum melihat kecantik Sisil tak terkecuali Gio.
Sisil pun berjalan kearah Gio dengan melihatkan senyum manisnya.
Gio pun menyabut Sisil.
__ADS_1
Tak berselang lama Sinta pun keluar dari dalam mobil.
Semua tamu yang melihat Sinta terkagum tak terkecuali Aldi.
Sinta pun berjalan dengan melihat kan senyum nya dan mendekati pujaan hati nya.
Aldi pun menyambut kedatangan kekasihnya.
Vandy yang belum melihat Anggun pun menjadi gelisah.
" Sin apa Anggun nggak ikut bareng kalian?" tanya Vandy.
" Ikut kok sang Bintang hadirnya agak telat" ucap Sinta.
Vandy yang mendengar ucapan Sinta tadi pun tertunduk lesu.
Sinta yang melihat wajah Vandy lesu pun tersenyum.
" Noh Princes lo udah datang" ucap Aldi.
Vandy yang mendengar ucapan Aldi pun sontak melihat keluar.
Anggun berjalan seperti model profesional dan tersenyum mendekati Vandy, semua mata tamu terpesona sama kecantikan Anggun.
Anggun yang melihat ekspresi Vandy yang menatap para tamu pun tersenyum.
Kemudian Anggun berbisik ditelinga Vandy.
" Aku cuma milik kamu Bunny."
Vandy yang mendengar ucapan Anggun pun tersenyum.
Dikejauhan Kia yang melihat interaksi antara Anggun dan Vandy pun merasa geram.
Setelah membuat kehebohan ketiga pasang kekasih itu pun berkumpul. Vandy pun memperkenalkan Anggun pada papa nya.
" Pah kenalkan ini Anggun pacar aku" ucap Vandy sambil memperkenalkan Anggun.
" Hallo Om, saya Anggun" ucap Anggun sambil mengulurkan tangannya.
" Wajah kamu tidak asing buat saya, mirip wajah teman saya" ucap papa Vandy sambil menjabat tangan Anggun.
Vandy yang mendengar ucapan papanya pun tersenyum.
"Anggun anak nya Om Wiguna pah" ucap Vandy.
" Waah benarkah kamu Anggun yang bertubuh mungil dulu?" tanya Dwipangga.
" Benar Om tapi sekarang udah nggak kecil lagi" jawab Anggun.
__ADS_1
Aska yang melihat Anggun pun berlari kearah Anggun.
" Kakak" sapa Aska.
" Hy boy kenapa kamu lari-lari, hhmmm?, mama sama papa mana?" tanya Anggun.
" Mama sama papa lagi ngobrol" jawab Aska.
Acara pun akan segera dimulai, MC pun sudah berada diatas podiun.
Acara demi serangkaian acara pun sudah berlalu dengan cepat.
Kia pun mencari waktu yang tepat untuk menemui Vandy dan memberikan rekaman percakapannya dengan Anggun.
Anggun pun sudah ketemu dengan mama dan papa nya. Sekarang Anggun, Aska dan kedua sahabatnya sedang menikmati hidangan yang sudah disediakan.
Saat Anggun sedang menikmati hidangan nya, tiba-tiba Kia datang.
" Berani datang juga lo cewek kampung!" ucap Kia
" Emang kenapa, lagian ini pesta perusahaan pacar saya" ucap Anggun santai.
" Kenapa ya lo itu nggak ada kapok-kapok nya cari masalah" ucap Sinta.
" Justru teman lo ini yang nggak tau malu, dan suka sekali menggoda tunangan gue" ucap Kia.
" Aduh mbak kalau mau ngehalu jangan didekat saya" ucap Anggun.
" Iya benar itu, mimpi nya terlalu tinggi" ucap Sisil.
" Lo liat aja gue bakal bikin Vandy membenci lo!" ancam Kia.
"Silahkan saja mbak, dan saya harap ucapan mbak tadi nggak berbalik ke mbak."
Kia pun pergi mencari Vandy tapi sampai sekarang Vandy belum juga ketemu dan masih susah didekatin.
Anggun, Aska dan kedua sahabatnya kembali menemui mama, papa Anggun. Aska pun di pegang Sinta sama Sisil, dan disaat Anggun sudah berjalan tiba-tiba lampu mati.
" Aska, Sinta, Sisil" panggil Anggun.
Tetapi Sinta dan sisil tidak menjawab, mereka malah diem.Tiba-tiba lampu sorot menerangi Anggun, dan diseberang tempat Anggun berdiri ada lampu sorot juga yang menerangi sang pria.
Perlahan tapi pasti lampu sorot yang menerangi sang pria pun tambah mendekat menghampiri Anggun.
Saat sudah dekat Anggun pun bisa melihat wajah pria itu dengan jelas, dan Anggun pun tersenyum pada sang pria.
Vandy pun berlutut dan mengambil sebuah kota yang ada didalam saku tuxedo nya.
" Kita memang baru menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih, tapi aku sudah merasa nyaman sama kamu. Aku ingin selalu membahagiakan kamu, berbagi dunia aku dengan kamu, berbagi suka dan duka bersama kamu, dan menua bersama. Anggun Ariana Wiguna Will You Marry Me"
Anggun yang mendengar ucap Vandy pun terharu, dia nggak menyangka Vandy akan melamarnya di acara pesta ulang tahun perusahaan.
Anggun pun masih larut dalam bahagia nya sehingga dia lupa untuk menjawab pertanyaan Vandy tadi.
" Sayang aku udah capek nih, cepat berikan jawaban kamu ucap Vandy."
Anggun pun tersadar mendengar ucapan Vandy dan Anggun pun memberikan jawabannya kepada Vandy.
.........?
To be continue...
Jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian buat Author.
__ADS_1
Vote....Vote..... Vote..... Vote....
HAPPY READING GUYS.... 😉😉