Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Pulang sekolah.


Kenzo cs akan pergi ketempat pemotretan. Sampai di parkiran, mereka bertiga langsung mengambil motor mereka masing-masing.


Kenzo dan kedua sahabatnya pun melajukan motor mereka. Siang itu udara sangat panas, Kenzo cs pun terpaksa melajukan motor nya dengan kecepatan tinggi.


Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di parkiran lion entertainment. Mereka bertiga pun berjalan dengan cool nya masuk kedalam perusahaan.


Kenzo cs langsung menuju ruang studio untuk melakukan pemotretan. Sesampainya di ruang studio, mereka di sambut sama Rangga.


" Selamat datang anak-anak"


" Om kenapa ada disini?" tanya Kenzo.


" Ini kan perusahaan om, jadi wajar dong kalau Om di sini"


" Aku nanya Om kenapa di sini?, bukan siapa pemilik perusahaan ini" kata Kenzo.


" Ck.. bocah ini selalu saja ada jawabnya"


" Kami pamit kedalam dulu Om, mau kerja"


" Ok, nanti selesai pemotretan temui Om "


" Hhmm"


Kenzo cs pun masuk kedalam ruang ganti. Seperti biasa, setelah mengganti pakaian, mereka bertiga di make up dulu. Setelah semua nya selesai, barulah sesi pemotretan di mulai.


Setelah 1 jam lamanya, sesi pemotretan pun berakhir dengan hasil yang sangat memuaskan. Kenzo cs pun mengganti pakaian nya kembali.


Selesai mengganti pakaian, seperti janji mereka tadi, Kenzo cs pergi keruangan Rangga untuk menemui Rangga. Sampai di ruangan Rangga, mereka bertiga duduk di sofa yang ada di sana.


" Om mau membicarakan apa?" tanya Kenzo to the poin.


" Begini, Bapak walikota ingin mengundang kalian ke pesta ulang tahun putrinya"


" Kenapa dia ingin mengundang kami?, kenapa mereka tidak mengundang artis saja?" tanya Kenzo.


" Karena dia ngefans sama kalian bertiga, terutama kamu Tristan" kata Rangga.


" Aku?" tanya Tristan.


" Iya kamu"


" Kenapa harus aku?, kenapa nggak Gian sama Kenzo aja?" tanya Tristan.


" Eh Munaroh, kalau dia demen sama lo mau gimana lagi. Lagi pula kita tidak bisa memaksa kan perasaan seseorang" kata Gian.


" Tumben Ian ngomong nya benar" kata Kenzo.


" Emang selama ini omongan gue nggak pernah benar gitu?" tanya Gian.


" Nggak" jawab Kenzo dan Tristan berbarengan.


" Ck.. kompak banget Lo Mumun" kata Gian.


" Bagaimana?, apa kalian mau datang?" tanya Rangga.


" Mau, secara kami juga penasaran sama cewek yang mengidolakan Tristan" kata Kenzo.


" Iya. Siapa tau mereka bisa pacaran dan Tristan nggak jomlo lagi" kata Gian.


" Ck..ngatai gue jomlo, padahal dia sendiri juga jomlo" kata Tristan.

__ADS_1


" Walaupun gue juga jomlo, tapi setidaknya gue ada target" kata Gian.


" Emang si target mau sama Lo?" tanya Tristan.


" Tentu saja mau, karena tidak ada yang bisa menolak pesona seorang Gian" kata Gian dengan sombongnya.


" Tapi gue nggak terpesona sama Lo Ian" kata Kenzo.


" Lo kan cowok Tarno, jadi wajar Lo nggak terpesona" kata Gian pada Kenzo.


Rangga tersenyum melihat perdebatan Kenzo cs. Kadang mereka bertiga bisa jadi dewasa, terkadang mereka juga bisa bersikap seperti anak kecil.


" Om Rangga aja yang sudah jomlo akut santai-santai aja" kata Tristan.


" Iya, padahal Om Rangga kan sudah tua" kata Gian.


" Mungkin Om Rangga tidak menarik, jadi cewek-cewek tidak terpesona sama dia" kata Kenzo.


" Bukan Om nggak menarik, tetapi Om mau fokus sama kerjaan dulu" kata Rangga.


" Bilang aja nggak laku" kata Kenzo.


Ck... bocah satu ini, selalu saja bikin emosi gue naik turun.


Hening..


" Masih ada lagi Om?" tanya Tristan tiba-tiba.


" Kalian belum menjawab pertanyaan Om tadi" kata Rangga.


" Pertanyaan yang mana?" tanya Kenzo.


" Kamu mengaku muda, tapi baru beberapa menit kamu udah lupa apa yang kita bicarakan tadi" kata Rangga.


" Oh, kami akan datang" kata Kenzo.


" Benarkah"


" Hhmm"


" Ok, nanti Om akan memberi tau pada walikota kalau kalian bersedia datang" kata Rangga.


" Kalau boleh tau acaranya kapan, Om?" tanya Gian.


" Pertanyaan yang bagus Ian. Acaranya hari Sabtu" kata Rangga.


" Malam Minggu maksud Om" kata Gian.


" Betul sekali. Apa kalian ada acara juga di malam itu?" tanya Rangga.


" Tidak, lagi pula kami nggak punya pacar Om" kata Tristan.


" Kalian berdua yang nggak punya, gue punya tau" kata Kenzo.


" Emang Lo punya acara apa coba?" tanya Gian.


" Gue mau jalan sama Melodi" jawab Kenzo asal.


" Ck.. kita bertiga itu sama-sama jomlo, jadi jangan coba-coba bohong sama gue" kata Gian.


" Siapa yang bohong coba" kata Kenzo tak mau kalah.


" Emang Lo udah pacaran sama Melodi?" tanya Gian.

__ADS_1


" Belum" jawab Kenzo santai.


" Ck..jadian aja belum, malah sok-sokan bilang punya acara sama Melodi" kata Gian.


" Emang kalau mau pergi malam Minggu, harus jadian dulu gitu?" kata Kenzo.


" Tentu saja, malam Minggu itu kan acara untuk orang yang punya pasangan. Jadi yang jomlo tidak ada acara malam Minggu di kamus mereka" jelas Gian.


Rangga menggeleng kan kepalanya melihat perdebatan para jomlo yang ada di hadapannya itu.


" Ada lagi Om?" tanya Tristan.


" Untuk sekarang nggak ada lagi" kata Rangga.


" Kalau gitu kami pamit dulu Om" kata Kenzo.


" Iya, hati-hati di jalan" pesan Rangga.


Kenzo cs pun berlalu pergi meninggalkan ruangan Rangga. Mereka bertiga masuk kedalam lift. Lift pun turun kebawah membawa mereka kelantai 1.


Ting.


Pintu lift terbuka, Kenzo cs keluar dari lift. Mereka bertiga berjalan menuju parkiran untuk mengambil motor mereka.


" Gue nggak nyangka anak walikota juga ngefans sama kita" kata Tristan.


" Dia kan paling demennya sama Lo Tian" kata Gian.


" Tapi kok menurut gue aneh ya" kata Tristan.


" Aneh gimana?" tanya Kenzo dan Gian berbarengan.


" Ya secara kan Kenzo lebih unggul dari gue, tapi kenapa dia lebih ngefans nya sama gue" kata Tristan.


" Semua orang kan berhak memilih sama siapa mereka ngefans nya, Lo tampan, baik. Jadi wajar dia ngefans sama Lo" kata Kenzo.


" Oh Ken, omongan Lo so sweet banget" kata Gian sambil mencubit pipi Kenzo.


" Ian, Lo apa-apaan sih" kata Kenzo sambil melepaskan tangan Gian dari pipinya.


" Apa kita harus datang?" tanya Tristan.


" Tentu saja kita akan datang" kata Gian .


" Apa kita perlu membeli kado juga?" tanya Tristan lagi.


" Perlu nggak ya Ken?" tanya Gian pada Kenzo.


" Beli aja, lagi pula dia anak walikota. Jadi kita harus menghargai mereka bukan" kata Kenzo.


" Ok, sekarang kita OTW ke mall" kata Gian.


" Besok sore aja, lagi pula acaranya kan malam hari" kata Kenzo.


" Emang habis dari sini Lo mau kemana?" tanya Gian pada Kenzo.


" Mau istirahat, capek gue" kata Kenzo.


" Uluh..uluh, kasihan anak sultan kecapean" kata Gian.


Karena Kenzo kecapean, mereka memutuskan untuk pulang. Kenzo cs pun melajukan motor mereka menuju rumah mereka masing-masing.


To be continue..

__ADS_1


Happy Reading..😚😚


__ADS_2