Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Jam istirahat.


Semua murid bergegas pergi ke kantin sekolah. Begitu juga dengan Kenzo cs, Melodi, Keyra dan juga Dira. Mereka akan mengisi cacing yang ada di dalam perut mereka.


Gian juga sudah bertekad akan menyatakan perasaannya hari ini pada Keyra. Sama seperti Kenzo, di terima atau tidak, itu urusan belakangan.


Mereka berenam pun sudah sampai di kantin. Seperti biasa, mereka memilih duduk di kursi paling pojok. Siswa lain sepertinya sudah tau, jadi mereka selalu mengosongkan kursi di sana.


Tristan dan Dira mendapat tugas memesan makanan dan juga minuman. Kenzo dan yang lainnya duduk santai sambil memainkan game di ponsel mereka.


" Perhatian semuanya" kata Gian tiba-tiba.


Sontak mereka yang berada di kantin menghentikan kegiatan mereka sebentar. Karena cowok tampan di sekolah itu akan bicara.


" Minta waktu kalian semua guys" kata Gian lagi.


Kenzo tersenyum pada sahabatnya itu. Kenzo tau apa yang akan di lakukan sama sahabatnya itu. Kenzo sangat mendukung rencana sahabatnya itu.


Gian berjalan ke depan dan berhenti tepat di tengah-tengah ruangan kantin itu. " Hari ini saya berdiri disini, memberanikan diri untuk menyatakan perasaan saya pada seseorang"


Keyra meremas roknya, dia takut dan juga cemas. Dia juga tidak ingin berharap terlalu besar. Karena kalau dia berharap terlalu besar pasti akan sakit mengetahui kalau bukan dia orang yang di suka sama Gian.


" Keyra, aku bukanlah cowok yang bisa berkata romantis, tapi aku hanya ingin kamu tau kalau aku sangat mencintaimu. Keyra maukah kamu menjadi kekasih resmi ku" kata Gian.


Semua siswi cewek di buat shock mendengar ucapan Gian tadi.


" Terima..terima" kata Melodi dan juga Dira.


Keyra memberanikan diri menghampiri Gian. Sekarang mereka sudah saling berhadapan. Detak jantung Gian berpacu lebih cepat dari biasanya.


Gian tersenyum pada Keyra. Dia sudah siap mendengar jawaban yang akan di berikan Keyra padanya.


Keyra tersenyum pada cowok tampan yang ada di depannya itu. " Gian, aku tau kita baru saling mengenal satu sama lainnya.."


Gian tertunduk lesu. Keyra memang benar mereka baru saling mengenal, dan dia tidak tau malunya mengungkapkan perasaannya. Gian sudah tau kelanjutan kata-kata yang akan di sampaikan Keyra. Sakit tapi tidak berdarah itulah yang Gian rasakan sekarang.


" Aku juga merasa nyaman sama kamu, jadi aku mau jadi kekasih kamu" kata Keyra.


Sekarang giliran Gian yang kaget mendengar ucapan Keyra barusan. Ternyata Keyra memiliki perasaan yang sama. Gian tidak mempedulikan orang-orang yang ada di kantin lagi, Dia langsung memeluk Keyra.


Para siswi cewek di buat patah hati untuk kedua kalinya. Kemarin sama Kenzo, sekarang sama Gian, besok-besok mungkin karena Tristan.


" Ehem.. tahan Ian, belum halal" kata Kenzo.


" Tau lo, main peluk-peluk aja" kata Tristan.


" Aww.. mata suci gue ternoda" kata Dira.

__ADS_1


Gian pun melepaskan pelukannya dari Keyra. Wajah Keyra memerah karena malu mendengar ucapan para sahabatnya.


" Tu gara-gara kalian cewek gue jadi malu" kata Gian.


Gian menggandeng tangan Keyra menuju tempat duduk mereka. Gian merasa lega, karena sudah mengungkapkan perasaannya pada Keyra dan bonusnya Keyra menerima cintanya.


" Selamat ya udah resmi" ucap Melodi dan Dira.


" Makasih guys"


Dira melirik Tristan, entah kapan cowok tampannya itu akan melakukan hal yang sama seperti Kenzo dan Gian. Tapi Dira juga tidak berharap lebih, sudah bisa dekat seperti sekarang ini aja Dira juga sudah bersyukur.


" Lo kapan Tian?" tanya Kenzo.


" Apa?" tanya balik Tristan.


" Nembak Dira" kata Kenzo.


Tristan melirik Dira sekilas. Dia tidak tau perasaan apa yang dia miliki untuk Dira. Bagi Tristan saat ini Dira masih gadis pengganggu. Jadi Tristan belum bisa menyukai Dira.


" Kita itu lebih duluan pacarannya dari pada kalian" kata Dira.


" Benar yang di bilang sama Dira" kata Melodi dan Keyra.


Melodi dan Keyra tau apa yang dirasakan sama Dira sekarang. Saat sekarang ini hanya Dira yang mempunyai perasaan pada Tristan, sedangkan Tristan belum mempunyai perasaan pada Dira.


Pesanan mereka pun datang, tanpa menunggu lama mereka pun mulai menyantap makanan yang sudah mereka pesan tadi.


" Uhuk..uhuk" Gian tersedak mendengar ucapan Kenzo.


" Iya benar itu, kemarin kita kan bayar pajak juga" kata Melodi.


" Boleh, tapi kita makan di warung nasi Padang aja ya" kata Gian.


" No, gue mau makan di cafe xx " kata Kenzo.


Sialan anak sultan yang satu ini, dia mau balas dendam sama gue, umpat Gian dalam hati.


" Gue setuju " kata Tristan.


" Kita makan jagung bakar di puncak aja ya" tawar Gian.


" Ogah" kata Kenzo dan Tristan bersamaan.


" Tapi gue ngutang ama lo dulu ya" kata Gian pada Kenzo.


" Tidak bisa. Lo kan punya uang, lagi pula kita juga baru gajian" kata Kenzo.

__ADS_1


" Ck..ingat aja Lo"


" Iya dong"


Kenzo sangat puas, akhirnya dia bisa membalas Gian. Apalagi cafe yang dia pilih jauh lebih mahal dari yang kemarin. Bagaimana mana tidak, cafe itu hanya untuk kalangan elite.


Selesai makan mereka langsung menuju kelas, tapi sebelum itu mereka membayar pesanan mereka dulu.


Sepanjang jalan banyak siswi yang memandang tidak suka pada Keyra. Karena Keyra anak miskin, jadi Keyra tidak pantas untuk Gian.


Keyra tidak menghiraukan tatapan siswi cewek itu. Karena mereka juga tidak pantas mendapatkan perhatian dari Keyra.


Sesampainya di kelas, Keyra juga mendapatkan tatapan benci dari para teman sekelasnya, Keyra tidak peduli. Dia tidak butuh teman-teman seperti mereka itu.


Teeett .


Bel pun berbunyi. Semua murid pun duduk dengan rapi, di kursi mereka masing-masing. Mereka menunggu guru mereka datang. Tak berapa lama guru pun datang, itu tandanya proses belajar mengajar pun segera dimulai.


Waktu begitu cepat berlalu, jam pelajaran pun sudah berakhir. Semua murid bersiap untuk pulang ke rumah mereka masing-masing. Tapi tidak dengan Kenzo cs, karena mereka akan melakukan pemotretan.


" Maaf ya nggak bisa nganterin kamu pulang" kata Kenzo setelah mereka tiba di parkiran.


" Nggak apa-apa, aku bisa pulang sama bus" kata Melodi.


" Kenapa nggak minta di jemput aja" kata Kenzo.


" Lebih seru naik bus" kata Melodi.


" Ya udah, aku jalan dulu. Kamu hati-hati naik busnya"


" Kamu juga"


Gian juga meminta maaf pada Keyra karena tidak bisa mengantarkan kekasihnya itu pulang kerumahnya.


" Kamu nggak pamitan juga sama aku" kata Dira pada Tristan.


" Emang harus" kata Tristan.


" Tentu saja, kita kan juga sepasang kekasih" walaupun belum dianggap, batin Dira.


" Aku jalan dulu ya" ucap Tristan.


" Ok, hati-hati di jalan" kata Dira.


Berasa kek udah menikah, gumam Dira dalam hati.


Setelah berpamitan pada kekasih mereka Kenzo cs melajukan motor mereka menuju perusahaan lion entertainment.

__ADS_1


To be continue..


Happy Reading 😚😚


__ADS_2