Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Tristan sudah sampai disekolah, begitu juga dengan Gian. Gian dan Tristan menunggu Kenzo ditaman sekolah. Mereka berdua duduk dikursi taman yang ada disana.


" Kenzo lama banget sih" kata Gian


" Mungkin dia kena macet" kata Tristan


" Nggak mungkin, pasti dia itu telat bangun"


Tak berapa lama Kenzo pun datang. Kenzo turun dari mobilnya. Setelah berpamitan dengan daddy nya. Kenzo berjalan menghampiri kedua sahabatnya itu.


" Kapan Om itu datang nya?" tanya Gian


" Mungkin ntar siang" jawab Kenzo.


" Apa Om itu tidak menipu kita" kata Tristan


" Nggak, perusahaan Om itu resmi kok. ' Mommy aku bilang.


" Apa kamu bilang sama mommy kamu?" tanya Gian.


" Tidak, aku hanya bertanya soal perusahaan itu" jawab Kenzo.


" Syukurlah, kalau ketahuan bisa gawat nanti" kata Tristan.


Bel sekolah pun berbunyi, Kenzo dan kedua sahabatnya masuk kedalam kelas. Kenzo tidak sabar menunggu waktu istirahat, karena dia akan bertemu dengan orang yang akan mewujudkan cita-cita dan mimpinya untuk jadi model.


***


Siang hari Rangga bergegas menyelesaikan tugasnya, karena hari ini dia akan menemui ketiga anak kecil yang akan dia jadikan model untuk perusahaan nya.


Ya Rangga Alindra Jaya dia adalah seorang manager sebuah perusahaan yang bergerak dibidang entertainment.


Rangga mengambil kunci mobilnya. Saat dia akan keluar dari ruangannya, tiba-tiba sekretaris nya masuk kedalam ruangannya.


" Maaf Pak diluar ada Pak Bryan" kata sekretaris Rangga.


" Oh suruh dia masuk"


" Baik Pak"


Sekretaris Rangga pun menyuruh Bryan masuk kedalam ruangan Rangga.


" Silakan masuk Pak" ucap sekretaris Rangga.


Bryan melangkahkan kaki nya keruangan Rangga. Rangga menyambut tamu nya itu dengan senyuman. Bryan duduk disofa yang ada diruangan itu.


" Ada yang bisa saya bantu Pak?" tanya Rangga.


" Anak saya ingin sekali jadi model. Apa pak Rangga bisa membantu saya" kata Bryan


" Kalau anak anda punya bakat tentu saja bisa. Kalau boleh tau anak Bapak laki-laki atau perempuan?" tanya Rangga


" Anak saya laki-laki " jawab Bryan

__ADS_1


" Besok Bapak bawa aja anaknya kesini. Maaf saya tidak bisa menemani anda mengobrol lama, soalnya saya ada janji temu diluar" kata Rangga.


" Baiklah besok saya akan bawa putra saya kesini" kata Bryan.


" Siap Pak saya tunggu, sekali lagi saya mohon maaf" kata Rangga.


" Tidak apa-apa pak Rangga, saya mengerti. Saya pamit dulu" kata Bryan.


Setelah berpamitan Bryan keluar dari ruangan Rangga. Tak berapa lama Rangga juga keluar dari ruangannya. Sebelum pergi, Rangga berpesan pada sekretaris nya.


" Saya mau keluar sebentar, kalau ada hal yang penting kamu telpon saya" kata Rangga.


" Baik Pak"


Rangga pun pergi meninggalkan meja sekretarisnya. Rangga berjalan menuju lift. Rangga masuk kedalam lift. Lift pun bergerak turun kebawah.


Rangga berjalan menuju parkiran untuk mengambil mobilnya. Rangga melajukan mobilnya menuju sekolah Kenzo. Diperjalanan Rangga mampir dulu ke toko HP.


Ya, Rangga akan membelikan Kenzo, Gian dan Tristan Hp. Rangga masuk kedalam toko HP itu.


" Ada yang bisa saya bantu Pak" kata Karyawan toko itu.


" Tolong carikan saya 3 unit HP yang bagus"


Karyawan itupun mencari 3 unit HP. 3 unit HP itu pun dimasukan kedalam paper bag. Setelah itu pelayan toko memberikan paper bagnya kepada Rangga.


Rangga menyerahkan kartu debitnya kepada pelayan itu. Selesai membayar belanjaannya Rangga pun akan pergi meninggalkan toko tersebut.


Saat Rangga sampai, murid di taman kanak-kanak juga sedang istirahat. Rangga mencari keberadaan Kenzo dan kedua sahabatnya. Rangga melihat ketiga anak tampan itu sedang duduk ditaman. Rangga berjalan menghampiri ketiga anak tampan itu.


" Hallo anak-anak" sapa Rangga.


Kenzo dan keduanya sontak melihat kearah suara.


" Hallo Om" balas mareka bertiga.


" Maaf Om telat" kata Rangga sambil duduk disamping Kenzo.


" Om bawa apa itu?" tanya Tristan.


" O iya hampir saja lupa, ini HP untuk kalian" kata Rangga.


" HP untuk kami" kata Kenzo


" Iya, untuk mempermudah kita berkomunikasi" kata Rangga sambil memberikan HP pada mereka bertiga.


" Makasih Om" ucap mereka bertiga.


" Sama-sama. Jadi bagaimana dengan tawaran Om kemarin?" tanya Rangga


" Kita terima tawaran Om, tapi kita hanya bisa bekerja sebentar Om" kata Kenzo


" Tidak masalah, Om juga mengerti kalian masih kecil dan juga bersekolah" kata Rangga.

__ADS_1


" Diperusahaan Om pasti banyak model-model yang berbakat" kata Tristan


" Hhhmm, kalian juga bisa menjadi salah satu dari mereka, bahkan lebih" kata Rangga sambil tersenyum kepada mereka bertiga.


Om janji akan menjadikan kalian model yang paling terkenal. Karena Om yakin dengan kemampuan kalian bertiga. Terutama dengan kamu Kenzo, sifat kamu yang dingin dan terkesan acuh itu, akan menjadi daya tarik sendiri untuk kamu.


" Benarkah kami bisa lebih dari mereka?" tanya Tristan antusias.


" Tentu, Om yakin sama kalian bertiga" kata Rangga.


" Kalian berdua dengar itukan" kata Tristan pada Kenzo dan juga Gian.


" Dengar" jawab Kenzo dan Gian berbarengan.


" Ck.. kalian berdua selalu saja seperti ini" kesal Tristan.


Rangga tersenyum melihat perdebatan ketiga anak kecil itu. " O iya, Om belum tau nama kalian bertiga?" tanya Rangga.


" Aku Tristan Om"


" Aku Gian Om"


" aku Kenzo Om"


" Baiklah Kenzo, Gian dan Tristan, besok kalian sudah bisa mulai pemotretan, nanti kalian dijemput sama sopir Om"


" Ok Om" kata mereka bertiga


" Kalau begitu Om pamit dulu, soalnya Om masih ada kerjaan"


" Iya Om, hati-hati dijalan" kata Kenzo.


Rangga menganggukkan kepalanya. Setelah itu Rangga pun pergi meninggalkan Kenzo dan kedua sahabatnya. Setelah Rangga pergi, Kenzo dan kedua sahabatnya langsung membuka HP yang diberikan Rangga tadi.


" Wow HP nya sama kayak HP papi" kata Tristan


" Apa ini tidak berlebihan untuk anak seusia kita?" tanya Gian.


" Tidak juga, wajarkan dia memberikan HP terbaik untuk kita, lagian kita juga akan menghasilkan uang untuk perusahaannya" kata Kenzo.


" Benar juga, kamu umur berapa sih Ken. Kok ngomong nya pintar banget?" tanya Gian


" Yang jelas umurku lebih tua dari kamu" kata Kenzo.


" Ck.. kau itu hanya besar 3 bulan dari ku" kesal Gian.


" Tapi tetap saja aku besar dari mu" kata Kenzo tak mau kalah


Tristan tidak menghiraukan perdebatan Kenzo dan Gian. Dia asik melihat HP yang diberikan oleh Rangga tadi.


To be continue..


Happy Reading Guys.. 😉😉

__ADS_1


__ADS_2