
Pagi hari suasana dirumah Anggun sangat rame, karena keluarga besar dan sahabatnya sedang berada disana. Para istri sedang sibuk didapur memasak untuk sarapan. Sedangkan para suami dan anak-anak bersiap untuk pergi jogging.
" Wah, tumben papa nggak salah kostum" kata Vandy pada mertuanya
" Emang kapan papa pernah salah kostum" kata Wiguna
" Jangan pura-pura amnesia Pa, atau mau Vandy bantu mengingat nya" kata Vandy
" Ck.. dasar menantu nggak ada akhlak kamu" kata Wiguna
" Yuk kita berangkat" ajak Dwipangga
Para laki-laki tampan beda usia itu pun pergi jogging ditaman dekat kompleks. Mereka semua begitu semangat untuk jogging, terutama para anak-anak.
Suasana ditaman sangat rame pagi itu, karena berhubung hari libur. sampai ditaman mereka jadi pusat perhatian orang-orang. Winata melihat penampilan nya kembali, takut nanti dia salah pakai kostum lagi.
Para lelaki tampan itu tidak menghiraukan tatapan orang-orang di sana. Mereka pun mulai acara jogging mereka. Ketampanan Vandy tidak berkurang, walaupun memakai masker.
Kenzo, Gian dan Tristan juga semangat berlari. Pesona mereka bertiga mengalahkan para orang tua mereka. Tapi mereka bertiga cuek aja, mereka tidak menghiraukan tatapan orang-orang di sana.
" Abang tungguin Tian dong" kata Tristan pada Kenzo
" Buruan" kata Kenzo
" Kamu jadi laki-laki kok lamban banget si" kata Gian
" Bukan aku yang lamban, tapi kalian yang kecepatan" kata Tristan
" Sudah-sudah, sekarang kita lanjutkan lagi" kata Kenzo
Mereka bertiga pun melanjutkan larinya. Sekarang Tristan sudah bisa mengimbangi lari nya Kenzo dan Gian. Mereka ketinggalan jauh dari orang tua mereka.
Setelah 1 jam, mereka pun menyudahi acara jogging nya. Mereka semua istirahat sebentar di taman itu.
" Abang senang jogging nya?" tanya Wiguna sama Kenzo
" Senang, tapi capek Opa" jawab Kenzo
" Papa Ian mau punya adik juga" kata Gian pada Aldi
" Tu Al, anak lo udah minta adek" kata Vandy
" Sabar ya anak papa, nanti pulang dari sini bilang sama mama ya" kata Aldi pada Gian
" Ya Pa" kata Gian
" Tristan nggak minta adek juga sama papi nya" kata Vandy pada Tristan
" Emang punya adik seru ya" kata Tristan
" Tentu saja seru" kata Vandy
" Papi, Tian mau punya adik juga, biar sama kek Kenzo" kata Tristan pada Gio
" Nanti bilang sama mami ya" kata Gio
" Iya papi" kata Tristan
__ADS_1
" Lo masih mual Van?" tanya Aldi
" Masih Al, gue mual nya kalau mencium bau parfum sama bau masakan" jawab Aldi
" Lucu ya, Anggun yang hamil loe yang mual Vandy" kata Gio
" Mungkin calon anak nya Vandy dendam sama daddy nya" kata Aldi
" Enak aja lo, dokter bilang sih itu karena calon baby gue yang sekarang lebih dekat ke gue" jelas Vandy
" Emang Kenzo dulu nggak dekat sama lo?" tanya Gio
" Dekat, tapi lebih dekat sama istri gue" jawab Vandy
" Sama lo, Kenzo kan berantem terus" kata Aldi
" Iya, dia pinter banget ngambil simpati istri gue" kata Vandy
" Udah kayak tom dan jerry kalian" kata Gio
" Daddy pulang yuk, abang udah lapar" kata Kenzo
" Iya sayang" kata Vandy.
Setelah dirasa cukup istirahat nya, mereka pun memutuskan untuk pulang, karena mereka akan sarapan dirumah. Mereka semua masuk kedalam mobil.
Mobil yang dikendarai Vandy pun melaju meninggal kan taman kompleks. Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit mereka pun sampai.
Vandy memarkir kan mobilnya disebelah mobil mertuanya. Setelah itu mereka pun masuk kedalam rumah. Sampai didalam rumah Vandy langsung menuju kamar nya, begitu juga dengan yang lainnya.
Sampai dikamar, Vandy melihat istrinya baru keluar dari kamar mandi. Anggun keluar dengan memakai handuk dibawah lutut. Vandy tersenyum pada sang istri, Anggun membalas senyuman suaminya itu.
" Iya sayang"
Vandy mengambil handuk dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Sampai dikamar mandi, Vandy pun memulai membersihkan dirinya.
Setelah suaminya masuk kekamar mandi, Anggun langsung menuju walk in closet untuk mengambil pakaianya. Anggun memakai baju santai, setelah selesai memakai baju, Anggun menyiapkan pakaian untuk suaminya.
Setelah menyiapkan pakaian suaminya Anggun pergi kebawah untuk melihat yang lainnya. Sampai dibawah mama dan mama mertua nya sudah ada didapur.
Anggun membantu mama dan mertua nya menata masakan diatas meja.
" Sayang kamu mau ngapain?" tanya Diana mertua Anggun
" Bantuin mama menata hidangannya " jawab Anggun
" Kamu lagi hamil, jadi duduk manis aja disini. Ini biar mama dan mama kamu yang ngerjain" kata Diana sambil mengambil masakan yang ada di tangan Anggun.
Anggun pun mengikuti kata mama mertua nya. Anggun duduk dikursi meja makan, sambil memakan buah.
" Suami kamu belum turun sayang?" tanya Kiara mama Anggun
" Belum Ma, tadi lagi mandi. Mungkin bentar lagi juga turun" kata Anggun
Tak berapa lama Vandy pun turun, dan langsung menghampiri istrinya dimeja makan.
" Istri Mas lagi apa?" tanya Vandy
__ADS_1
" Lagi makan buah Mas" jawab Anggun
Vandy mencium puncak kepala istrinya. Vandy melihat makanan yang terhidang di atas meja. Tak ada satu pun yang menggugah selera nya.
" Sayang"
" Hhhmmm"
" Mas mau nasi goreng buatan kamu" kata Vandy
" Menantu mama lagi libur masak, kalau kamu mau makan nasi goreng, masak sendiri" kata Diana mama Vandy
" Tapi aku mau nya nasi goreng buatan istri aku Ma" kata Vandy
" Istri kamu lagi hamil, jadi nggak boleh kelelahan, ngerti kamu" kata Diana
" Nggak apa-apa Ma, lagian cuma bikin nasi goreng aja kok. Tunggu ya Mas, aku buatkan dulu" kata Anggun
" Makasih sayang"
Anggun bangun dari duduknya dan membuatkan nasi goreng untuk suaminya. Tak berapa lama yang lain pun datang untuk sarapan bersama.
Mereka duduk dikursi yang ada disana. Mereka pun memulai acara sarapan bersamanya.
" Kamu nggak makan Van?" tanya Wiguna mertua Vandy
" Iya Pa, lagi nunggu nasi goreng buatan istri aku" jawab Vandy
" Abang juga mau makan nasi goreng buatan mommy" kata Kenzo
" Nggak boleh, abang makan sama ikan aja" kata Vandy
" Nggak mau! itu kan mommy nya abang" kata Kenzo
" Tapi dia istri daddy" kata Vandy nggak mau kalah
" Mommy" panggil Kenzo
" Mas, jangan ganggu Kenzo" kata Anggun
" Ck.. dasar tukang ngadu" kata Vandy
" Biarin, wleek" kata Kenzo sambil menjulurkan lidah nya kepada Vandy
Semua orang disana hanya menggelengkan kepala mereka melihat pertengkaran Vandy dan Kenzo.
Akhirnya nasi goreng buatan Anggun sudah jadi. Anggun memberikan nasi goreng itu pada suami dan putra nya.
" Ni Mas nasi goreng nya"
" Makasih sayang" ucap Vandy
Mereka melanjutkan sarapan mereka kembali tanpa ada yang bersuara. Mereka menikmati sarapan mereka dengan hikmat.
To be continue...
Hot daddy
__ADS_1
Happy Reading Guys.. 😉😉