Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Gara-gara dompet


__ADS_3

Vandy dan Anggun sudah bersiap pergi kebandara. Mereka akan mengantarkan para sahabat yang akan pergi honeymoon. Vandy yang sudah siap dengan baju santainya tidak lupa topi dan juga kaca mata.


Anggun juga sudah siap dengan baju santainya dan tidak lupa kaca mata yang sama dengan sang suami. Anggun menghampiri suaminya yang sedang asik mainin HP nya.



" Mas."


" Hmmmm" tanpa menoleh pada sang istri.


" Mas."


" Iya sayang" menoleh pada sang istri.


Vandy yang melihat istrinya kesal pun berjalan menghampiri istrinya.


" Kenapa cemberut gitu."


" Malas sama Mas."


" Emang Mas ngapain sayang."


" Aku manggil Mas dari tadi. Tapi Mas jawabnya cuma Hhhmm terus juga nggak melihat aku."


" Maafin Mas bukan maksud Mas buat kamu sedih sayang. Kamu mau kan maafin Mas."


Anggun pun menganggukan kepalanya.


" Yuk kita berangkat."


" Yuk."


Vandy mengambil kunci mobilnya. Vandy menggandeng tangan istrinya berjalan menuruni anak tangga.


" Bik kita pergi dulu. Assalamualaikum" ucap Anggun.


" Wa'alaikum salam hati-hati dijalan nona."


Mobil Vandy pun melaju meninggalkan kediaman mereka dan pergi menjemput para sahabat mereka. Sore itu jalanan sangat sepi tidak banyak mobil yang belalu lalang.


Aldi dan yang lain menunggu mobil Vandy datang. Tak berapa lama mobil Vandy pun datang. Aldi yang lainnya langsung masuk kedalam mobil Vandy.


" Waah parah lo Al masa gue nggak lo kasih minum dulu" kata Vandy.


" Udah minumnya nanti aja dibandara. Yuk buruan jalan" ucap Aldi.


" Ck.. yang bos disini siapa coba."


" Ya deh bos buruan jalan dong" kata Vandy.


Vandy mulai melajukan mobilnya menuju bandara. Selama diperjalanan tidak ada yang yang mau memulai berbicara jadi hanya ada keheningan. Saat melewati pedangang buah Anggun menyuruh suaminya berhenti.


" Mas berhenti bentar."

__ADS_1


" Kenapa sayang."


" Mau beli buah rambutan."


Vandy menepikan mobilnya dekat Bapak yang menjual buah rambutan. Anggun turun dari mobil.


" Pak beli rambutannya 3 kg" ucap Anggun.


Bapak itu pun mengambil rambutan dan menimbangnya sebanyak 3 kg rambutan.


" Ni nona semuanya 75 ribu."


Bapak itu pun memberikannya satu kantong rambutan pada Anggun. Saat mau membayar Anggun meminta duit pada suaminya.


" Mas uangnya."


" Sayang maaf."


" Kenapa?."


" Dompet Mas ketinggalan dikamar."


" Ya gimana dong?."


" Tenang kamu tunggu disini sebentar."


Vandy berjalan kembali kemobilnya.


" Al pinjam duit lo 200 ribu dong."


" Sekarang gue nggak punya duit makanya gue pinjam sama lo."


" Ck.. katanya bos tapi buat beli rambutan aja nggak punya duit."


" Buruan istri gue udah nunggu."


Aldi pun mengambil duit 200 ribu dari dalam dompetnya.


" Nih kembaliin nya besok harus 400 ribu ya."


" Terserah lo deh."


Vandy kembali dengan membawa uang 200 ribu yang dia pinjam dari Aldi tadi. Vandy memberikan duit 200 ribu kepada Bapak penjual buah itu. Setelah memberikan uang itu Vandy dan Anggun pun pergi.


" Tuan uangnya kelebihan" kata Bapak itu.


" Nggak apa-apa Pak ambil aja itu rezeki untuk Bapak."


" Terimakasih Nak."


" Sama-sama Pak."


Anggun dan Vandy kembali kemobil mereka dan melanjutkan perjalanan mereka kembali ke bandara. Sepanjang jalan mereka makan buah rambutan yang dibeli Anggun tadi.

__ADS_1


Akhirnya mobil Vandy sampai dibandara. Vandy memakirka mobilnya. Aldi, Gio, Sinta dan Sisil turun dari dalam mobil. Mereka berenam berjalan beriringan. Mereka mampir kecafe yang ada dibandara. Karena jam penerbangan mereka masih 1 jam lagi.


Mereka berenam duduk dikursi pojokan. Para cowok hanya memesan minuman. Sedangkan para cewek memesan beberapa makanan.


" Mas aku mau pesan yang ini sama yang ini" ucap Anggun sambil melihat buku menunya pada Vandy.


" Pesan aja sayang nanti dibayar sama Aldi kok" sambil tersenyum kepada Aldi.


" Kenapa harus gue?" tanya Aldi.


" Kalau nggak lo siapa lagi. Lo kan tau dompet gue ketinggalan dirumah."


" Aldi bayarin ya" ucap Anggun dengan gaya puppy eyes nya.


Aldi yang melihat Anggun dengan gaya puppy eyes nya pun tak tega. " Ok gue bayarin."


" Makasih Al" kata Anggun.


Mereka mengobrol dan sesekali bercanda. Pesanan mereka pun datang. Vandy menikmati cappuccino nya sambil mendengarkan musik yang ada di HP nya.


" Tuan tampan" panggil seorang Ibuk-ibuk.


Vandy yang memakai headset pun tidak mendengar panggilan Ibuk-ibuk itu. Anggun memukul pelan tangan suaminya. Vandy menoleh kearah istrinya.



" Tu ada Ibuk-ibuk yang kemarin."


Vandy menoleh kearah yang dimaksud istrinya itu. Alangkah kagetnya Vandy melihat Ibuk-ibuk itu.


" Tuan tampan mau kemana?."


" Nggak ada Buk saya cuma nganterin teman-teman saya. Ibuk kok bisa ada disini."


" Saya mau nganterin anak saya sama suaminya."


Ibuk itu pun memperkenalkan suami anaknya pada Vandy dan teman-temanya.Ternyata suami anak Ibuk itu bule. Setelah memperkenalkan menantunya Ibuk itu pun pamit undur diri.


" Lo kenal sama Ibuk-ibuk tadi Van?" tanya Aldi.


" Fans gue Al" jawab Vandy.


" Ck.. sombong amat padahal fans lo cuma Ibuk-ibuk."


" Nggak masalah yang penting ada kan."


Tak berapa lama pesawat yang akan ditumpangi sahabatnya akan berangkat. Vandy dan Angun pun berpelukan sama sahabat mereka.


" Semoga honeymoon kalian menyenangkan" ucap Anggun.


" Terimakasih Nggun" kata Sinta.


Anggun pun berpisah dengan para sahabatnya untuk sementara waktu dan mereka akan bertemu kembali setelah acara Honeymoon mereka sudah selesai tentunya.

__ADS_1


To be continue...


Happy Reading Guys... 😉😉


__ADS_2