
Sepulang dari Supermarket Vandy dan Anggun langsung menuju dapur. Vandy siap membuat cake pesanan istrinya. Vandy memasang Apronnya. Saat mau mulai Vandy memutar video youtube untuk melihat cara membuat cakenya.
" Ganteng banget Daddy ya Dek chef yang di tv-tv mah lewat sama Daddy."
Vandy memang sudah bisa masak jadi tidak terlalu susah buat dia untuk membuatnya. Adonan untuk cake tiramisu sudah jadi sekarang tinggal dimasukan ke dalam Oven. Sambil menunggu cake tiramisu Vandy membuat adonan untuk cake yang kedua.
Cake yang pertama sudah jadi Vandy menghias cake tiramisunya secantik mungkin. Vandy pun memasukan ke Oven adonan yang kedua. Setelah menunggu selama 10 menit cake kedua pun jadi. Vandy menghias cake yang kedua. Cake yang ketiga sudah jadi Vandy menghias cakenya dengan cantik juga.
Vandy membawa cake tiramisu yang dibuatnya kemeja makan.
" This is it Cake tiramisu buatan Daddy."
" Idiih Daddy itu mah kata-katanya chef Farah Quinn."
" Hehehe biar kayak chef beneran Mommy."
" Waah cake tiramisunya sangat cantik. Apa sudah boleh dipotong Daddy?."
" Tentu saja boleh Mommy."
Vandy memotong cake tiramisu itu untuk istrinya. Vandy menaruh cake yang sudah dipotong tadi ke piring kecil.
" Silakan dicicipi Mommy."
Anggun mencicipi cake tiramisu buatan suaminya itu. Saat suapan pertama masuk kedalam mulut Anggun cake itu sangat lembut dan enak.
Vandy yang melihat ekspresi istrinya pun menjadi was-was. Vandy takut cake buatannya tidak enak. Vandy memberanikan diri bertanya pada istrinya.
" Mo-mommy gi-gimana rasa cakenya?."
" Daddy mau tau rasanya."
Vandy menganggukan kepalanya.
" Rasanya sangaaaaat enak."
" Benarkah."
" Daddy memang yang terhebat" sambil mengacungkan kedua jempolnya.
" Terimakasih Mommy."
__ADS_1
" Baiklah sekarang kita cicipi cake yang kedua" kata Anggun.
Vandy membawa cake kedua kedepan istrinya.
" Cake kedua pesanan Mommy."
" Wooww ada potongan buah mangga juga."
Vandy mulai memotong Chesee cake buatannya itu. Setelah itu Vandy menaruhnya diatas piring kecil.
" Silakan dicicipi Mommy."
" Dengan senang hati Daddy."
Anggun memasukan 1 sendok Chesee cake kedalam mulutnya.
" Gimana Mommy."
" Rasanya enak sama kayak tampilannya. Sekarang kita coba cake yang terakhir."
Vandy membawa cake terakhir buatannya. Vandy berharap hasil cake yang terakhir ini tidak mengecewakan istrinya.
Vandy memotong cake coklat untuk istri tercintanya. Anggun menerima cake coklat yang diberikan suaminya itu. Anggun mulai memasukan suapan pertamanya.
" Mmmm lembut banget cakenya."
" Mommy gimana rasanya?."
" Enak Daddy cakenya lembut banget. Makasih ya Daddy sudah mau buatin Mommy sama Dedek cake yang sangaaat enak."
" Sama-sama Mommy sayang. Apapun akan Daddy lakukan buat kebagian Mommy dan Dedek yang masih ada disini" sambil mengelus perut istrinya.
Vandy memeluk istrinya dan memberikan kecupan dikening istrinya itu. Anggun sangat bahagia bisa dicintai sama suaminya itu. Anggun mengecup bibir suaminya sekilas tapi Vandy tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Vandy menahan tekuk leher istrinya dan memperdalam ciumannya itu. Setelah pasokan oksigen mereka berkurang Vandy pun melepaskan ciumannya.
Vandy menyatukan keningnya dengan sang istri. Anggun masih mengatur nafasnya yang tak beraturan karena ulah suaminya tadi.
" Love you my Wife."
" Love you more my Hubby."
__ADS_1
Vandy membawa istrinya kedalam pelukannya. Memberikan kenyamanan buat sang istri.
" Sekarang kita siap-siap pergi ke Dokter ya."
Anggun menganggukan kepalanya. Vandy membuka apron yang dia pakai tadi. Setelah itu Vandy dan istrinya pergi kekamar mereka untuk membersihkan diri. Mereka berjalan menaiki tangga. Sampai dipintu kamar Vandy dan istrinya langsung membuka pintu. Mereka pun masuk kedalam kamar mereka.
" Sayang kamu yang mandi duluan atau Mas."
" Aku duluan deh Mas."
Anggun mengambil handuk dan langsung masuk kekamar mandi. Anggun masuk kedalam bathtup dan mulai merendamkan tubuhnya. Anggun berendam cuma 10 menit. Anggun keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk. Anggun berjalan menuju walk in closet untuk mengambil pakaiannya.
Vandy melihat istrinya sudah keluar dari kamar mandi. Langsung mengambil handuknya dan pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya. Selesai mandi Vandy langsung menuju walk in closet untuk mengganti pakaiannya.
Anggun memoles sedikit wajahnya dengan make up. Setelah itu Anggun juga mengoles bibirnya dengan lipstik.
Vandy keluar dari walk in closet. Vandy melihat istrinya sedang asik duduk didepan meja rias. Vandy berjalan menghampiri istrinya.
" Cantik" puji Vandy.
" Mas juga tampan."
" Sudah siap berangkat sayang."
Anggun menganggukkan kepalanya. Vandy mengambil kunci mobilnya. Mereka berjalan sambil bergandengan.
Bik Mirna yang melihat tuan dan nonanya jalan bergandengan pun ikut bahagia.
"Sungguh pemandangan yang indah." gumam Bik Mirna.
" Bik. Kita mau pergi keluar dulu ya."
" Iya nona. Semoga bayinya sehat ya nona."
" Aamiin. Makasih ya Bik doanya. Kita berangkat dulu Bik. Assalamualaikum."
" Wa'alaikum salam. Hati-hati tuan, nona."
Mobil Vandy pun melaju meninggalkan kediamannya dan pergi menuju rumah sakit.
To be continue..
Jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian buat Author... 😉😉😉
__ADS_1
Happy Reading Guys... 😉😉😉