Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Selesai berbelanja Aska dan Kenzo pulang. Aska tidak ingin terjadi apa-apa pada keponakannya itu. Aska yakin dua orang yang mengikutinya tadi ada maksud tertentu. Untung Kenzo tidak tau kenjadian itu.


Aska mengambil helem yang dia titipkan tadi, setelah itu mereka berjalan menuju parkiran. Aska memasangkan helem kekepala Kenzo. Setelah itu dia menyalakan motornya. Kenzo naik keatas motor, Aska pun melajukan motornya meninggalkan mall.


Sepanjang jalan pulang Aska memikirkan siapa orang yang berani mengusik keluarganya. Aska tidak akan memberitahu pada kakaknya, tapi dia akan memberi tau abang iparnya.


Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit mereka pun sampai dirumah. Kenzo turun dari atas motor, sedangkan Aska memasukkan motor kegarasi.


Kenzo menunggu Aska, setelah itu mereka berdua masuk kedalam rumah. Sebelum itu Aska meminta tolong pada kang Tito untuk membawakan paper bag belanjaan mereka tadi kedalam rumah.


" Assalamualaikum" ucap Aska dan Kenzo.


" Wa'alaikum salam " jawab Kiara.


Kenzo dan Aska masuk kedalam rumah, disusul sama kang Tito dibelakang.


" Wah cucu Oma belanja apa tadi?" tanya Kiara.


" Beli mainan Oma" jawab Kenzo.


" Terus apalagi?" tanya Kiara lagi.


" Baju, mommy juga dibeliin baju sama paman " kata Kenzo.


" Benarkah" kata Anggun.


" Hhmmm"


" Untuk Oma nggak ada ya" kata Kiara pura-pura sedih.


" Ada dong, semuanya kebagian " kata Kenzo.


" Asik Opa dapat juga" kata Wiguna.


" Ini semua paman yang belikan" kata Kenzo.


Kenzo memberikan paper bag, kepada mommy, Oma dan juga Opanya. Anggun melihat baju yang dibelikan sama adeknya itu. Anggun sangat suka dengan baju yang dibelikan Aska.


" Makasih ya Dek" ucap Anggun.


" Sama-sama Kak" kata Aska.


" Kalau abang kapan beliin Opa?" tanya Wiguna.


" Nanti kalau abang udah punya uang " jawab Kenzo.

__ADS_1


" Emang sekarang abang nggak punya uang?" tanya Kiara.


" Nggak ada Oma" jawab Kenzo.


" Kenapa nggak minta sama daddy nya" usul Wiguna.


" Uang daddy udah habis untuk biaya sekolah abang" kata Kenzo.


Semua orang tertawa mendengar jawaban Kenzo. Padahal harta daddy nya itu tidak akan habis tujuh turunan.


Apalagi hanya untuk biaya sekolah Kenzo, itu tidak akan mengurangi sedikitpun uang daddynya. Kenzo tidak tau sekaya apa daddy sama mommy nya.


Dia hanya tau orang lain tidak boleh mengetahui identitas dia yang sebenarnya. Kenzo hanya tau sebatas itu. Dia masih kecil, jadi belum sepenuhnya mengerti tentang kekayaan dan aset yang dimiliki keluarganya.


" Uang daddy abang tidak akan habis untuk membayar uang sekolah abang" kata Wiguna.


" Emang uang daddy sebanyak apa Opa?" tanya Kenzo.


" Nanti kalau abang sudah besar, abang juga tau sekaya apa daddy nya. Yang pasti uang daddy nya tidak akan habis hanya karena membayar uang sekolah abang" jelas Wiguna.


" Abang tau daddy punya perusahaan yang besar, gedungnya juga tinggi sekali. Jadi uang daddy juga setinggi gedung itu kan Opa" ucap Kenzo.


" Iya sayang, jadi abang jangan takut kalau kehabisan uang, karena daddy abang banyak uang. Apa daddy pelit ngasih abang uang?" tanya Wiguna.


Karena uang daddy sudah disita sama mommy.


" Abang tenang aja, nanti kalau daddy nya sudah pulang Opa akan marahin dia" kata Wiguna.


" Apa daddy akan diusir dari rumah?" tanya Kenzo.


" Tentu saja, berani sekali dia tidak memberikan uang jajan untuk cucu kesayangan Opa" kata Wiguna.


Disuruh tidur diluar aja sama mommy, daddy nangis nggak karuan, apalagi nanti diusir.


Mereka pun mengahabiskan waktu dengan bercerita, lebih tepatnya mendengarkan Kenzo bercerita. Mereka semua sangat senang mendengar cerita Kenzo.


Kedua orangtua dan adek Anggun memutuskan untuk menginap dirumah Anggun. Mereka akan menemani Anggun malam ini.


***


Kia sangat sangat marah, karena dua orang suruhannya itu, gagal untuk mencari tau siapa Kenzo.


" Dasar orang-orang tidak berguna!, masa mengikuti anak kecil begitu saja kalian tidak bisa!" kata Kia emosi.


" Ma-maaf nyonya, kami juga nggak tau akan ketahuan secepat ini" kata salah satu orang suruhan Kia.

__ADS_1


" Itu karena kalian bod*h!, makanya pakai otak kalian itu untuk berpikir!"


" Terus gimana dengan sisa bayaran kami nyonya?" tanya orang itu.


"Kerja kalian saja tidak beres, malah minta sisa pembayaran. Jangan harap! "


" Ta-tapi kami sangat membutuhkan uang itu nyonya"


" Kalau kalian butuh uang itu, kerjakan tugas kalian!"


" Kami tidak mau lagi nyonya. Kami takut masuk penjara"


" Ck... benar-benar tidak berguna!"


Kia pergi meninggalkan kedua orang itu. Karena kalau dia masih disana akan menambah emosinya.


Kia melajukan mobilnya meninggalkan restoran. Kia akan memikirkan cara lain untuk mencari tau siapa Kenzo sebenarnya, dan kenapa wajahnya begitu mirip dengan mantan tunangannya.


Gue harus cari cara lain.


Kia pun sampai dirumahnya. Sebelum masuk Kia menyuruh Norman untuk memasukkan mobilnya kedalam garasi. Kia masuk kedalam rumahnya.


Kia langsung menuju kamarnya, saat mau menaiki tangga, langkahnya terhenti karena mendengar pertanyaan putranya.


" Mami darimana?" tanya Alex.


" Dari rumah teman, sayang"


" Aku nunggu mami dari tadi"


" Emang anak mami mau apa?" tanya Kia.


" Aku mau makan bersama mami"


" Ok, mami ganti baju dulu ya. Al tunggu mami di meja makan"


" Siap Mami"


Alex bergegas menuju ruang makan. Dia emang terbiasa makan disuapin sama maminya. Karena Kia sangat memanjakan putranya itu.


Makanya Kia sangat tidak rela jika ada yang menyaingi putranya itu. Kia akan melakukan apapun untuk putra tercintanya itu. Walau kadang caranya itu salah.


To be continue..


Happy Reading Guys.. 😉😉

__ADS_1


__ADS_2