
Pagi hari Anggun sudah bangun dari tidurnya. Anggun tidak melihat sang suami disampingnya. Anggun berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Tidak jauh beda dari Anggun, Sinta dan Sisil juga tidak melihat sang suami disamping mereka. Sinta dan Sisil pun pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka.
Diruang santai ketiga suami tampan itu masih betah dengan dunia mimpi mereka. Ya karena asik nonton drakor semalam, mereka sampai tidurnya jam 3 dini hari.
Anggun keluar dari kamarnya berbarengan dengan Sinta dan juga Sisil. Anggun tersenyum kepada kedua sahabatnya itu.
" Kalian baru bangun juga?" tanya Anggun
" Iya Nggun" jawab Sinta dan Sisil
Mereka bertiga berjalan menuruni anak tangga. Mereka akan memasak untuk suami dan anak-anak mereka. Walaupun para suami mereka sudah mempekerjakan pelayan, tapi ketiga wanita cantik itu lebih suka kalau mereka yang memasak untuk suami mereka.
Saat mau kedapur Anggun melihat suaminya tertidur disofa diruang santai. Anggun menghampiri suaminya, diikuti sama kedua sahabatnya.
" Ya ampun, ini suami kita atau bukan sih" kata Sisil.
" Jorok banget sih mereka" kata Sinta
" Pantas aja tadi pagi nggak kelihatan. Ternyata mereka tidur disini" kata Anggun.
" Sepertinya mereka berpesta semalam" kata Sinta
" Seperti nya begitu" kata Sisil
" Kita bangunkan mereka yuk" ajak Sisil
" Gue aja yang bangunkan" kata Sinta sambil tersenyum licik.
" Ok, kita serahkan sama lo Sin" kata Anggun
" Kebakaran....!!!" teriak Sinta
Sontak ketiga pria tampan itu terbangun dari tidur mereka.
" Buruan ambil air" kata Aldi
" Panggil Damkar aja " kata Gio
" Selamatkan istri dan anak kita dulu" kata Vandy.
Para suami tampan itu belum menyadari keberadaan istri mereka. Anggun dan kedua sahabatnya susah payah menahan tawa mereka, melihat tingkah absurd suami mereka.
" Gue mau menyelamatkan istri dan anak gue dulu" kata Vandy.
Vandy bergegas pergi keatas, tapi baru mau menaiki tangga Vandy baru menyadari keberadaan sang istri. Vandy langsung menghampiri istrinya.
" Jadi ini kerjaaan kalian" kata Vandy
Gio dan Aldi menoleh ke Vandy. Aldi dan Gio kaget, karena disana juga sudah ada istri mereka. Gio dan Aldi pun menghampiri istri mereka.
" Honey kamu nggak apa-apa kan?" tanya Aldi sambil memutar tubuh sang istri.
" Kamu apa-apaan sih Bee" kata Sinta
" Aku lagi meriksa kamu Honey" kata Aldi
" Aku nggak apa-apa" kata Sinta
" Ah syukurlah" ucap Aldi.
" Kalian kok bisa tidur disini?" tanya Sisil
__ADS_1
" Semalam kita nonton" jawab Gio
" Ya udah, sekarang Mas mandi gih, sekalian bangunkan abang" kata Anggun pada suaminya.
" Iya sayang" kata Vandy
" Kalian berdua juga mandi, sana!" kata Sinta pada suaminya dan Gio
" Jangan lupa bangunkan Gian Bee" kata Sinta
" Siap Honey"
Ketiga suami tampan itu pun pergi melaksanakan titah istri mereka. Sedangkan para istri pergi kedapur untuk menyiapkan sarapan untuk suami dan anak mereka. Sebelum pergi kedapur Anggun minta tolong sama pelayan untuk membersihkan ruang santai.
Sampai didapur mereka mebagi tugas. Anggun kebagian mengulek cabe, Sinta mencuci ikan, udang, ayam dan juga sayuran. Sedangkan Sisil bertugas memasak semua bahan masakan.
Mereka pun memulai tugas mereka masing-masing. Setelah 1 jam berkutat didapur, akhirnya semua masakan mereka pun selesai.
Anggun minta tolong pada para pelayan untuk menata hidangannya di atas meja makan. Semua pelayan pun dengan senang hati membantu nyonya mereka.
Vandy dan yang lain sudah selesai mandi, begitu juga dengan anak-anak mereka. Keenam lelaki tampan yang beda usia itupun turun kebawah untuk sarapan bersama.
Sampai dimeja makan, para istri melayani suami dan anak mereka. Mereka pun menikmati sarapan mereka dengan hikmat. Tak berselang lama semua hidangan di atas meja pun habis tak bersisa.
Ketiga wanita cantik itu bahagia melihat suami dan anak mereka makan dengan lahapnya. Bearti tidak sia-sia mereka masak tadi.
Selesai makan para istri membawa piring kotor kedapur untuk dicuci. Sedangkan para suami dan anak-anak duduk diruang santai. Selesai mencuci piring, para istri datang bergabung kembali bersama suami mereka.
" Bee coba kamu ceritakan kenapa kalian mau membangun vila ini" kata Sinta
" Sebenarnya yang punya ide ini Vandy, aku sama Gio cuma ngikutin aja" jelas Aldi
" Terus yang dekorasi vilanya siapa?" tanya Sisil
" Biaya nya gimana?" tanya Sisil lagi
" Kami bertiga patungan" jawab Gio
" Aku suka sama dekorasi vilanya. Apalagi kamar yang aku tempati" kata Anggun.
" Itu suami kamu sendiri yang mendekornya Nggun" kata Aldi.
" Benarkah yang dibilang Aldi itu Mas?" tanya Anggun pada Vandy.
" Benar sayang" jawab Vandy
" Bisakah kalian mengajak kami melihat vila ini" kata Sinta.
" Tentu Honey" kata Aldi
Para suami tampan itu mengajak istri dan anak mereka melihat keindahan vila itu. Vandy memilih berpencar melihat vilanya, karena Vandy yakin, para sahabatnya ingin menikmati bersama keluarga kecil mereka masing-masing.
Vandy dan keluarga kecilnya memilih kearah barat vila, yang mengarah kelaut. Anggun sangat terpesona melihat vila yang dibangun 3 sekawan itu. Vila itu sangat luas, dan pemandangannya juga indah.
" Mas"
" Hhhmm"
" Kenapa kamu memilih membuat vila disini?" tanya Anggun.
" Karena disini alamnya masih asri sayang, dan disini juga tenang" jawab Anggun.
" Benar Mas, disini udara sangat sejuk. Aku sangat suka"
__ADS_1
" Mommy, kakek itu sedang apa?" tanya Kenzo
" Kakek nya lagi nangkap ikan sayang" jawab
Anggun.
Kenzo berlari menghampiri kakek yang lagi menjala ikan itu. Anggun dan Vandy mengikuti dari belakang. Kenzo sangat antusias melihat kakek itu melemparkan jalanya ketengah laut.
Saat jala ditarik, cukup banyak juga ikan yang terperangkap dijala kakek itu.
" Mommy, daddy lihat ikannya banyak" kata Kenzo
" Iya, sepertinya disini banyak ikannya" kata Anggun.
" Daddy, abang mau tangkap ikan juga" kata Kenzo
" Daddy tidak bawa pancing sayang" kata Vandy.
" Gimana kalau kita pinjam jala kakek itu" usul Anggun.
" Apa!, ka-kamu serius sayang" kata Vandy
" Serius Mas"
" Tapi Mas nggak bisa menggunakannya sayang"
" Tenang Mas, kita minta tolong ajarin aja sama kakek itu" kata Anggun.
Mereka berjalan menghampiri kakek itu.
" Pagi Kek" sapa Anggun
" Pagi Nak"
" Boleh pinjam jala nya nggak Kek" kata Anggun.
" Boleh Nak"
" Tolong ajarin saya cara menggunakannya ya Kek" kata Vandy.
Kakek itupun mengajari Vandy cara menggunakan jala itu. Satu kali mencoba Vandy gagal, yang kedua kalinya pun gagal. Ternyata tidak semudah yang Vandy bayangkan.
" Ayo daddy semangat" kata Kenzo dan Anggun.
Vandy mencoba kembali melempar jalanya. Akhirnya Vandy berhasil melemparkan jalanya kelaut.
" Yeeyy berhasil" kata Vandy
" Mas"
" Hhhmm"
" Jalanya mana"
" Eh! kemana jalanya" kata Vandy
To be continue..
Hy Readers tersayang. Kemarin ada yang tanya cara vote nya gimana? Author kasih tau lagi carinya.
Makasih untuk kalian yang sudah ngasih votenya.. 🙏🙏
__ADS_1
Happy Reading Guys.. 😉😉