Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Pagi hari.


Kenzo sedang menunggu kedua sahabatnya. Tak berselang lama kedua sahabatnya pun datang. Mereka bertiga pun melaju kan motor mereka menuju sekolah.


Pagi itu suasana jalan raya lumayan rame sama kendaraan yang berlalu lalang. Kenzo cs melajukan motor mereka dengan kecepatan sedang.


Mereka bertiga pun sampai di sekolah. Kenzo cs memarkirkan motor mereka di tempat biasa. Seperti hari-hari sebelumnya Gian melihat sepeda milik Keyra, itu tandanya cewek cantik itu sudah berada di sekolah.


Kenzo cs berjalan menuju kelas mereka. Sepanjang jalan menuju kelas, Kenzo cs mendengar ucapan para siswi cewek. Mereka pada ngebahas pesta ulang tahun anak walikota.


" Sepertinya mereka juga di undang?" kata Gian.


" Sepertinya begitu " kata Tristan.


" Melodi sama Keyra juga ikut kek nya" kata Kenzo.


" Benarkah itu" kata Gian antusias.


" Hhmm"


" Kalian berdua enak banget nanti ada pasangannya, lah gue" kata Tristan.


" Lo kan ada anak walikota" kata Kenzo dan Gian berbarengan.


" Ck.. gue nggak tau anak walikota itu cowok atau cewek" kata Tristan.


" Iya juga sih " kata Gian.


" Apa kita harus cari tau terlebih dahulu" usul Kenzo.


" Nggak usah, lo bikin gue malu aja " kata Tristan.


" Ya udah kalau lo nggak mau" kata Kenzo.


Mereka bertiga pun sampai di dalam kelas. Gian melihat Keyra sudah duduk cantik di kursinya. Mereka bertiga langsung menuju bangku masing-masing.


" Morning Ken" sapa Melodi.


" Morning Mel" balas Kenzo.


Deg.


Sesaat jantung Melodi berdetak lebih kencang. Setelah itu Melodi tersenyum mendengar ucapan Kenzo. Baru pertama kali Kenzo memanggil nama nya.


" Kamu kenapa senyum-senyum begitu?, kesambet?" tanya Kenzo.


" Enggak"


" Terus kenapa senyum-senyum gitu?"


" Lagi happy aja"


" Happy kenapa?"


" Kepo deh" kata Melodi.


" Cih"

__ADS_1


Teeett..


Bel sekolah berbunyi, semua murid duduk dengan rapi dan mem pause acara ngegibah nya. Semua murid menunggu kedatangan guru mereka.


Tak berselang lama guru yang mereka tunggu pun sudah datang. " Selamat pagi anak-anak"


" Pagi Buk"


Proses belajar mengajar pun segera di mulai. Kenzo dan Melodi fokus mendengar kan sang guru menerangkan pelajaran. Begitu juga dengan yang lainnya.


Waktu begitu cepat berjalan. Jam istirahat pun datang. Semua murid pun pergi ketempat favorit mereka masing-masing. Ada yang ke kantin, ada yang ke taman dan ada juga yang ke perpustakaan.


Kenzo cs, Melodi dan Keyra memilih ke Rooftop sekolah. Tak lupa mereka membawa gitar, beberapa camilan dan juga minuman untuk mengisi perut mereka nanti.


Mereka berlima pun sampai di Rooftop. Keyra dan Gian menggelar tikar, yang dia dapat entah darimana. Setelah itu mereka meletakkan camilan dan juga minuman di atas tikar itu.


Gian mulai memetik sinar gitar itu. Jari jemari Gian sangat lihai memainkan kunci nada yang ada di gitar itu.


Dia semakin tampan kalau lagi main gitar gitu, gumam Keyra.


Gian pun mulai menyanyikan lagu my love by Westlife. Entah karena terlalu menikmati lantunan musiknya, Keyra pun ikut bernyanyi bersama Gian.


" Mereka berdua cocok ya" bisik Melodi ke telinga Kenzo.


" Kita juga cocok" kata Kenzo.


Deg.


Entah bercanda atau apa, ucapan Kenzo tadi membuat jantung Melodi berdetak lebih kencang. Melodi pun menggeleng-gelengkan kepalanya supaya pikirannya nggak ngawur.


" Kamu kenapa?" tanya Kenzo.


Akhirnya mini konser Gian dan Keyra pun selesai. Gian tersenyum kearah Keyra, begitu pun dengan Keyra. Dia membalas senyuman Gian padanya.


Ya Allah gini banget nasib jomlo, cuma bisa liat para kekasih sedang kasmaran, gumam Tristan dalam hati.


Karena melamun Tristan salah mengambil minuman. Kenzo melongo melihat Tristan dengan santainya menyeruput minumannya.


" Tian" panggil Kenzo.


" Hhmm"


" Lo aman?" tanya Kenzo.


" Aman " jawab Tristan sambil menyeruput minuman Kenzo tanpa dosa.


Sebelum minumannya habis tak bersisa, Kenzo segera merebut minumannya dari tangan Tristan.


" Lo apa-apaan sih Ken?!"


" Lo yang apa-apaan, main seruput minuman orang sembarangan" kesal Kenzo.


Tristan melirik minuman yang di ambil Kenzo tadi. Benar saja minuman itu bukan miliknya, Tristan hanya tersenyum menampakkan serentetan giginya yang putih.


" Sorry Ken, gitu aja ambekan Lo" kata Tristan.


" Kali ini gue maafkan"

__ADS_1


" Makasih Ken" kata Tristan sambil memeluk Kenzo.


" Tian lepasin, ntar Melodi pikir gue nggak normal lagi" bisik Kenzo di telinga Tristan.


" Nggak apa-apa, jadi gue ada teman jomlo" kata Tristan.


" Cih.. najis!" kata Kenzo sambil mendorong tubuh Tristan yang menempel seperti gurita di tubuhnya.


Melodi dan yang lain tersenyum melihat tingkah Kenzo dan Tristan. Melodi tidak menyangka kalau Kenzo bisa juga bersikap seperti anak kecil.


Mereka berlima memutuskan untuk pergi ke kelas, karena bel juga sudah berbunyi. Sampai di kelas mereka langsung duduk di kursi mereka masing-masing.


" Ntar pulang sekolah jadi kan?" tanya Tristan pada Gian.


" Ngapain?" tanya balik Gian.


" Cari kado Maisaroh" jawab Tristan.


" Oh iya hampir saja gue lupa" kata Gian.


" Bukan hampir lupa, tapi emang udah lupa"


" Ya elah, gitu aja ambekan" kata Gian sambil mencubit pipi Tristan.


" Ian lepasin?!"


Gian pun melepaskan tangannya dari pipi Tristan. Gian tersenyum melihat pipi Tristan yang memerah karena ulahnya.


Siang hari.


Semua murid bersiap untuk pulang ke rumah mereka masing-masing. Kenzo cs memasukkan peralatan sekolah mereka kembali kedalam tas.


Pulang sekolah mereka akan mencari hadiah untuk anak walikota. Ya malam nanti mereka akan menghadiri pesta ulang tahun anak walikota itu.


Kenzo cs langsung tancap gas menuju salah satu mall terbesar di kota itu. Tepat nya Mall milik Mommy nya. Motor mereka melesat dengan sangat cepat di jalan raya.


Mereka bertiga pun sampai di mall terbesar di kota itu. Kenzo cs memarkirkan motor mereka di tempat parkir yang ada di sana. Setelah itu mereka masuk kedalam mall itu.


Saat kaki mereka melangkah masuk kedalam mall, semua mata tertuju pada mereka, terutama para pengunjung cewek. Mata mereka seperti ingin menelan Kenzo cs bulat-bulat.


Kenzo cs tidak terlalu menghiraukan para cewek itu. Mereka terus berjalan menyusuri toko-toko yang ada di mall itu. Langkah mereka pun berhenti di sebuah toko aksesoris.


Tanpa ragu ketiga cowok tampan itu langsung masuk ke dalam itu. Saat berada di dalam toko, mata mereka di manjakan dengan berbagai macam aksesoris cewek.


Mereka bertiga bingung mau membeli yang mana. Karena mereka bertiga tidak berpengalaman soal yang begituan. Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk meminta tolong karyawan toko untuk mencari kan kado yang bagus.


Karyawan toko itu dengan senang hati membantu ketiga cowok tampan itu. Tak butuh waktu lama karyawan itu pun menemukan kado yang bagus untuk mereka bertiga.


Kenzo meminta tolong untuk membungkus hadiah itu dengan sangat bagus dan juga cantik. Karyawan toko pun melakukan titah Kenzo.


Kenzo dan Gian mencari sesuatu untuk mereka berikan pada teman cewek mereka. Tristan juga tidak mau kalah, dia juga mencari aksesoris untuk dia berikan pada princess Kiran.


Mata Tristan berbinar melihat aksesoris yang lucu-lucu itu. Dia membayangkan Kiran tersenyum karena menerima hadiah darinya. Begitu juga dengan Kenzo dan Gian, mereka berdua membayangkan senyuman indah Melodi dan juga Keyra.


Setelah mereka mendapatkan aksesoris yang mereka inginkan. Kado untuk anak walikota juga sudah di dapat. Mereka langsung menuju kasir, untuk membayar belanjaan mereka tadi.


Selesai membayar semua belanjaannya, mereka bertiga pun memutuskan untuk pulang. Karena mereka memang tidak suka nongkrong-nongkrong di mall, seperti anak muda lainnya.

__ADS_1


To be continue..


Happy weekend guys..😚😚


__ADS_2