Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Sore hari Vandy bersiap pulang kerumah. Vandy memasukkan berkas yang akan dia bawa besok. Karena besok dia akan berangkat keluar negeri bersama Aldi.


Selesai memasukkan semua berkas yang akan dibawa, Vandy mengambil kunci mobil. Vandy melangkah keluar ruangannya. Saat keluar dari ruangannya, Vandy melihat sekretaris nya masih ada disana.


" Kamu belum pulang?" tanya Vandy pada sekretaris nya.


" Belum Pak, kerjaan saya masih ada sedikit lagi" jawab sekretaris Vandy.


" Baiklah, saya pulang duluan"


" Ya Pak"


Vandy pun berlalu pergi meninggalkan sekretaris nya yang masih bengong, karena Vandy menyapa nya. Vandy pun menghilang didalam lift.


Mimpi apa gue semalam bisa ditanya sama CEO tampan. Tapi sayang nya gue cuma bisa mengidolakannya.


Ririn kembali mengerjakan pekerjaannya yang tertunda tadi. Dia tidak mau berpikir tentang hal-hal aneh lagi. Kalau tidak dia akan kehilangan pekerjaannya.


Vandy melajukan mobilnya meninggalkan perusahaan. Diperjalanan tanda alarm bahan bakar mobilnya berbunyi, Vandy pun mencari pertamina terdekat.


Mobil Vandy pun sampai dipertamina. Dia mengisi full bahan bakarnya, setelah selesai mengisi bahan bakarnya, Vandy kembali melanjutkan perjalanannya.


Vandy pun sampai digerbang rumahnya. Dia membunyikan klakson mobilnya. Satpam yang sudah hapal bunyi klakson mobil tuannya langsung membukakan pintu gerbang.


" Makasih Pak Asep"


" Sama-sama Aden"


Vandy melajukan mobilnya memasuki rumah utama. Sampai dirumah utama Vandy langsung memasukkan mobilnya kedalam garasi.


Didepan pintu istri sama anaknya sudah menunggu kedatangannya. Vandy sangat senang, karena istrinya selalu menyambut kepulangannya.


Anggun mengambil tas kerja suaminya, Vandy mengecup kening serta kedua pipi istrinya. Rasa letih karena bekerja hilang seketika.


" Daddy bau!, jadi jangan cium-cium mommy" kata Kenzo.


" Suka-suka daddy dong!, mommy kan istri daddy" kata Vandy.


" Tapi dia mommy ku, dan aku nggak mau mommy ikut bau karena ulah daddy" kata Kenzo tak mau kalah.


" Walaupun daddy belum mandi, tapi daddy nggak bau. Malahan mommy kamu suka bau daddy yang seperti ini" kata Vandy.


" Pokoknya nggak boleh cium-cium mommy aku"


" Sudah-sudah, kamu keatas dulu Mas. Nanti aku siapin air untuk mandi kamu" kata Anggun.


Anggun pergi kekamar untuk menyiapkan air untuk mandi suaminya. Setelah istrinya pergi, Vandy memanas-manasi Kenzo kembali.


" Kamu dengarkan, mommy itu sayang dan cinta sama daddy, sampai air untuk mandi aja disiapin sama dia" kata Vandy.


" Daddy kayak bayi, air mandi pake disiapin juga" ledek Kenzo.


" Biarin, bilang saja kamu iri " kata Vandy.


" Aku anak pintar dan juga sudah besar jadi untuk apa iri sama daddy yang kayak bayi" kata Kenzo.


Ck.. bocah tengil ini bikin gue emosi saja. Untung anak gue, kalau nggak udah gue masukin kedalam karung.


" Daddy mau keatas dulu, hati-hati ya biasa nya disini ada makhluk halus"

__ADS_1


" Iya, makhluk halusnya kan daddy" kata Kenzo.


Ck.. bocah tengil ini pinter banget bikin gue emosi. Untung loe anak gue, kalau nggak udah gue karungngin dan gue buang ke laut.


Vandy meninggalkan Kenzo sendiri diruang tamu. Vandy menaiki tangga menuju kamarnya. Vandy membuka pintu kamarnya. Vandy masuk dengan langkah gontai kedalam kamarnya.


" Kamu kenapa lesu gitu Mas?"


" Karena Kenzo sayang"


" Emang Kenzo ngapain kamu?"


" Mas yang tampan kek gini, masa dia samain sama makhluk halus" kesal Vandy.


Anggun tertawa mendengar ucapan suaminya itu.


" Kok kamu ketawa sih sayang"


" Habis kamunya lucu"


" Emangnya aku badut" kata Vandy sambil berjalan menuju kamar mandi.


Setelah suaminya menghilang dalam kamar mandi. Anggun menyiapkan pakaian untuk suaminya itu. Suaminya itu terlihat lucu kalau lagi kesal begitu.


Selesai menyiapkan pakaian untuk suaminya, Anggun turun kebawah untuk menemani putranya. Sampai dibawah Anggun mencari keberadaan putranya itu.


Anggun melihat putranya sedang menonton acara kesukaannya. Anggun pun menghampiri putranya. Anggun ikut duduk diatas karpet bulu.


" Abang kok suka banget sih duduk diatas karpet?"


" Karena lebih enak dan nyaman mom"


" Mau mom" jawab Kenzo


" Mommy ambilkan dulu ya"


" Hhhmm"


Anggun berjalan menuju dapur. Sampai didapur Anggun langsung menuju kulkas. Anggun mengambil beberapa snack ukuran besar, buah yang sudah dipotong-potong dan minuman.


Anggun agak kesusahan membawa camilannya. Vandy yang baru turun dari kamarnya melihat sang istri lagi kesusahan. Langsung membantu sang istri.


Vandy membantu membawa buah dan snack. Anggun tersenyum pada suaminya.


" Makasih Mas"


Mereka berjalan menuju ruang keluarga. Vandy meletakkan buah dan snack diatas meja. Anggun meletakkan minuman diatas meja.


Anggun membuka snack dan memberikannya pada Kenzo.


" Makasih mommy"


" Sama-sama sayang"


Kenzo memakan snack yang diberikan mommynya tadi. Sedangkan Anggun memilih makan buah.


" Mas jadi berangkat besok?" tanya Anggun.


" Iya sayang " jawab Vandy

__ADS_1


Vandy melihat raut wajah istrinya berubah sedih, langsung memeluk istrinya. Dia tau apa yang dipikirkan istrinya itu. Anggun pun tidak bisa menahan air matanya lagi.


Anggun menangis dalam pelukan suaminya. Dia terbayang kejadian beberapa tahun lalu. Anggun benar-benar khawatir, apalagi suaminya akan pergi jauh dan sangat lama.


" Sayang, Mas tau apa yang kamu pikirkan.Insya Allah Mas akan baik-baik aja. Jadi Mas mohon kamu jangan sedih kek gini. Kasihan baby kita sayang, nanti dia ikutan sedih, karena melihat mommy nya bersedih"


" Ta-tapi aku benar-benar takut Mas. Aku nggak sanggup kehilangan kamu" ucap Anggun terisak.


" Kamu nggak akan kehilangan aku sayang. Ntar abang ikut sedih melihat kamu nangis kek gini sayang. Kamu nggak mau kan abang bersedih"


Karena nggak mau melihat anaknya bersedih Anggun pun menghentikan tangisnya. Setelah istrinya mulai tenang barulah Vandy melepaskan pelukannya.


" Mas akan selalu bersama kamu, dan membesarkan anak-anak kita bersama. Jadi kamu jangan memikirkan kejadian itu lagi" kata Vandy sambil mengecup kening sang istri.


" Mas harus baik-baik aja ya"


" Insya Allah Mas akan baik-baik aja sayang"


Vandy memeluk istrinya kembali, menyalurkan cintanya kepada sang istri. Anggun pun membalas pelukkan suaminya itu.


Malam hari selesai makan malam, Anggun mengemas pakaian dan juga dokumen yang akan dibawa suaminya. Anggun memasukkan semuanya kedalam koper, setelah semuanya selesai Anggun pun menutup koper dan menguncinya.


Vandy meletakkan kopernya disamping nakas. Setelah itu dia membaringkan tubuhnya di atas kasur.


" Sayang tidur disini" kata Vandy sambil menepuk-nepuk kasur disampingnya.


Anggun merebahkan tubuhnya disamping suaminya. Vandy membawa sang istri kedalam pelukannya. Vandy membelai rambut sang istri, dan sesekali mencium pucuk kepala istrinya.


Vandy mengelus perut istrinya. " Dedek lagi apa sih didalam sini?"


" Lagi bobok daddy" jawab Anggun sambil menirukan suara seperti anak kecil.


" Emang baby nya bisa bobok juga ya sayang?" tanya Vandy.


" Bisa dong Mas" jawab Anggun.


" Apa baby pengen ditengok sama daddy?"


" Nggak daddy" jawab Anggun.


" Ayolah sayang, Mas udah lama puasa ni" bujuk Vandy.


" Lama apaan, baru dua minggu kok" kata Anggun.


" Dua minggu itukan lama sayang, lagian besok Mas juga mau pergi. Jadi boleh ya, ya" bujuk Vandy lagi.


Anggun pun menganggukkan kepalanya. Setelah mendapatkan lampu hijau dari sang istri, Vandy pun langsung memulai aksinya. Vandy mulai menciumi wajah istrinya. Vandy memberikan sentuh-sentuhan lembut untuk istrinya.


Setelah istrinya rileks, barulah Vandy memulai penyatuannya dengan sang istri. Vandy melakukannya dengan sangat lembut. Vandy tidak ingin menyakiti calon babynya.


Setelah 30 menit Vandy menyudahi aksinya. Dia pun tumbang disamping sang istri. Vandy mengecup kening sang istri.


" Makasih sayang"


" Sama-sama Mas"


Vandy menutupi tubuhnya dan sang istri dengan selimut. Setelah itu dia memeluk tubuh istrinya. Anggun memejamkan matanya, mungkin karena efek kelelahan Anggun pun terlelap. Tak berapa lama Vandy pun menyusul sang istri kealam mimpi.


To be continue..

__ADS_1


Happy Reading Guys.. 😉😉


__ADS_2