Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Para wanita cantik beda usia itu masih menunggu sesi pemotretan Oppa-Oppa tampan itu. Mereka tidak menyadari bahaya yang akan datang menghampiri mereka semua.


" Mereka terlihat sangat macho" kata Sinta.


" Benar, aura mereka benar-benar terpancar" kata Sisil.


Anggun tidak mendengarkan pembicaraan kedua sahabatnya itu. Dia sedang fokus melihat fotonya dengan Lee Min-ho yang ada di ponselnya.


Tidak jauh beda dengan Anggun. Melodi cs juga menatap foto mereka dengan kedua Oppa tampan tadi. Mereka berasa seperti mimpi, karena bisa bertemu dengan suami sejuta umat itu.


" Gue pengen cetak ni foto deh" kata Dira.


" Gue juga, habis itu di pajang di dalam kamar" kata Keyra.


" Kalau gue pengen kantong in dia aja" kata Melodi.


Para wanita cantik itu larut dalam imajinasi mereka masing-masing. Anggun cs senyum-senyum sendiri membayangkan isi otak mesum mereka.


Kiran dan Daffin bingung melihat orang tua mereka senyum-senyum sendiri.


" Apa mama Affin sakit ya princess?" tanya Daffin pada Kiran.


" Sepertinya begitu, tapi bukan mama Affin aja. Mommy aku juga sakit kayaknya" kata Kiran.


" Ada-ada saja orang dewasa ini" kata Daffin.


Kedua aktor tampan itu sudah selesai melakukan pemotretan. Kemudian mereka pergi menemui wanita cantik tadi.


" Lama ya nunggunya?" tanya Lee Min-ho.


" Nggak kok" jawab Sisil.


" Satu tahun di seluruh nunggu juga nggak masalah" kata Sinta.


" Iya, asal kita bisa ngobrol bareng kalian" kata Anggun.


Kedua aktor tampan itu tersenyum mendengar ucapan ketiga wanita cantik itu. Tiba-tiba mata Lee Min-ho tertuju pada Kiran dan Daffin.


" Apa ini anak kalian?"


" Ya, yang perempuan itu anak saya" kata Anggun.


" Dan yang laki-laki itu anak saya" kata Sinta.


Ya Anggun dan Sinta tidak melupakan kalau mereka itu adalah seorang ibu. Tapi kalau menjadi seorang istri mungkin mereka agak sedikit lupa.


" Wah.. anak kalian cantik dan juga tampan"


" Terima kasih pujiannya" ucap Anggun dan Sinta.


" Apa kalian kesini dengan suami kalian?" tanya Song Joo-ki.


" Tidak, suami kami sedang sibuk" kata Sinta.


" Iya, mereka jarang ada waktu untuk kami" kata Anggun.


" Kasihan sekali"


"Apa kalian mau makan siang bersama kami?" tanya Sisil.


" Of course" jawab kedua pria tampan itu.


Ya Allah mimpi apa semalam bisa ngajak ni Oppa-Oppa makan. Gumam Anggun dalam hati.

__ADS_1


Para wanita cantik itu tidak menyadari kalau para singa mereka sedang dalam mode on. Dan sekarang sedang menuju ke tempat mereka.


Vandy cs mempercepat langkah mereka. Begitu juga dengan Kenzo cs. Mereka sampai menunda pemotretan mereka, karena mendengar kekasih mereka menemui Oppa-Oppa gaje itu.


Sesampainya mereka di lokasi tempat para wanita cantik itu. Emosi para pria itu tambah naik lagi. Bagaimana tidak, para wanita cantik itu, sedang asik mengobrol sambil tertawa sama Oppa-Oppa gaje mereka itu.


" Berani sekali kamu senyum-senyum sama cowok lain, sayang" kata Vandy.


" Kita akan apakan mereka semua?" tanya Aldi.


" Yang cowoknya kita karungin, habis itu kita buang ke jurang sana" kata Gio.


Para lelaki tampan yang dalam mode on itu berjalan menghampiri istri mereka yang sedang senyum-senyum gaje itu.


Anggun dan yang lain belum merasakan merasakan keberadaan suami mereka. Mereka masih asik mengobrol sambil bercanda dengan kedua pria tampan yang ada di depan mereka itu.


" Daddy" panggil Kiran.


" Princess mommy memang pinter, udah berani manggil Daddy, bukan calon Daddy lagi kata Anggun pada sang putri.


" Papa" panggil Daffin.


" Daffin memang pintar, tau aja calon papanya ada disini"


" Ehem!" Vandy cs berdehem untuk menyadarkan para istri mereka.


" Kok gue berasa kenal sama bunyi batuknya" kata Anggun.


" Gue juga, berasa Dejavu " kata Sinta.


" Mungkin itu hanya batuk lewat" kata Sisil.


" Sepertinya begitu" kata Anggun dan Sinta.


" Ehem..Ehem!"


" Apa itu bunyi makhluk astral" kata Sinta.


" Mungkin" kata Sisil.


Melodi cs menoleh ke belakang, alangkah kagetnya mereka melihat kekasih mereka berdiri tidak jauh dari mereka. Seketika wajah mereka jadi pucat, mereka seperti pencuri yang sedang ketahuan mencuri.


" Ta-tante" panggil Melodi pada Anggun.


" Hhmm"


" Kita pamit ke sana dulu ya" kata Melodi.


" Apa kalian nggak mau foto-foto lagi?" tanya Anggun.


Mau, tapi sekarang ini nyawa kami dalam bahaya. Bukan cuma kami, Tante juga. Gumam Melodi dalam hati.


" Kami mau berfoto di sana dulu Tante" kata Melodi.


" Baiklah, hati-hati. Jangan jauh-jauh perginya" kata Anggun.


"Baik Tante"


Melodi cs segera beranjak dari tempat duduknya. Kemudian pergi menghampiri kekasih mereka. Tapi belum sampai mereka di tempat kekasih mereka. Kenzo cs sudah pergi dari sana.


" Pasti mereka marah banget ni" kata Melodi.


" Pastinya" kata Keyra dan Dira.

__ADS_1


Melodi cs segera mengejar kekasih mereka. Mereka harus bisa meredakan amarah kekasih mereka itu.


Sekarang hanya tinggal para istri, yang akan di amuk para suami mereka masing-masing. Para istri itu belum juga menyadari bahaya yang akan datang menghampiri mereka.


" Mommy" panggil Kiran.


" Ya sayang"


" Daddy, ada--"


" Mommy tau, Kiran ingin punya Daddy baru kan?" kata Anggun menyela ucapan putrinya.


Wajah Vandy tambah memerah dan juga panas. Asap juga sudah mulai keluar dari kepala dan juga telinganya. Istrinya benar-benar menguji kesabarannya.


" Bisa kamu ulangi ucapan kamu tadi, sayang?" bisik Vandy di telinga sang istri.


Deg.


Jantung Anggun seketika berhenti berdetak. Mendengar suara yang sangat familiar itu. Tubuh Anggun seketika membeku.


Mamp*s, ketahuan mencuri kan gue. Gumam Anggun dalam hati.


Begitu juga dengan Sinta dan Sisil, karena suami mereka sudah ada di belakang mereka. Roman-romannya akan terjadi perang dunia ninja ke 5 ini.


" Kamu bilang mau menjadi Mimin ini suami kamu?" tanya Vandy.


" Nggak Mas, kamu salah dengar kali" kata Anggun.


" Kuping Mas masih berfungsi dengan baik. Jadi Mas dengar semua ucapan kamu dari A sampai Z " kata Vandy.


Makin shock Anggun mendengar ucapan suaminya itu. Dia bilang mendengar semuanya?, berarti suaminya sudah lama mendengar omongannya.


Ya Tuhan, bantulah hamba mu ini.


Kedua aktor tampan itu bingung melihat situasi yang ada didepan mereka sekarang. Karena di depan mereka sudah duduk tiga pria tampan.


" Apa mereka ini suami kalian?" tanya kedua aktor tampan itu.


Anggun dan kedua sahabatnya hanya menganggukkan kepala mereka.


" Annyeong Haseyo" sapa kedua pria tampan itu.


" Enak aja kalian bilang kita anying" kata Vandy.


Anggun menepuk jidatnya mendengar ucapan sang suami. " Mas maksud mereka itu Hallo, bukan anying"


" Aku dengarnya anying seyo. Bukan Hello " kata Vandy.


" Ck.. itu bahasa Korea Mas. Masa mas nggak tau"


" Nggak, lagi pula Mas nggak mau bahas masalah bahasa. Yang jelas sekarang Mas marah dan juga kecewa sama kamu"


" Kok gitu?, aku kan nggak ngapa-ngapain?"


" Nggak ngapa-ngapain kamu bilang?, terus ketemu sama Mimin gaje ini, apa namanya?"


" A-aku nggak sengaja ketemu sama mereka"


" Alasan!" kata Vandy sambil berlalu pergi meninggalkan istrinya.


Keadaan Sinta dan Sisil tidak jauh beda dengan Anggun. Suami mereka juga marah dan pergi meninggalkan mereka begitu saja. Tanpa mendengarkan ucapan mereka.


Anggun dan kedua sahabatnya pamit pada kedua pria tampan itu. Mereka bertiga tidak menyangka akan ketahuan sama suami mereka. Sekarang mereka bertiga akan memikirkan cara untuk menjinakkan bom atom yang akan meledak.

__ADS_1


To be continue..


Happy Reading 😚😚


__ADS_2