Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Malam hari.


Kenzo sudah siap mau pergi ke Mall. Ya dia akan membeli perlengkapan sekolahnya. Kenzo terlihat tampan dengan memakai baju kaos berwarna hitam, tidak lupa dia memakai sarung tangan.


" Mommy, daddy, abang berangkat dulu ya"


" Iya, hati-hati bawa motornya Bang" pesan Anggun pada putra sulungnya itu.


" Siap mommy. Abang berangkat dulu, Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam"


Kenzo segera menemui kedua sahabatnya, yang dari tadi sudah menunggunya di luar.


" Lama amat si lo " protes Gian.


" Gue pamitan sama nyokap bokap dulu" kata Kenzo.


" Yuk jalan, ntar kemalan" kata Tristan.


Mereka bertiga pun memakai helm, kemudian naik ke atas motor masing-masing. Motor pun melaju pergi meninggalkan rumah Kenzo.


Suasana pada malam itu lumayan rame, sama kendaraan yang berlalu lalang. Mereka bertiga pun terpaksa melajukan motor dengan kecepatan rendah.


Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, Kenzo cs pun sampai di salah satu mall terbesar di kota itu. Mereka bertiga pun memarkirkan motor di tempat khusus kendaraan roda dua.


Kedatangan mereka ke mall pun menjadi pusat perhatian semua pengunjung. Ya siapa yang tidak kenal dengan mereka bertiga. Apalagi wajah mereka terpampang nyata di salah satu toko perhiasan terkenal.


Kenzo cs memang banyak menjadi ambasador produk terkenal di kota itu.


" Daebak..!, bukankah mereka model terkenal itu" kata salah satu gadis.


" Benar. Sini buku loe" kata teman gadis itu.


" Untuk apa?"


" Bod*h!, untuk minta tanda tangan mereka"


Teman gadis itu pun memberikan bukunya pada gadis itu. Gadis itu pun bergegas mengejar Kenzo cs.


" Permisi" ucap gadis itu.


Kenzo cs pun menghentikan langkah mereka.


" Boleh minta tanda tangan kalian nggak?" tanya sang gadis dengan nada manja.


Kenzo dan Gian jijik melihat cewek yang ada di hadapan mereka itu. Ya Kenzo memang tidak suka dengan perempuan yang pura-pura bersikap sok manis dan juga sok cantik.


" Boleh" kata Tristan sambil mengambil buku yang ada di tangan gadis itu.


Tristan dengan cepat memberikan tanda tangannya. Sedangkan Kenzo dan Gian hanya cuek aja. Mereka membiarkan Tristan untuk memberi tanda tangannya.


Setelah menandatangani buku sang gadis itu, Tristan memberikan buku itu kembali pada sang gadis, dengan senang hati gadis itu menerima bukunya kembali.


" Terima kasih" ucap gadis itu.


" Sama-sama " balas Tristan.


Kenzo cs pun melanjutkan perjalanan mereka kembali menuju toko perlengkapan sekolah.Ya mereka akan berburu alat tulis.


Gadis tadi sangat senang menerima buku yang sudah di beri tanda tangan oleh Tristan tadi. Tapi dia sedikit kecewa, karena di buku itu cuma ada tanda tangan Tristan. Sedangkan Kenzo dan Gian tidak memberikan tanda tangan mereka.

__ADS_1


" Wah hebat banget lo bisa dapat tanda tangan mereka" puji teman sang gadis.


" Tentu saja, siapa sih yang bisa menolak pesona gue" kata sang gadis dengan sombongnya.


" Benar banget, secara kan loe cantik" puji teman sang gadis.


" Yuk cabut, gue mau memajang tanda tangan ini di kamar gue" kata sang gadis.


Gadis itu pun pergi dari mall itu, dengan setia temannya mengekor dari belakang. Sepanjang jalan gadis itu memeluk buku yang ada tanda tangan dari Tristan tadi.


Kenzo cs sudah sampai di salah satu toko perlengkapan sekolah terlengkap di mall itu. Sampai di pintu masuk, mereka di sambut sama karyawan toko itu.


" Selamat datang di toko kami"


Mereka bertiga pun masuk kedalam toko. Kenzo cs pun berpencar dan mulai berburu keperluan mereka masing-masing.


Kenzo mencari buku yang bagus untuk dia dan sang adik. Setelah menemukan buku yang dicari, Kenzo beralih ketempat rak yang berisi berbagai macam pena dan pensil.


Kenzo sudah mendapatkan semua yang dia butuhkan, begitu juga dengan Gian dan Tristan. Mereka bertiga pun pergi kasir untuk membayar belanjaan mereka.


Selesai membayar Gian dan Tristan menemani Kenzo ke toko boneka. Ya Kenzo sudah berjanji untuk membelikan Kiran boneka.


Mereka pun masuk kedalam toko. Kenzo mulai mencari boneka yang di inginkan adik kecilnya itu. Tristan juga membeli satu boneka untuk dia berikan pada Kiran.


Kenzo pun mengambil satu boneka pokemon. Kiran memang beda dari anak perempuan lainnya. Jika anak perempuan lain suka mengoleksi boneka barbie, Kiran malah mengoleksi boneka pokemon, terutama Pikachu.


Tristan membelikan Kiran boneka hello kitti yang cukup besar. Kenzo dan Tristan pun menuju kasir untuk membayar boneka yang mereka beli.


Jam sudah menunjukkan jam 8 malam, mereka memutuskan untuk pulang. Kenzo memesan taxi secara online, melalui aplikasi yang ada di ponselnya.


Karena tidak mungkin bagi mereka membawa boneka yang lumayan besar itu dengan motor. Tidak berapa lama taxi yang di pesan pun datang.


" Benar Pak. Bisa antarkan boneka ini ke alamat ini" kata Kenzo sambil menyerahkan secarik kertas.


" Bisa Nak"


Kenzo pun memasukkan boneka tadi kedalam taxi. Taxi pun melaju meninggalkan mall, kemudian di ikuti sama Kenzo cs dibelakang.


Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, taxi tadi pun sampai di depan pintu gerbang rumah Kenzo. Tak lama Kenzo cs pun juga sampai.


Pak satpam membuka pintu gerbang untuk Kenzo cs dan taxi tadi. Taxi dan ketiga motor itu pun masuk kedalam menuju rumah utama.


Sampai di depan rumah utama, sang sopir taxi itu sangat takjub melihat rumah Kenzo yang bak istana itu.


Kenzo menurunkan boneka tadi dari dalam taxi. Setelah itu dia memberikan ongkos sesuai tarif yang sudah tertera di layar ponsel sopir taxi itu.


Setelah menerima ongkos dari Kenzo, bahkan Kenzo membayar ongkosnya lebih. Sopir taxi itu pun pergi meninggalkan rumah besar itu. Sepanjang jalan sopir taxi itu memikirkan berapa banyak pelayan yang bekerja dirumah itu.


Kenzo menggendong boneka yang dia beli tadi, begitu juga dengan Tristan. Mereka bertiga pun masuk kedalam rumah.


" Assalamualaikum" ucap mereka bertiga.


" Wa'alaikum salam" jawab Bik Mirna.


" Kiran udah tidur apa belum Bik?" tanya Kenzo.


" Belum Den. Kiran bilang mau nunggu Aden"


" Kita kedalam dulu ya Bik"


" Silakan Den"

__ADS_1


Mereka bertiga pun pergi keruang keluarga.


" Kalian sudah pulang?" kata Anggun.


Kiran yang mendengar abangnya pulang pun langsung menoleh. " Abang sudah pulang" kata Kiran sambil berlari ke arah Kenzo.


Kenzo pun membalas pelukan sang adik.


" Apa ini boneka untuk adek?"


" Hhhmm"


" Terima kasih Abang" ucap Kiran sambil memeluk boneka Pikachu nya.


" Sama-sama princes "


" Bang Tian punya hadiah untuk Kiran" kata Tristan.


" Tapi Kiran nggak lagi ulang tahun Bang Tian" kata Kiran.


" Hadiah kan nggak selalu diberikan saat ulang tahun saja" kata Tristan.


" Baiklah, mana hadiahnya" kata Kiran.


Tristan mengambil boneka yang dia beli tadi, kemudian memberikannya pada Kiran.


" Makasih Abang Tian" ucap Kiran sambil mencium pipi Tristan.


Tristan tersenyum karena mendapatkan ciuman dari Kiran. " Sama-sama princes"


" Abang Ian mana hadiah untuk Kiran?" tanya Kiran pada Gian.


" Sorry abang lupa princes " kata Gian.


" Kali ini Kiran maafkan, tapi besok abang Ian harus belikan dua boneka untuk Kiran"


" Siap princes " kata Gian.


Karena sudah malam Gian dan Tristan pun pamit kepada mommy dan daddy Kenzo. Karena besok mereka akan masuk sekolah, jadi tidur tidak boleh larut malam.


Setelah Gian dan Tristan pulang. Kenzo, mommy, daddy dan adiknya memutuskan untuk istirahat juga, mereka pun pergi kekamar masing-masing untuk istirahat.


To be continue..


Jangan lupa like dan vote nya ya..😉😉


Manjakan mata dulu Guys.😁😁


Kenzo



Gian



Tristan



Happy Reading.. 😚😚

__ADS_1


__ADS_2