Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Kenzo dan Melodi mengikuti pelajaran dengan sangat baik. Mereka berdua melupakan sejenak masalah perjodohan yang di buat oleh orang tua mereka.


Satu setengah jam sudah berlalu, jam pelajaran pertama pun sudah usai. Para murid pergi ke kantin, ada yang ke taman dan juga ke perpustakaan.


" Kantin yuk guys" ajak Dira.


" Lo aja sendiri sana!, ngapain ngajak kita-kita" ketus Tristan.


" Jangan galak-galak, nggak cocok sama wajah imut kamu" kata Dira.


" Biarin"


" Kalian berdua kenapa sih ribut mulu, ntar gue nikahkan, baru tau rasa"


" Mau" kata Dira.


" Ogah" kata Tristan.


" Sekarang Ogah, ntar udah bucin malah iya" kata Gian.


" Nggak akan gue bucin sama dia" kata Tristan.


" Aku pastiin kamu akan bucin sama aku" kata Dira.


" Coba saja" kata Tristan.


" Kalau aku berhasil, kamu harus nikah sama aku" kata Dira.


" Kenapa harus nikah?" tanya Tristan.


" Katanya lo nggak akan bucin, jadi terima aja " kata Gian.


" Benar itu Tian" kata Kenzo.


" Ok, gue mau" kata Tristan.


" Deal ya" kata Dira sambil mengulurkan tangannya.


" Deal" kata Tristan sambil menjabat uluran tangan Dira.


" Kalian saksinya ya guys, kalau Tristan mau nikah sama aku" kata Dira.


" Tapi lo jangan main curang" kata Tristan pada Dira.


" Curang gimana?" tanya Dira.


" Ya, nggak boleh pake ilmu pelet" kata Tristan.


Dira dan yang lain tertawa mendengar jawaban Tristan tadi. Mereka tidak menyangka Tristan akan bicara seperti itu.


" Kamu tenang aja, Dira yang baik hati dan tidak sombong dan rajin menabung ini, tidak akan pernah pake gituan" kata Dira.


" Lo dengar tu Tian, Dira itu paket komplit" kata Gian.


" Kalau dia paket komplit, kenapa nggak lo aja yang nikah sama dia" kata Tristan.

__ADS_1


" Tidak bisa, karena gue mau nikahnya sama Keyra" kata Gian keceplosan.


Keyra kaget mendengar ucapan Gian, sedangkan Kenzo dan yang lain biasa saja. Karena mereka tau kalau Gian memang suka sama Keyra, tapi sayangnya Keyra tidak peka.


Gian melirik Keyra sekilas, ketika itu Keyra pun melirik kearah Gian, mata mereka saling mengunci satu sama lain. Tapi beberapa detik kemudian mereka saling memalingkan wajah.


Gian mengatur detak jantungnya yang berdegup kencang, begitu juga dengan Keyra.


Kenapa akhir-akhir ini jantung aku selalu berdegup kencang ketika menatap Gian.


" Ya elah si Ian bisa malu-malu juga" ledek Kenzo.


" Eh, anak sultan udah bersuara. Tadi diem-diem bae" kata Gian.


" Laper ni, kantin yuk" kata Melodi.


" Wah..wah, kompak bener ni laki-bini. Sama-sama baru bersuara" kata Gian.


" Berisik!" kata Kenzo dan Melodi berbarengan.


Mereka semua memutuskan pergi ke kantin. Sesampainya di kantin, mereka jadi pusat perhatian. Banyak siswi cewek yang merasa iri pada Melodi, Keyra dan Dira.


Karena mereka bisa dekat dengan ketiga cowok tampan di sekolah itu. Apalagi Melodi yang sudah resmi pacaran sama Kenzo. Semakin membuat mereka iri.


Kenzo dan yang lain mencari tempat duduk yang kosong, tapi tidak ada. Kenzo pun meminjam tikar pada Ibuk kantin. Jadilah mereka duduk di atas tikar.


Para murid yang ada di sana kaget, melihat Kenzo cs mau duduk di tikar. Secara kan mereka bertiga model terkenal.


" Liat deh para murid cewek, mereka kaget melihat kalian bertiga duduk di atas tikar" kata Melodi.


" Biarkan saja" kata Kenzo.


Ibuk kantin datang sambil membawa pesanan Kenzo cs dan yang lainnya. Setelah menghidangkan makanan itu, Ibuk kantin pun pamit undur diri.


Mereka mulai menyantap makanan yang ada di hadapan mereka masing-masing.


" Mau minum apa yank?" tanya Kenzo pada Melodi.


" Uhuk..uhuk" Gian, Tristan, Keyra dan Dira tersedak sama bakso yang mereka makan, karena mendengar ucapan Kenzo tadi.


Mereka berempat cepat meneguk air mineral yang ada di hadapan mereka. Kenzo dan Melodi bingung melihat keempat sahabat mereka.


" Lo sakit Ken?" tanya Gian.


" kagak" jawab Kenzo santai.


" Lo manggil Melodi apa tadi?" tanya Gian.


" Yank" jawab Kenzo.


" Oh God, anak sultan sudah mulai meresahkan" kata Gian.


" Anak sultan sudah mulai aktif Ian" kata Tristan pada Gian.


" Kalau jomlo memang begitu, iri melihat kemesraan pasangan lain" kata Kenzo.

__ADS_1


" Ck..jadian baru dua hari udah sombong" kata Gian.


" Mending gue udah jadian dua hari, daripada lo mendem" kata Kenzo.


" Mendem apa?" tanya Gian pura-pura nggak tau maksud Kenzo.


" Perasaan" jawab Kenzo dan Melodi berbarengan.


" Cie kompak bener laki-bini" kata Tristan.


" Kita juga kompak kok pacar" kata Dira.


" Apaan sih lo ngikut aja" kata Tristan.


" Udah cepat habiskan makanan kalian, bentar lagi kita masuk" kata Keyra.


Ya untuk sekarang ini hanya Keyra yang masih normal, selebihnya sudah mulai tidak normal. Jadi dialah yang harus menghentikan pembicaraan yang kurang berfaedah itu.


Selesai makan, mereka kembali ke kelas. Tapi sebelum itu mereka membayar bakso yang sudah mereka makan tadi. Hari ini mereka bayar sendiri-sendiri.


Sepanjang jalan Gian memikirkan gimana cara mengutarakan perasaannya pada Keyra. Padahal semalam dia sudah yakin untuk menyatakan perasaannya sekarang. Tapi entah kenapa pas melihat Keyra nyali nya langsung menciut.


Bukan apa-apa, Gian belum siap merasakan patah hati karena di tolak. Kalau dia menyatakan di lapangan seperti Kenzo kemarin dia bisa, mending kalau di terima, kalau di tolak kan nggak lucu. Sakit dan malunya seumur hidup coy.


Gian melirik Keyra yang ada di sebelahnya. Ada getaran aneh lagi pada dirinya. Gian tau itu getaran apa, itu getaran cinta.


Ah, kenapa begitu sulit menyatakan perasaan ini. Ya Allah berilah hamba kekuatan seperti iron man, supaya hamba bisa menyatakan perasaan ini. Eh tunggu, Iron man kekuatannya bukan untuk menyatakan perasaan, tapi untuk menghacurkan gedung. Hamba tarik lagi kata-kata tadi ya Allah, gumam Gian dalam hati.


" Huh" Gian menghela nafas.


" Kamu kenapa?" tanya Keyra.


" Sakit" jawab Gian.


" Sakit apa?, bukannya tadi baik-baik aja?" tanya Keyra sedikit khawatir.


" Sakit parah"


" Apa umur kamu nggak akan lama lagi" tanya Keyra.


" Astagfirullah doanya jahat banget, untung sayang"


" Kamu bilang apa tadi"


" Ng-nggak ngomong apa-apa, kamu salah dengar kali"


" Oh kirain" kata Keyra sedikit kecewa.


Dasar cowok tidak peka.


Dira tersenyum melihat tingkah Gian dan Keyra, mereka saling mencintai, tapi sama-sama nggak berani mengungkapkan. Beda dengan dirinya, berani mengatakan tapi sang cowok malah sok jual mahal.


Dira beralih melirik Tristan, entah sampai kapan cowok di sebelahnya ini akan bersikap jual mahal. Dira tersenyum mengingat dimana dengan tidak tau malunya dia menembak Tristan.


Aku berharap kamu segera mencintai ku tampan.

__ADS_1


To be continue..


Happy Reading 😚😚


__ADS_2