
Pagi hari Anggun terbangun dari tidurnya. kemudian dia mendengar suara suaminya yang lagi muntah dikamar mandi. Anggun segera menghampiri suaminya itu.
Hoek.. hoek.. hoee..
" Mas"
" Sayang"
Setelah muntah Vandy merasa lemas tak bertenaga. Anggun membantu memapah suaminya ketempat tidur. Anggun tidak tega melihat keadaan suaminya. Wajah sang suami benar-benar pucat.
" Aku mau menghubungi dokter dulu, jangan membantah!"
Anggun mengambil HPnya dan mencari nomor kontak dokter Erik. Setelah ketemu Anggun segera menghubungi dokter itu. Tak berselang lama telpon pun tersambung.
" Hallo, Assalamualaikum Rik, cepat datang kerumah saya, sekarang! "
" Wa'alaikum salam, baik nona"
Anggun pun mematikan sambungan telponnya. Anggun duduk dipinggir tempat tidurnya. Anggun membelai rambut sang suami dengan lembut.
" Mas jangan sakit " ucap Anggun
" Hhhmm"
" Aku tinggal bikin teh hangat dulu ya"
" Iya sayang"
Anggun turun kebawah untuk membuatkan teh hangat untuk suaminya. Saat Anggun keluar dari kamar, Kenzo pun keluar dari kamarnya.
" Pagi Mommy" sapa Kenzo
" Pagi sayang. Ken temani daddy dulu ya, ntar mommy buatkan susu untuk Ken"
" Baik mommy"
Anggun pergi kebawah, sedangkan Kenzo masuk kekamar mommy nya. Sampai didapur Anggun membuat kan teh hangat dan satu gelas susu coklat hangat untuk Kenzo.
Selesai mebuatkan minuman untuk dua kesayangannya itu. Anggun pergi kekamarnya dengan membawa nampan berisi 1 gelas teh dan 1 lagi susu coklat hangat.
Saat Anggun mau menaiki tangga, Erik kemudian datang dengan tergesa-gesa.
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam. Yuk Rik langsung aja ke atas" ajak Anggun
" Iya nona"
Anggun berjalan menaiki tangga dan diikuti Erik dari belakang. Sampai dikamar Anggun meletakkan minuman yang dia bawa tadi diatas nakas.
" Pagi tuan muda"
" Hhhmm"
" Coba Rik kamu periksa suami saya"
"Baik nona"
Erik mulai memeriksa Vandy. Mulai dari memeriksa denyut nadi dan anggota tubuh lainnya. Akhirnya pemeriksaan pun selesai dilakukan.
" Bagaimana Rik?" tanya Anggun
" Tuan muda baik-baik aja nona" jawab Erik
" Baik-baik gimana? kamu nggak lihat wajah suami saya udah pucat begitu" kata Anggun
" Benaran nona, tuan muda baik-baik aja"
__ADS_1
" Kenapa suami saya muntah-muntah tadi?" tanya Anggun
" Seperti nya bukan tuan yang harus diperiksa, tapi nona"
" Saya? kenapa harus saya?" tanya Anggun lagi
" Ya memang. Kapan nona terakhir datang bulan?" tanya balik Erik
" Hei! kenapa kau menanyakan datang bulan istriku!"
" Sabar tuan muda, saya cuma memastikan aja"
" Seperti nya bulan kemarin dan bulan sekarang datang bulan ku belum datang padahal udah lewat tanggalnya" tutur Anggun
" Nah itulah jawabnya nona, kenapa tuan muda muntah-muntah" kata Erik
" Ngomong yang jelas Erik, jangan bertele-tele seperti itu! apa hubungan istriku yang telat datang bulan dengan aku yang muntah-muntah? tanya Vandy
" Ada tuan, karena nona itu lagi hamil" Jawab Erik
" Oh hamil" kata Vandy.
Vandy belum bisa mencerna ucapan Erik tadi. Seperti detik barulah Vandy mengerti.
" Apa! hamil?"
" Iya tuan, nona sedang hamil" jawab Erik
Vandy langsung memeluk istrinya. " Sayang kamu dengarkan apa yang dikatakan Erik"
" Iya Mas, aku dengar" ucap Anggun sambil tersenyum
" Mommy hamil itu apa?" tanya Kenzo
Vandy dan Anggun tersadar kalau putra mereka ada disana juga.
" Benarkah"
" Iya sayang"
" Yeeyy Ken akan jadi Abang" ucap Kenzo sambil melompat-lompat
Vandy dan Anggun senang melihat putranya bahagia karena tau dia akan mempunyai adik.
" Saya sarankan nona dibawa kedokter kandungan untuk memastikan nya"
" Ok Rik, terimakasih bantuannya" ucap Vandy
" Sama-sama tuan muda, kalau begitu saya permisi dulu"
" Iya, hati-hati dijalan Erik" kata Vandy
Setelah berpamitan, Erik pun keluar dari kamar itu dan kembali kerumah sakit untuk menjalankan tugasnya disana.
Vandy dan Anggun bersyukur karena diberikan kepercayaan lagi sama tuhan.
" Ken senang punya adik?" tanya Vandy
" Senang daddy" jawab Kenzo
Vandy memeluk putranya itu. " Sekarang Ken bersiap-siap karena kita akan kerumah sakit" kata Vandy
" Ok daddy"
Kenzo pun pergi kekamarnya untuk bersiap-siap mau kerumah sakit. Begitu juga dengan Vandy dan Anggun.
Kini mereka bertiga siap berangkat kerumah sakit. Vandy mengendarai mobil nya menuju rumah sakit milik keluarga nya. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, mereka pun sampai dirumah sakit.
__ADS_1
Vandy memarkir kan mobilnya, setelah itu mereka bertiga pun masuk kedalam rumah sakit. Seperti biasa semua orang menatap kagum pada keluarga kecil itu.
Vandy mengambil nomor antrian, karena istrinya tidak ingin memakai nama keluarga untuk mendapatkan pelayanan khusus. Mereka duduk dikursi yang ada disana.
Setelah menunggu lama, akhirnya nama Anggun pun dipanggil. Mereka bertiga masuk keruangan dokter Linda.
" Selamat pagi nona Anggun" sapa sang dokter
" Selamat pagi Dok"
" Ada keluhan apa nona?" tanya Linda
" Saya mau memastikan apakah benar saya hamil atau tidak" jawab Anggun
" Apa nona sudah menguji nya pakai test pack?" tanya Linda
" Tidak Dok. tapi Erik menyarankan saya untuk kesini dan memastikan sendiri" jawab Anggun
" Baiklah nona, silakan berbaring dibed yang ada disana"
Anggun pun melakukan apa yang dibilang dokter Linda. Anggun membaringkan tubuhnya diatas bed yang ada disana.
Dokter mulai memeriksa Anggun. Selesai melakukan pemeriksaan, dokter Linda tersenyum kepada Anggun.
" Selamat ya nona, anda memang sedang hamil dan usia kandungan anda sekarang 3 minggu" kata Linda
" Alhamdulillah" ucap Vandy dan Anggun
Setelah selesai Anggun bangun, kemudian mengikuti dokter duduk dikursi yang tadi.
" Tapi kenapa saya tidak merasakan mual seperti kehamilan pertama saya dulu Dok?" tanya Anggun
" Itu bisa saja terjadi nona, karena hormon kehamilan berbeda-beda" jawab sang Dokter
" Semua itu kan aku yang mengalami nya sayang" kata Vandy
" O iya lupa. Suami saya yang merasakan morning sickness nya Dok, kenapa bisa begitu Dok?" tanya Anggun lagi
" Bisa nona, itu nama nya kehamilan simpatik atau disebut juga sindrom kehamilan simpatik. Dalam ilmu kedokteran dikenal dengan nama c**ouvade syndrome.Kebanyakan kasus suami ngidam atau sindrom kehamilan simpatik ini muncul di trimester pertama kehamilan.Juga beberapa minggu sebelum persalinan. Dan biasanya gejala tersebut akan hilang setelah bayi lahir" jelas Linda
" Apa! dokter nggak bercanda kan" ucap Vandy
" Tentu saja tidak tuan, tapi mudah-mudahan tuan tidak mengalami sampe lama seperti itu" kata dokter
Gil* masa gue akan tersiksa selama itu. Apa calon baby gue punya dendam sama gue.
" Sabar Mas, aku yakin kamu pasti bisa melewati nya" ucap Anggun sambil menyemangati suaminya
" Makasih sayang"
Dokter Linda menuliskan vitamin yang harus dikonsumsi Anggun selama kehamilan.
" Vitaminya diminum dengan teratur ya nona" kata Linda
" Iya Dok, terimakasih"
" Sama-sama nona"
Setelah semuanya selesai, mereka pun berpamitan pada dokter Linda. Kemudian Linda mengantarkan keluarga kecil itu kedepan pintu.
Anggun, suami dan anaknya berjalan keparkiran. Selama berjalan menuju parkiran Vandy hanya diam saja. Vandy tidak bisa membayangkan hari-hari nya kedepan akan seperti apa. Tapi Vandy akan mencoba menikmati nya. Istrinya aja dulu bisa melewati itu semua, masa dia kalah sama sang istri.
To be continue..
Jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian untuk Author, dengan cara like, komen dan kalau bisa Vote nya juga ya.. 🙏🙏
Happy Reading Guys... 😉😉
__ADS_1