
Hai Readers kesayangan Author. Cie udah masuk season 2 aja nih... 😁😁😁
Nggak usah ngomong panjang lebar kuy lah dibaca aja.
***
Waktu cepat berlalu, hari ini akan diadakan acara akad nikah Vanya dan Marko. Semua tamu sudah pada datang memenuhi rumah kediaman Dwipangga.
Anggun sedang menemani Vanya didalam kamar. Vanya belum boleh bertemu sama Marko sebelum ada kata sah. Anggun melihat Vanya gugup, Anggun dulu juga pernah berada diposisi adik ipar nya itu.
Anggun berusaha menenangkan adik iparnya itu. " Tenang Dek, calon suami kamu itu pasti bisa melakukan nya"
" Iya Kak"
Penghulu sudah datang, acara akad nikah akan segera dimulai. Marko sudah duduk didepan papa nya Vanya.
" Apa sudah bisa dimulai?" tanya Pak penghulu
" Sudah Pak" jawab Marko
Dwipangga mengulurkan tangannya, Marko menyambut uluran tangan calon mertuanya.
" Marko Aditia bin almarhum Juanda saya nikah dan kawin kan engkau dengan putri kandung saya yang bernama Vanya Citra Dwipangga dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan satu set perhiasan berlian dibayar tunai"
" Saya terima nikah dan kawinnya Vanya Citra Dwipangga binti Dwipangga dengan mas kawin tersebut di atas dibayar tunai"
" Bagai mana saksi sah"
" Sah"
" Alhamdulillah"
Semua orang pun berdoa. Setelah itu Anggun pun membawa Vanya keluar. Marko terpesona dengan kecantikan istrinya itu. Sampai didepan Marko.
" Tolong dijagain ya Kak, dan selamat datang di keluarga besar Dwipangga" ucap Anggun
" Terimakasih Nggun"
Anggun duduk bergabung dengan para sahabatnya yang ada di sana. Marko menyerahkan mas kawin pada Vanya. Vanya pun menerima mas kawin nya.
Vanya mencium tangan suaminya dan Marko mencium kening sang istri.
" Kamu sangat cantik" puji Marko
" Makasih suami ku. Kamu juga terlihat sangat tampan" puji balik Vanya
Setelah acara akad nikah selesai para tamu dipersilakan mencicipi hidangan yang ada di sana.
Vanya dan Marko ikut bergabung bersama kakak, kakak ipar dan sahabat kakak nya. Para orangtua ngobrol diruang keluarga. Kenzo, Gian dan Tristan jangan ditanya mereka sedang berburu makanan.
" Selamat buat kalian berdua" ucap Anggun
" Makasih kakak ipar" kata Vanya
" Selamat ya Vanya, akhirnya sah juga" ucap Sinta
" Makasih kak Sinta"
" Selamat Vanya sudah berubah status jadi istri" ucap Sisil
" Makasih kak Sisil"
" Selamat ya Marko. Selamat datang di keluarga besar Dwipangga" ucap Vandy
" Makasih Van"
" Selamat bro akhirnya terpepet juga Vanya nya" ucap Aldi
" Makasih Al"
" Selamat bro sudah sah jadi suami" ucap Gio
" Makasih Yo"
__ADS_1
" Selamat bro udah melepas masa lajang" ucap Aryo dan Ardian
" Makasih bro" kata Marko sambil memeluk kedua sahabatnya itu
Mereka semua pun mengobrol sambil menikmati hidangan yang sudah disediakan di sana.
Kenzo, Gian dan Tristan sedang menikmati makanan mereka. Ketiga anak kecil itu begitu asik dengan makanan mereka. Walaupun mereka masih kecil, tapi cara makan mereka bertiga sangat elegan.
Setelah makanan mereka habis, barulah mereka menemui orangtua mereka. Mereka bertiga berlari ketempat orangtua mereka.
Saat berlari Kenzo tidak sengaja menabrak seorang wanita yang sedang membawa cake yang akan dia makan, alhasil cake itu jatuh mengenai baju nya.
" Dasar anak nakal! gara-gara kamu baju saya jadi kotor!"
" Maaf tante" ucap Kenzo
" Maaf-maaf, anak kecil seperti kamu musti diajarin sopan-santun ini"
Wanita itu menjewer telinga Kenzo. Alhasil Kenzo merasa kesakitan, karena dia belum pernah dijewer oleh mommy dan daddy nya. Tapi Kenzo tidak menangis.
Melihat Kenzo tidak menangis wanita itu tambah geram dan menjewer telinga Kenzo lebih kencang lagi. Telinga Kenzo sudah memerah.
" Lepasin Kenzo, tante jahat" ucap Gian dan Tristan sambil memukul-mukul tangan wanita itu.
Wanita itu mendorong Gian dan Tristan sampai jatuh. Gian dan Tristan berlari ketempat orangtua mereka.
" Mami, papi" panggil Tristan sambil menangis
" Mama, papa" panggil Gian
" Kalian berdua kenapa?" tanya Sinta
" Ke-kenzo" ucap Gian
" Kenapa dengan Kenzo?" tanya Sinta lagi
" Dijewer sama tante jahat" jawab Gian
" Sekarang Kenzo dimana?" tanya Anggun
Anggun dan Vandy bergegas kesana, diikuti sama yang lain. Sampai disana wanita itu masih menjewer telinga Kenzo. Wanita itu kesal karena Kenzo tidak menangis-nangis juga.
Anggun berjalan menghampiri putranya. Anggun menghempas kan tangan wanita itu dengan kasar. Tangan wanita itu terlepas dari telinga Kenzo.
Deg
Anggun merasa sakit melihat telinga Kenzo yang memerah. Dia dan suaminya saja belum pernah melakukan itu, tapi wanita ini.
" Mommy"
Anggun memeluk putra nya itu. Emosi Anggun sudah naik sampai ke ubun-ubun. Melihat putra kesayangan nya diperlakukan dengan kasar, ditambah telinga anak nya sudah memerah.
Para sahabat Anggun begidik ngeri melihat Anggun. Mereka tidak dapat membayangkan nasib tante-tante itu
" Singa betina udah mode on" ucap Aldi
" Cari mati ni tante-tante girang" kata Sinta
" Udah lama nggak liat ratu singa mode on" ucap Vandy
Sontak para sahabat menatap pada Vandy.
"Lo nggak ikut mode on juga" kata Aldi
" Sebenarnya dari tadi udah on, tapi melihat ratu gue udah maju, jadi kita cukup menonton aja" kata Vandy
Anggun melepaskan pelukannya dari Kenzo.
" Berani sekali tangan kotor mu menyentuh putra ku!" bentak Anggun
Para tamu kaget mendengar suara Anggun. Para tamu menghentikan acara makan mereka dan melihat pertunjukan yang ada didepan mata mereka.
" Oh jadi anak nakal ini putra mu, pantas saja. Kau tau berapa harga gaun ku yang dirusak anak nakal mu itu" ucap wanita itu dengan nada sombong
__ADS_1
" Tentu tidak lebih mahal dari pakaian putra ku! apa kau juga tau nona berapa harga pakaian yang dipakai sama anak ku?" tanya Anggun denga senyum menyeringai.
" Pasti nya dibawah harga gaun ku ini" ucap wanita itu
" Harga pakaian putra ku itu bisa membeli 100 gaun mu itu"
Anggun sebenarnya tidak ingin berbicara seperti sekarang ini, karena itu bukanlah sifat nya, tapi apa boleh buat karena wanita itu sudah berani menyakiti putra kesayangan keluarga besarnya.
" Hahaha" tawa wanita itu menggema diruangan itu. " Kau pikir kau siapa, sehingga kau bicara seperti itu"
Bukannya menjawab Anggun malah bertanya pada wanita itu. "Kau dari keluarga mana nona?" tanya balik Anggun
" Kau tidak tau aku! aku putri dari Hartono orang terkaya nomor 10 dikota ini" ucap wanita itu dengan sombong.
Anggun berjalan menghampiri wanita itu.
" Sebentar lagi kau akan tau siapa aku! Ketika kau tau siapa aku nanti maka kesombongan yang kau miliki sekarang ini akan lenyap bersama dengan keluarga dan perusahaan mu!"
Anggun menelpon asisten papa nya. Tak berapa lama sambungan telpon pun tersambung. Anggun menekan tombol loudspeaker di HP nya.
" Hallo nona"
" Hallo om, maaf mengganggu waktu kerja nya"
" Tidak apa-apa nona, ada yang bisa saya bantu nona"
" Apa perusahaan kita ada bekerja sama dengan perusahaan nya pak Hartono?"
" Ada nona"
" Batalkan semua kerja sama nya, dan buat perusahaan mereka bangrut saat ini juga! apa om bisa melakukan nya"
" Tentu saja bisa nona, itu hal yang mudah untuk saya"
" Terimakasih om, maaf telah mengganggu wantu nya, silakan lanjutkan pekerjaan om"
Sambungan telpon pun berakhir. " Apa kau mendengar semua nya nona"
" Si-siapa kau sebenarnya?" tanya wanita itu dengan gugup
" Aku putri dari Arga Wiguna dan menantu dari Herdian Dwipangga. Tentu kau mengenal nama itu kan nona, dan anak kecil yang kau sakiti tadi, tentu kau juga sudah tau kan. Jadi sekarang kau bisa tau berapa harga pakaian putra ku!"
Tak beselang lama HP wanita itu berbunyi. Wanita itu pun segera mengangkat telponnya.
" Hallo Pa"
" Dasar anak tidak berguna! kau sudah menghancurkan semua nya. Perusahaan yang sudah ku bangun sekarang terancam bangrut!"
Sontak wanita itu terduduk lemas. HP yang dia pegang terjatuh kelantai. Dia tidak menyangka sudah menyinggung keluarga yang paling berpengaruh di Asia.
Kesombongan yang diperlihatkan tadi lenyaplah sudah, semua orang yang ada disana menyayangkan tindakan wanita itu. Mau bagaimana mana lagi, semua pantas dia dapatkan karena sudah berani menyakiti cucu kesayangan orang nomor satu di Asia.
To be continue
Visual
Ivander Kenzo Dwipangga
Gian Putra Hermansyah
Tristan Putra Avando
Hai Readers ku tersayang, jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian untuk Author, dengan cara like, komen dan kalau bisa bantu vote juga ya...terimakasih 🙏🙏🙏
Klik aja gambar yang sudah Author kasih tanda itu ya.. Vote seikhlas kalian aja..terimakasih sebelumnya.. 🙏🙏
__ADS_1
Happy reading Guys... 😉😉😉