Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Pesanan mereka pun datang. para pelayan itu menata semua pesanan mereka di atas meja. Selesai menata semua makanannya pelayan pamit undur diri.


Kenzo dan yang lainnya mulai menyantap makanan yang ada di depan mereka. Mereka semua menikmati makanannya dengan sangat hikmat.


Selesai makan, mereka istirahat sejenak. Karena tidak mungkin langsung jalan di saat perut mereka dalam keadaan kenyang.


" Gian, kamu nggak mau nembak Keyra juga?" tanya Dira.


Gian dan Keyra pun salah tingkah mendengar pertanyaan Dira. Gian memang menyukai Keyra, tapi dia belum punya keberanian untuk mengungkapkannya.


" Kalau kelamaan, ntar keburu di embat sama yang lain loh" goda Melodi.


" Kenzo sama Melodi sudah resmi pacaran, aku sama Tristan juga. Sekarang tinggal kalian berdua yang masih jomlo" kata Dira.


" Kapan aku jadian sama kamu" kata Tristan.


" Nggak usah pura-pura amnesia deh, lagi pula mereka juga sudah tau kalau kita pacaran" kata Dira.


" Tapi aku nggak pernah bilang suka sama kamu" kata Tristan.


" Sekarang emang nggak, nanti kamu pasti bucin sama aku" kata Dira.


" Ck.. pede banget kamu" kata Tristan.


" Tentu saja " kata Dira.


" Pulang yuk guys" ajak Keyra.


" Yuk, udah mau sore juga ni" kata Melodi.


Mereka semua beranjak dari tempat duduk mereka, kemudian pergi menuju parkiran.


" Pulang dulu ya" pamit Melodi pada Kenzo.


" Hhmm"


" Kamu hati-hati di jalan" kata Melodi lagi.


" Kamu juga" kata Kenzo.


" Pulang dulu ya pacar, jangan kangen" kata Dira pada Tristan.


" Nggak akan" kata Tristan.


" Kamu nggak mau pamitan sama Gian, Key" kata Dira.


Keyra melirik Gian, begitu juga dengan Gian. Mata mereka pun saling bertemu.


Deg.


Jantung Keyra berdetak lebih cepat dari biasanya. Gian jangan ditanya, sekarang jantungnya lagi bedisko ria.


" A-aku pulang dulu" kata Keyra sambil bergegas masuk kedalam mobil.


" Eh, hati-hati" kata Gian.

__ADS_1


" Tembak Ian" kata Kenzo.


" Jangan!, ntar dia mati" kata Gian.


" Tembaknya pake cinta Ian, bukan pake timah panas" kata Kenzo.


" Jalan dulu ya Ken " kata Melodi.


Kenzo menganggukkan kepalanya. Mobil Melodi pun melaju melewati ketiga cowok tampan itu. Kenzo masih menatap mobil sang kekasih yang perlahan mulai menghilang dari pandangannya.


" Yuk berangkat" ajak Tian.


Kenzo pun naik ke atas motornya. Mereka bertiga pun melajukan motor mereka meninggalkan cafe itu.


Sepanjang jalan Gian memikirkan ucapan Melodi tadi. Dia tidak ingin Keyra di ambil orang, tapi dia juga belum berani untuk menguapkan perasaannya.


Melodi baru sampai di rumahnya. Setelah memasukkan mobilnya ke garasi, Melodi langsung masuk kedalam rumah.


" Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam" jawab sang bibik.


" Mami mana Bik?" tanya Melodi.


" Di kebun belakang non"


Melodi bergegas menghampiri maminya di kebun belakang. " Mami" panggil Melodi sambil berlari ke arah sang mami.


" Mami" panggil Melodi lagi sambil memeluk sang mami.


" Awas sayang, nanti bajunya kotor"


" Kalau boleh tau, kesayangan mami ini senang kenapa?"


" Tebak dong Mi"


" Mami lagi malas main tebak-tebakan sayang"


" Ayolah Mi" rengek sang putri.


" Pasti anak mami menang arisan" tebak sang mami.


" Yang main arisan mami kali, bukan aku"


" Oh iya ya. Terus apa dong sayang"


" Tebak Mih"


Mami Melodi berpikir, sambil mengetuk-ngetuk kan jari telunjuk nya ke keningnya. " Mami nggak tau sayang"


" Masa gitu aja mami udah nyerah. Mami kan seorang cenayang, masa gitu aja nggak bisa nebak"


" Dasar anak durhaka, masa mami sendiri dibilang cenayang"


" Aku jadian sama Kenzo, Mi...!" teriak Melodi.

__ADS_1


" Apa!" kaget sang mami.


" Kenapa mami kaget gitu"


" M-maksud kamu, Kenzo model tampan putranya Vandy?" tanya sang mami.


" Iya, emang Kenzo yang mana lagi coba" kata Melodi.


" Selamat ya sayang"


" Makasih Mi, sekarang aku mau ke kamar dulu"


" Ok kesayangan mami"


Setelah berpamitan Melodi pun berlalu pergi meninggalkan mami nya. Melodi langsung menuju kamarnya.


🌷🌷🌷


Kenzo baru sampai di rumahnya, setelah memasukkan motornya kedalam garasi. Kenzo masuk kedalam rumah dengan perasaan bahagia.


" Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam" jawab sang mommy.


" Mommy, kangen" kata Kenzo sambil memeluk sang mommy.


" Abang sehat?" tanya Anggun sambil menempelkan punggung tangannya ke kening Kenzo.


" Sehat dong Mom, sehat banget malah" jawab Kenzo sambil tersenyum pada sang mommy.


" Benar si nggak panas" kata Anggun.


" Abang ke kamar dulu ya Mom" pamit Kenzo.


Anggun memandang putranya yang sedang menaiki tangga. Anggun masih bingung melihat tingkah putranya hari ini.


Kenzo merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk miliknya. Kenzo menatap langit-langit kamarnya. Dia terbayang kejadian saat menyatakan cinta pada Melodi.


Kenzo memandang tangannya yang terluka saat memetik bunga mawar tadi. Senyum tipis pun terbit di bibirnya.


" Nggak sia-sia kamu terluka" kata Kenzo pada tangannya.


Tring..


Bunyi pesan masuk di ponsel Kenzo. Kenzo mengambil ponselnya di dalam saku celananya. Kenzo melihat layar ponselnya, tertera nama sang kekasih di sana. Dengan cepat Kenzo membuka pesan dari kekasihnya itu.


Melodi: Sayang aku sudah nyampe di rumah.


Kenzo langsung berguling-guling di atas kasur. Setelah membaca pesan dari sang kekasih. Dia begitu bahagia mendapatkan pesan singkat itu.


Kenzo mengambil ponselnya, kemudian membaca kembali isi pesan sang kekasih, takut-takut nanti tulisannya menghilang.


" Syukurlah masih ada" kata Kenzo


Kenzo meletakkan ponselnya kembali ke atas nakas. Setelah itu dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

__ADS_1


To be continue..


Happy Reading 😚😚


__ADS_2