Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Malam hari.


Kediaman Agatha.


Melodi sedang bersiap untuk pergi ke acara makan malam. Melodi sudah selesai memakai dress yang dia beli bersama maminya tadi siang.


Melodi memakai dress berwarna hitam, selesai memakai dress nya, Melodi mencepol rambutnya. Melodi terlihat cantik dengan gaya rambut seperti itu.


Melodi memoles wajahnya dengan make up. Setelah selesai memakai make up, Melodi memandang pantulan dirinya melalui cermin yang ada di kamarnya.


Sudah lama dia tidak berdandan seperti ini. Melodi tersenyum melihat wajahnya yang sudah di beri make up itu.


" Cantik" puji mami Melodi yang baru masuk kekamar putrinya itu.


" Mami!" kaget Melodi.


Mami Melodi berjalan menghampiri putrinya itu. " Putri mami sangat cantik malam ini"


" Mami bisa aja mujinya. Apa make up aku nggak berlebihan mih"


" Nggak sayang, make up kamu pas dan terlihat natural. Yuk kita kebawah, papi sudah menunggu kita"


Melodi menganggukkan kepalanya tanda setuju. Melodi dan maminya berjalan menuruni tangga.


Benar saja, sampai di bawah papinya sudah menunggu Melodi dan maminya. Papi tersenyum pada putrinya itu.


" Kamu cantik sekali sayang" puji papi Melodi.


" Papi juga tampan" puji Melodi.


" Siap berangkat?" tanya papi Melodi.


" Siap" jawab Melodi.


Mereka pun pergi menuju mobil yang sudah terparkir di depan pintu utama. Sopir pun membukakan pintu untuk majikannya. Ya malam ini mereka pergi di antarkan sopir.


Setelah majikannya duduk dengan nyaman, sopir pun melajukan mobilnya meninggalkan kediaman Agatha.


Kediaman Vandy.


Kenzo sudah rapi dengan memakai pakaian formalnya. Kenzo menyisir rambutnya, tak lupa dia memberi pomade pada rambutnya.Sebelum keluar, Kenzo melihat kembali penampilannya di cermin.


" Perfect"


Kenzo keluar dari kamarnya, dia berjalan menuruni tangga untuk menemui kedua orangtuanya.


Sampai di bawah kedua orangtua dan adiknya sudah menunggu kedatangan Kenzo.


" Lama amat sih Bang dandannya?" kata Vandy.


" Emang daddy pikir abang cewek" kata Kenzo.


" Putra mommy sangat tampan malam ini" puji Anggun.


" Makasih Mom, mommy juga cantik malam ini" puji balik Kenzo.


" Siap berangkat?" tanya Vandy.

__ADS_1


" Siap!" ucap Kenzo dan Kiran.


Mereka pun keluar menuju mobil yang sudah terparkir di depan pintu utama. Tito membukkan pintu untuk tuan dan nonanya. Ya mereka akan di antar sama kang Tito.


Setelah semuanya naik dan duduk dengan aman, barulah Tito melajukan mobilnya. Mobil pun melaju meninggalkan kediaman Vandy.


Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit akhirnya Vandy dan keluarga kecilnya sampai di salah satu restoran terbesar di kota itu.


Vandy keluar dari mobil, diikuti sama istri dan kedua anaknya. Anggun menggandeng tangan suaminya, Kiran menggandeng tangan abangnya.


Sampai di pintu restoran, mereka di sambut sama manager dan karyawan restoran.


" Selamat datang nyonya dan tuan" ucap sang manager.


" Terima kasih" ucap Anggun.


Sang manager pun mengantarkan ketempat keluarga Agatha. Ya keluarga Agatha tiba lebih dulu dari keluarga Vandy, karena mereka lah yang mengundang Vandy dan keluarganya.


Vandy dan Anggun berjalan lebih dulu, Kenzo dan Kiran mengekor dari belakang. Mereka pun sampai di salah satu ruangan VVIP di restoran itu.


" Silakan tuan" kata sang manager.


" Mommy, daddy sama adek masuk duluan. Abang mau ke toilet dulu" kata Kenzo.


" Abang nggak akan melarikan diri kan?" tanya Vandy.


" Nggak Dad"


" Baiklah daddy sama mommy duluan. Kiran temenin abang" kata Vandy.


Vandy dan sang istri masuk terlebih dahulu. Mami dan papi Melodi menyambut tamu terhormat mereka.


" Terima kasih tuan Reynan " kata Vandy.


" Kenalkan ini Tiara istri saya dan itu Melodi putri kami" kata Reynan papi Melodi.


Melodi mencium tangan Anggun dan Vandy secara bergantian.


" Melodi cantik sekali " puji Anggun.


" Terima kasih, tante juga cantik" puji balik Melodi.


" Oh ya, anak anda mana nyonya?" tanya Tiara mami Melodi.


Belum sempat Anggun menjawab, Kenzo dan Kiran masuk kedalam ruangan itu. Sontak. Mereka semua menoleh kearah pintu. Melodi kaget melihat siapa orang yang berdiri di samping anak kecil itu.


Kenzo, gumam Melodi.


Kenzo dan Kiran berjalan menghampiri mommy dan daddynya. Kenzo belum menyadari kehadiran Melodi.


Kedua orangtua Melodi terpesona sama ketampanan Kenzo dan juga kencantikan Kiran. Anggun tersenyum melihat reaksi kedua orangtua Melodi.


" Abang, adek kenalan dulu sama Om dan tante Agatha" kata Anggun.


Kenzo dan Kiran mencium tangan kedua orangtua Melodi secara bergantian.


" Tampan dan cantik sekali anak anda nyonya" puji Tiara.

__ADS_1


" Terima kasih tante" kata Kenzo dan Kiran.


" Oh iya, kenalkan ini putri tante" kata Tiara.


Kenzo terpesona melihat cewek yang ada di di hadapannya sekarang. Matanya tidak berkedip melihat ciptaan tuhan yang satu ini.


" Cantik" satu kata itu lolos dari mulut Kenzo.


Melodi tersenyum mendengar ucapan Kenzo barusan. Dia tidak menyangka bisa mendengar kata semanis itu dari seorang Kenzo.


" Melodi"


" Me-melodi?" kata Kenzo dengan terbata.


" Hhhmm"


" Melodi yang dekil itu. Sorry, maksud gue Melodi yang satu kelas sama gue"


Melodi menganggukkan kepalanya.


Ya Allah, apa gue sedang bermimpi sekarang?, kenapa Melodi bisa berubah cantik seperti sekarang ini. Gumam Kenzo.


" Ken" panggil Melodi.


" Ah!, ya" sahut Kenzo.


" Apa kalian berdua saling kenal?" tanya Tiara.


" Iya" jawab Melodi dan Kenzo berbarengan.


Anggun dan Tiara tersenyum melihat kekompakan Kenzo dan Melodi. Begitu juga dengan Vandy dan Reynan.


" Sekarang kita makan dulu, nanti kita lanjutkan lagi ngobrolnya" kata Reynan.


Mereka pun duduk di kursi yang ada di ruangan itu. Melodi dan Kenzo duduk berseberangan.


Beberapa Pelayan pun datang membawa makanan yang sudah di pesan Reynan sebelumnya. Selesai menata semua makanan, para pelayan itu pun pamit undur diri.


Mereka pun mulai menyantap hidangan yang ada di hadapan mereka. Mereka makan dengan sangat hikmat. Di sela-sela makannya, Kenzo melirik kearah Melodi, begitu juga dengan Melodi. Mata mereka pun bertemu.


Deg..


Jantung Melodi dan Kenzo berdetak lebih kencang dari biasanya.


Ada apa dengan jantung gue, kenapa berdetak lebih kencang, gumam Kenzo.


Seperkian detik, barulah mereka melepaskan tatapan mereka masing-masing. Kenzo kembali fokus pada makanannya, begitu juga dengan Melodi.


To be continue..


Abang Kenzo.



Melodi


__ADS_1


Happy Reading


__ADS_2