Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Vandy dan keluarga kecilnya pergi ke rumah Aldi, mereka pergi membesuk baby Daffin yang sedang sakit. Ya siang tadi Sinta mengabari para sahabatnya.


Mereka pun sampai dirumah Sinta. Bik Iyem mempersilakan Vandy dan keluarga kecilnya masuk kedalam. Mereka langsung menuju ruang keluarga.


" Kalian sudah datang" kata Sinta.


" Baru aja" kata Anggun.


Vandy duduk disamping Gio, sambil menggendong baby Kiran. sedangkan Anggun melihat baby Gaffin yang lagi tidur di box nya.


" Apa panas Gaffin sudah turun Sin?" tanya Anggun.


" Alhamdulillah setelah minum obat tadi, panasnya udah turun Nggun"


" Syukurlah kalau begitu"


Anggun duduk disofa disebelah Sisil.


" Sepertinya Kiran ngantuk tu Van" kata Gio.


" Sepertinya begitu Yo" kata Vandy.


" Lo baringkan Kiran di samping Daffin aja " usul Aldi.


Vandy membaringkan Kiran di samping Daffin. Sekarang Kiran dan Daffin tidur di box yang sama.


Kenzo, Gian dan Tristan sedang bermain dikamar Gian. Ketiga anak kecil itu memang selalu memisahkan diri dari orangtua mereka.


" Ken main balap mobil yuk" kata Tristan.


" Malas, kalian berdua aja yang main" kata Kenzo.


" Kamu tu nggak asik banget sih" kata Gian.


" Biarin, lagian aku udah bosan main mobil-mobilan" kata Kenzo.


" Gimana kalau kita main puzzle" usul Gian.


" Kalau itu baru aku setuju " kata Kenzo.


Gian mengambil puzzle yang ada didalam lemari. Gian mengeluarkan semua jenis puzzle yang dia punya.


" Kita bikin lomba gimana?" usul Gian.


" Boleh" kata Kenzo


" Kalau menang dapat hadiah apa?" tanya Tristan.


" Gini aja, siapa yang kalah harus beliin yang menang mainan keluaran terbaru" kata Kenzo.


" Setuju" kata Gian dan Tristan.


" Baiklah, siapa yang paling banyak menyelesaikan puzzle nya, maka dialah pemenangnya" kata Kenzo.

__ADS_1


" Ok "


" Siap.. Mulai!" kata Kenzo.


Mereka bertiga mulai menyusun potongan-potongan puzzle nya. Tangan Kenzo sangat cepat dan juga cekatan menyusun potongan-potongan puzzle itu.


Gian juga hampir mau menyusul Kenzo, begitu juga dengan Tristan. Dia juga tak mau kalah dengan kedua sahabatnya itu.


5 menit telah berlalu, Kenzo sudah menyelesaikan 10 puzzle. Gian dan Tristan baru 7. Kenzo melirik kedua sahabatnya itu, seketika seulas senyuman pun terlihat di bibirnya.


" Apa masih mau lanjut?" tanya Kenzo.


" Lanjut!" jawab Gian dan Tristan serentak.


" Baiklah, aku tinggal menyelesaikan 5 puzzle lagi" kata Kenzo.


Gian dan Tristan saling lirik, setelah itu mereka bergegas mengejar ketinggalan mereka. Kenzo yang melihat Gian dan Tristan ngebut, dia pun juga ikut ngebut.


Beberapa menit kemudian. " Yeeyy.. selesai " kata Kenzo.


Sekarang tinggal Gia dan Tristan yang belum menyelesaikan semua puzzle nya.


" Ingat, siapa kalah harus membelikan mainan keluaran terbaru" kata Kenzo.


" Selesai " kata Gian.


" Ya kalah" kata Tristan.


" Kamu harus belikan kami mainan keluaran terbaru" kata Gian.


" Kemarin kan kamu habis gajian" kata Gian.


" Iya, tapi uangnya dipegang sama mami aku " kata Tristan.


" Terus gimana dong, kan kamu yang kalah" kata Gian.


" Nanti aku pikirkan gimana caranya" kata Tristan.


" Kami tunggu hadiahnya " kata Kenzo dan Gian.


Mereka bertiga keluar dari ruang bermain, dan bergabung bersama orangtua mereka. Kenzo duduk disamping daddy nya.


" Udah selesai mainnya?" tanya Vandy pada Kenzo.


" Hhhmm"


" Permainannya nggak seru" kata Tristan.


" Karena kamu kalah, makanya bilang nggak seru" kata Kenzo dan Gian.


" Emang abang main apa tadi?" tanya Vandy pada Kenzo.


" Puzzle daddy" jawab Kenzo.

__ADS_1


" Kami bikin lomba, terus Tristan kalah" kata Gian.


" Jadi Tristan harus belikan abang sama Gian mainan keluaran terbaru" kata Kenzo.


Para orangtua pun tertawa mendengarkan cerita Kenzo cs. Mereka pun menghabiskan waktu dengan mengobrol dan sesekali bercanda.


Jam 5 sore Anggun dan keluarga kecilnya pamit pulang, begitu juga dengan Sisil dan keluarga kecilnya. Mereka pun pulang menuju rumah masing-masing.


Anggun pun sampai dirumahnya. Kenzo pergi kelantai dua, atau tepatnya pergi kekamarnya. Sesampai dikamarnya, Kenzo langsung menuju kamar mandi.


Vandy sedang menjaga putri kecilnya, karena sang istri lagi mandi. Vandy memberikan mainan pada Kiran. Tangan mungil Kiran menggenggam erat mainan yang diberikan daddy nya.


Vandy merasa ngantuk, dilihat Kiran sedang asik bermain dengan mainan ditangannya. Vandy memejamkan matanya, karena rasa kantuk yang teramat, akhirnya Vandy pun terlelap.


Anggun keluar dari kamar mandi, dia melirik putrinya asik bermain sendiri dengan mainannya. Sedangkan sang suami tertidur dengan pulas di samping Kiran.


Anggun berjalan menuju walk in closet untuk mengambil pakaiannya. Selesai memakai pakaiannya, Anggun menghampiri suaminya.


Anggun duduk dipinggir bednya.


" Mas bangun"


" Mmmm 5 menit lagi sayang"


" Sekarang Mas, lagian udah mau magrib ni"


" Cium dulu, baru aku mau bangun"


Cup


Satu kecupan mendarat di pipi Vandy.


" Kok di situ sih"


" Disini dong" kata Vandy sambil menempelkan jari telunjuk ke bibirnya.


Mau nggak mau Anggun pun mencium bibir suaminya itu. " Udah kan"


" Makasih sayang" ucap Vandy.


Vandy bangun dari tidurnya, dan segera melangkahkan kakinya menuju kamar mandi. Sampai dikamar mandi Vandy langsung memulai acara mandinya.


Anggun menyiapkan pakaian untuk suaminya. Selesai menyiapkan pakaian suaminya Anggun pergi kebawah bersama baby Kiran. Saat keluar dari kamar, Anggun berpapasan dengan Kenzo.


" Abang sudah mandi?"


" Udah dong mommy"


Anggun dan Kenzo turun kebawah, mereka menunggu Vandy diruang makan, karena mereka akan malam bersama.


To be continue..


Jangan lupa Like, komen dan votenya..

__ADS_1


Happy Reading.. 😉😉


__ADS_2