Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Kejujuran


__ADS_3

"Apaaa...!!!" teriak Vandy, Aldi dan Gio.


Vandy dan dua sahabatnya begitu shock mendengar ucapan Sinta tadi.


" Kamu jangan bercanda dong sin" ucap Vandy.


" Siapa yang bercanda, itu kenyataan" jawab Sinta.


Akhirnya mereka sampai juga didepan rumah Anggun, dan mereka pun turun dari mobil.


Ting nong...


" Assalamualaikum " ucap Sinta


"Wa'alaikum salam " jawab bik Ijah dari dalam rumah.


Ceklek


" Eh ada non Sinta, silahkan masuk non".


Mereka pun masuk kedalam rumah Anggun, dan sekali lagi Vandy dan kedua sahabatnya dibuat takjub sama rumah Anggun.


"Waaah ini benar-benar rumah sultan banget ucap Gio".


Sinta dan Sisil hanya tersenyum mendengar ucapan Gio.


" Anggun nya ada bik".


" Nona muda ada dikebun belakang, bibik panggilkan dulu ya non".


" Makasih bik, biar saya aja yang manggil ucap Sinta".


" Oh iya non, kalau gitu bibik permisi mau bikin minuman dulu".


Bik Ijah pun berlalu pergi kedapur untuk membuatkan minum.


" Kalian disini dulu, gue mau liat Anggun dulu ucap Sinta".


" Biar gue aja sin yang pergi liat Anggun ucap Vandy".


Vandy pun berlalu pergi kekebun belakang untuk menemui kekasihnya.


Dikebun.


Anggun dan Aska sedang asyik memetik buah, Anggun memetik buah kelengkeng dan Aska memetik buah Anggur.


Dikebun belakang rumah Anggun banyak ditanam buah-buahan seperti Kelengkeng, Jeruk, Mangga, Rambutan, dan Anggur.


" Kak liat, keranjang Aska udah mau penuh", ucap Aska sambil melihatkan keranjang buah milik nya.


" Wah adek memang pinter" ucap Anggun sambil mencium pipi chuby Aska.


" Kak, Aska boleh petik buah jeruk?".


" Boleh sayang tapi hati-hati sama duri nya yah".


" Ok kak".


Vandy yang melihat Anggun memetik buah Lengkeng pun perlahan mendekati Anggun, dan sekarang Vandy sudah berada dibelakang Anggun.


" Sayang" bisik Vandy di telinga Anggun.


Anggun yang mendengar suara yang sangat dia kenal pun menoleh ke arah suara, dan betapa kaget nya Anggun melihat Vandy yang sudah berada dibelakang nya.


" Bunny...!! " kaget Anggun


Vandy yang melihat ekspresi kaget Anggun pun tersenyum.

__ADS_1


" Iya sayang ini aku".


" Kenapa Bunny bisa disini dan darimana Bunny tau rumah aku tanya Anggun beruntun".


" Kamu kalau nanya satu-satu dong sayang jawab Vandy".


" Tinggal jawab aja, apa susah nya sih ucap Anggun sambil mengerucutkan bibir nya".


" Kamu mau menggoda aku sayang tanya Vandy".


" Siapa yang mau menggoda".


" Itu bibir nya dimajuin gitu, mau minta cium kan".


"Haiss mesum banget sih".


" Sayang".


" Hhhmmm".


"Aku mau minta maaf soal kejadian kemaren ucap Vandy".


" Kenapa harus minta maaf, kalau emang dia tunangan kamu, aku siap untuk mundur Bunny ucap Anggun sedih".


Vandy kaget mendengar ucapan Anggun, bagaimana bisa Anggun mengatakan kata-kata itu.


" Sayang kenapa kamu ngomong gitu, dia itu bukan tunangan aku tepatnya mantan tunangan aku".


" Apa Bunny masih mencintai dia? tanya Anggun".


" Nggak, hati aku sudah milik kamu sepenuhnya sayang ucap Vandy".


" Tapi kenapa kemarin dia bilang kalau Bunny tunangan dia".


" Kita duduk aja dulu ya, nanti aku akan ceritain semua nya sama kamu ucap Vandy".


Mereka pun duduk dikursi dibawah pohon Mangga, dan Vandy pun menceritakan semua nya kepada Anggun tanpa ada yang dilewatkan satu pun.


" Sayang jujur hanya kamu wanita yang aku cintai, dan sungguh tak ada niat buat aku untuk menyakiti kamu" ucap Vandy.


Anggun yang mendengar ucapan Vandy pun merasa bahagia bisa dicintai oleh Vandy.


" Makasih karena sudah memberi cinta yang begitu besar, aku juga sangat mencintai bos Arrogant seperti kamu Bunny" ucap Anggun.


" Arrogant tanya Vandy".


" Iya, emg Bunny nggak nyadar selama ini sifat Bunny itu Arrogant dan sangat dingin".


" Waah berani sekali kamu sayang bilang aku Arrogant ucap Vandy sambil menggelitiki Anggun".


Anggun yang digelitiki Vandy pun merasa geli dan mereka pun saling menggelitik, air mata Anggun pun keluar karena banyak ketawa.


Aska yang mendengar suara Anggun ketawa pun pergi melihat kakak nya, Aska kaget melihat kakaknya, gimana tidak posisi Anggun sekarang berada dibawah Vandy.


Anggun dan Vandy belum menyadari Aska sudah ada didekat mereka.


"Bunny aku udah nggak kuat ucap Anggun".


" Minta ampun dulu ucap Vandy".


" Kakak ucap Aska".


Deg


Anggun dan Vandy kaget karena Aska sudah ada didekat mereka.


" Kakak lagi ngapain tanya Aska".

__ADS_1


" I... itu apa nama nya ucap Anggun gugup".


Vandy yang melihat Anggun gugup pun tersenyum.


" Perut kakak nya tadi sakit terus abang ganteng obatin ucap Vandy".


" Apa sekarang perut kakak masih sakit tanya Aska".


"Udah nggak kok dek ucap Anggun kan udah diobatin jawab Anggun".


" Makasih ya abang ganteng ucap Aska".


" Sama-sama boy ucap Vandy".


" Oh iya hampir lupa, Bunny kesini sama siapa? ".


" Sama Sinta, Sayang".


"Apa Sinta udah kasih tau Bunny siapa aku tanya Anggun".


" Nggak, aku yang maksa dia buat ajak kerumah kamu, sebenarnya Sinta nggak ngasih tau aku siapa kamu, tapi waktu Sinta bawa kami kesini dan baru dia bilang kalau kamu anak nya pak Wiguna".


" Padahal aku lebih senang kalau kamu nggak tau".


" Kenapa gitu".


" Aku lebih nyaman seperti orang biasa".


Vandy yang mendengar ucapan Anggun pun tersenyum, di saat orang lain ingin hidup berkecukupan tapi wanita yang dincintai malah ingin menjadi orang biasa. "Makin cinta aku sama kamu sayang gumam Vandy dalam hati".


"Kak kedalam yuk Aska mau mandi ucap Aska".


" O iya, sampai lupa kakak, yuk Bunny".


Mereka pun berjalan masuk kedalam rumah. Sampai didalam rumah Anggun kaget karena nggak cuma ada Sinta disana.


Sinta dan Sisil yang melihat Anggun pun menghampiri Anggun.


" Lo kemana aja sih, kita khawatir banget tau nggak ucap Sinta dan Sisil".


" Sorry ya udah bikin kalian khawatir ucap Anggun sambil memeluk kedua sahabatnya".


Mereka pun saling berpelukan.


" Aku juga mau dipeluk dong nggun ucap Aldi".


Mendengar ucapan Aldi tadi sontak membuat Vandy menatap tajam Aldi.


Aldi yang mendapatkan tatapan tajam dari sahabatnya pun terkekeh.


" Santai bro, gue cuma bercanda kok, lagian gue juga udah punya Sinta jadi lo tenang aja ucap Aldi".


" Sekali lagi lo ngomong gitu, gue kirim lo kekutub utara ucap Vandy".


Mereka pun bercerita sambil diselingi dengan canda tawa.


To be continue.


Rumah sultan guys..




Hy Readers ku semua, apa kabar, mudah-mudahan dalam keadaan sehat ya. Author ucapkan terimakasih buat kalian semua yang sudah mendukung AuthorπŸ™πŸ™πŸ™.


Jangan lupa selalu tinggalkan jejak kalian ya dengan cara Like, komen dan Vote... πŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


( Vote nya yang banyak ya, Author ngarep nih guys... πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚)


HAPPY READING... πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_2