
Pagi Hari.
Melodi bergegas menuju kamar mandi. Karena terburu-buru, kepalanya membentur pintu kamar mandi.
" Sial, siapa yang mindahin pintunya kesini si" umpat Melodi.
Ya pagi ini dia telat bangun gegara semalam dia nonton drakor kesukaannya sampai jam 12 malam. Jadi pagi ini dia bangun jam 6.30 pagi.
Hanya butuh waktu 5 menit, Melodi pun menyudahi acara mandinya. Melodi segera memakai seragam sekolahnya. Setelah selesai Melodi turun kebawah untuk berpamitan sama kedua orangtuanya.
" Mih, Pih, Melodi pamit dulu ya"
" Kamu nggak sarapan dulu sayang"
" Nggak Mih, Melodi udah telat. Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam"
Melodi masuk kedalam mobil. Sang sopir pun langsung tancap gas menuju halte. Mengerti situasi nona mudanya, sang sopir pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Melodi sampai di halte bertepatan dengan kedatangan bus. Melodi segara turun dari mobilnya. Melodi setengah berlari menuju bus.Akhirnya Melodi berhasil masuk kedalam bus.
Setelah bus berangkat, sopir pribadi keluarga Agatha pun melajukan mobilnya kembali menuju kediaman Agatha.
Setelah 10 menit menempuh perjalanan, Melodi pun sampai di sekolahnya. Selesai membayar ongkosnya Melodi turun dari bus. Melodi bergegas menuju kelasnya.
Sebelum sampai di kelasnya, Melodi di hadang sama 3 orang siswi cewek. Sontak Melodi menghentikan langkahnya. Mereka menarik tangan Melodi.
" Hei!, kalian mau bawa gue kemana?!" teriak Melodi.
" Diam lo cewek dekil"
Sampai di belakang sekolah mereka mendorong tubuh Melodi, sehingga tubuh Melodi pun tersungkur di atas tumpukan sampah.
" Awww"
Melodi meringis menahan sakit, karena tangannya mengenai serpihan kaca. Ketiga siswi cewek itu tertawa melihat keadaan Melodi.
" Lo memang pantas berada di sana?! " kata salah satu siswi cewek itu.
" Lo harus berkaca, wajah jelek kayak lo nggak pantas untuk Kenzo" kata teman siswi cewek itu.
" Kalau lo berani menggoda Kenzo lagi, maka kita akan lakukan hal yang lebih dari ini. Ngerti lo! "
Mereka pun pergi meninggalkan Melodi yang masih berada di tumpukan sampah. Selepas kepergian ketiga cewek gila tadi. Melodi mencoba bangkit, walaupun lutut dan tangannya berdarah.
" Ck.. beraninya main keroyok. Tunggu saja pembalasanku cewek gil*. Kalian belum tau bagaimana sifat asli keturunan Agatha. Dan apa dia bilang tadi, jauhi Kenzo. Ternyata fansnya si beruang madu" gerutu Melodi.
Melodi pergi ketoilet untuk membersihkan tubuhnya. Sampai di toilet membuka bajunya dan mengambil baju ganti di dalam tasnya.
Untungnya dia membawa baju ganti, jadi dia tidak perlu memakai bajunya yang kotor tadi. Melodi membuang seragamnya yang kotor tadi kedalam tong sampah.
Selesai menganti pakaiannya, Melodi merapikan penampilannya, setelah Melodi kembali kekelasnya. Seperti biasa semua siswa dan siswi memandang Melodi dengan tatapan jijik.
__ADS_1
Ingin sekali gue mencongkel mata mereka itu.
Sampai di kelasnya, Melodi langsung menuju tempat duduknya, dan ternyata di sana sudah ada Kenzo. Melodi menatap tajam pada Kenzo.
Ada apa dengan cewek ini, kenapa dia menatap gue seperti itu.
Teeetttt.
Bel sekolah pun berbunyi. Semua murid duduk dengan rapi di kursi mereka masing-masing. Tak berapa lama guru pun masuk kedalam kelas.
" Selamat pagi anak-anak"
" Pagi Buk"
" Siap untuk belajar"
" Siap Buk"
" Baik, hari ini kita belajar bahasa inggris ya. Bersama saya Ms.Ineke"
" Siap Miss"
" Tolong ketua kelas, bagikan kertasnya pada teman-temannya"
" Apa kita mau ulangan Miss?" tanya salah satu siswa cowok.
" Tidak, ini kertas berisi tentang berbagai macam cerita"
" Untung nggak ulangan" kata siswa cowok itu lagi.
Ketua kelas pun selesai membagikan lembaran cerita tadi. Dia pun kembali duduk di bangkunya.
" Apa semuanya sudah kebagian lembaran ceritanya"
" Sudah Miss"
" Baiklah, sekarang kalian baca dan hayati. Setelah itu kerjakan tugas di bawah cerita itu. Kalian boleh mengerjakan secara berkelompok. Mengerti?!"
" Mengerti Miss"
Para murid pun mencari kelompok mereka. Kenzo dan kedua sahabatnya berada satu kelompok yang sama. Karena Melodi tidak ada yang mengajak, alhasil Melodi satu kelompok lagi dengan Kenzo cs.
Mereka pun mulai mengerjakan tugas yang diberikan Ineke tadi. Kenzo cs dan Melodi fokus membaca cerita itu. Setelah itu mereka membagi tugas.
" Lo bagian mencatatnya" kata Kenzo pada Melodi.
" Kenapa harus gue?, kenapa nggak lo aja" kata Melodi.
" Gue, Gian dan Tristan bagian mencari jawabannya" kata Kenzo.
" Hah!, baiklah"
Melodi pun mengambil pulpen dan juga kertas. Dia siap mencatat jawaban yang diberikan Kenzo cs nanti. Kenzo yang mempunyai IQ di atas rata-rata pun tidak kesulitan mencari jawaban.
__ADS_1
Setelah 5 menit berlalu, kelompok mereka pun sudah selesai mengerjakan 15 soal esai. Sebelum mengumpulkan kedepan, Kenzo memeriksa kembali jawaban mereka.
Bagus juga tulisan ni cewek.
Setelah memeriksanya, Kenzo pun mengumpulkan tugas mereka kedepan. Murid lain pun kaget, karena kelompok Kenzo sudah mengumpulkan kedepan.
Kenzo kembali duduk di kursinya. Tak berapa lama kelompok Cantika juga sudah mengumpulkan, kemudian di susul sama kelompok yang lainnya.
Akhirnya semua kelompok sudah mengumpulkan tugas mereka, Ineke juga pamit undur diri. Karena jam pelajarannya juga sudah usai.
Ineke pun pergi meninggalkan kelas. Para murid pun berhamburan menuju kantin, Tapi tidak dengan Kenzo cs dan juga Melodi. Karena hari ini mereka akan latihan musik.
Mereka berempat pun pergi menuju ruang seni. Melodi beruntung karena murid-murid lain pergi kekantin, jadi dia tidak melihat tatapan jelek para siswi cewek.
Sesampainya di dalam ruang musik, mereka langsung mengambil alat musik yang akan di mainkan. Setelah itu mereka pun mengambil posisi dan mulai latihan.
Di tengah-tengah latihan, tiba-tiba perut Melodi sakit. Hal itu membuat Melodi tidak konsentrasi Latihan.
" Lo kenapa?" tanya Kenzo.
" Pe-perut gue sakit" jawab Melodi sambil memegang perutnya.
" Emang tadi lo makan apa?" tanya Kenzo lagi.
" Gue belum sarapan "
" Apa!" teriak Kenzo.
" Ck.. kenapa lo berteriak" kata Melodi.
" Tian, Ian jagain cewek bod*h ini dulu" Titah Kenzo sambil pergi dari ruangan itu.
" Lo mau kemana?! " teriak Gian.
" Beli roti"
" Jangan lupa beliin untuk gue sama Tian juga" kata Gian.
Kenzo berlari menuju kantin. Para siswi cewek heran melihat Kenzo berlari sendirian menuju kantin. Tapi Kenzo tidak mempedulikan para siswi itu.
Kenapa gue harus peduli sama tu cewek.
Sesampainya di kantin Kenzo langsung mengambil beberapa roti, snack dan tidak lupa air mineral. Kenzo berjalan menuju karsir untuk membayar jajanan yang dia ambil.
Selesai membayar Kenzo bergegas menuju ruang seni. Sesampainya di ruang seni, Kenzo melihat Melodi masih memegang perutnya. Kenzo pun mempercepat langkahnya.
" Nih makan dulu" kata Kenzo sambil memberikan roti pada Melodi.
" Ma-makasih"
" Hhhmm"
Kenzo juga memberikan roti untuk kedua sahabatnya. Mereka pun menikmati roti yang di beli Kenzo tadi.
__ADS_1
To be continue..
Happy Reading..