
Pagi hari semua orang dirumah Anggun sedang sibuk, karena pagi ini semua orang kembali beraktivitas. Kenzo yang akan sekolah, dan Vandy akan berangkat ke kantor.
Anggun menyiapkan pakaian untuk para kesayangannya itu. Karena kalau tidak mereka akan berteriak seperti dihutan, dan itu akan membuat telinga Anggun sakit.
Setelah selesai menyiapkan pakaian untuk para kesayangannya, Anggun kembali kedapur untuk menata makannya, tentu nya dengan dibantu sama bik Mirna.
Vandy dan Kenzo turun kebawah untuk sarapan bersama. Sampai dimeja makan Vandy dan Kenzo duduk dikursi mereka masing-masing. Seperti biasa Anggun melayani suami dan putranya itu.
Selesai makan Anggun mengantarkan suami dan anaknya kemobil. Sampai dimobil Kenzo bersalaman sama mommy nya. Begitu juga dengan Anggun, dia bersalaman dengan suaminya, Vandy mencium kening istrinya.
" Kita berangkat dulu ya sayang. Kamu sama dedek baik-baik dirumah"
" Iya Mas"
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam, hati-hati dijalan"
Vandy masuk kedalam mobilnya. Sebelum mobil melaju seperti biasa Vandy membuka kaca mobilnya.
" Da mommy" ucap Vandy dan Kenzo
" Da sayang" balas Anggun
Mobil Vandy pun melaju meninggalkan kediamannya. Saat mobil suaminya sudah tak terlihat lagi, Anggun baru masuk kedalam rumah.
Vandy melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Mobil yang dikendarai Vandy sampai juga di sekolah Kenzo. Vandy dan Kenzo turun dari mobil.
Laura melihat Vandy dan Kenzo keluar dari mobil, langsung menghampiri mereka.
" Pagi Ken" sapa Laura
" Pagi buk guru"
" Yuk kita kekelas" ajak Laura
" Daddy, abang masuk dulu ya" pamit Kenzo
" Iya sayang, abang belajar dengan baik ya"
" Siap daddy"
__ADS_1
" Kami masuk dulu tuan" kata Laura
Vandy menganggukkan kepalanya, tanda setuju. Setelah Kenzo masuk kekelasnya, Vandy pun melajukan mobilnya menuju keperusahaannya.
Sampai didalam kelas Gian dan Tristan sudah menunggu Kenzo.
" Ken sudah datang?" tanya Gian
" Hhhmm"
Laura memikirkan cara untuk mendekati Vandy. Laura akan mencoba membuatkan makanan untuk Vandy.
" Ken, boleh Ibuk tanya sesuatu?" tanya Laura
" Boleh buk guru" jawab Kenzo
" Makanan kesukaan daddy Ken apa?" tanya Laura lagi
" Kenapa ibuk guru ingin tau makanan kesukaan daddy?" tanya balik Kenzo
" Ibuk cuma ingin daddy Ken mencicipi masak Ibuk"
" Daddy suka udang saos tiram, udang crispy sama cah kangkung"
" Sama-sama buk guru"
Laura sudah mencatat makanan kesukaan Vandy. Jadi besok dia akan membuatkannya untuk Vandy. Laura yakin Vandy pasti akan menyukai masakannya.
Ditempat lain.
Aska baru sampai disekolahnya. Aska memarkirkan motornya. Remaja tampan itu berjalan dengan gaya coolnya menuju kelasnya.
Semua cewek terpesona dengan ketampanan cowok yang terkenal dingin disekolah itu. Aska memang memiliki sifat dingin sama seperti kakak iparnya, tapi begitu hangat dan manja ketika bersama keluarga nya.
Sampai dikelas Aska sudah disambut oleh kedua sahabatnya yang tidak kalah tampan juga dari Aska. Tapi mereka tidak sedingin Aska.
" Tumben telat datangnya bro" kata sahabat Aska
" Macet" kata Aska
" O iya, kapan lo akan ngenalin kita sama ponakan lo yang tampan itu"
__ADS_1
" Pulang sekolah nanti gue ajak kalian kerumahnya" kata Aska
" Beneran ya"
" Hhmmm"
Saat Aska sedang asik ngobrol bersama sahabatnya, tiba-tiba Serli putri kepala sekolah datang.
" Hai tampan" sapa Serli
" Hai cantik" balas sahabat Aska
Serli merasa kesal karena Aska selalu mengacuhkannya. Sudah banyak cara yang Serli lakukan untuk mendapatkan Aska, tapi cara itu tidak pernah berhasil. Aska tidak pernah menganggap nya ada.
Sudah banyak juga cewek-cewek disekolah itu mengejar, bahkan menyatakan cinta mereka pada Aska. Tapi tidak ada satu pun yang bisa menaklukkan hati cowok tampan itu.
" Aku kekelas dulu" pamit Serli pada kedua sahabat Aska
" Apa mau diantar cantik" tawar Radit
" Makasih Dit, aku nggak mau ngerepotin kamu" tolak Serli
Serli pun pergi meninggalkan kelas Aska dengan perasaan kecewa. Serli tidak tau sampai kapan Aska akan bersikap dingin kepadanya.
Bel sekolah pun berbunyi, menandakan jam pelajaran akan segera dimemulai. Tak berselang lama guru pun masuk kedalam Aska.
" Selamat pagi anak-anak"
" Selamat pagi Buk"
" Seperti janji Ibuk kemarin, hari ini kita akan mengadakan ulangan harian"
Guru pun menyuruh Aska untuk membagikan soal kepada teman-temannya. Setelah semua teman-temannya mendapatkan soal, Aska kembali ketempat duduknya.
Guru memberikan waktu 35 menit untuk mengerjakan semua soal-soal itu. Para murid-murid sudah mulai mengerjakan soal-soal, tapi tidak dengan Aska dan para sahabatnya.
Mereka bertiga masih bersantai, Mereka bertiga akan mengerjakan soalnya di 5 menit terakhir. Karena mereka emang notabennya anak pintar dikelas itu.
Waktu tinggal 5 menit lagi, Aska dan kedua sahabatnya baru mulai mengerjakan soal-soal tersebut. Waktu habis, ketiga pemuda tampan itu pun juga sudah selesai mengerjakan soal-soal itu.
Semua murid mengumpulkan soal sekaligus lembaran jawaban mereka. Ada beberapa murid yang kecewa, karena mereka tidak bisa menyelesaikan semua soal ujian itu.
__ADS_1
To be continue...
Happy Reading Guys... 😉😉