Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Wajah Kenzo dan Melodi memerah karena malu. Bagaimana tidak, kemarin-kemarin mereka lah yang menolak mentah-mentah perjodohan itu.


" Yuk kita makan malam dulu, nanti kita lanjutkan lagi mengobrol nya " kata Anggun.


Mereka semua langsung menuju ruang makan. Di sana sudah menunggu putri kesayangan Vandy. Ya Kiran sudah memasang wajah cemberutnya.


" Ya ampun. Maaf ya sayang, mommy lupa kalau adek sudah menunggu" kata Anggun.


" Jangan ngambek, nanti Abang belikan boneka Pikachu terbaru"


" Benarkah?"


" Hhmm"


" Baiklah, hari ini adek maafkan"


" Oh iya kenalkan ini kakak Melodi" kata Kenzo.


" Hai kakak cantik, aku Kiran"


" Hai juga adek cantik" puji balik Melodi


Mereka semua memulai acara makan malamnya. Keluarga Agatha sangat menikmati hidangan yang disajikan sama keluarga Vandy. Makanannya sangat enak.


" Ini semua Jeng yang masak?" tanya Tiara istri Keynan.


" Nggak Jeng, ada beberapa di bantu sama bibik juga" kata Anggun.


" Sepertinya Melodi harus belajar masak sama Jeng ni" kata Tiara.


" Bisa diatur, asal bayaran nya sesuai" canda Anggun.


Semua orang di sana tertawa mendengar candaan Anggun. Bagaimana mana tidak, orang terkaya nomor satu minta bayaran memasak.


Selesai makan malam, mereka semua berkumpul di ruang keluarga. Tapi sebelum itu Anggun meminta bibik untuk membersihkan meja makan.


" Bagaimana mana, apa kalian berdua masih menolak perjodohan ini?" tanya Keynan.


Kenzo melirik Melodi. Melodi yang mengerti arti tatapan Kenzo pun mengangguk kepalanya.


" Kami menolak!" jawab Kenzo dan Melodi.


Semua yang ada di sana kaget, kecuali Anggun mendengar ucapan Melodi dan Kenzo.


" Melodi ini nggak lucu" kata Keynan.


" Abang gantian nge-prank daddy?" tanya Vandy.


" Abang nggak lagi nge-prank daddy" jawab Kenzo.


" Bukankah kalian saling mencintai?" tanya Tiara.


" Aku sama Kenzo tidak pernah pacaran" kata Melodi.


Anggun susah payah menahan tawanya, melihat ekspresi suaminya.


Akhirnya kamu ngerasain gimana rasanya diprank Mas.


" Sayang, kamu kenapa diam saja?" tanya Vandy pada sang istri.


" Aku bisa apa Mas, mereka berdua sudah menolak perjodohan ini" kata Anggun.


" Tapi bagaimana bisa, bukannya Abang mencintai Melodi?" tanya Vandy


" Tidak!" jawab Kenzo.


Vandy merasa frustrasi mendengar ucapan putranya itu. Anggun kasihan melihat suaminya itu, tapi mau gimana lagi, dia harus merasakan apa yang dirasakan putranya.


Kenzo menghampiri daddy-nya. " Bagaimana rasanya Dad" bisik Kenzo di telinga daddy-nya.


Vandy pun tersadar. " Dasar anak durhaka kamu ya Bang" kata Vandy sambil melemparkan bantal sofa ke arah Kenzo.


" Daddy yang durhaka, kenapa daddy nggak bilang kalau Melodi cewek itu"


" Daddy cuma mau kasih kejutan"


" Selamat karena daddy sudah berhasil kena prank sama Abang" ucap Anggun.


" Kamu sekongkol sama Abang, sayang"

__ADS_1


" Tentu saja, dia putraku"


" Terima hukuman kamu nanti" bisik Vandy.


" Kenapa jadi aku yang kena?" tanya Anggun.


" Karena kamu sudah sekongkol dengan bocah itu"


" Daddy beruntung Abang cuma nge-prank nya cuma dikit"


" Dikit kamu bilang, daddy hampir jantungan tau"


" Jadi bagaimana, apa kalian masih menolak perjodohan ini?" tanya Keynan.


" Tentu saja tidak, tapi papi harus minta maaf sama pacar aku" kata Melodi.


Deg.


Keynan tidak menyangka putrinya itu masih mengingat kejadian beberapa hari yang lalu.


" Emang papi punya salah apa sama pacar kamu?" tanya Keynan pura-pura nggak tau.


" Nggak usah pura-pura amnesia Pi" kata Melodi.


" Benar sayang, papi lupa"


" Baiklah kalau papi lupa, aku akan ingatkan lagi" kata Melodi.


" Sayang" panggil Kenzo sambil menggelengkan kepalanya.


" Uhuk..uhuk" Keynan dan Vandy tersedak ludah mereka mendengar ucapan Kenzo tadi.


Bocah ini sudah main panggil sayang aja anak gadis orang, batin Vandy.


" Kamu panggil putri saya apa tadi?" tanya Keynan.


" Sayang" jawab Kenzo polos.


Anggun dan Tiara tersenyum mendengar jawaban Kenzo.


" Apa ada yang salah?" tanya Kenzo.


" Tidak, Abang terlihat lucu aja ketika manggil Melodi dengan sebutan sayang" kata Anggun.


" Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam" jawab mereka.


" Kalian datang?" tanya Kenzo pada kedua sahabatnya.


" Tentu saja, kami tidak ingin melewatkan acara perjodohan lo dan Melodi" kata Gian.


Kenzo melemparkan bantal sofa ke arah Gian. Dengan sigap Gian mengelak, jadi lemparan Kenzo mengenai ruang kosong.


" Abang Tian" panggil Kiran sambil berlari ke arah Tian.


" Uluh.. uluh inces Abang Tian. kenapa lari-lari, hhmm"


" Mom, Dad, calon camer. Kita permisi ke gazebo dulu ya" kata Kenzo.


" Kok ke gazebo sih, gue kan belum lihat acara lamarannya" kata Gian.


" Lamaran gundul mu, gue cuma makan malam" kata Kenzo sambil me noyor kepala Gian.


Anggun dan yang lain tersenyum sambil menggelengkan kepala mereka melihat tingkah Gian dan Kenzo.


Setelah mendapatkan izin, Kenzo cs , Melodi dan Kiran pergi ke gazebo. Sepanjang jalan Tristan menggandeng tangan Kiran.


Lagi-lagi Melodi di buat takjub sama taman Kenzo. Tamannya sangat indah, dan banyak bunga langka juga di sana. Benar-benar seperti berada di negeri dongeng.


Sesampainya di gazebo, mereka langsung duduk di sofa yang ada di sana. Melodi duduk di samping Kenzo. Kiran duduk di apit sama Gian dan juga Tristan.


" Kiran duduk sama Kak Melodi yuk" ajak Melodi.


" Nggak, Kiran duduknya sama kita. Kalian berdua saja" kata Gian.


" Biarkan saja, mereka berdua memang seperti itu kalau sama Kiran" kata Kenzo.


" Senang ya jadinya Kiran, di kelilingi sama cowok-cowok tampan" kata Melodi.

__ADS_1


" Hanya aku sendiri yang tampan, mereka berdua mah kagak" kata Kenzo.


Melodi tersenyum mendengar ucapan sang kekasih. Bagaimana kekasihnya itu bicara se-pede itu.


" Tian" panggil Melodi.


" Hhhmm"


" Gimana hubungan kamu sama Dira?" tanya Melodi.


" Seperti biasa" jawab Tristan.


" Jawab yang benar" kata Gian sambil me noyor kepala Tian.


" Abang Ian, tidak boleh nakal" kata Kiran.


" Abang Ian nggak nakal kok Inces" kata Gian.


" Terus kenapa mukul Abang Tian"


" Karena tadi ada lalat yang hinggap di kepala Bang Tian" kata Gian asal.


Kiran hanya beroh ria.


" Gue cuma mau ngingetin lo, kalau emang lo ada rasa sama Dira cepat ungkapkan" kata Kenzo.


" Benar, ntar Dira udah sama yang lain. Baru deh nangis Bombay lo" kata Gian.


" Gue mau meyakinkan perasaan gue dulu" kata Tristan.


" Sampai kapan lo mau meyakinkan perasaan lo?" tanya Kenzo.


" Gue juga nggak tau"


" Mulai dari sekarang siapkan hati kamu untuk melepaskan Dira" kata Melodi.


" Maksud lo?" tanya Tristan.


" Kamu pikir Dira tidak akan lelah dengan cinta yang hanya bertepuk sebelah tangan"


Tristan kaget mendengar ucapan Melodi. Tapi dia juga sadar kalau ucapan Melodi ada benarnya.


" Sekarang keputusan ada di tangan lo Tian" kata Kenzo.


" Gue tau" kata Tristan.


" Kesampingkan gengsi dan ego lo" kata Gian.


" Hhmm"


" Jadi kapan kalian bertunangan?" tanya Gian pada Kenzo.


" Belum tau, karena itu kedua orang tua kami yang akan memutuskan" kata Kenzo.


Malam itu mereka habiskan dengan mengobrol. Jam 10 malam barulah Melodi dan kedua orang tuanya pamit pulang. Begitu juga dengan kedua sahabatnya.


Sekarang hanya tinggal Vandy dan keluarga kecilnya. Kenzo menghampiri daddy-nya.


" Dad" panggil Kenzo.


" Hhmm"


" Abang minta maaf, karena beberapa hari ini udah cuekin daddy"


" Sebelum Abang minta maaf, daddy sudah lebih dulu memaafkan Abang" kata Vandy sambil tersenyum pada putranya itu.


" Makasih Daddy" ucap Kenzo sambil memeluk daddy nya.


Vandy membalas pelukan putra kesayangan dan kebanggaannya itu. Anggun bahagia melihat putra dan suaminya sudah berdamai.


" Bukan kah daddy harus meminta maaf juga sama Abang?" tanya Kenzo.


" Huaam tiba-tiba Daddy ngantuk" kata Vandy sambil berlalu pergi.


" Dasar daddy durhaka..!"


Tawa Vandy pun pecah karena berhasil membuat putranya kesal.


To be continue

__ADS_1


Gomawo untuk kalian yang sudah menyempatkan untuk membaca karya Author yang receh ini.. Saranghaeeeee 😘😘


Happy Reading 😚😚


__ADS_2