
Sekarang Kenzo, Gian, Tristan dan Rizki ada di taman sekolah. Rizki sengaja membawa mereka bertiga kesana.
" Sekarang ceritakan sama saya, kenapa kalian memukul Gilang?" tanya Rizki.
Gian menceritakan semuanya dari awal sampai akhir. Tidak ada yang terlewatkan sama Gian satu kata pun.
" Rencananya Gilang mau mempermalukan kalian. Terutama Kenzo?" kata Rizki lagi.
" Benar banget" kata Gian.
" Apa yang akan kamu lakukan setelah ini Ken?. 'Saya yakin Gilang akan mengadu sama orangtuanya" kat Rizki.
" Saya tidak takut" kata Kenzo.
Rizki kaget mendengar ucapan Kenzo. " Apa kamu tidak tau siapa keluarga Gilang?" tanya Rizki.
" Tidak, dan saya tidak ingin tau" kata Kenzo.
" Kamu harus hati-hati, keluarga Gilang salah satu penguasa di kota ini" kata Rizki.
" Karena itu kalian hanya diam dan bisa melihat saja sikap dan perilaku Gilang yang seperti itu?!" kata Kenzo.
" Hhhmm, kami tidak punya daya dan juga kuasa" kata Rizki.
" Ck.., itulah ciri-ciri orang pecundang" kata Kenzo.
Rizki kaget mendengar ucapan Kenzo, kemudian dia tersenyum. " Mungkin kamu benar" kata Rizki.
" Apa orangtua Gilang salah satu donatur tetap di sekolah ini?" tanya Kenzo.
" Ya, dan itu juga salah satu kenapa kami tidak bisa melawan Gilang" kata Rizki
Kenzo menepuk pundak Rizki. " Kakak tenang saja, saya akan bereskan Gilang beserta keluarganya" kata Kenzo.
" Gue setuju " kata Gian dan Tristan.
Siapa sebenarnya Kenzo ini?, kenapa dia tidak takut dengan keluarga Gilang?.
Hening..
Tidak ada suara lagi, mereka larut dalam pemikiran mereka masing-masing. Rizki berharap masalah ini tidak di ketahui kepala sekolah.
Karena malam sudah semakin larut, Kenzo cs memutuskan untuk pulang. Teman-teman yang lain juga sudah pulang daritadi.
Kenzo dan kedua sahabatnya melajukan motornya menuju rumah mereka masing-masing. Sepanjang jalan pulang, Kenzo masih teringat ucapan Gilang yang menghina mommy nya.
Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit Kenzo pun sampai di rumah utama. Kenzo memasukkan motornya kedalam garasi. Setelah itu Kenzo masuk kedalam rumah.
" Assalamualaikum "
" Wa'alaikum salam" balas Anggun.
" Mommy cuma sendiri?"
" Hhmm, adek sama daddy udah tidur "
" Kenapa mommy belum tidur?"
" Karena putra kesayangan mommy belum pulang, jadi mommy tidak bisa tidur"
" Sekarang abang sudah pulang, jadi mommy istirahat lah"
" Abang juga tidur ya" kata Anggun.
__ADS_1
" Hhhmm" kata Kenzo sambil menganggukkan kepalanya.
Kenzo dan mommy nya langsung menuju kamar mereka masing-masing. Sampai di dalam kamar Kenzo langsung membaringkan tubuhnya.
Kenzo mematikan lampu kamarnya, kemudian mengganti dengan lampu tidur. Kenzo mulai memejamkan matanya, mungkin karena lelah akhirnya Kenzo pun terlelap.
Di tempat lain.
Indira sedang membatu Gilang mengobati luka yang ada di wajah Gilang. Indira membersihkan luka Gilang dengan alkohol terlebih dahulu. Ya Indira membantu Gilang meninggalkan pesta tadi.
" Aarrgg" rintih Gilang saat kapas yang sudah diberi obat luka itu menyentuh kulitnya.
" Maaf, tahan bentar ya sayang"
Indira kembali fokus mengobati luka di wajah kekasihnya itu. Indira tau Gilang menahan perih yang teramat, tapi mau gimana lagi.
" Aku akan membalas setiap luka yang dia berikan" geram Gilang.
" Kenapa kamu nggak balas pukulan dia tadi"
" Dia nggak kasih aku celah untuk bisa membalas dia"
Bilang saja kalau kamu bod*h. aku tidak akan membiarkan kamu melukai model tampanku.
Setelah selesai mengobati luka yang ada wajah dan tubuh Gilang. Indira menyimpan kembali kotak P3K nya.
Gilang akan memberi tau kepala sekolah tentang kejadian semalam. Gilang akan meminta kepala sekolah untuk memanggil orangtua Kenzo.
Besok adalah hari kehancuranmu.
Malam ini Gilang akan menginap di apartemennya. Dia tidak ingin orangtuanya melihat wajahnya yang penuh dengan luka lebam.
Setelah menaruh kotak P3K, Indira kembali duduk di sofa ruang di samping kekasihnya.Malam ini Indira tidak akan pulang, dia akan menemani sang kekasih di apartemennya.
" Hhmm"
Mereka pun berjalan menuju kamar. Sesampainya di kamar, Gilang langsung merebahkan tubuhnya di atas bed. Sedangkan Indira pergi kekamar mandi untuk membersihkan wajahnya.
Selesai membersihkan wajahnya, Indira membaringkan tubuhnya di samping Gilang. Indira mematikan lampu kamar dan menggantikannya dengan lampu tidur.
Gilang memeluk tubuh kekasihnya itu, tak berapa lama mereka berdua pun tertidur dengan posisi berpelukan.
Pagi hari.
Kenzo sudah bangun dari tidurnya, semalam tidurnya sangat nyenyak dari biasanya. Kenzo melangkah kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah 10 menit barulah Kenzo keluar dari kamar mandi. Kenzo berjalan menuju walk in closet miliknya. Kenzo memakai seragam sekolahnya, setelah itu dia menyisir rambutnya.
Setelah semuanya selesai, Kenzo mengambil dompet dan kunci motornya, dia tidak ingin kejadian kemarin terulang kembali. Kenzo keluar dari kamarnya, dan berpapasan dengan sang adik.
" Morning Abang "
" Morning princesnya abang"
Mereka pun turun kebawah untuk sarapan bersama mommy dan daddy mereka. Sampai diruang makan, Kenzo melihat daddy nya hanya memakai baju santai.
" Daddy nggak kerja?" tanya Kenzo setelah mendudukkan bokongnya.
" Tidak, daddy akan menghabiskan waktu bersama mommy mu" kata Vandy.
" Terus kerjaan daddy gimana?" tanya Kenzo.
" Daddy bisa kerjakan dari rumah, lagi pula kerjaan daddy tidak banyak"
__ADS_1
" Ni Bang, minum dulu susunya" kata Anggun sambil memberikan segelas susu coklat hangat.
" Masih mommy"
" Sama-sama sayang"
" Abang sama adek mau nggak punya adek lagi?" tanya Vandy.
" Uhuk.. uhuk" Kenzo tersedak sama susu yang di minumnya.
Anggun membantu putranya itu, dengan menepuk punggung Kenzo.
" Nggak mau!" jawab Kenzo dan Kiran berbarengan.
Anggun tersenyum mendengar jawaban kedua anaknya. Mereka kompak menjawab tidak ingin punya adik lagi. Kemudian Anggun menatap tajam suaminya itu.
" Daddy cuma bercanda mommy" kata Vandy.
Mereka pun memulai menyantap makanan yang ada didepan mereka. Mereka semua makan dengan hikmat, tanpa ada satu pun yang bersuara.
Selesai sarapan Anggun mengantarkan Kenzo dan juga Kiran kedepan rumah. Kenzo berpamitan pada mommy dan daddy nya. Kenzo mencium tangan kedua orangtuanya secara bergantian.
" Abang berangkat dulu ya Mom, Dad"
" Hati-hati di jalan, bawa motornya jangan ngebut-ngebut " pesan Anggun.
" Siap mommy. Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam"
Kenzo memakai helm nya, setelah itu barulah dia melajukan motornya. Vandy juga pergi mengantarkan Kiran kesekolah, setelah itu dia kembali kerumah.
Setelah motor dan mobil yang di kendarai anak dan suaminya sudah tak terlihat lagi, barulah Anggun masuk kedalam rumah.
Seperti biasa kedua sahabat Kenzo sudah menunggu di persimpangan. Mereka bertiga pun berangkat bersama menuju SMA Taruna.
Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit ketiga cowok tampan itu sudah sampai di sekolah mereka. Kenzo cs memarkirkan motor mereka di tempat biasa.
Sepertinya kejadian semalam tidak mempengaruhi siswi cewek. Mereka malah tambah mengagumi Kenzo cs, karena saat melihat mereka bertiga berkelahi, terlihat sangat keren.
Kenzo melihat papan pengumuman, karena hari ini adalah penentuan kelas. Kenzo cs berharap mereka ada di kelas yang sama.
Kenzo, Gian dan Tristan sangat senang, karena mereka bertiga satu kelas. Nama mereka juga berada di urutan teratas. Ya Kenzo cs berada di kelas X (sepuluh) A, atau lebih tepatnya di kelas unggul.
" Gue senang banget kita berada di kelas yang sama" kata Tristan.
" Gue juga" jawab Kenzo dan Gian berbarengan.
Mereka bertiga pun mencari kelas mereka. Saat melewati koridor sekolah Kenzo cs berpapasan dengan Gilang dan juga Indira.
" Punya nyali juga lo untuk datang kesekolah" kata Gilang.
" Ternyata lo masih masih hidup, gue pikir udah di neraka" kata Kenzo.
" Yang akan ke neraka duluan itu lo bukan gue. Satu lagi, hari ini gue akan tau siapa keluarga lo. Karena gue sudah minta kepala sekolah untuk memanggil orangtua lo. Bersiaplah untuk hancur?!"
" Wah.. wah, ternyata lo sangat berambisi ingin menghancurkan gue, tapi itu bagus. Setelah lo tau siapa gue dan juga kedua orangtua gue, maka gue pastikan lo tidak akan bisa lolos lagi?!" kata Kenzo sambil berlalu pergi meninggalkan Gilang.
To be continue...
Cie.. cie.. para Readers tidak sabar nunggu Gilang hancur, sabar ya..😉😉
Happy Reading 😚😚
__ADS_1