Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Kabar dari Aldi


__ADS_3

Setelah dari rumah sakit Aldi dan Sinta langsung pulang. Begitu juga dengan pasangan Gio dan Sisil. Sesampainya dirumah Sinta langsung menuju kamar.


Sampai dikamar Sinta menuju kamar mandi. Sinta melihat benda tipis dan panjang itu masih tergeletak diatas closet. Sinta mengambil benda itu dengan sangat hati-hati dan tangan bergetar.


Sinta belum berani melihat benda tipis yang ada ditangannya itu, Sinta takut kalau hasilnya negatif. Cukup lama Sinta berada didalam kamar mandi tanpa melakukan apa-apa.


Akhirnya Sinta memberanikan diri melihat benda yang ada ditangannya itu. Apapun hasilnya nanti dia akan menerima dengan ikhlas. Sinta sangat senang dan sangat bahagia melihat benda yang ada ditangannya itu, seketika air mata Sinta pun jatuh.


Sinta keluar dari kamar mandi, dia nggak sabar melihat reaksi suaminya nanti. Sinta menghampiri suaminya yang sedang duduk disofa sambil nonton acara ditelevisi.


Aldi kaget melihat istrinya datang dan menangis.


" Honey kamu kenapa?" tanya Aldi cemas.


Sinta tidak menjawab ucapan suaminya, dia malah memberikan benda tipis itu pada Aldi.


" Ini apa Honey?" tanya Aldi bingung


" Itu hasil test yang dibilang Anggun itu" jawab Sinta.


Aldi susah payah mencerna ucapan dari istrinya itu. Seperkian menit barulah Aldi mengerti.


" Nggak apa-apa, mungkin belum rezeki kita Honey" ucap Aldi.


Ini apaan sih maksudnya, emang dia nggak bisa liat apa garisnya ada berapa?.


Aldi memeluk istrinya itu, dan berusaha menenangkannya. Aldi tau istrinya sedih karena belum hamil.


" Bee"


" Hhhmmm"


" Apa kamu nggak mau punya anak?" tanya Sinta sambil melepaskan pelukan suaminya.


" Mau Honey" jawab Aldi


" Terus kenapa kamu keliatan nggak senang gitu?."


" Maksud kamu apa sih Honey? aku nggak ngerti."


" Aku hamil Bee."


" What!! Honey maksud kamu, aku akan jadi seorang Ayah"


Sinta pun menganggukkan kepalanya.


" Alhamdulillah ya Allah"


Aldi pun memeluk istrinya, dan seketika air mata Aldi pun terjatuh. Dia tidak bisa berkata-kata lagi. Haru, bahagia semuanya menjadi satu. Aldi mengecup seluruh wajah istrinya.


" Honey, aku bahagia banget" ucap Aldi.


" Aku juga Bee, akhirnya doa kita di ijabah sama Allah."


" Besok kita pergi kedokter ya?"


" Iya Bee. O iya aku mau kasih tau Anggun dulu" kata Sinta.


" mendingan chat digrup aja" kata Aldi.


πŸƒGrup BKC( Bukan Keluarga Cemara)πŸƒ


Sinta: " Assalamualaikum, sepi amat "


Sisil: " Wa'alaikum salam"


Gio: " Wa'alaikum salam"


Sinta: " Cie kompak banget nih laki-bini 😌😌"


Gio: " Iya dong"


Sinta: " Yang lainnya kemana nih?"


Sisil: " Tidur 😴😴"

__ADS_1


Anggun: " Wa'alaikum salam"


Sinta: " Telat πŸ˜’πŸ˜’"


Anggun: " Kenapa? kusut amat tu muka 😁😁"


Vandy: " Mungkin belum dapat uang jajan sayang πŸ˜‚πŸ˜‚"


Sinta: " Tau aja lo Van kalau gue belum dapat uang jajan 😩😩"


Aldi: " Bukannya tiap malam aku kasih jajan Honey πŸ˜‹πŸ˜‹"


Vandy: " Waah parah lo, nggak kasian sama istri lo"


Anggun: " Kayak kamu nggak aja Mas πŸ˜’πŸ˜’"


Aldi: " πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ lo lebih parah dari gue"


Gio: " Kalian mah enak, gue udah 2 hari puasa"


Sisil: " Oppa bohong banget, tiap malam badan aku kamu bikin remuk 😏😏"


Aldi: " Gue ada berita bahagia nih"


Vandy: " Apaan 😀😀"


Aldi: " Istri gue hamidun guys"


Anggun: " Waah selamat ya Sinta, Aldi kalian bakal nyusul kita😍😍"


Gio: " Selamat ya bro."


Vandy: " Selamat bro, akhirnya kecebong lo jadi juga."


Aldi: " Terimakasih semuanya 😊😊."


Vandy: " Lo harus menyiapkan kantong kesabaran yang banyak"


Aldi: " Untuk apa?"


Aldi: " Thank's bro, gue bakal ingat"


Vandy: Siap-siap juga menghadapi keingin istri yang diluar nalar kita, alias ngidam😈😈"


Aldi: " Lo jangan nakut-nakutin gue dong 😩😩"


Vandy: " Siapa yang nakut-nakutin lo, itu beneran, percaya sama senior dong 😎😎"


Aldi: " Ya ya senior"


Vandy: " Besok kita bahas lagi, gue mau tidur dulu.. 😴😴"


Chat tidak berfaedah pun berakhir.. 😁😁


Mereka pun memutuskan untuk istirahat.


Pagi hari


Tidur Aldi terganggung karena mendengar suara istrinya muntah-muntah. Dengan segera Aldi menghampiri istrinya dikamar mandi.


" Honey"


" Jangan masuk dulu Bee, ntar kamu jijik"


Aldi tidak mendengarkan istrinya, dia tetap masuk. Aldi mengangkat tubuh istrinya, dan mendudukkan diatas closet. Aldi membantu istrinya membuka baju, setelah itu dia membantu istrinya mandi.


Sinta merasa bahagia bisa dicintai oleh suaminya itu. Aldi tidak jijik melihat muntah Sinta, malahan dia dengan telaten membersihkan tubuh Sinta. Membuat Sinta tambah cinta kepada suaminya.


Selesai membersihkan tubuh istrinya. Aldi menggendong tubuh Sinta kekamar, dan membaringkan tubuh Sinta diatas tempat tidur.


" Tunggu disini ya, aku mau bikin teh hangat dulu buat kamu"


" Iya, makasih ya Bee"


Aldi pun berjalan keluar kamar, Aldi pergi kedapur untuk membuatkan segelas teh hangat buat sang istri. Walaupun dirumah itu ada pelayan, tapi Aldi lebih memilih untuk membuat sendiri.

__ADS_1


Aldi kembali kekamarnya dengan membawa segelas teh hangat. Sinta meminum teh yang dibuat suaminya tadi.


" Kita pergi kedokternya sekarang aja ya."


" Iya Bee"


Aldi membantu istrinya mengganti pakaian. Sebenarnya Sinta malu, tapi mau gimana lagi, suaminya itu memaksa untuk mengganti pakaiannya.


Selesai membantu istrinya berpakaian, Aldi membersihkan dirinya kekamar mandi. Hanya butuh waktu 10 menit, Aldi pun selesai mandi dan berpakaian.


" Bee ganti baju nya sama yang warna hitam" kata Sinta.


Aldi pun mengikuti titah sang ratu, tidak berapa lama Aldi pun keluar memakai baju kaos berwarna hitam.


" Ganti lagi Bee, nanti kamu kepanasan pakai baju itu"


" Huuuuh, ganti sama yang warna apa lagi Honey"


" Warna pink, biar lebih tampan"


Aldi pun menganti kembali bajunya dengan warna pink, seperti keinginan sang istri. Tak berapa lama Aldi pun keluar dengan baju kaos bewarna pink dan memasang senyum pada istrinya.



" Tampan sekali suami aku"


Aldi pun mengerucutkan bibirnya, karena mendengar gombalan sang istri.



" Yuk kita berangkat" ucap Aldi


Aldi mengambil kunci mobilnya, dan menggandeng tangan sang istri. Mereka berjalan menuruni tanggan. Saat diruang tamu mereka berpapasan dengan Bik Mima.


" Bik kita pergi kerumah sakit dulu ya" kata Sinta


" Emang siapa yang sakit nona?" tanya Bik Mima.


" Nggak ada yang sakit Bik, kita mau periksa kandungan nona" jawab Aldi.


" Maksud Aden nyonya hamil"


" Iya Bik"


" Waah selamat ya Den, semoga calon bayi Aden sehat."


" Aamiin, terimakasih doa nya Bik. Kalau gitu kita pergi dulu ya Bik. Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam, hati-hati dijalan"


Aldi mengeluarkan mobilnya dari garasi. Setelah itu membukakan pintu buat sang istri. Aldi pun melajukan mobilnya menuju rumah sakit.


Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, mobil Aldi pun sampai dirumah sakit. Aldi memakirkan mobilnya, setelah itu dia membuka pintu buat sang istri.


Mereka pun masuk kedalam rumah sakit. Saat masuk semua wanita yang terpesona melihat Aldi dan itu membuat Sinta kesal.


" Kamu kenapa sih senyum ke mereka? apa kamu suka sama cewek-cewek genit itu?"


" Nggak Honey, aku kan udah punya kamu"


" Terus ngapain kamu senyam-senyum kemereka" kesal.


Apa ini yang Vandy rasakan dulu ya.


" Kenapa diam"


" Aku cuma mau membagi kebahagiaan kita Honey."


" Bohong, awas kamu ya Bee kalau senyum lagi ke cewek-cewek genit itu, aku potong cumi kamu itu."


Susah payah Aldi menahan ludahnya, mendengar ucapan istrinya tadi.


Sadis banget istri gue, lagian kalau dipotong dia juga yang bakal rugi.


To be continue

__ADS_1


Happy Reading Guys.. πŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_2