Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Sore hari


Ketiga suami tampan itu sudah bersiap untuk membawa istri dan anak mereka jalan-jalan sore ke alun-alun kota. Begitu juga dengan para istri dan anak mereka.


Mereka saling memuji pasangan mereka masing-masing. Tiga motor gede itu pun melaju meninggalkan kediaman Vandy.


Sore ini suasana jalan sangat rame. Banyak kendaraan yang berlalu lalang. Ada juga muda-mudi yang pergi jalan-jalan sore dengan pasangan mereka.


Ketiga suami tampan itu menjadi pusat perhatian para pengendara lain. Ada beberapa pasang kekasih yang berantem, karena cewek mereka selalu menatap kearah Vandy dan kedua sahabatnya.


Terkadang Anggun juga kesal melihat tatapan para wanita lain pada suaminya. Tatapan mereka seperti ingin menerkam sang suami. Ingin rasanya Anggun memasukkan suaminya kedalam karung, supaya tidak adalagi tatapan yang ingin memangsa suaminya.


Mereka pun sampai di alun-alun kota. Kenzo, Gian dan Tristan sangat senang karena disana sangat rame sama anak-anak seusia mereka.


Vandy bahagia melihat anaknya yang bermain bersama teman sebaya nya. Tidak salah Vandy memilih jalan-jalan sore ke alun-alun kota.


Para istri sedang berburu kuliner. Mereka sangat antusias melihat jajanan yang ada disana. Mereka menghampiri semua stand makan yang ada disana.


Setelah tangan mereka penuh sama kantong kresek yang berisikan jajanan yang mereka beli tadi. Barulah mereka menghentikan pemburuan mereka. Mereka pun memutuskan untuk kembali bergabung bersama suami mereka.


Para suami sedang memantau anak-anak mereka yang sedang asik bermain. Kenzo, Gian dan Tristan tertawa sangat puas sekali. Walaupun Kenzo,Gian dan Tristan sering berantem, tapi tak jarang juga mereka menunjukkan perhatian mereka satu sama lainnya.


Hari sudah mau malam, mereka pun memutuskan untuk pulang kerumah. Mereka berjalan parkiran, sampai diparkiran mereka naik kemotor masing-masing.


Ketiga motor gede itu pun melaju meninggalkan alun-alun kota. Motor mereka melaju dengan mulus dijalan raya, karena suasana jalan sudah agak sepi.


Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit, mereka pun sampai dirumah mereka masing-masing. Vandy memasukkan motornya kegarasi.


Anggun dan Kenzo masuk duluan kedalam rumah. Setelah selesai memasukkan motor kegarasi, Vandy menyusul anak dan istrinya kedalam rumah.


Sampai didalam rumah Vandy tidak melihat anak dan istrinya. Vandy langsung menuju kamarnya dilantai atas dengan menaiki anak tangga.


Vandy langsung masuk kedalam kamarnya. Vandy melihat Kenzo sudah terlelap diatas tempat tidurnya. Tapi Vandy tidak melihat sang istri disana.


Samar Vandy mendengar bunyi gemericik air dari kamar mandi, itu menandakan sang istri sedang berada dikamar mandi.


Vandy membaringkan tubuhnya disamping anaknya. Sambil menunggu istrinya selesai mandi, Vandy memainkan game di HPnya. Vandy sangat fokus mainkan gamenya.


Setelah 15 menit, Anggun keluar dari kamar mandi. Dia melihat sang suami sedang asik dengan HP nya. Anggun berjalan menuju walk in closet.


Setelah memakai pakaiannya Anggun menghampiri suami dan anaknya. Vandy tidak menyadari kehadiran sang istri. Dia masih asik dengan gamenya.


" Mas"


" Hhmm"


" Mandi dulu gih"


" Ntar lagi sayang, lagi nanggung ni"


Anggun mengambil paksa HP suaminya.


" Ya sayang, kok diambil sih HP nya"


" Mandi dulu"


" Kembaliin dulu HPnya"

__ADS_1


" Nggak!, Mas harus mandi, sekarang?!"


" Iya istriku"


Vandy melangkahkan kakinya menuju kamar mandi. Sepeninggal suaminya Anggun melanjutkan permainan suaminya tadi.


Vandy keluar dari kamar mandi. Tiba-tiba Vandy membunyai ide untuk menjahili istrinya. Vandy berjalan menghampiri istrinya. Sampai didekat sang istri, Vandy mekibas-kibaskan rambutnya yang basah ke sang istri.


" Mas"


" Hhhmm"


" Kalau mau keringkan rambut pake handuk, jangan dikibas-kibas begitu"


" Bantuin dong sayang"


" Coba sendiri dong Mas, aku lagi nanggung ni"


Vandy pun mengeringkan rambutnya pake handuk kecil. Setelah selesai mengeringkan rambut, Vandy berbaring disamping Kenzo.


" Tidur yuk" ajak Vandy


" Duluan aja Mas"


" Ya udah, Mas duluan tidur ya sayang"


" Iya Mas"


Ternyata pesona gue kalah sama game sialan itu. Besok gue hapus aja ah game nya.


***


Isi pesan Laura dan Vandy KW


Laura: " Besok kamu mau dimasakin apa?"


Vandy KW: " Makasih, tapi nggak usah repot-repot masak, karena aku sarapan dirumah"


Laura: " Aku nggak repot kok, yang ada aku senang malah bisa masakin kamu"


Vandy KW: " Nggak usah, aku nggak mau tangan kamu yang halus itu nanti jadi kasar karena masak"


Laura: " Ah kamu perhatian banget sih sama aku 😌😌"


Vandy KW: " Harus dong, wanita cantik harus kesalon bukan kedapur"


Laura: " Kapan kita bisa makan bareng?"


Vandy KW: " Kamu maunya kapan"


Laura: " Gimana kalau sabtu besok"


Vandy KW: " Boleh"


Laura: " Beneran ya"


Vandy KW: " Iya sayang πŸ˜‰πŸ˜‰"

__ADS_1


Laura: " Apa kamu nggak salah manggil aku dengan sebutan itu"


Vandy KW: " Kenapa? nggak suka ya"


Laura: " Suka kok, banget malah"


Vandy KW: " Mulai sekarang aku akan manggil kamu dengan sebutan sayang, kamu mau?"


Laura: " Mau, mau banget malah. Apa sekarang kita sudah pacaran?"


Vandy KW: " Iya, sekarang kamu jadi kekasih bayangan aku"


Laura: " Makasih, aku senang banget. Walaupun aku hanya kekasih bayangan kamu. Apa aku juga boleh panggil kamu sayang"


Vandy: " Boleh. Sekarang kamu tidur ya, udah malam"


Laura: " Iya, kamu juga ya. Good night sayang. Sampe ketemu besok😘😘"


Vandy KW: " Night sayang "


Pesan pun berakhir.


Laura sangat senang. Akhirnya langkah keduanya berhasil. Laura tidak menyangka akan semudah ini untuk menaklukkan Vandy. Laura yakin bentar lagi dia bisa membuat Vandy bertekuk lutut padanya.


Tidak ada yang bisa menolak pesona dan kecantikan aku.


Laura membaca kembali pesan dia sama Vandy. Entah sudah berapa kali Laura membaca pesan yang dikirimkan Vandy padanya. Laura tidak menyangka Vandy akan memujinya tadi. Laura tidak sabar menunggu besok pagi.


Aku akan merebut Vandy dari istrinya itu. Hanya aku yang pantas untuk dia.


Laura memejamkan matanya, dia berharap bisa bertemu dengan pujaan hatinya itu didalam mimpi.


( Laura nggak tau aja kalau yang chat sama dia itu kang Tito bukan Vandy.. 😁😁).


To be continue...


Daddy Vandy



Mommy Anggun



Papa Aldi



Mama Sinta



Papi Gio



Mami Sisil

__ADS_1



Happy Reading Guys... πŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_2