Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Dira sedang asik memilih dress yang akan dia coba, saat mau berjalan ke ruang ganti Dira tidak sengaja menabrak seorang wanita.


" Maaf Tante, saya tidak sengaja" ucap Dira.


" Dira" sapa wanita itu.


" Tante Sisil"


Oh my God, ternyata gue nabrak calon mertua.


" Kamu sendirian aja belanjanya?" tanya Sisil.


" Nggak Tante, aku pergi sama Melodi dan juga Keyra"


" Oh ya, tapi Tante tidak melihat mereka" kata Sisil sambil mencari keberadaan Melodi dan juga Keyra.


" Mungkin mereka sudah nunggu di kasir, Tante sendiri?"


" Tante pergi bersama kedua sahabat Tante"


" Sama Tante Anggun dan juga Tante Sinta?" tanya Dira.


" Iya sayang. Apa kamu sudah selesai memilih dress nya?"


" Sudah Tante"


Sisil dan Dira berjalan menuju kasir. Sesampainya di kasir, Anggun dan Sinta sudah menunggu di sana. Tapi di sana tidak hanya ada Anggun dan Sinta, Melodi sama Keyra juga ada di sana.


" Ternyata kalian ngumpul di sini?" tanya Sisil.


" Iya, Lo kelamaan sih" kata Anggun.


Para Camer membayar belanjaan mereka, sekaligus sama belanjaan Caman masing-masing.


Selesai membayar semua belanjaannya, Anggun mengajak Melodi dan kedua sahabatnya makan di salah satu restoran yang ada di mall itu.


" Kita makan di restoran Korea aja gimana?" usul Melodi.


" Good idea " kata Anggun.


Mereka masuk ke restoran ala-ala Korea. Anggun memilih tempat duduk di dekat jendela. Melodi dan kedua sahabatnya mengikuti saja.


Pelayan pun memberikan buku resep pada mereka satu persatu. Keenam wanita cantik beda usia itu, sangat antusias memiliki makanan yang akan mereka santap.


Setelah mencatat semua pesanan Anggun dan yang lainnya, pelayan itu pamit undur diri. Sambil menunggu pesanan mereka datang, mereka mengobrol santai.


" Jadi kalian bertiga juga akan pergi ke Korea?" tanya Sisil.


" Iya Tante" jawab Dira.


" Wah bakal rame nih nanti" kata Sinta.


" Tapi kita harus cari cara untuk lepas dari suami kita " kata Anggun.


" Benar itu" kata Sinta.


" Kalau tidak kita tidak bisa bertemu sama Lee Min-ho" kata Anggun.


" Apa kalian akan cuci mata juga di sana?" tanya Sinta.


" Tentu saja, karena tujuan kami pergi ke sana emang mau melihat Oppa-Oppa" kata Dira.


" Wah, kita emang nggak salah pilih mantu" kata Sisil.

__ADS_1


" Benar itu Sil, jadi nanti kita ada teman nontonnya" kata Sinta.


" Kita nginapnya di hotel yang sama aja nanti, ya" kata Anggun pada Melodi.


" Siap Tante" kata Melodi.


" Nanti kita pergi ke pulau Jeju" kata Anggun.


" Wah, kita bertiga rencananya juga mau pergi ke sana Tante" kata Melodi.


" Kamu memang calon mantu Tante banget" kata Anggun.


" Setelah itu kita pergi ke Namsan tower" kata Sinta.


" Di sana kalian bisa bisa pergi ke gembok cinta, kemudian gembok nama kalian sama pasangan kalian masing-masing" kata Sisil.


"Ah, sungguh beruntung masa muda kalian. Kami saja sudah punya anak-anak baru bisa terlaksana pergi menemui Oppa-Oppa" kata Anggun.


" Kenapa gitu Tante?" tanya Melodi.


" Karena daddy Kenzo sangat sibuk" kata Anggun.


" Keyra kapan mau main ke rumah Tante?" tanya Sinta.


" Dira juga, kapan mau main ke rumah Tante?" tanya Sisil.


" Insyaallah, kalau ada waktu luang Keyra akan main ke rumah Tante" jawab Keyra.


" Ok Tante tunggu" kata Sinta.


" Kalau Dira sih kebalikan dari Keyra, kapan Tristan ada waktu luang baru Dira akan main ke rumah Tante" kata Dira.


Semua orang di sana tertawa mendengar ucapan dari Dira. Tapi itulah yang Sisil suka dari Dira. Anaknya ceria dan juga humble.


Mereka mulai menyantap makanan yang sudah mereka pesan tadi. Mereka nikmati makanan itu dengan sangat hikmat.


Semua hidangan yang ada di atas meja habis tak bersisa. Anggun dan kedua sahabatnya tersenyum, karena makanan kesukaan mereka sama dengan calon mantu mereka.


Selesai makan, Anggun membayar semua pesanan mereka tadi. Sinta dan Sisil dengan senang hati membiarkan Anggun membayar semua pesanan tadi.


Anggun meminta pelayan untuk membungkus kan kue beras manis. Ya Kiran sangat menyukai kue beras asal negeri ginseng itu.


Setelah semuanya selesai, mereka pun pergi meninggalkan restoran itu. Karena tidak ada yang mau dibeli lagi, Mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.


Keenam wanita cantik beda usia itu berjalan beriringan menuju parkiran. Sesampainya diparkiran, Melodi cs pamit pada ketiga wanita cantik yang akan menjadi calon mertua mereka kelak. Melodi cs mencium tangan Anggun, Sinta dan Sisil secara bergantian.


" Kita jalan dulu ya Tante" pamit Melodi.


" Ok, hati-hati di jalan" pesan Anggun.


" Siap Tante, Assalamualaikum"


" Wa'alaikum salam"


Melodi melajukan mobilnya meninggalkan ketiga wanita cantik itu. Tak lama mobil Melodi pergi, Anggun juga melajukan mobilnya meninggalkan mall terbesar itu.


Ditempat lain.


Kenzo cs baru selesai pemotretan. Selesai mengganti pakaian mereka tidak langsung pulang. Mereka akan menemui Om Rangga dulu.


Ketiga cowok tampan itu masuk ke dalam lift. Lift pun naik ke atas, menuju lantai 20.


Ting.

__ADS_1


Pintu lift terbuka saat mereka sampai di lantai 20. Kenzo cs berjalan menuju ruangan Om Rangga.


Tok.


Tok.


Tok.


" Masuk"


Kenzo cs pun masuk kedalam ruangan Rangga. Rangga tersenyum melihat ketiga model kesayangannya sudah datang.


" Kalian sudah datang?"


" Hhhmm"


" Silakan duduk"


" Ada minum nggak Om, kita haus ni?" tanya Gian.


" Ah! sebentar"


Rangga berjalan menuju kulkas kecil yang ada di ruangannya. Rangga membuka kulkas dan mengambil 3 minuman soda kaleng , kemudian membawanya ke tempat Kenzo cs.


" Kalian bisa minum bir kan?" tanya Rangga setelah Gian meminum air itu.


" Uhuk..uhuk" Gian tersedak air soda itu.


" Tenang Ian, itu minuman soda biasa kok" kata Rangga.


" Om ngerjain aku" kesal Gian.


Bagaimana tidak, kerongkongannya sampai sakit karena tersedak minuman soda itu.


(Kalian pasti pernah ngerasaiannya juga kan guys😁).


" Makanya lain kali di liat dulu, jangan main comot aja" kata Kenzo.


" Tau, untung tu minuman nggak ada sianida nya " kata Tristan.


" Bagus juga tu ide Lo, soda rasa sianida" kata Gian.


Rangga tertawa mendengar ucapan Gian. Padahal dia sedang kesakitan, tapi masih bisa bercanda.


" Ada apa Om manggil kita kesini?" tanya Kenzo.


" Oh iya, hampir saja Om lupa. Ini tiket kalian untuk pergi besok" kata Rangga sambil menyerahkan 3 lembar tiket pada Kenzo.


" Emang Om nggak ikut pergi bareng kita?" tanya Tristan.


" Ikutlah masa nggak" kata Rangga.


" Kalau gitu Om aja yang simpan" kata Kenzo.


" Baiklah" kata Rangga pasrah.


Setelah urusan mereka selesai. Kenzo cs pun pamit undur diri. Setelah ini mereka akan langsung pulang ke rumah masing-masing, karena badan mereka sudah lengket karena keringat.


To be continue..


Sampai ketemu di Korea Reader, di bab selanjutnya ya..😜


Happy Reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2