
Sore hari Anggun, suami dan para sahabatnya pergi ke mall untuk membeli perlengkapan sekolah untuk anak-anak mereka.
Mereka pun masuk kedalam mall. Seperti biasa nya mereka menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada disana. Terutama para anak-anak mereka.
" Gimana kalau kita mencar aja " usul Sisil
" Boleh juga, ntar kita ketemu nya direstoran jepang" kata Sinta
" Ok, ntar kita ngumpul disana" kata Anggun
Mereka pun mulai berpencar untuk mencari keperluan sekolah anak mereka. Anggun masuk kesalah satu toko tas yang ada di mall itu.
Anggun menyuruh Kenzo memilih tas yang dia suka. Kenzo dengan semangat memilih tas yang ada ditoko itu. Vandy bahagia melihat putra nya yang begitu semangat.
Setelah beberapa menit Kenzo sudah mendapatkan tas yang dia suka. Kenzo memberikan tas yang dia suka itu kepada daddy nya.
" Abang nggak mau nambah lagi?" tanya Vandy
" Nggak daddy, 3 aja cukup" jawab Kenzo
Vandy pergi ke kasir untuk membayar belanjaannya. Petugas kasir pun mentotal belanjaan Vandy. Setelah ditotal, Vandy pun memberikan black card nya pada petugas kasir.
Setelah membayar belanjaannya, mereka pun pergi dari toko itu. Sekarang mereka menuju toko sepatu. Saat mau masuk ketoko sepatu Kenzo menahan tangan mommy nya.
" Abang kenapa?" tanya Anggun
" Nggak usah beli sepatu lagi mommy, sepatu abang udah banyak" kata Kenzo
" Beneran ni abang nggak mau?" tanya Anggun lagi
" Iya mommy" jawab Kenzo
" Ya udah kalau abang nggak mau, kita pergi mencari keperluan yang lain" kata Vandy
Mereka pun tidak jadi masuk kedalam toko sepatu itu. Karena keperluan sekolah Kenzo sudah selesai dibeli. Mereka memutuskan pergi ketoko pakaian. Karena sekarang Vandy lah yang ingin berbelanja. Mereka masuk kesalah satu toko pakaian yang terkenal.
" Selamat datang tuan dan nona" kata pelayan toko
Vandy mulai mencari baju untuk dia. Tentu nya dibantu oleh sang istri. Anggun memilihkan beberapa baju, setelah itu Vandy mencoba nya diruang ganti.
" Abang mau beli apalagi?" tanya Anggun pada Kenzo
" Abang mau beli ice cream mommy"
" Habis ini kita beli ya"
Kenzo menganggukkan kepala nya tanda setuju.
Setelah mencoba baju-baju tadi, Vandy pun keluar dari ruang ganti. Anggun melihat suami nya sudah keluar dari ruang ganti.
" Gimana Mas baju nya?" tanya Anggun
" Bagus sayang" jawab Vandy
" Mas ambil semuanya?" tanya Anggun lagi
" Iya sayang, soal nya pilihan kamu bagus-bagus semua" jawab Vandy
" Sekarang Mas bayar, aku sama abang tunggu diluar" kata Anggun
" Siap sayang"
Anggun dan Kenzo menunggu Vandy diluar. Vandy pergi ke kasir untuk membayar belanjaannya. Tak butuh lama, Vandy pun sudah keluar dari toko.
" Kita mau kemana lagi?" tanya Vandy
__ADS_1
" Beli ice cream" jawab Anggun
" Kamu mau makan ice cream sayang?" tanya Vandy
" Nggak Mas, tapi abang yang mau beli ice cream" jawab Anggun
" Ok, sekarang beli ice cream" kata Vandy
" Yeyy, beli ice cream" kata Kenzo antusias
" Tapi abang nggak boleh makan banyak-banyak ya, nanti sakit perut" nasihat Vandy
" Iya daddy" kata Kenzo
Mereka pun pergi membeli ice cream. Kenzo melihat salah satu stand ice cream turki. Ya ice cream yang ada atakrasi nya gitu, yang bikin kita agak sedikit emosi karena dikerjain sama yang jualnya.
" Abang, kita beli ice cream yang lain aja ya" tawar Vandy
" No, abang mau beli ice itu" kata Kenzo
Kenapa harus beli ice cream itu sih, kan banyak ice cream yang lain. Atraksi nya bikin emosi gue naik turun.
Mau tak mau Vandy mengikuti juga kemauan anak nya itu. Anggun tersenyum melihat wajah kesal suaminya itu.
Sampai di stand ice cream, Kenzo langsung memesan ice cream nya. Penjual itu pun memulai atraksi nya.
" Kenak kamu bang dikerjain sama penjual nya. Gue yakin Kenzo kesal dan jengkel ntar melihat penjual ice cream itu" gumam Vandy
Tapi dugaan Vandy salah. Kenzo sangat senang melihat atraksi penjual ice cream itu. Malahan Kenzo sampai lompat-lompat kegirangan melihat atraksi yang seru menurut nya itu.
" Eh! kok bisa si abang senang begitu?" Vandy bermonolog
Anggun tersenyum melihat ekspresi kaget sang suami. " Kamu kenapa Mas?" tanya Anggun
" Karena seru Mas" kata Anggun
" Seru apaan kayak gitu, yang ada bikin emosi" kesal Vandy
Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya Kenzo mendapatkan ice cream nya. Kenzo sangat sangat senang mendapatkan ice cream nya itu.
" Ck.. lihat ekspresi anak itu, seperti mendapatkan harta karun" gerutu Vandy
" Udah, bayar sana" kata Anggun
Walaupun agak kesal, tapi Vandy mau juga melaksanakan titah sang istri. Setelah mebayar ice cream nya, mereka pun pergi dari sana, nanti kalau berlama-lama, emosi Vandy naik lagi.
" Kita mau kemana lagi sayang?" tanya Anggun
" Ke toko mainan" jawab Kenzo
" Daddy nggak nanya sama kamu" kata Vandy
" Abang mewakili mommy menjawab pertanyaan daddy" kata Kenzo
Ck.. anak ini selalu bikin emosi gue naik turun.
" Baiklah sekarang kita pergi ketoko mainan" kata Anggun
" Yeeyy toko mainan" kata Kenzo antusias
" Nanti abang bayar sendiri mainannya" kata Vandy
" Mommy" rengek Kenzo
" Mas jangan mulai lagi" kata Anggun
__ADS_1
" Dasar tukang ngadu" kata Vandy
Mereka pergi ketoko mainan. Sampai disana, Kenzo memilih mainan yang dia suka. Kenzo memilih beberapa mainan mobil-mobilan dan juga robot yang bisa dibongkar pasang.
Kenzo memang senang mainan yang bisa dibongkar pasang gitu. Vandy dan Anggun tidak keberatan Kenzo membeli mainan itu. Lagian mainan bongkar pasang itu juga bisa melatih otak anak nya.
Kenzo juga membeli beberapa mainan untuk Gian dan juga Tristan. Vandy tidak mempermasalahkan Kenzo mau membelikan mainan untuk Gian dan Trista. Justru Vandy senang, karena masih kecil anak nya sudah mau berbagi dengan orang lain.
Vandy membayar semua mainan yang diambil sama Kenzo. Setelah selesai membayar, mereka menuju restoran jepang. Karena mereka memutuskan untuk berkumpul disana.
Sampai direstoran jepang. Sinta dan yang lainnya sudah menunggu disana. Mereka pun masuk kedalam restoran jepang yang ada di mall itu.
Setelah mendapatkan tempat duduk, mereka mulai memesan makanan. Mereka memesan, tempura, udon, ramen, sukiyaki dan kue mochi.
Sambil menunggu pesanan datang, mereka mengobrol santai.
" Kalian belanja apa aja?" tanya Sinta
" Kalau gue, beli tas, baju, sama mainan Sin" jawab Anggun
" Gue, beli tas, sepatu, sama baju" kata Sisil
" Kalau lo beli apa?" tanya Anggun
" Kalau gue sama kayak yang di beli Sisil, tas, sepatu sama baju" jawab Sinta
" Lo kok nggak beli sepatu Nggun?" tanya Sisil
" Abang nggak mau beli Sil, dia bilang sepatu nya udah banyak" kata Anggun
" Ini mainan untuk kalian " kata Kenzo sambil memberikan mainan untuk Gian dan Tristan
" Makasih abang Ken" kata Tristan dan Gian berbarengan
" Sama-sama" kata Kenzo
" Uluh-uluh si abang baik banget" kata Sinta
" Tentu, anak siapa dulu" kata Vandy
" Anak Anggun" kata Aldi
" Anak gue Al" kata Vandy
" Iya, anak kalian berdua" kata Aldi
" Betul itu" kata Vandy
Pesanan mereka pun datang. Para pelayan pun menghidangkan pesanan mereka tadi dimeja. Setelah itu para pelayan itu pun pergi. Mereka semua pun mulai menikmati hidangan yang ada di atas meja.
To be continue
Abang Kenzo
Gian
Tristan
Happy Reading Guys.. 😉😉
__ADS_1