
Satu minggu setelah kejadian direstoran itu. Vandy dan Anggun tidak pernah lagi bertemu dengan Laura. Kepala sekolah bilang Laura sudah mengundurkan diri dari sekolah itu.
Anggun harap setelah ini kehidupan dia dan keluarga kecilnya akan baik-baik saja, tanpa adalagi parasit yang mengganggu.
Pagi ini Anggun sedang mengepak pakain mereka kedalam koper. Karena hari ini Anggun dan para sahabatnya akan liburan kekota B, Seperti janji Vandy ke Kenzo.
Setelah selesai Anggun meminta tolong sama pelayan untuk membawakan koper mereka kebawah. Mereka bertiga pun berjalan menuruni tangga. Dibawah para sahabat Anggun sudah menunggu.
Para pelayan memasukan koper kedalam mobil. Setelah semua koper masuk kedalam mobil, barulah mereka semua masuk kedalam mobil.
Mobil pun melaju meninggalkan kediaman Vandy menuju bandara. Mobil berjalan mulus dijalan raya, karena kendaraan tidak banyak yang berlalu lalang.
Mereka pun sampai dibandara. Para suami mengeluarkan koper-koper mereka dari dalam mobil. Sedangkan para istri sudah berjalan lebih dulu bersama anak-anak mereka.
Ketiga lelaki tampan itu berjalan membawa koper. Walaupun sedang membawa koper, tidak mengurangi kadar ketampanan mereka bertiga.
Mereka pun sampai dipesawat jet milik keluarga Dwipangga. Anak-anak mereka sangat takjub melihat pesawat jet milik keluarga Dwipangga.
" Waaaww pesawatnya keren sekali" kata Gian dan Tristan.
" Apa kita akan naik pesawat ini Ken?" tanya Gian
" Hhhmm"
Kenzo bergegas naik keatas pesawat, diikuti Gian dan Tristan. Anggun dan yang lainya hanya tersenyum melihat tingkah ketiga anak kecil itu.
Setelah semuanya naik ke atas jet, Pramugari pun memberi tau kalau jet akan segera lepas landas, meninggalkan bandara. Jet pun mulai mengudara dengan aman dan terkendali.
Kenzo melihat keluar jendela, tapi yang dia lihat hanyalah awan putih saja. Kenzo berjalan menghampiri mommy dan daddynya. Kenzo naik kepangkuan Anggun, tapi dicegah sama Vandy.
" Abang pangku nya sama daddy aja ya"
" Nggak mau, abang mau nya sama mommy"
" Nggak apa-apa Mas" kata Anggun
" Ya sudah, tapi abang harus anteng ya, kalau nggak kena dedek yang ada diperut mommy"
" Abang pangku sama daddy aja"
" Yakin nih mau dipangku daddy"
" Iya, abang takut nyakitin dedek"
" Abang pinter" kata Anggun sambil mencium pipi anaknya.
" Abang senang naik pesawat jet?" tanya Vandy
" Senang, tapi abang nggak bisa lihat pohon-pohon"
__ADS_1
" Nanti pas pesawatnya landing abang bisa lihat pohon dan juga laut" kata Vandy
" Benarkah?"
" Tentu saja" kata Vandy
" Daddy, abang mau lihat pilotnya, boleh nggak?"
" Boleh, yuk daddy antarin" ajak Vandy
Vandy membawa putranya ketempat sang pilot. Sampai disana, Kenzo sangat takjub melihat tombol-tombol yang ada disana. Kenzo pun bertanya panjang lebar sama sang pilot.
Sang pilot kewalahan menjawab pertanyaan Kenzo. Tapi disisi lain dia juga terhibur melihat tingkah lucu Kenzo yang tidak pernah berhenti bertanya.
Setelah puas bertanya, Vandy dan Kenzo pun pamit. Mereka kembali ketempat duduk mereka. Saat mau duduk tiba-tiba perut Kenzo berbunyi.
Krruuuuk... krruuuukk..
" Abang lapar?" tanya Vandy
Kenzo menganggukkan kepalanya.
Vandy meminta pelayan untuk menyiapkan makanan untuk mereka semua. Karena yang lain juga sudah lapar. Sambil menunggu makanan siap, Vandy memberikan camilan untuk Kenzo, Gian dan juga Tristan.
Tak berapa lama masakan pun sudah siap. Para pelayan menghidangkan masakan mereka di meja yang ada disana. Setelah itu pelayan pun memberi tau Vandy kalau masakannya sudah siap.
Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam akhirnya pesawat mendarat dengan sempurna di bandara internasional kota B. Saat turun dari pesawat mereka sudah disambut sama para pelayan.
" Selamat datang tuan muda" sapa para pelayan
"Hhhmm"
Para pelayan memasukan semua koper kedalam mobil. Mereka semua pun masuk kedalam mobil. Mobil pun melaju meninggal kan bandara.
Selama perjalanan mereka disugukan dengan pemandangan yang sangat indah. Anggun belum pernah ketempat ini sebelumnya, begitu juga dengan para sahabatnya.
" Mas kita mau kemana?" tanya Anggun
" Nanti kamu juga tau sayang"
" Ck.. jawaban seperti apa itu" kesal Anggun
Vandy tersenyum melihat istrinya yang kesal. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, mereka pun sampai disebuah vila. Sama dengan dibandara tadi, pas mereka turun para pelayan sudah berbaris menyambut kedatangan mereka.
" Vila siapa ini Mas?" tanya Anggun
" Kita masuk dulu yuk, ntar baru aku jawab pertanyaan kamu"
Mereka semua pun masuk kedalam vila, Mereka semua duduk disofa yang ada disana, sedangkan para pelayan tadi membawa barang-barang mereka kelantai atas.
__ADS_1
" Sekarang ceritakan Mas" kata Anggun
" Nggak sabaran banget sih kamu sayang" kata Vandy
" Aku mau dengar penjelasan kamu, bukan mau mendengar keluhan kamu" kata Anggun.
" Ini vila Mas, Aldi dan juga Gio" kata Vandy
" Maksud Mas ini vila milik kalian" kata Anggun
" Iya sayang, kami membangunnya bertiga" kata Vandy
" Benar itu Bee" tanya Sinta sama Aldi
" Iya Honey, kita membangun ini sudah lama" jawab Aldi
" Kok kalian nggak pernah cerita, terus apalagi yang kalian rahasiakan dari kami" kata Sisil
" Nggak ada lagi. Lagian kami membangun vila ini memang untuk kalian" kata Gio
" Ya, untuk kalian" kata mereka bertiga.
" Ini salah satu bentuk cinta kami untuk kalian. Kamu ingat sayang saat aku koma dulu" kata Vandy
" Aku ingat Mas, mana mungkin aku lupa" kata Anggun
" Pada saat itu aku dan Aldi akan melihat proyek pembangunan vila ini" kata Vandy
" Tapi itukan sudah lama, kenapa Mas baru cerita sekarang" kata Anggun lagi.
" Karena Mas mencari waktu yang tepat, dan Mas rasa sekaranglah waktu nya" kata Vandy
Ketiga wanita cantik itu pun memeluk suami mereka. Mereka bertiga mengucapkan terima kasih kepada suami mereka, karena telah membangun vila ini untuk mereka.
" Terima kasih suamiku" ucap ketiga istri cantik itu.
" Kalian harus mengucapkannya dengan benar" kata Vandy
" Itukan udah benar Mas" kata Anggun
" Belum, itu belum benar" kata Vandy
Para suami itu pun membisikkan sesuatu ketelinga istri mereka. Anggun dan para sahabatnya kaget mendengar ucapan suami mereka. Bagaimana bisa mereka memiliki suami mesum seperti mereka bertiga.
To be continue..
Jangan lupa like, komen dan vote nya..🙏🙏
Happy Reading Guys.. 😉😉
__ADS_1