Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Mobil yang dikendarai Melodi berhenti di sebuah rumah sederhana. Melodi melihat ada seorang wanita berumur 35an sedang menyapu daun-daun kering.


Melodi turun dari mobilnya, kemudian dia berjalan menghampiri wanita itu.


" Selamat pagi tante " sapa Melodi.


" Pagi"


" Apa betul ini rumahnya Keyra?" tanya Melodi sopan.


" Benar, kalau boleh tau anak ini siapa ya?"


Belum sempat Melodi menjawab pertanyaan Ibuk itu, tiba-tiba dia mendengar suara sahabatnya.


" Siapa Bun?"


Sontak Melodi menoleh kearah suara. Melodi tersenyum melihat Keyra berjalan menghampirinya.


Keyra pangling melihat penampilan Melodi yang sekarang. Tidak ada Melodi yang dekil lagi, sekarang yang ada Melodi yang cantik.


" Me-melodi, ini beneran elo?" tanya Keyra.


" Iya Key"


" Lo cantik banget Mel" puji Keyra.


" Makasih, lo juga cantik"


" Lo kesini naik apa?"


" Mobil" jawab Melodi sambil menunjuk mobil yang dia parkir di bawah pohon.


Keyra takjub melihat mobil mewah yang ada di bawa pohon itu. " I-itu mobil siapa?"


Melodi tersenyum mendengar pertanyaan sahabatnya itu. " mobil aku Key"


" Ntar gue ceritain"


" Oh iya. Kenalkan Bun, ini Melodi temannya Keyra. Mel kenalkan ini Bunda gue"


Melodi mencium tangan Bunda Melodi. Setelah itu Keyra mengajak Melodi masuk kedalam rumahnya.


" Maaf ya Mel kursinya jelek" kata Keyra setelah mempersilakan Melodi duduk.


" Bagus kok Key"


" Bunda permisi kebelakang dulu ya, mau bikin minum dulu" pamit Bunda Keyra.


" Ya Bun"


Sepeninggal bunda Keyra, Melodi menceritakan siapa dirinya yang sebenarnya. Melodi menceritakan semuanya, kenapa dia harus berpenampilan dekil.


" Jadi kamu anaknya tuan Keynan Agatha" kata bunda Keyra yang datang membawa mampan berisi teh untuk Melodi.


" Iya. Apa tante mengenal papi saya?" tanya Melodi.


" Tentu saja, karena papi kamu bosnya ayah Keyra" kata Bunda Keyra.


" Benarkah"


" Iya, kami sangat beruntung bisa mengenal tuan Reynan. Apa kamu nggak malu berteman sama anak tante?"


" Tentu saja tidak. Saya sangat senang berteman sama anak tante"


" Mel, gue ganti baju dulu ya" kata Keyra.


" Boleh gue ikut ke kamar lo" kata Melodi.


" Tentu saja boleh"


" Permisi tante"

__ADS_1


Keyra pun mengajak Melodi ke kamarnya. Melodi di buat takjub sama kamar Keyra. Walaupun kamar Keyra tidak sebesar kamarnya, tapi kamar itu sangat rapi dan bersih.


" Sorry ya Mel, kamar gue cuma kecil"


" Nggak apa-apa, gue suka kok kamar lo" kata Melodi.


" Syukur deh kalau nona muda suka" canda Keyra.


" Apaan sih lo Key"


" Hehe, gue mandi bentar ya"


" Hhmm"


Keyra pun mengambil handuk, kemudian dia langsung menuju kamar mandi. Setelah Keyra menghilang di kamar mandi, Melodi melihat-lihat kamar Keyra.


Di dinding kamar itu terdapat foto Keyra dari dia kecil sampai sekarang. " Ternyata dia nasis juga" kata Melodi saat melihat foto Keyra sedang berpose bak model.


Melodi tersenyum melihat rak buku yang berisi komik dan novel. Melodi hanya melihat saja, karena tidak sopan apabila dia mengambil buku itu tanpa seizin sang empunya kamar.


Melodi duduk kembali di kursi dekat meja belajar Keyra. Melodi mengambil ponselnya,setelah itu dia menelpon seseorang. Melodi minta di antarkan 1 setel dress.


Selesai menelpon Melodi menyimpan ponselnya kembali. Tak berapa lama Keyra keluar dari kamar mandi, Keyra sudah memakai bajunya.


" Duduk di sini, hari ini gue akan make over lo" kata Melodi sambil melirik jam tangannya.


Keyra mengikuti perintah Melodi. Dia duduk di hadapan Melodi. Melodi mulai memainkan keahliannya dalam make up.


" Selesai, sekarang kita tunggu gaun untuk lo"


Akhirnya dress yang di tunggu datang juga, Melodi memberikan dress itu pada Keyra. " Lo coba dulu, mudah-mudahan ini cocok"


Keyra mengambil paper bag itu dari tangan Melodi. " Gue coba dulu ya"


Melodi menganggukkan kepalanya. keyra pun pergi kekamar mandi untuk mencoba dress yang di berikan Melodi tadi.


Keyra keluar dari kamar mandi dengan memakai dress yang di berikan Melodi tadi.


" Makasih, lo juga cantik" puji balik Keyra.


" Sudah siap berangkat?"


" Siap"


Mereka berdua pun keluar dari kamar. Keyra menghampiri Bundanya untuk berpamitan, kemudian diikuti sama Melodi dibelakang.


" Bun" panggil Keyra.


" Masya Allah, putri bunda cantik sekali" puji Bunda Keyra.


" Tu benarkan Key, bunda lo aja bilang lo cantik" kata Melodi.


" Iya Mel"


" Kalian sudah mau berangkat?"


" Iya Bun"


" Hati-hati aja di jalan"


" Iya bunda"


Keyra mencium tangan bundanya, kemudian diikuti sama Melodi. Setelah berpamitan mereka pun berangkat menuju sekolah. Ya acara amal akan di adakan di sekolah.


Di Sekolah.


Para tamu sudah hadir di lapangan sekolah, ya acara amal akan diadakan di lapangan sekolah. Begitu juga dengan murid-murid SMA Taruna Bangsa, termaksud Kenzo dan Gian. Sedangkan Tristan belum datang.


" Tian kok lama banget sih" kata Gian.


" Mungkin dia bertelor dulu" kata Kenzo asal.

__ADS_1


Karena tadi Tristan telat bangun. Jadi Tristan meminta kedua sahabatnya untuk berangkat duluan.


Kepala sekolah dan para guru masih asik menyambut kedatangan tamu undangan. Sebentar lagi tamu kehormatan akan segera hadir.


" Kenzo, Gian" panggil kepala sekolah.


" Ya Pak"


" Kalian berdua tolong bantu Bapak menyambut tamu kehormatan kita"


" Kenapa harus kami Pak?" tanya Gian.


" Karena cuma kalian berdua yang tidak ada kerjaan, sedangkan yang lain bekerja"


Kenzo dan Gian menatap sekeliling mereka. Benar apa yang di bilang kepala sekolah, cuma dirinya dan Gian yang tidak ada kerjaan. Sedangkan yang lain sibuk membagikan snack.


" Cepat kesini" titah kepala sekolah.


Kenzo dan Gian berjalan menghampiri kepala sekolah.


" Tolong kalungkan bunga ini nanti kepada para tamu kehormatan kita" titah kepala sekolah sambil menyerahkan kalung bunga kepada Gian dan Tristan.


Mau tak mau Kenzo dan Gian pun menerima bunga tersebut.


" Udah mirip kek pedagang bunga belum gue" kata Gian.


" Sudah, besok lo buka aja toko bunga Ian"


" Good idea "


Iring-iringan mobil mewah pun sampai di lapangan SMA Taruna. Ada satu mobil yang menyita perhatian Kenzo.


Itu bukannya mobil daddy.


Satu persatu pemilik mobil mewah itu pun keluar dari mobil mereka. Benar dugaan Kenzo, daddy nya ada di salah satu mobil mewah itu.


Kepala sekolah segera menghampiri Vandy dan istrinya, diikuti sama Kenzo dan Gian. Kepala sekolah sudah tau kalau Kenzo anaknya Vandy, karena mereka insiden waktu berantem sama Gilang.


" Selamat datang tuan dan nyonya Vandy" sapa Kepala sekolah.


Vandy dan Anggun hanya menganggukkan kepala mereka. Kenzo dan Gian mengalungkan bunga pada Vandy dan Anggun.


" Kamu sudah beralih profesi Bang" ledek Vandy pada putranya.


" Ck..kalau kepala sekolah tidak menyuruh, mana mau abang melakukan ini" kata Kenzo.


" Apa kamu tidak kaget daddy sama mommy datang?"


" Tidak" jawab Kenzo datar.


" Padahal daddy berharap abang bersorak-sorak untuk menyambut kedatangan daddy"


" Kenapa abang harus bersorak-sorak, daddy kan bukan artis"


" Ck..bocah ini, selalu saja begitu "


" Sudah-sudah, kalian berdua itu sama saja" kata Anggun sambil berlalu meninggalkan suami dan putranya.


" Sayang tunggu Mas" kata Vandy sambil berjalan menyusul istrinya.


Tamu kehormatan yang kedua pun turun dari mobilnya. Kenzo dan Gian sudah siap dengan bunga di tangan mereka.


Keynan dan sang istri turun dari mobil mereka. Kenzo kaget melihat siapa tamu kehormatan kedua. Kenzo secepat mungkin dia menghilangkan rasa gugupnya.


" Selamat datang tuan dan nona Agatha" sapa kepala sekolah.


Kenzo dan Gian pun mengalungkan bunga pada Keynan dan istrinya. Keynan tersenyum pada Kenzo, dia sengaja bersikap biasa saja. Karena ini dilingkungan sekolah.


Para tamu kehormatan sudah duduk ditempat yang sudah pihak sekolah sediakan. Sebentar lagi acara akan segera di mulai.


To be continue....

__ADS_1


Happy Reading..😚😚


__ADS_2