
Malam hari semua sahabat Aldi sudah berkumpul dirumahnya. Mereka akan mengadakan acara barbeque dadakan. Ya karena Aldi memberi tau Sinta sore tadi, jadi dia cuma dapat daging dan sosis sedikit.
Setelah semua bahan dan tempat pemanggang nya sudah selesai, para istri mulai membakar daging, sosis dan juga jagung.
Kenzo, Gian dan Trista sedang asik bermain mobil-mobilan. Sedangkan para suami sedang asik mengobrol.
" Gimana Yo, lo udah lepas pengaman istri lo?" tanya Vandy
" Belum Van, gue masih ragu" kata Gio
" Apa yang lo raguin lagi sih Yo" kata Aldi
" Ragu kalau istri gue belum siap untuk hamil lagi Al"
" Sisil atau lo yang nggak siap" kata Vandy
" Sisil lah Van, soal nya gue belum bilang sama dia" kata Gio
" Tunggu apalagi, ntar habis dari sini lo bicarakan sama Sisil" kata Vandy
" Ntar gue coba" kata Gio
" Lo jadi cowok lembek amat Yo" ledek Vandy
" Iya, kita udah mau dua, lo masih satu" tambah Aldi
" Sayang Yo bibit unggul disia-sia in " kata Vandy
" Ntar gue bilang sama Sisil, jadi doain biar cepat nyusul kalian"
" Siap bro" kata Vandy dan Aldi
" Besok kalian mau ikut gue nggak?" ajak Vandy
" Kemana?" tanya Aldi
" Melihat acara kencan kang Tito" kata Vandy
" Emang kang Tito udah punya pacar?" tanya Gio
" Udah, makanya besok kalian ikut gue" kata Vandy
" Siap bro" kata Aldi dan Gio
Para istri pun datang dengan membawa steak, sosis bakar, dan jagung bakar. Kenzo, Gian dan Tristan berlari menghampiri orangtua mereka.
Mereka semua pun mulai menyantap hidangan yang sudah ada dimeja. Vandy memotong daging steak menjadi potongan-potongan kecil. Setelah itu dia memberikan ke Kenzo.
" Makasih daddy" ucap Kenzo
" Sama-sama sayang" kata Vandy
Para istri dimanja para suami mereka. Ya para suami menyuapi istri mereka. Tanpa terasa semua makanan yang ada dimeja habis tak bersisa.
Para istri membersihkan meja, setelah itu mereka membawa semua peralatan dapur dan juga piring-piring kotor kedapur untuk dicuci bersih. Sinta memang meliburkan pelayannya hari ini.
Setelah mencuci semua piring kotor dan peralatan dapur, para istri pun kembali ketempat suami mereka. Para istri duduk disamping suami mereka.
" Weekend besok kita mau kemana?" tanya Sinta
" Besok kita semua akan pergi melihat kencan buta kang Tito" kata Anggun
" Kang Tito udah pacar Nggun?" tanya Sinta
" Sudah, baru kemarin jadiannya" kata Anggun
" Akhirnya kang Tito pecah telor juga" kata Sinta
__ADS_1
" Dia itu baru pacaran Honey, bukan menikah" kata Aldi sama Sinta
" Ya nggak apa-apa, kita doain supaya sampai kejenjang pernikahan" kata Sinta
" Itu nggak akan terjadi" kata Anggun
" Kenapa?" tanya Sinta dan Sisil berbarengan
" Karena yang cewek itu suka suami gue?!" kata Anggu
" Apa!" kaget Sinta dan Sisil
" Kenapa bisa begitu" kata Sinta
" Ntar gue ceritain" kata Anggun
Anggun menyuruh Kenzo, Gian dan Tristan bermain, karena tidak baik jika anak-anak mendengarnya. Kenzo, Gian dan Tristan pergi bermain mobil-mobilan kembali.
Setelah anak-anak pergi, barulah Anggun mulai menceritakan kepada teman-temannya. Anggun menceritakan semuanya tanpa ada yang dilewatkan satupun.
Para sahabat Anggun tidak menyangka seorang guru berani menggoda orangtua muridnya.
" Wah parah tu cewek" kata Sinta
" Dia menggali kuburannya sendiri" kata Sisil
" Dia tidak tau amukan singa betinanya Vandy sangat menyeramkan" kata Gio
" Nggak sabar melihat ekspresi dia, kalau tau cowok yang balas pesan dia itu bukan Vandy" kata Aldi
" Sama, gue juga penasaran" kata Gio
Karena sudah larut malam Vandy dan yang lain pun pamit pulang kerumah masing-masing. Kenzo sudah mengantuk, kemudian dia minta digendong sama daddy nya.
Sampai dirumah Vandy dan Anggun langsung menuju lantai atas. Vandy membaringkan tubuh Kenzo diatas kasur, setelah itu dia menyelimutkan Kenzo. Vandy mematikan lampu kamar Kenzo, setelah semuanya selesai, Vandy kembali kekamarnya.
Sampai dikamarnya, Vandy melihat sang istri sudah tertidur lelap. Vandy pun membaringkan tubuhnya disamping sang istri.
Pagi hari Anggun sudah bangun dari tidurnya. Anggun melihat sang suami masih tertidur lelap. Anggun berjalan kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Belum berapa lama Anggun pergi kekamar mandi Vandy pun bangun dari tidurnya. Vandy bejalan ke balkon kamarnya. Vandy menghirup udara pagi dari balkon.
" Kang Tito lagi apa ya? apa lagi cari baju yang akan dipakai untuk kencan butanya nanti" Vandy bermonolog.
Anggun keluar dari kamar mandi, Anggun melihat suaminya sedang dibalkon. Anggun berjalan ke walk in closet untuk mengambil pakaiannya.
Setelah selesai memakai baju, Anggun menghampiri sang suami.
" Mas"
Vandy menoleh kearah istrinya. " Dari mana sayang?" tanya Vandy
" Baru selesai mandi. Mas mandi dulu gih"
" Hhhmm"
Vandy mencium bibir istrinya sekilas, setelah itu dia pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah suaminya masuk ke kamar mandi, Anggun membereskan tempat tidur. Setelah itu Anggun menyiapkan baju santai untuk sang suami. Semua keperluan suaminya sudah siap, Anggun pergi melihat Kenzo kekamarnya.
Sampai didepan kamar Kenzo, Anggun mengetuk pintu kamar anaknya. Kalau Anggun main masuk aja, nanti putra nya itu akan protes.
Tok
Tok
Tok
__ADS_1
" Abang, mommy masuk ya"
Anggun masuk kedalam kamar Kenzo. Saat masuk Kenzo tidak ada, tempat tidurnya pun juga sudah rapi.
" Abang dikamar mandi?" tanya Anggun
Tapi tidak ada jawaban dari Kenzo. Anggun berjalan menuju kamar mandi. Kamar mandi kosong, Kenzo tidak ada disana.
" Kemana anak itu"
Anggun keluar dari kamar Kenzo. Anggun pergi kebawah untuk mencari Kenzo. Sampai ditangga bawah, Anggun mendengar suara televisi menyala dari ruang keluarga.
Anggun tersenyum, ternyata sikecil yang dia cari daritadi sedang asik menonton film finding nemo. Anggun menghampiri putranya itu.
" Mommy cariin dari tadi, ternyata abang disini"
" Eh! mommy"
" Abang udah dari tadi bangunnya"
" Hhhmm"
" Siapa yang merapikan tempat tidur abang"
" Abang sendiri"
" Pintarnya anak mommy" puji Anggun
" Abang kan udah gede, jadi abang harus bisa rapikan sendiri" kata Kenzo
" Abang udah sarapan?"
" Belum mommy"
" Kenapa belum sayang"
" Nunggu mommy sama daddy"
" Sarapan dulu yuk" ajak Anggun
Kenzo menekan tombol Pause diremot. Setelah itu dia mengikuti mommy nya keruang makan. Vandy pun baru turun kebawah dan berpapasan dengan putranya. Mereka pun menuju ruang makan untuk sarapan bersama.
***
Siang hari, Laura sedang melakukan perawatan di salah satu salon terbaik dikota itu. Karena nanti sore dia akan bertemu dengan pujaan hatinya, jadi Laura harus terlihat cantik.
Laura tidak masalah harus mengeluarkan banyak uang, yang penting dia terlihat cantik,Vandy akan selalu melihatnya dan tambah cinta sama dia.
Setelah 1 jam melakukan perawatan Laura pun pulang kerumahnya. Tapi sebelum itu Laura membeli dress untuk dia pakai nanti. Selesai membeli dress, Laura pun pulang kerumahnya.
Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit Laura sampai dirumahnya. Laura langsung menuju kamarnya. Sampai dikamar Laura menyimpan bajunya didalam lemari.
Laura membaringkan tubuhnya diatas kasur empuknya. Laura mengambil HP nya, kemudian dia menghubungi seseorang.
" Hallo" terdengar suara dari seberang telepon.
" Barang yang gue minta udah ada belum"
" Sudah, ntar gue kirim kerumah lo"
" Cepat kirim, soalnya gue perlu nanti sore"
" Siap"
Panggilan pun berakhir.
Sebentar lagi kamu akan menjadi milik aku sepenuhnya.
__ADS_1
To be continue...
Happy Reading Guys.. 😉😉