Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Anggun bingung karena mereka berhenti didepan hotel mertuanya. Sinta dan Sisil tersenyum melihat ekspresi Anggun yang kebingungan.


" Loe yakin Sin pestanya disini?" tanya Anggun setelah mereka turun dari mobil.


" Sangat yakin" jawab Sinta.


Mereka pun berjalan masuk kedalam hotel. Sampai dilobi hotel Anggun tidak melihat adanya tanda-tanda orang mengadakan pesta.


" Pestanya dimana sih Sin?" tanya Anggun lagi.


" Aduh, loe dari tadi nanya mulu deh, udah kek ibuk-ibuk kontrakan aja" kata Sinta.


" Habis dari tadi tujuan kita nggak jelas" kata Anggun.


Mereka semua naik lift menuju lantai 10. Anggun memilih diam dan tak bertanya lagi. Didalam lift hanya ada keheningan, sampai terdengar bunyi.


Ting.


Pintu lift terbuka, menandakan mereka sudah sampai dilantai sepuluh. Mereka pun berjalan menuju ruangan yang sudah dikasih tau sama Vandy.


Sampai didepan ruangan itu. Sinta mengambil card cadangan yang sudah diberikan Aldi kepadanya. Sinta menempelkan card itu dipintu ruangan itu.


Ceklek


Pintu pun terbuka.


" Loe sama Kenzo masuk duluan" kata Sisil.


" Terus kalian berdua?" tanya Anggun.


" Kita masuk belakangan, kan nggak muat kalau masuk berbarengan" kata Sinta.


Anggun dan Kenzo pun masuk duluan. Anggun heran kenapa diruangan itu gelap. Kenzo makin mempererat genggaman tangan mommy nya.


" Sinta, Sisil kalian jangan bercanda sama gue?" tanya Anggun.


Klik..


Pintu pun tertutup.


" Mommy " rengek Kenzo.


" Tenang sayang, mommy disini" kata Anggun sambil menenangkan putranya.


Tak berapa lama ada layar besar yang menyala. Dilayar itu menampilkan video perjuangan Anggun saat melahirkan Kenzo. Anggun masih fokus melihat layar yang ada didepannya.


Sekarang video itu berganti dengan video saat Vandy terbaring koma. Disana juga terlihat gimana perjuangan Anggun saat merawat sang suami.


Tak terasa air mata yang dia tahan dari tadi, akhirnya jatuh juga. Video pun masih berjalan memperlihatkan betapa telatennya Anggun merawat suaminya.


Saat Video berakhir lampu diruangan itu pun menyala dengan menjatuhkan banyak kelopak bunga mawar yang tepat jatuh di tubuh Anggun dan Kenzo.


" Waaw" ucap Kenzo


Semua keluarga dan sahabatnya sudah berdiri didepan Anggun dengan membetangkan tulisan selamat ulang tahun untuk Anggun dan juga Kenzo.


Anggun sangat terharu dan juga bahagia, dengan kejutan yang diberikan oleh orang-orang terkasih. Dari semua orang yang berkupul disana, Anggun tidak melihat sosok suaminya.


Anggun mengarahkan pandanganya kesemua ruangan itu. Anggun melihat seseorang yang duduk diatas panggung. Anggun sangat mengenali sosok yang ada di atas panggung itu.


" Lagu ini aku persembahkan untuk istriku tercinta" kata Vandy.


Vandy pun mulai memetik gitar yang ada ditangannya. Jari jemari Vandy sangat lentik memetik sinar yang ada digitar itu. Vandy pun mulai bernyanyi.


Kau begitu sempurna


Dimataku kau begitu indah


Kau membuat diriku akan s'lalu memujamu


Disetiap langkahku


Kukan s'lalu memikirkan dirimu

__ADS_1


Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu


Janganlah kau tinggalkan diriku


Takka mampu menghadapi semua


Hanya bersamamu ku akan bisa


Kau adalah darahku


Kau adalah jantungku


Kau adalah hidupku


Lengkapi diriku


Oh sayangku, kau begitu..


Kau genggam tanganku


Saat driku lemah dan terjatuh


Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku..


Janganlah kau tinggalkan diriku


Takkan mampu menghadapi semua


Hanya bersamamu ku akan bisa.


Vandy turun dari panggung, kemudian berjalan menghampiri istri dan putranya. dengan membawa buket bunga ditangannya.


Kau adalah darahku


Kau adalah jatungku


Kau adalah hidupku


Lengkapi diriku


Oh sayangku, kau begitu..


Sempurna Song by Andra and the backbone.


Anggun terharu dan juga bahagia mendengar lagu yang dinyanyikan suaminya. Air mata Anggun tak henti mengalir dari kedua mata indahnya.


Selesai menyanyikan lagu sempurna tadi, Vandy langsung menyerahkan buket bunga yang dia bawa tadi pada sang istri.


" Happy birthday my wife "


Anggun menerima buket bunga yang diberikan suaminya. Anggun tidak bisa berkata-kata, Anggun langsung memeluk sang suami. Vandy pun membalas pelukan suaminya.


" Terima kasih, untuk surprise nya hubby" bisik Anggun ditelinga sang suami.


" Sama-sama sayang"


" Maaf tadi pagi Mas sudah membuat kamu menangis. Mas janji tidak akan membuat kamu sedih lagi" kata Vandy sambil menghapus air mata istrinya.


" Untuk hari ini aku maafkan, karena Mas sudah membuat surprise yang sangat bagus dan juga indah untuk aku dan abang"


Kenzo pun ikut menangis haru, melihat mommy dan daddynya. Ya sekarang umur Kenzo sudah 6 tahun dan dia sudah kelas 2 SD.


Kenzo ikut memeluk Vandy dan Anggun. Vandy dan Anggun tersenyum melihat Kenzo memeluk mereka berdua.


" Happy birthday jagoan daddy " ucap Vandy sambil mengecup kening Kenzo.


" Thank's daddy " kata Kenzo.


Vandy pun memeluk istri dan anaknya. Vandy mengecup kening istri dan putranya. Vandy harap keluarga kecilnya akan selalu bahagia.


" Ehem!, sampai kapan kalian mau seperti teletubies?" tanya Wiguna.


" Iya, kaki kami juga pegal berdiri terus, mana lapar lagi " protes Dwipangga.

__ADS_1


" Maaf semuanya" ucap Vandy sambil melepaskan pelukannya dari istri dan putranya.


Mereka semua mengucapkan selamat ulang tahun secara bergantian pada Kenzo dan Anggun. Tak lupa juga mereka mendoa kan Anggun dan Kenzo.


" Kalian semua jahat tau nggak " kata Anggun pada kedua sahabatnya.


" Maaf, kami melakukan itu karena suami loe yang minta" kata Sinta dan juga Sisil.


" Gue nggak nyangka Vandy orangnya romantis juga" kata Sinta.


" Iya, gue juga nggak nyangka kalau dia juga bisa main gitar" kata Sisil.


Mereka semua pun makan malam bersama. Karena mereka semua memang sudah lapar. Para istri melayani suami mereka masing-masing.


Mereka semua mulai menyantap makanan yang ada didepan mereka. Mereka semua menikmati makanannya dengan hikmat. Tak ada yang yang bersuara, yang terdengar hanya suara sendok dan garpu yang beradu.


Selesai makan, mereka duduk dikursi yang sudah berjajar rapi disana. Mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol bersama. Sedangkan Kenzo, Gian dan Tristan bermain game yang ada di ponsel mereka.


Karena malam sudah larut, mereka pun memutuskan untuk beristirahat dikamar masing-masing, yang sudah disiapkan oleh Vandy. Ya mereka memutuskan untuk menginap dihotel.


Kenzo, Gian dan Tristan sengaja di tempatkan dalam satu kamar. Kerena kalau tidur sama orangtua mereka, dipastikan ketiga pria tampan itu akan gagal melakukan aksi mereka.


Anggun melangkahkan kakinya menuju lemari untuk mengambil baju tidurnya.Anggun kaget melihat hanya ada satu baju didalam lemari, dan itu bukan baju tidur melainkan lingerie.


" Mas"


" Hhmmm"


" Kok didalam lemari nggak ada baju tidur?" tanya Anggun.


Vandy berjalan menghampiri istrinya itu. " Karena malam ini Mas pengen liat kamu pake lingerie ini sayang" bisik Vandy ditelinga sang istri.


Seketika wajah Anggun bersemu merah. Vandy tersenyum melihat istrinya yang malu-malu seperti itu. Udah mau punya dua anak, tapi istrinya itu masih saja malu-malu.


Anggun pun mengambil lingerie itu, kemudian pergi kekamar mandi untuk menganti gaunnya dengan lingerie.


Vandy mendengar pintu kamar mandi terbuka. Mata Vandy tak berkedip melihat pemandangan yang ada didepan matanya. Seperti terkena sihir, Vandy langsung berjalan menghampiri istrinya.


Tanpa menunggu lama Vandy langsung menggendong istrinya. Anggun pun mengalungkan tangannya dileher sang suami. Dengan hati-hati Vandy membaringkan tubuh sang istri.


Vandy menatap wajah istrinya dengan intens. Perlahan tapi pasti, Vandy mulai menempelkan bibirnya dengan sang istri. Tidak hanya menempel, perlahan Vandy pun ******* dengan lembut bibir sang istri.


Perlahan ciuman itu turun keleher jenjang sang istri. Vandy menyesap leher jenjang milik sang istri, hingga meninggalkan bekas kepemilikan disana.


Vandy membuka lingerie yang dipakai sang istri. Sekarang tubuh sang istri polos tanpa memakai sehelai benang pun. Vandy pun membuka baju yang yang dia pakai.


Mereka pun mulai melakukan penyatuannya. Vandy melakukannya dengan sangat lembut. Vandy tidak ingin menyakiti istri dan calon anaknya.


Anggun sebagai wanita dan juga istri, merasa senang dan bahagia. Karena dia merasa dihargai dan dicintai oleh suaminya. Ya selama berhubungan badan Vandy tidak pernah melakukannya dengan kasar.


Setelah 30 menit Vandy pun menyudahi kegiatannya. Vandy pun tumbang disamping sang istri. Vandy takut kalau dia bermainnya lama istri nya akan kelemahan dan itu juga tidak baik untuk calon baby nya.


Vandy mengecup kening istrinya. " Makasih sayang"


" Sama-sama Mas"


Vandy menyelimuti tubuhnya dengan sang istri. Vandy membawa sang istri kedalam pelukannya. Anggun sangat nyaman berada dalam pelukan suaminya.


" Mommy pasti lelah ya? " tanya Vandy.


" Sedikit daddy" jawab Anggun.


" Ya udah, sekarang mommy istirahat ya"


" Hhmm"


Anggun pun memejamkan matanya, tak berapa lama terdengar napas sang istri yang beraturan. Itu menandakan istrinya sudah berada didunia mimpi.


Vandy harap keluarganya akan selalu bahagia. Tidak ada masalah yang akan menimpa lagi dikemudian hari. Vandy akan selalu melindungi dan menjaga keluarga kecilnya itu. Vandy tidak akan membiarkan kesedihan menghampiri keluarga kecilnya.


To be continue..


Jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian untuk Author..

__ADS_1


Happy Reading Guys.. 😉😉


__ADS_2