Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Pagi hari.


Anggun mengantarkan suami dan kedua anaknya kedepan. Ya itu sudah hal rutin tiap pagi yang dilakukan oleh Anggun.


" Ingat ya Bang nanti warna rambutnya sudah di ganti"


" Siap mommy. Abang berangkat dulu"


" Hati-hati dijalan"


" Assalamualaikum " ucap Kenzo.


" Wa'alaikum salam"


Kenzo pun melajukan motonya menuju kesekolahnya. Seperti biasa kedua sahabatnya sudah menunggu di persimpangan.


Sesampainya di persimpangan mereka bertiga melanjutkan perjalanan mereka. Kenzo cs melajukan motor mereka dengan kecepatan sedang. Karena kondisi jalanan sangat rame pagi ini.


Saat melewati halte, lagi-lagi Kenzo melihat Melodi menunggu bus sendirian. Kenzo memberhentikan motornya tepat di depan Melodi.


" Naik!"


" Eh! kaget Melodi.


" Buruan!"


Nih cowok kenapa sih, datang-datang main perintah orang aja.


" Malah bengong, ayok" ajak Kenzo lagi.


Mau tak mau Melodi pun naik keatas motor Kenzo. Setelah memastikan Melodi duduk dengan nyaman dan aman, barulah Kenzo melajukan motornya menuju sekolah.


Mereka pun sampai di gerbang sekolah. Semua mata menatap tidak suka pada Melodi. Seperti biasa Melodi menghiraukan siswi cewek itu.


Cantika mengepal tangannya menahan emosinya. " Kenapa cewek dekil itu selalu selangkah lebih maju dari gue" kesal Cantika.


Kenzo memarkirkan motornya di tempat biasa. Melodi turun dari motor Kenzo. " Makasih ya"


" Hhhmm"


Melodi pergi meninggalkan Kenzo.


" Cepat keluar?!" kata Kenzo pada kedua sahabatnya.


" Hehe, ketahuan deh kita Tian" kata Gian sambil cengengesan.


" Ck.. kalian harus belajar lagi" ledek Kenzo.


" Sejak kapan Ken?" tanya Gian.


" Apaa? " tanya balik Kenzo.


" Lo pacaran sama tu cewek "


Pletak..

__ADS_1


" Gue nggak pacaran" kata Kenzo setelah memukul kepala Gian dengan tasnya.


" Jujur aja napa Ken" kata Tristan.


" Gue udah jujur. Lagi pula kapan lo liat gue nembak tu cewek" kata Kenzo.


" Iya juga sih" kata Tristan.


" Yuk kekelas, bentar lagi bel bunyi" kata Kenzo.


" Tapi lo beneran nggak pacaran sama tu cewek kan? " tanya Gian lagi.


" Benar Ian, kalau gue pacaran mungkin kalian orang yang pertama tau" kata Kenzo.


" Oh so sweet banget sih anak sultan gue" kata Gian.


Mereka bertiga pun pergi kekelas, karena sebentar lagi bel sekolah berbunyi. Saat Kenzo cs masuk kedalam kelas, semua teman-temannya kaget melihat warna rambut Kenzo dan Tristan. Tapi itu tidak mengurangi kadar ketampanan mereka.


Kenzo cs duduk di kursi mereka masing-masing. Tatapan mata para siswi cewek masih tertuju pada mereka. Tapi Kenzo cs cuek saja, mereka tidak mempedulikan tatapan para siswi cewek itu.


Teeeettt..


Bel sekolah pun berbunyi, itu menandakan proses belajar mengajar akan segera di mulai. Semua murid duduk dengan rapi di bangku mereka masing-masing menunggu kedatangan guru mereka.


Tak berselang lama seorang guru cantik masuk kedalam kelas Kenzo. Semua mata siswa cowok tidak berkedip melihat kecantikan sang guru, kecuali Kenzo cs. Bagi mereka bertiga wanita paling cantik adalah ibu mereka.


" Selamat pagi anak-anak "


" Selamat Pagi Buk"


" Apa kalian sudah kenal dengan Ibuk?" tanya guru itu.


" Belum Buk" jawab siswi cewek.


Guru itu pun tersenyum melihat tingkah murid-muridnya. " Perkenalan nama Ibuk Eliza, kalian bisa panggil Buk Liza. Ibuk mengajar Matematika"


Seketika para siswa cowok pun langsung murung, karena guru cantik itu mengajar pelajaran yang paling mereka hindari. Kenzo cs hanya santai saja.


Setelah memperkenalkan diri, proses belajar mengajar pun segera di mulai. Para murid pun mengeluarkan buku catatan dan juga latihan. Mereka fokus memperhatikan guru menerangkan pelajaran.


Jam istirahat.


Kenzo cs tidak berminat pergi kekantin, apalagi dengan penampilannya yang sekarang. Mereka bertiga memilih pergi kerooftop, karena di sana tempat yang nyaman untuk mereka.


" Gimana reaksi nyokap bokap kalian? " tanya Gian pada Kenzo dan juga Tristan.


" Nyokap gue ngamuk" kata Kenzo.


" Sama gue juga " kata Tristan.


" Mereka mukul kalian nggak?" tanya Gian lagi.


" Mami gue sih hampir mukul, untung ada papi gue, jadi gue bisa selamat" kata Tristan.


" Mommy gue kecewa sih, dan itu membuat gue sakit" kata Kenzo.

__ADS_1


" Tapi bokap kalian nggak ikutan marah kan? " kata Gian.


" Bokap gue malah mau ikutan mewarnai rambutny" kata Kenzo.


" Bokap gue juga gitu" kata Tristan.


" Ini gara-gara Kimy" gerutu Kenzo.


" Iya, coba aja kalau dia lebih waspada maka semuanya tidak akan terjadi" kata Tristan.


" Gue mah nyantai aja" kata Gian.


Pletak..


Pletak..


Gian mendapatkan dua pukulan sekaligus dari kedua sahabatnya. Gian tidak tinggal diam, dia berniat membalas kedua sahabatnya itu. Tapi belum sempat Gian membalas Kenzo dan Tristan sudah lebih dulu mengunci tubuh Gian.


" Kalian curang banget, bisanya main keroyok " kata Gian sambil menahan sakit.


" Karena berdua itu lebih baik, daridapa sendiri " kata Kenzo.


" Ck.. sok puitis loh" kesal Gian.


Kryuuk.. kryuuk.


Sontak Kenzo melirik Tristan. " Lo lapar?" tanya Kenzo.


" Haus gue " jawab Tristan nyeleneh.


" Kalau haus makan dong Tian" kata Gian.


Mereka bertiga pun tertawa bersama. Semua omongan mereka nggak ada yang benar. Semuanya ngawur.


" Yuk kekantin" ajak Gian.


" Yuk ah" kata Kenzo dan Tristan.


Mereka bertiga pun bangkit dari tempat duduk mereka. Ketiga cowok tampan itu memutuskan untuk kekantin sekolah mengisi cacing di perut mereka.


Mereka bertiga sangat senang, karena di kantin sudah sepi. Jadi mereka aman dari tatapan mata para siswi cewek. Tristan juga tidak perlu mengantre.


Sambil menunggu pesanan mereka datang. Kenzo memainkan game di ponselnya, begitu juga dengan Gian dan Tristan. Ya mereka juga satu team.


Mereka bertiga sangat fokus menatap layar ponsel mereka. Karena mereka sedang bertanding, jadi mereka harus konsentrasi kalau tidak team mereka akan kalah.


Tidak butuh waktu lama team mereka pun menang. " Yeeyy" sorak mereka bertiga.


" Tidak ada yang bisa menggeser posisi kita" kata Kenzo.


" Betul sekali" kata Gian dan Tristan.


Kenzo cs menyimpan kembali ponsel mereka, karena pesanan mereka sudah datang. Kenzo cs pun mulai menyantap makanan yang mereka pesan tadi.


To be continue..

__ADS_1


Author mengucapkan Gomawo untuk kalian yang sudah mensuport karya Author yang receh ini. Saranghaeee.. 😘😘


Happy Reading..😚😚


__ADS_2