
Kenzo sampai di rumah utama, Kenzo memasukkan motor nya kedalam garasi, setelah itu barulah dia masuk kedalam rumah.
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam, Abang sudah pulang?" kata Anggun.
" Hhmm, adek mana Mom?" tanya Kenzo.
" Di kebun belakang sama kang Tito"
" Abang ke kemar dulu ya Mom, mau mandi dulu"
Setelah berpamitan sama mommy nya, Kenzo berjalan menaiki tangga menuju kamarnya. Sesampainya di kamar, Kenzo langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Kediaman Sisil.
Tristan juga baru sampai dirumahnya. Setelah memasukkan motor nya ke garasi, Tristan langsung masuk kedalam rumah.
" Assalamualaikum"
" Wa'alaikum salam, anak mami sudah pulang"
" Baru aja Mih"
" Kenapa lesu gitu?" tanya Sisil setelah putranya duduk di sofa.
" Nggak apa-apa Mih" jawab Tristan.
" Apa tampan mami ini sedang putus cinta?" tanya Sisil.
" Putus gimana?, punya pacar aja belum" kata Tristan.
" Oh iya ya, anak mami kan jomlo akut"
" Mami kok gitu sih ngomong nya, ucapan itu doa loh Mih"
" Ya kan emang kebenarannya begitu, mami juga nggak pernah liat kamu bawa pacar ke rumah"
" Nanti kalau aku bawa pacar, pasti mami bilang gini. 'Tian sekolah dulu yang benar baru pacaran" kata Tristan sambil memperagakan gaya mami nya kalau sedang ceramah.
Sisil tersenyum melihat putranya. Putranya itu seperti cowok-cowok gemulai yang ada di lampu merah sana. " Mana ada mami kek gitu ngomong nya"
" Kemarin-kemarin mami bilang gitu"
" Aduh anak mami sensi banget sih hari ini"
" Nggak juga"
" Kalau gitu anak mami, mandi dulu gih" kata Sisil sambil mendorong tubuh putranya sampai ke tangga.
Tristan pun berjalan menaiki tangga menuju kamarnya. Tristan menoleh kebelakang, dia masih melihat mami nya berdiri di tempat tadi.
" Mandi yang bersih ya sayang" teriak Sisil.
" Hhmm"
Tristan pun sampai di kamarnya, Tristan pun memutar handle pintu nya. Tristan masuk ke kamarnya. Dia langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur empuknya.
Tristan memandang langit-langit kamarnya. Dia ke pikiran siapa fansnya itu. Saat memejamkan matanya, Tristan terbayang cewek aneh yang bertemu di jalan dan juga toilet.
Sudut bibir Tristan terangkat keatas membentuk sebuah senyuman. Tristan terbayang aksi konyol gadis itu.
Apa benar kita berjodoh?, tapi nggak mungkin setiap bertemu sama dia aku selalu aja sial. gumam Tristan.
Mata Tristan sudah mulai berat, Tristan memejamkan matanya. Tak berselang lama Tristan pun sudah berada di dunia mimpi.
Di tempat lain.
__ADS_1
Di sebuah rumah besar bergaya Eropa, seorang gadis sedang tersenyum di depan cermin. Dia sangat bahagia karena mendengar kabar dari sang papa.
Ya sang papa berhasil mengundang ketiga model tampan di kota itu. Dia tidak sabar menunggu malam minggu. Malam dimana dia akan bertemu dengan model yang bernama Tristan.
Kita akan bertemu kembali tampan.
Tok.
Tok.
Tok.
Suara ketukan pintu menyadarkan sang gadis dari lamunannya. " Siapa?!"
" Bibik, Non"
" Masuk aja Bik"
Setelah mendapatkan jawaban dari sang empunya kamar barulah bibik itu masuk kedalam kamar nona muda nya.
" Ada apa Bik"
" Nyonya sudah menunggu di bawah non, kata nya mau pergi ke butik" ujar sang bibik.
" Astagfirullah, Aku lupa Bik" ucap sang gadis sambil bergegas menyisir rambutnya.
Tak berselang lama gadis itu turun kebawah, diikuti sama sang bibik di belakang. Sampai di tempat sang mama, gadis itu langsung memasang senyum termanis nya.
" Kamu lama sekali sayang dandanan nya, mama udah sampe jamuran nih karena nunggu kamu" ujar sang mama.
" Maaf Ma" kata gadis itu sambil tersenyum pada sang mama.
" Yuk berangkat"
Wanita cantik beda usia itu pun berjalan menuju mobil yang sudah terparkir cantik tidak jauh dari pintu utama.
Sang sopir yang melihat Nyonya dan nona nya keluar rumah, segera membukakan pintu mobil.
Malam hari.
Kenzo baru selesai mandi, saat mau menuju walk in closet, tiba-tiba ponselnya berdering. Kenzo mengurungkan niatnya ke walk in closet dia mengambil ponselnya di atas nakas.
" Hallo, Assalamualaikum" terdengar suara di seberang telepon.
" Wa'alaikum salam"
" Lagi apa?"
" Baru selesai mandi"
" Kamu sering mandi malam ya"
" Nggak juga, tumben kamu telpon aku?"
" Lagi pengin aja. Oh iya malam minggu besok kamu ada acara nggak?"
" Ada, emang kenapa?"
" Nggak, aku pikir kamu nggak ada acara"
" Emang kalau nggak ada, kamu mau ngajak aku kencan gitu?"
" Idih geer banget kamu"
" Terus mau ngapain coba"
" Rencananya aku mau ngajak kamu ke pesta ulang tahun anaknya walikota, tapi kamu sudah ada acara"
__ADS_1
" Kamu ajak Keyra aja"
" Oh iya aku lupa. Udah dulu ya aku mau telpon Keyra dulu"
Tut.
Sambungan telepon pun berakhir.
" Ck.. cewek ini, main matiin telpon gitu aja"
Kenzo meletakkan kembali ponsel nya di atas nakas. Setelah itu dia pergi menuju walk in closet untuk mengambil pakaiannya.
Selesai memakai pakaiannya Kenzo turun kebawah untuk makan malam bersama kedua orangtua dan juga adeknya.
Diruang makan, kedua orangtua dan adeknya sudah menunggu kedatangannya.
" Abang lama banget sih, kita udah lapar nih" protes Kiran.
" Maaf princess, lain kali Abang nggak akan telat lagi"
Anggun pun melayani suami dan kedua anaknya. Setelah itu mereka pun mulai menyantap hidangan yang ada di depan mata mereka.
Selesai makan, seperti biasa Kenzo dan kedua orangtuanya mengobrol di ruang keluarga. Kenzo duduk di sofa sambil menyandarkan kepalanya di bahu sang mommy.
" Manja banget sih kamu Bang" kata Vandy.
" Biarin, daripada Daddy terus yang manja sama mommy"
" Daddy wajar manja sama mommy, karena dia istri Daddy"
" Kan mommy Abang juga"
Anggun tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat perdebatan suami dan juga putranya itu.
" Gimana sekolah Abang?" tanya Anggun sambil membelai kepala putranya itu.
" Alhamdulillah lancar seperti biasa Mom" jawab Kenzo.
" Mom malam minggu besok Abang izin keluar ya"
" Abang mau kencan?" tanya Vandy antusias.
" Nggak"
" Terus mau kemana?" tanya Vandy lagi.
" Daddy kepo banget sih"
" Kalau Abang nggak mau kasih tau, Daddy sama mommy nggak akan kasih izin"
" Abang mau pergi ke acara pesta ulang tahun anaknya walikota"
" Abang nggak pacaran kan sama anak walikota?" tanya Vandy.
" Kagak, lagi pula Abang nggak kenal sama anaknya"
" Kalau nggak kenal, ngapain Abang pergi ke sana?" tanya Vandy.
" Abang di undang sama Pak walikota"
" Gian sama Tristan ikut juga"
" Hhmm, jadi boleh pergi kan?"
" Boleh"
Setelah mengobrol dengan mommy dan Daddy nya, Kenzo pun pamit ke kamarnya. Begitu juga dengan Kiran. Karena besok mereka harus sekolah.
__ADS_1
To be continue.
Happy Reading😚😚