Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Season 2


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu, sekarang sudah hari Kamis. Sepulang sekolah, Keyra dan kedua sahabatnya akan pergi ke kantor imigrasi untuk menjemput paspornya.


" Yakin ni kamu nggak mau pergi sama aku?" tanya Gian saat mereka sudah berada di parkiran sekolah.


" Hhmm, aku pergi sama Melodi dan juga Dira. Lagi pula nanti kami mau mampir ke mall dulu" kata Keyra.


" Ngapain?" tanya Gian lagi.


" Ada deh, honey kepo deh"


" Ck.. kamu jangan macam-macam ya honey" kata Gian.


Kenzo kaget mendengar ucapan Keyra tadi. Dia melirik sang kekasih. Melodi yang mengerti arti tatapan Kenzo pun tersenyum.


" Jelaskan?" tanya Kenzo.


" Iya, kita mau ke mall bentar" jawab Melodi.


" Tadi bilangnya cuma mau ke kantor imigrasi. Kamu nggak selingkuh dari aku kan Yank"


" Nggak Yank, aku cuma mau belanja perlengkapan untuk berangkat besok" kata Melodi.


" Beneran cuma mau belanja?"


" Beneran Yank"


" Ya udah, setelah itu langsung pulang. Jangan keluyuran" kata Kenzo.


" Siap Yank"


" Kamu nggak mau pamitan sama aku?" tanya Tristan pada Dira.


" Untuk apa?, lagian aku cuma pergi ke kantor imigrasi sama ke mall. Bukan ke bulan" kata Dira.


" Ck.. kamu memang jago bikin perasaan aku kacau ya" kata Tristan.


" Hehe, itulah kelebihan seorang Dira. Ya udah kita jalan dulu ya" pamit Dira.


Melodi melajukan mobilnya, meninggalkan sekolah dan kekasihnya yang masih betah berada di parkiran.


Suasana jalan siang itu cukup sepi, jadi tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai di kantor imigrasi. Melodi memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang ada di sana.


Mereka bertiga berjalan memasuki kantor imigrasi. Karena mereka sudah tau ruangan tempat pengambilan paspor, jadi ketiga cewek cantik itu langsung menuju ke sana.


Tidak butuh waktu lama, paspor sudah ada di tangan Keyra. Karena urusan mereka sudah selesai, mereka pergi pun pergi meninggalkan kantor imigrasi.


" Kita langsung ke mall ya guys" kata Melodi.


" Iya dong" kata Keyra dan Dira.


Melodi melajukan mobilnya menuju salah satu mall terbesar di kota itu. Mereka bertiga sudah tidak sabar membeli perlengkapan untuk ke Korea.


Hanya butuh waktu 10 menit, mereka pun sampai di mall. Melodi memarkirkan mobilnya di tempat parkir khusus roda empat. Mereka bertiga keluar dari mobil.


Ketiga cewek cantik itu berjalan memasuki mall itu. Walaupun mereka bertiga masih memakai seragam sekolah, tapi tidak mengurangi kecantikan Melodi cs. Mereka bertiga berjalan dengan sangat elegan.


Semua mata pengunjung tertuju pada ketiga cewek cantik itu. Melodi cs tidak menghiraukan tatapan para pengunjung, mereka terus berjalan menuju toko pakaian.


Melodi sampai juga di toko pakaian yang mereka cari. Tanpa menunggu lama, ketiga cewek cantik itu masuk kedalam toko itu.


" Kita berpencar ya guys, ntar kumpul lagi di karsi" usul Melodi.


" Siap" kata Keyra dan Dira.


Mereka bertiga mulai berburu pakaian yang mereka inginkan. Melodi bingung mau beli yang mana, karena model dan warnanya bagus-bagus semua.


" Ya Allah, bisa-bisa hamba khilaf beli pakaiannya" kata Melodi.


Melodi mengambil beberapa dress dan juga pakai santai yang akan di pakai di Korea nanti. Karena mereka cuma pergi beberapa hari jadi Melodi tidak banyak membeli baju santai.

__ADS_1


Tidak jauh berbeda dengan Melodi, Keyra dan Dira juga bingung mau pilih baju yang mana. Tapi Keyra mencari baju dan juga dress yang tidak terlalu mahal.


Saat Kira sedang asyik-asyik memilih dress, dia di kaget kan sama seorang wanita cantik yang kebetulan juga belanja di toko yang sama dengannya.


" Hai" sapa wanita cantik itu.


" Tante" kata Keyra sambil mencium tangan Sinta.


Ya wanita cantik itu adalah Sinta, mama dari kekasihnya.


" Kamu sendirian saja sayang belanjaannya?"


" Nggak, aku pergi sama Melodi dan juga Dira, Tante"


" Benarkah, tapi Tante tidak melihat mereka?"


" Mungkin lagi sibuk pilih-pilih dress. Kalau Tante?" tanya balik Keyra.


" Tante pergi sama kedua sahabat Tante"


" Oh" Keyra hanya ber oh ria


Wanita cantik itu tersenyum pada Keyra. " Kita pilih dress bagian sana yuk" ajak Sinta.


" Key pilih yang di sini aja deh Tante"


Sinta mengerti kenapa Keyra memilih dress yang harganya di bawah 500 ribu. Gian sudah menceritakan gimana kehidupan dan keadaan orang tua Keyra. Tapi Sinta tidak masalah dengan semua itu. Bagi Sinta yang penting Gian bahagia bersama pilihannya.


" Tante tidak menerima penolakan"


Mau tak mau Keyra mengikuti langkah kaki Sinta menuju dress yang harganya cukup tinggi menurut kantong Keyra.


" Tolong cari kan dress yang bagus untuk calon mantu saya" titah Sinta pada pelayan toko.


" Baik nyonya"


Pelayan itu segera mengambil dress yang di inginkan sama Sinta. Tak berselang lama pelayan itu kembali dengan membawa beberapa dress cantik.


" Semuanya Tante"


" Iya cantik"


Keyra membawa semua dress itu keruang ganti. Sinta dengan setia menunggu Keyra di depan pintu ruang ganti.


Keyra masuk ke dalam ruang ganti, sebelum mencoba dress-nya, Keyra melihat harga yang tertera di dress itu.


" Gila!, mahal banget"


Keyra masih ragu untuk mencoba memakai dress itu. Dia takut dress itu rusak, maka dia tidak akan bisa menganti dress itu.


Karena Keyra belum juga keluar dari ruangan itu, Sinta menjadi khawatir. " Keyra sayang, kamu nggak tidur kan di dalam sana?"


" Ng-nggak kok Tante"


Akhirnya Keyra mencoba memakai dress pertama, setelah itu dia keluar dari ruang ganti. Sinta terpesona melihat kecantikan Keyra.


" Kamu sangat cantik memakai dress itu" puji Sinta.


" Makasih Tante"


" Sekarang coba dress yang lain"


Keyra mencoba semua dress yang di berikan pelayan toko tadi. Semua dress itu bagus dan cocok di tubuh Keyra.


" Tolong bungkus semua dress itu" titah Sinta pada pelayan toko.


" Baik nyonya"


Keyra kaget mendengar ucapan Sinta, dia tidak mampu membayar semua dress itu. Jangankan semua, harga satu dress tadi saja sudah cukup menguras tabungannya.

__ADS_1


Sinta mengerti apa yang di pikirkan calon menantunya itu. " Tenang, semua dress tadi Tante yang bayarin"


" Ta-tapi Tante, dress itu sangat mahal"


" Nggak ada tapi-tapian, kamu itu pacarnya putra Tante, jadi sudah seharusnya Tante melakukan itu. Jadi Tante mohon jangan menolaknya ya"


" Terima kasih Tante"


" Sekarang kita cari yang lain baju kaos yuk" ajak Sinta sambil menarik tangan Keyra.


Anggun juga melihat calon mantunya sedang asik pilih-pilih dress. Dia berjalan menghampiri Melodi.


" Sendirian aja cantik" sapa Anggun.


" Eh, Tante" kaget Melodi.


Melodi mencium tangan calon mertuanya itu.


" Kamu nggak di temenin sama Abang belanjanya?"


" Nggak Tante, soalnya Kenzo lagi ada pemotretan"


" Masa dia lebih mementingkan pemotretan sih?. Kamu tenang aja ya sayang, nanti Tante kasih dia hukuman"


" Nggak apa-apa kok Tante, lagi pula tadi Melodi harus pergi kekantor imigrasi dulu"


" Ngapain?, apa paspor kamu udah expired?"


" Paspor aku belum expired kok Tante. Aku nemenin Keyra ngambil paspor"


" Apa kalian akan pergi ke luar negeri?" tanya Anggun lagi.


" Hhmm, kita mau ke Korea"


" Wah.. benarkah?"


" Benar"


" Apa kamu mau ketemu Oppa-Oppa juga?"


" Tentu saja"


" Aaaa, senangnya punya calon mantu yang hobinya sama" kata Anggun sambil memeluk Melodi.


" Tante suka sama Oppa-Oppa juga?"


" Tentu saja, Tante akan berangkatnya besok. Kamu?"


" Sama, aku juga"


" Kalau gitu kita bareng aja ya, kamu perginya sama siapa aja?"


" Sama Keyra dan juga Dira"


" Bagus, sekarang kita bayar dulu belanjaannya, nanti kita cari tempat ngobrol yang asik"


" Siap Tante, tapi aku nunggu Keyra sama Dira dulu"


" Nggak masalah, karena Tante juga menunggu ke dua sahabat Tante"


Calon mantu dan calon mertua itu pergi menuju kasir. Mereka berdua akan menunggu para sahabat mereka di sana.


To be continue..


Hai Reader terzayang, udah hari Senin lagi ni. Jadi Author minta dukungan kalian lagi ya.



Gomawo untuk kalian yang sudah memberikan hadiah, like dan juga vote nya.. Saranghae๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


Happy Reading ๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š


__ADS_2