Pelabuhan Cinta CEO Arrogant

Pelabuhan Cinta CEO Arrogant
Gara-gara Warna Pink


__ADS_3

Selesai makan malam Vandy dan istrinya pamit duluan kepada keluarga nya, karena mereka mau istirahat. Anggun membantu suami nya menaiki tangga.


Saat pintu kamar terbuka, Vandy melihat isi kamarnya masih tetap sama, tidak ada berubah sama sekali. Cuma ada satu yang bertambah disana yaitu box bayi.


Vandy berjalan menghampiri box bayi, tampaklah baby nya yang tertidur dengan pulasnya. Vandy mengecup kening dan kedua pipi putra nya. " Maafkan daddy ya sayang, karena nggak sempat menyambut kamu lahir kedunia"


Anggun baru keluar dari kamar mandi, Anggun melihat suami nya sedang mengobrol dengan baby mereka. Anggun menghampiri suaminya, kemudian Anggun memeluk suaminya dari belakang.


Vandy membalikkan tubuhnya, sehingga posisi mereka sekarang saling berhadapan. Vandy memeluk istrinya dan sesekali mencium pucuk kepala istrinya.


" Sayang terimakasih untuk semuanya. Saat Dokter mulai menyerah dengan keadaan Mas, tapi kamu tidak pernah menyerah untuk kesembuhan Mas. Kamu merawat Mas dengan tulus dan ikhlas.Terimakasih untuk semua cinta dan kasih sayang yang kamu berikan untuk Mas"


Vandy tidak dapat lagi menahan air mata nya. Dia tidak peduli mau dibilang cengeng.


"Maafkan Mas tidak bisa menemani kamu saat melahirkan baby kita.Maafkan Mas untuk semua nya sayang" ucap Vandy sambil menangis.


" Aku sudah memaafkan Mas, justru aku yang harus berterimakasih kepada Mas. Terimakasih karena Mas sudah mau kembali, aku nggak tau harus bagaimana kalau nggak ada Mas disisi kami, terimakasih Mas"


Vandy menciumi seluruh wajah istrinya, mulai dari kening, mata, hidung, pipi dan terakhir dibibir merah istrinya. " Mas janji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan tuhan pada Mas. Mas akan menebus waktu yang sudah terlewatkan dengan mencurahkan cinta dan kasih sayang Mas pada kamu dan juga Kenzo" ucap Vandy


" Iya Mas"


Vandy memeluk kembali istri nya, menghirup aroma tubuh istrinya yang sudah lama dia rindukan. " Sekarang kita istirahat ya" ajak Vandy


Vandy membaring tubuhnya diatas kasur dan diikuti oleh Anggun. Vandy menarik Anggun kedalam pelukannya. Vandy mengecup kening sang istri. Mereka tidur saling berpelukan.


***


Pagi hari tidur Vandy terbangun karena mendengar tangisan Kenzo. Vandy bergegas bangun dari tidurnya. Vandy menggendong Kenzo dan berusaha menenangkan baby nya.



Tak berapa lama Kenzo pun tertidur lagi. Vandy mengecup pipi anaknya itu. Setelah itu Vandy menidurkan Kenzo kembali kedalam box nya.


Vandy masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri nya. Vandy mandi lebih cepat dari biasanya, karena Pagi ini dia akan jogging untuk melatih otot kaki dan tangannya agar cepat pulih seperti semula.


Vandy keluar dari kamarnya, tapi sebelum itu dia memberikan morning kiss untuk istrinya yang masih terlelap. Vandy berjalan menuruni tangga. Saat melewati ruang keluarga dia melihat mertuanya sedang membaca koran.


" Pagi Pa" sapa Vandy


" Pagi, kamu mau kemana pagi-pagi begini?" tanya Wiguna


" Mau jogging Pa"


" Papa ikut ya"


" Emang papa masih kuat"


" Kuat lah, kamu jangan meremehkan papa"


" Ya udah, ayok"


Vandy dan mertua nya pergi jogging bersama. Mereka pergi jogging ketaman kompleks. Sampai ditaman mereka jadi pusat perhatian orang-orang.


" Van kok orang-orang pada liatin kita?" tanya Wiguna


" Nggak tau Pa" jawab Vandy

__ADS_1


Vandy dan Wiguna sama-sama melihat penampilan mereka. Vandy kaget begitu juga dengan Wiguna. Vandy berusaha menahan tawanya.


" Mau ketawa takut dosa" gumam Vandy dalam hati


" Hilang sudah harga diri Ku sebagai mertua" gumam Wiguna


" Yuk Pa kita mulai lari nya" ajak Vandy sambil menahan tawa


" Kamu aja deh Van, papa mau pulang aja"


" Lah kok pulang sih Pa"


" Kamu mau orang-orang itu memperhatikan papa, huh!"


" Ya udah kalau emang papa mau pulang, Vandy lanjut lari dulu ya Pa"


" Kamu ikut pulang juga dong"


" Nggak, Vandy mau lari dulu" tolak Vandy


" Menantu durhaka kamu"


" Makanya sebelum berangkat tadi papa periksa dulu pakaian papa, malah warna nya pink lagi" tawa Vandy


" Diam! berani kamu menertawakan papa"


" Hehe nggak lagi deh Pa. terus ini gimana papa mau ikut atau nggak?"


" Nggak deh kamu aja, papa tunggu disini aja"


" Wah sayang banget papa nggak ikut"


" Nggak lah Pa, ya udah Vandy tinggal dulu"


Vandy mulai berlari mengitari taman kompleks. Baru setengah putaran Vandy merasa otot-otot kaki nya udah mulai lentur nggak kaku seperti kemarin lagi.


Vandy melanjutkan lari nya sampai 2 kali putaran. Setelah 2 kali putaran Vandy pun beristirahat. Vandy merasakan kaki nya udah lebih baik dari yang kemarin.


Vandy meminum air mineral yang dia bawa tadi, Vandy meneguk air mineral itu sampai habis tak bersisa. Vandy menghampiri papa mertuanya.


" Pa mau sarapan dirumah atau makan bubur ayam" tawar Vandy


" Sarapan dirumah aja"


" Siap Pa"


Vandy memacu mobilnya menuju rumah. Tak butuh waktu lama mereka pun sampai dirumah. Wiguna bergegas turun dari mobil sebelum ada yang melihat rok nya. Tapi usaha nya sia-sia baru nyampe dipintu Wiguna bertemu dengan istrinya.


" Astagfirullah papa"


" Hehe mama" kata Wiguna sambil menggaruk kepala nya yang nggak gatal.


" Papa habis darimana berpakaian seperti itu, mangkal" ucap Kiara


" Iya Ma, ma-maksud papa bukan"


" Terus darimana"

__ADS_1


" Habis jogging ditaman kompleks Ma"


" Apa!!"


" Ta-tapi papa nggak ikutan kok Ma, lagian papa juga malu" ucap Wiguna sambil menundukkan kepalanya


" Cepat masuk dan ganti pakaian nya"


" Iya Ma" ucap Wiguna sambil ngacir kedalam


" Ya tuhan sejak kapan suami hamba suka pakai rok, malah pendek begitu lagi rok nya" batin Kiara


Vandy yang melihat papa nya ngacir kedalam seperti dirazia Sapol pp pun tidak dapat menahan tawanya. Vandy berjalan menuju kamarnya dengan menaiki tangga.


Sampai dikamar, Vandy melihat istrinya sedang memakai kan pakaian pada Kenzo. Vandy menghampiri istrinya, saat Vandy mau mencium putra nya, Anggun menahannya.


" Mandi dulu daddy baru cium-cium Kenzo nya"


" Baiklah istri ku, titah mu akan kanda laksanakan"


Vandy berjalan menuju kamar mandi. " Sayang tadi ada kejadian lucu loh" teriak Vandy dari dalam kamar mandi


" Apa?" tanya Anggun


" Papa kan ikut aku jogging ketaman kompleks"


" Terus"


" Kamu tau papa pakai apa kesana?" tanya Vandy


" Mana aku tau Mas" jawab Anggun


" Oh iya ya, tapi kamu tebak aja"


" Pakai pakaian olahraga lah"


" Salah, yang benar nya pake rok"


" Serius kamu Mas"


" Serius lah, malah rok nya warna pink lagi"


" Ya ampun kasian banget papa, tapi papa pakai rok siapa?" tanya Anggun


" Mana Mas tau sayang" jawab Vandy sambil keluar dari kamar mandi


Vandy berjalan menuju walk in closet nya. Vandy mengambil baju kaos dan celana pendek. Karena hari ini dia nggak akan pergi kemana-mana.


Selesai mengganti pakaian, Vandy ikut bergabung bersama istri dan anaknya. Vandy menciumi wajah anaknya.


" Wangi banget sih jagoan daddy"


" Tentu saja, kan habis mandi daddy"


Anggun menyus*i baby nya. Karena selesai mandi perut baby nya pasti lapar. Vandy melihat baby nya begitu lahap menghis*p p*t*ng nya.


Lahap banget sih anak gue, untuk saat ini daddy mengalah sama kamu ya boy. tapi lain kali daddy nggak akan berbagi sama kamu.

__ADS_1


To be continue


Happy Reading Guys... 😉😉


__ADS_2